Pada 19 Maret 2021 kemarin, Program Studi Informatika – Program Magister Jurusan Informatika Universitas Islam Indonesia telah melaksanakan agenda kegiatan Penjelasan Akademik bagi mahasiswa baru.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Jurusan Informatika, Ahmad Rafi’e Pratama, S.T., M.I.T., Ph.D., dan Dekan Fakultas Teknologi Industri, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., kemudian dilanjutkan dengan Penjelasan Akademik oleh Ketua Program Studi Informatika – Program Magister, Izzati Muhimmah, S.T., M.Sc., Ph.D.

Pada semester ini, ada 27 mahasiswa baru yang diterima dari 31 orang pendaftar dari seluruh Indonesia dengan rincian 9 mahasiswa Sistem Informasi Enterprise, 5 mahasiswa Informatika Medis, 8 mahasiswa Forensika Digital, dan 5 mahasiswa Data Sains.

Kemudian, pada 28 Maret 2021, keseluruhan anggota baru keluarga Jurusan Informatika UII ini mengikuti agenda Siraman Rohati dan Orientasi HIMAIF.

Bapak Dr. Yudi Prayudi, S.Si., M.Kom. yang mengisi siraman rohani kali ini mengutip perkataan Imam Syafi’i berikut:

“Seseorang tidak akan mendapatkan semu

a ilmu walaupun ia mencobanya selama seribu tahun. Lautan ilmu sangatlah dalam, maka ambillah yang terbaik di antaranya.”

Nasihat ini dirasa tepat menggambarkan para mahasiswa magister baru yang mulai memfokuskan diri belajar di satu bidang ilmu setelah sebelumnya mempelajari hal yang lebih umum selama menempuh pendidikan Sarjana. 

Dengan selesainya agenda-agenda ini, maka 27 mahasiswa magister ini secara resmi disambut sebagai anggota baru keluarga besar Jurusan Informatika UII. Semoga sukses dalam menyelesaikan studinya dengan baik dan bisa membawa dampak baik bagi dunia teknologi Indonesia. Selamat bergabung!

Siraman Rohani

Rudi Muslim

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rudi Muslim, salah satu mahasiswa Program Studi Informatika Program Magister, terdapat lima faktor penting yang memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman. Di antaranya, yaitu pelanggan, produk, sumber daya manusia, jaringan, dan pengaruh eksternal.

Seperti yang kita tahu, bisnis UKM merupakan salah satu bisnis yang banyak peminatnya, termasuk mahasiswa. Alasannya sebenarnya cukup mudah ditebak, karena modal yang diperlukan untuk UKM tidak terlalu banyak sekaligus risiko kerugian yang juga tidak terlalu tinggi.

Mahasiswa yang mengambil Konsentrasi Sistem Informasi Enterprise (SIE) ini melakukan penelitian dengan judul “Analisis Pola Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman Menggunakan Formal Concept Analysis”. Penelitian ini dilakukan terhadap 14 UKM sebagai responden di Kabupaten Sleman, pada Januari-April 2020, di bawah bimbingan Bapak Ahmad Raf’ie Pratama.

Terus, apa, sih, tujuan dari penelitian Rudi Muslim ini? 

Nah, dengan penelitian Rudi Muslim ini, kita bisa mengetahui pola dan faktor-faktor yang memiliki pengaruh lebih penting dan tidak begitu penting terhadap keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode Formal Concept Analysis (FCA)  dan iceberg concept lattices sebagai filter hasil concept lattices.

Berdasarkan hasil analisis data UKM menggunakan kedua metode tersebut, ditemukan ada lima faktor yang lebih penting dalam memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman, yaitu pelanggan, produk, sumber daya manusia, jaringan, dan pengaruh eksternal. Sedangkan enam faktor lainnya yang dinilai tidak begitu penting dalam memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman, yaitu karakteristik UKM, keuangan, pasar, pesaing, teknologi, dan kebijakan pemerintah.

