Sistem Informasi Sedang Sekarat atau Justru Sedang Berevolusi?
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, sistem informasi kini memegang peran besar dalam kehidupan masyarakat. Berbagai aktivitas, mulai dari pengolahan data, komunikasi, hingga pengambilan keputusan, kini sangat bergantung pada sistem informasi. Namun, seiring dengan hadirnya berbagai teknologi baru, muncul pertanyaan yang cukup provokatif: apakah sistem informasi sedang mengalami kemunduran, atau justru berevolusi menuju bentuk yang lebih maju?
Perkembangan AI dan otomasi membuat peran sistem informasi dianggap semakin berkurang. Kehadiran berbagai perangkat berbasis AI, seperti ChatGPT, GitHub Copilot, serta beragam platform otomasi lainnya, telah mengubah cara kerja di bidang teknologi secara nyata. Pekerjaan yang sebelumnya memerlukan keahlian khusus, seperti pembuatan laporan, analisis data transaksi, dan pengujian perangkat lunak, kini dapat diselesaikan oleh mesin dalam waktu yang jauh lebih singkat.
Kondisi ini berkaitan erat dengan fenomena yang dikenal sebagai automation displacement, yaitu keadaan ketika mesin mengambil alih pekerjaan rutin yang sebelumnya dikerjakan oleh manusia. Nurina dkk. (2024) menjelaskan bahwa penggabungan big data dengan AI membawa potensi besar, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan nyata bagi tenaga kerja di bidang teknologi informasi, khususnya pada pekerjaan yang berulang dan tidak memerlukan analisis yang mendalam.
Tren tersebut semakin diperkuat oleh semakin meluasnya penggunaan platform low-code dan no-code di industri. Platform jenis ini memungkinkan siapa pun, termasuk mereka yang tidak berlatar belakang teknis, untuk membangun aplikasi sederhana tanpa harus menulis kode. Kondisi tersebut secara tidak langsung mempersempit ruang gerak para tenaga ahli sistem informasi dalam beberapa segmen pekerjaan tertentu.
Namun, jika menelaah ulasan Sainstekno (2026) mengenai tren masa depan sistem informasi, fenomena yang terjadi bukanlah penghapusan peran, melainkan pergeseran ke arah yang lebih strategis. Sistem informasi terbukti mampu menyerap teknologi baru, termasuk AI sebagai alat pendukung, bukan sebagai pengganti. Alih-alih mati, sistem informasi justru bertransformasi menjadi lebih cerdas dengan mengadopsi teknologi seperti edge computing dan arsitektur cloud yang lebih fleksibel.
Hal yang perlu disiapkan saat ini adalah kesiapan mental dan teknis untuk mengelola sistem yang tidak lagi sekadar mengolah data mentah, tetapi juga mampu memberikan prediksi yang akurat bagi organisasi. Adaptasi ini menunjukkan bahwa selama kebutuhan akan pengambilan keputusan yang terstruktur tetap ada, sistem informasi akan terus menjadi tulang punggung perusahaan, meski hadir dalam wujud yang jauh lebih kompleks dan terintegrasi dibandingkan sebelumnya.
Sistem informasi tidak hilang, tetapi berevolusi menjadi lebih kompleks dan penting daripada sebelumnya. Bidang ini sedang bertransisi dari fungsinya sebagai alat pengolah data menjadi tulang punggung organisasi yang cerdas di era digital. Tekanan dari AI dan otomasi memang nyata, tetapi lebih tepat dipandang sebagai pendorong transformasi, bukan sebagai tanda kemunduran.
Bagi mahasiswa informatika, kondisi ini seharusnya menjadi dorongan untuk terus belajar dan terbuka terhadap perubahan. Kemampuan memahami sistem secara menyeluruh, yaitu bagaimana sistem dirancang, dijalankan, dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, merupakan nilai tambah yang sulit digantikan oleh mesin. Oleh sebab itu, yang perlu dilakukan bukan merasa terancam oleh kehadiran AI, melainkan belajar memanfaatkannya secara bijak. Sistem informasi yang terus berevolusi membutuhkan manusia yang juga terus berkembang seiring dengan evolusinya.
Referensi
- Lita Nurina, Eri Sudarmanto, Egik Susanto, Rita Utami, & Syila Ananda. (2024). Integrasi Big Data dan Kecerdasan Buatan: Potensi dan Tantangan Menurut Tinjauan Literatur Sistematis. Nusantara Computer and Design Review. Vol. 2, No. 1. https://journal.unusida.ac.id/index.php/ncdr/en/article/view/1204
- Sainstekno.net. (2026). Tren Masa Depan dalam Sistem Informasi: Apa yang Harus Kita Siapkan? https://sainstekno.net/2025/02/11/tren-masa-depan-dalam-sistem-informasi-apa-yang-harus-kita-siapkan/ [Diakses : 8 Mei 2026]
- Diskusi dengan ChatGPT
Penulis (Mahasiswa S-1 Informatika UII):
- Najwa Khairun Nisa
- Aufa Azahria Purba
- Hanna Eileen Suryadi