Nah, dicatat, ya, buat kalian para pelaku UKM di Kabupaten Sleman. Melalui penelitian ini, kalian bisa mempertahankan keberhasilan bisnis dan meningkatkan daya saing usaha kalian dengan memerhatikan faktor-faktor tersebut. 

Intinya, sih, ke-11 faktor ini telah terbukti memiliki peran penting dalam keberhasilan UKM berdasarkan hasil studi literatur yang dilakukan Mas Rudi. Yang penting, kita harus pintar-pintar menentukan prioritas. Faktor yang lebih penting harus didahulukan sebelum memperhatikan faktor-faktor lain yang tidak begitu penting, ya. Semangat!

Yusuf AsyhariYusuf Asyhari, salah satu mahasiswa Konsentrasi Informatika Medis Program Studi Informatika Program Magister, berhasil menemukan “Alat Pengukur Kecemasan di Ketinggian”. Alat ini merupakan perpaduan Virtual Reality (VR) dan Electroencephalography (EEG) berbasis Brain Computer Interface (BCI).

Kecemasan terhadap ketinggian memang bukan masalah yang akan berdampak langsung, namun harus tetap diperhatikan. Sebab, bila terus-terusan diabaikan, penderita bisa saja mengalami gejala yang serius, misalnya serangan panik, hingga pingsan.

Selama ini, memang diketahui bahwa para penderita ketakutan pada ketinggian mengalami kecemasan. Hal ini berdasarkan pengukuran menggunakan Visual Height Intolerance Severity Scale (VHISS).

Namun, menurut Mas Yusuf sendiri, metode VHISS ini kurang dapat dibuktikan sehingga menjadikan pengukuran tersebut menjadi lemah dan kurang bermakna.

Untuk mengatasi kekurangan metode VHISS tersebut, ditemukanlah Alat Pengukur Kecemasan di Ketinggian ini. Alat telah diuji ke 107 partisipan yang berusia 16-17 tahun. Pengujian dilakukan dengan melakukan pembacaan aktivitas listrik pada otak manusia menggunakan EEG berbasis BCI ketika partisipan diberikan VR yang disediakan.

Nah, pembacaan biometrik berupa gelombang per waktu dan magnitudo ini ternyta memiliki hubungan dengan VHISS. Hasilnya, semakin tinggi jumlah gelombang per waktu, semakin tinggi magnitudo, maka semakin tinggi skala VHISS. 

Penelitian Mas Yusuf ini dilakukan di SMA Negeri 1 Karangjati, Ngawi selama 6 bulan. Para siswa yang bersekolah di sekolah itu menjadi responden dari penelitian ini. Sekolah ini dipilih karena terletak cukup jauh dari pegunungan atau lingkungan yang cukup tinggi. Mayoritas siswa tumbuh dan berkembang di dataran rendah sehingga responden memiliki tingkat kecemasan terhadap ketinggian yang lebih besar.

Studi ini dapat memberikan alternatif pengukuran tingkat kecemasan terhadap ketinggian secara visual. Dengan deteksi dini, penderita kecemasan terhadap ketinggian bisa ditangani lebih cepat. Selain itu, temuan ini juga dapat digunakan untuk rehabilitasi akibat dari stroke, stabilitas tubuh tidak seimbang, kemungkinan shock dan stress, gangguan mental, gangguan fisik, hingga kualitas hidup dapat ditangani lebih cepat dan tepat. 

Alhamdulillah, selamat Mas Yusuf Asyhari! Semoga penelitian ini dapat terus bermanfaat, ya!

 

AccelByte mengadakan AccelByte Scholarship Program yang akan dibuka pada 14 Desember 2020. Program ini dikhususkan untuk mahasiswa/i tingkat akhir jenjang S1/S2 dengan background Teknologi Informasi atau Ilmu Komputer yang sedang/akan mengerjakan tugas akhir dengan menggunakan Unreal Engine 4.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui: http://bit.ly/AB-Scholarship-INFO

AccelByte Scholarship Program 2021

Setiap hari Sabtu selama 29 Agustus – 19 September lalu, Magister Informatika kembali menyelenggarakan webinar series. Kali ini, webinar bertema “Bersama Alumni Berbagi Inspirasi”. Webinar yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting ini merupakan kelanjutan dari webinar series yang telah terlaksana selama bulan Juli lalu.

Webinar “Bersama Alumni Berbagi Inspirasi” memiliki tema yang berbeda di tiap pekannya. Tiap tema merupakan gambaran bidang riset unggulan Magister Informatika UII. Rangkaian webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antara prodi dengan alumni untuk mendiseminasi ilmu pengetahuan yang dimiliki agar bisa disebarkan kepada masyarakat luas. 

Webinar Series "Bersama Alumni Berbagi Inspirasi"

Bapak Dhomas Hatta Fudholi

Webinar pertama dilaksanakan pada 29 Agustus 2020 dengan materi Sains Data. Materi dibawakan oleh Bapak Dhomas Hatta Fudholi, Ph.D. sebagai pembicara kunci dari Universitas Islam Indonesia dengan judul “Seeing the Unseen in Data”. Pembicara kedua, yaitu Bapak Lalu Mutawalli, S.Kom., M.Kom. dari STMIK Lombok dengan judul “Sistem Audit Clinical Pathway Berbasis Ontology”. Webinar dimoderatori oleh Syaiful Hendra, S.Kom., M.Kom. dari Universitas Tadulako.

Webinar Series "Bersama Alumni Berbagi Inspirasi"

Bapak Fathul Wahid

Webinar kedua dilaksanakan pada 5 September 2020 dengan materi Sistem Informasi Enterprise. Webinar mengundang Prof. Fathul Wahid, Ph.D. sebagai pembicara kunci dengan judul “Memanen Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pembangunan”. Selain itu, untuk pembicara kedua, yaitu Bapak Alfyanda, S.Kom., M.Kom. dari Universitas Islam Indonesia dengan judul “Implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pembangunan – Studi Kasus: Kampung Cyber Jogja”. Sebagai moderator, yaitu Bapak Qammadin, S.Kom., M.Kom. dari Universitas Sembilanbelas November Kolaka.

Webinar Series "Bersama Alumni Berbagi Inspirasi"

Bapak Mukhamad Andri Setiawan

Webinar ketiga dilaksanakan pada 12 September 2020 dan mengangkat materi Forensika Digital. Materi dibawakan oleh Dr. Mukhamad Andri Setiawan sebagai pembicara kunci dari Universitas Islam Indonesia dengan judul “Strategi Keamanan Siber Pasca Covid-19”. Pembicara kedua, yaitu Bapak Mohammad Faruq Afif, S.Pd., M.Kom. dari Universitas Sebelas Maret dengan judul “Adaptasi Cyber Security Awareness di Perguruan Tinggi pada Masa Pandemi Covid-19”. Webinar dimoderatori oleh Yeni Dwi Rahayu, S.ST., M.Kom. dari Universitas Muhammadiyah Jember.

Webinar Series "Bersama Alumni Berbagi Inspirasi"

Ibu Izzati Muhimmah

Webinar keempat, yakni webinar terakhir, dilaksanakan pada 19 September 2020 dan mengangkat materi Informatika Medis, guys. Webinar dibawakan oleh Ibu Izzati Muhimmah, Ph.D. selaku pembicara kunci dengan judul “Analisis Citra Medis untuk Mendukung Diagnosis”. Sebagai pembicara kedua, yakni Bapak Khairul Hafidh, S.T.,  M.Kom. dari Universitas Islam Indonesia dengan judul “Pemodelan Sistem Analisis Dipstik Urinalisis Menggunakan Kamera Smartphone”. Agenda dimoderatori oleh Ibu Ause Labellapansa, S.Kom., M.Kom. dari Universitas Islam Riau.

Alhamdulillah, rangkaian panjang webinar selama empat hari selama Agustus-September telah terlaksana. Ke depannya, diharapkan prodi dan alumni dapat terus berkontribusi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan sehingga dapat bermanfaat.

Berikut ini adalah rekaman sesi webinar:



Pengembangan Platform Digital untuk Disrupsi Bisnis Bidang Peternakan dan Kesehatan

Sabtu (25/5) lalu, Program Studi Informatika Program Magister UII mengadakan webinar ‘Mengajak Millenials Beramal Maksimal di Era New Normal’ bertajuk ‘Pengembangan Platform Digital untuk Disrupsi Bisnis (Kasus Bidang Kesehatan dan Peternakan)’, Webinar tersebut diadakan di ruang temu maya melalui Zoom Video Conference.

Dr. R. Teduh Dirgahayu, Kepala Prodi Informatika Program Sarjana UII menjadi narasumber utama dalam webinar tersebut, dengan Kholid Haryono, M.Kom. berlaku sebagai moderator.

Program Magister UII mengadakan acara ini untuk berbagi ilmu dan pengalaman, dan memberikan pengetahuan terkait penelitian Sistem Informasi Enterprise kepada masyarakat. Melalui aktivitas-aktivitas demikian, diharapkan Prodi Informatika Program Magister khususnya konsentrasi Sistem Informasi Enterprise juga dapat mengenalkan dirinya kepada masyarakat.

Acara dibuka dengan sambutan dari Bu Izzati Muhimmah, Ph.D. selaku Kaprodi Informatika Program Magister. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Pengembangan Platform Digital untuk Disrupsi Bisnis oleh Dr. Teduh.

Untuk membangun komunikasi dua arah antara pemberi materi dengan para audiens, webinar ini juga diikuti dengan sesi tanya jawab mengenai materi terkait. Kemudian sebagai apresiasi kepada para peserta yang aktif mengikuti webinar, penyelenggara juga memberikan doorprize kepada lima orang yang beruntung.

Rekaman webinar dapat diakses di channel YouTube UII IT Solution Enablers. Selanjutnya, Webinar Magister Informatika UII akan kembali dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang.

Tanggal 8-18 Juni lalu, Informatika UII mengikuti IT Online Seminar Phase #1 berjudul “Updates on Technology for All During Pandemics Covid-19”. Serial seminar ini diselenggarakan oleh NUNI (Jejaring Universitas Nusantara) untuk dosen dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Kecuali UII, ada Binus University, Unika Soegijapranata, dan UAJY juga yang mengisi seminar ini.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengembangkan potensi serta kemampuan dosen dan mahasiswa di masa pandemi. Selain itu, karena pelaksana dan peserta berasal dari berbagai kampus, juga diharapkan bisa tercipta peluang kerja sama dan kolaborasi antarkampus. Mahasiswa pun berkesempatan untuk bisa merasakan suasana akademik berbagai macam kampus.

Informatika UII berpartisipasi dalam 3 seminar untuk dosen dan 5 seminar untuk mahasiswa.

Topik yang dibawakan oleh pemateri dari UII sendiri antara lain, “Blockchain Fundamental: Towards Enterprise Decentralized Applications” oleh Dr. R. Teduh Dirgahayu, S.T., M.Sc., “Medical Informatics” oleh Izzati Muhimmah, S.T., M.Sc., Ph.D., “From Machine (and Deep) Learning to Causal Modeling: Data Science Approaches to Different Problems” oleh Dr. Ing. Ridho Rahmadi, S.Kom., M.Sc. dan 5 topik dari beragam konsentrasi lainnya yang dibawakan pada sesi webinar mahasiswa.

Tercatat ada ratusan peserta yang mengikuti seminar ini. Tercatat ada sekitar 240 mahasiswa hadir dan sekitar 60 dosen hadir di tiap sesi seminar. Setiap peserta seminar mendapatkan sertifikat digital yang dikirimkan ke email masing-masing.

Tidak berhenti di sini, selanjutnya NUNI masih akan menyelenggarakan seminar phase #2 yang akan segera dirilis pemberitahuannya.

Berikut ini Playlist IT Online Seminar Phase #1 dengan pembicara dari Informatika UII:

Webinar Penguatan Ekosistem Keamanan dan Investigasi Digital

Sabtu (18/7) 2020 kemarin, Prodi Informatika Program Magister UII menyelenggarakan webinar bertajuk “Mengajak Millenials Beramal Maksimal di Era New Normal”. Webinar tersebut mengusung tema Penguatan Ekosistem Keamanan dan Investigasi Digital. Webinar ini diselenggarakan untuk memperkenalkan Prodi Informatika Program Magister, terutama konsentrasi Forensika Digital kepada masyarakat dan untuk berbagi ilmu serta pengalaman seputar penelitian Forensika Digital.

Dalam webinar tersebut, Ibu Izzati Muhimmah, Ph.D. selaku Kaprodi Informatika Program Magister memberikan sambutan sebagai pembuka. Syahdan, dilanjutkan dengan pemaparan Dr. Yudi Prayudi mengenai materi Penguatan Ekosistem Keamanan dan Investigasi Digital. Acara ini dimoderatori oleh Bapak Fietyata Yudha, M.Kom.

Tidak hanya diisi oleh pemaparan dari dosen, tiga orang mahasiswa Prodi Informatika Program Magister turut memaparkan hasil riset tesis mereka.

Tommy Nugraha Manopo membawa materi berjudul “Deteksi Cyberbullying dan Unsur Perbuatan yang Dilanggar dalam Kebijakan Hukum Positif di Indonesia Berdasarkan Karakteristik Pesan pada Media Sosial”. Kemudian ada Dimas Pamilih yang mengangkat tema ”Karakteristik Metadata pada Sharing File di Media Sosial untuk Mendukung Analisis Bukti Digital”, serta Ardy Wicaksono dengan tema “Identifikasi Akurasi Suara pada Audio Forensik dengan Metode Itakura Saito Distance dan Backpropagation Neural Network”.

Setelah pembahasan, acara kemudian dilanjutkan dengan kuis tentang materi yang telah dibahas untuk para peserta. Selanjutnya di setiap Sabtu selama bulan Juli 2020 ini, Prodi Informatika Program Magister akan aktif menyelenggarakan webinar. Jadi, jangan ketinggalan untuk bergabung ya.

Webinar Riset Sains Data: Data Science Dalam Konteks Revolusi Industri 4.0

Alhamdulillah, Sabtu, (11/7) lalu, telah terselenggara Webinar Prodi Informatika Program Magister UII “Mengajak Millenials Beramal Maksimal di Era New Normal” dari konsentrasi Sains Data. Webinar yang diselenggarakan setiap hari Sabtu selama bulan Juli 2020 kali ini mengangkat tema “Data Science Dalam Konteks Revolusi Industri 4.0”.  Webinar dilaksanakan dari pukul 08.30-12.00 melalui aplikasi Zoom Meeting dan memaparkan riset-riset sains data.

Materi utama: Data Science Dalam Konteks Revolusi Industri 4.0

Acara disambut oleh Ibu Izzati Muhimmah, Ph.D. selaku Kaprodi Informatika Program Magister. Di minggu kedua webinar ini, Magister Informatika mengundang Bapak Dr. Ridho Rahmadi sebagai narasumber utama yang memaparkan berbagai macam penerapan sains data dalam revolusi industri 4.0. Sebagai moderator, yakni Ibu Arrie Kurniawardhani, M.Kom.

Presentasi Riset Mahasiswa Magister

Pada webinar ini, juga terdapat tiga mahasiswa Magister Informatika UII konsentrasi Sains Data  yang memaparkan riset tesis mereka. Di antaranya, yaitu:

  • Yurio Windiatmoko, S.Si. – “Chatbot I Know Everything FAQ untuk Universitas Menggunakan Pendekatan Deep Learning”
  • Putri Mentari Endraswari, S.Tr.Kom. – “Analisis Hubungan Kausal antara Variabel Self Perceived Burden, Dukungan Sosial, Kebutuhan Spiritual dengan Cancer Related Fatigue pada Pasien Kanker Payudara”
  • Maghfirah Suyuti, S.Kom. – “Detecting Classroom Fatigue Through Deep Image Learning”

Demo Deteksi Objek dengan Deep Learning

Setelah pemaparan tesis oleh tiga mahasiswa Magister Informatika tersebut, terdapat demo deteksi objek menggunakan Deep Learning oleh Bapak Rian Adam Rajagede, M.Cs.

Doorprize untuk Peserta Aktif

Nah, di akhir sesi, narasumber dan peserta webinar berfoto bersama. Seperti webinar sebelumnya, nih, webinar kali ini juga ada doorprize-nya, loh. Ada lima dooprize yang pemenangnya dipilih berdasarkan tiga kriteria, yakni yang paling aktif bertanya/diskusi di Zoom dan berbagi ilmu yang didapatkan dalam webinar ke media sosial, serta peserta kuis yang menjawab paling cepat dan benar.

Webinar ini dilaksanakan sebagai wadah untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan memberikan insight terkait penelitian Sains Data kepada masyarakat umum, guys. Selain itu, webinar ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Prodi Informatika Program Magister, terutama konsentrasi Sains Data, kepada masyarakat.

Ke depannya, webinar Magister Informatika ini akan terus dilaksanakan setiap hari Sabtu selama bulan Juli 2020. Stay tune di media sosial kita supaya tidak ketinggalan informasi webinarnya, ya!

Sabtu, (4/7) lalu, telah diselenggarakan Webinar Prodi Informatika Program Magister UII “Mengajak Millenials Beramal Maksimal di Era New Normal” dengan judul “Teknologi Informatika Medis untuk Membantu Proses Pengambilan Keputusan”. 

Kegiatan ini terlaksana selama pukul 08.30-11.00 melalui Zoom Meeting. Sebagai narasumber, yaitu Ibu Dr. Sri Kusumadewi. 

Webinar Informatika Medis untuk Membantu Proses Pengambilan Keputusan

Agenda webinar dilaksanakan untuk berbagi ilmu dan pengalaman, serta memberikan insight terkait penelitian Informatika Medis kepada masyarakat umum. Selain itu, webinar ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Prodi Informatika Program Magister, terutama konsentrasi Informatika Medis, kepada masyarakat.

Webinar dibuka oleh sambutan Bu Izzati Muhimmah, Ph.D. selaku Kaprodi Informatika Program Magister. Kemudian, dimoderatori oleh Ibu Aridhanyati Arifin, Ibu Dr. Sri Kusumadewi memaparkan teknologi-teknologi yang bisa membantu pengambilan keputusan dalam kasus medis, dilanjut oleh drg. Khanan, M.Kom. dan Ibu Rika Ismayanti, S.Kom., M.Kom. yang mendemokan aplikasi pendukung keputusan dalam bidang medis.

Dalam agenda ini, terdapat kuis yang berkaitan dengan materi yang telah dibahas. Selain itu, juga terdapat sesi foto bersama dan pembagian doorprize. Doorprize diundi dari peserta yang aktif bertanya/diskusi di Zoom, peserta yang berbagi ilmu yang didapatkan dalam webinar ke media sosial, serta peserta yang menjawab kuis dengan benar dan paling cepat.

Simak rekamannya di video ini

Ke depannya, setiap hari Sabtu di bulan Juli 2020 ini, Prodi Informatika Program Magister akan aktif menyelenggarakan webinar.

Webinar Magister Informatika UII