Tujuh Mahasiswa Program Studi Informatika Program Magister UII Konsentrasi Sains Data dan Informatika Medis Mendapatkan Hibah Penelitian Tesis Magister dari DIKTI Pelaksanaan Tahun 2020. 

Program Studi Informatika – Program Magister, Universitas Islam Indonesia 

 

 

Hibah Penelitian Tesis Magister DIKTI ditujukan untuk meningkatkan aspek kompetensi dalam menyusun ide dan argumen yang saintifik dalam koridor kualitas keilmuan bagi pengajar maupun lulusan pascasarjana. Hal ini akan diukur dengan tercapainya indikator dalam menulis dan mempublikasikan hasil penelitiannya melalui artikel di publikasi internasional bereputasi. Selain itu, hibah ini diharapkan juga untuk menjadi akselerator dalam penyelesaian studi magister dan terciptanya iklim akademik yang lebih dinamis dan kondusif di lingkungan perguruan tinggi. 

Di tahun pelaksanaan 2020 ini, Program Studi Informatika Program Magister UII dibawah bimbingan dua dosennya, yaitu Dhomas Hatta Fudholi, Ph.D. dan Dr.Ing. Ridho Rahmadi, menjulangkan prestasi dalam memperoleh penerimaan hibah untuk tujuh usulan proposal penelitian tesis magister dengan dana pendanaan penelitian total hingga 250 juta rupiah. Ketujuh proposal yang didanai ini merupakan usulan bersama tujuh mahasiswa dari konsentrasi Sains Data dan Informatika Medis. Usulan-usulan yang didanai mengangkat tema-tema terkini pada bidang sains data yang berfokus kepada Deep Learning dan Causal Modeling. Pertama, pada fokus Deep Learning, penelitian-penelitian yang diusulkan akan membuat model piranti cerdas yang dapat secara otomatis mengenali pola wajah dan gesture, preferensi pengguna, entitas obat, dan juga pergerakan saham. Model-model ini akan menggunakan data-data lokal penciri keunikan lokal, seperti lokasi wisata dan budaya di Yogyakarta, bahasa Indonesia dengan segala variasi slank dan interferensi bahasa daerah, serta rona dan fisiologis bangsa Indonesia. Kedua, pada fokus Causal Modeling, penelitian-penelitian yang diusulkan akan mengeksplorasi model hubungan sebab akibat pada konteks kanker, mulai dari hal-hal yang dialami oleh pasien hingga kerabat dan keluarganya. Hasil eksplorasi yang menunjukan sebuah klausa mekanisme apa menyebabkan apa, akan membantu dokter, perawat, peneliti dalam mengembangkan intervensi yang efisien seperti terapi dan obat. 

Ketujuh mahasiswa beserta judul proposal dan ringkasan penelitian yang mendapatkan pendanaan adalah sebagai berikut:

 

1. Mochamad Rezky Satyatama

Judul Proposal: Travelling Recommendation Through Deep Social Media Image Post Learning

Ringkasan: Indonesia sebagai negara kepulauan yang besar memiliki banyak potensi, diantaranya adalah keragaman budaya dan memiliki banyak destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem rekomendasi travelling, untuk membantu para wisatawan dalam menentukan destinasi wisata yang sesuai dengan post dari social media mereka, terutama foto-foto travelling mereka sebelumnya. Sistem yang dikembangkan menggunakan pendekatan deep neural network untuk menganalisa konteks dari foto pengguna yang melihat tempat-tempat yang pernah dikunjungi sebelumnya dan memberikan rekomendasi yang disesuaikan dengan pariwisata di Indonesia.

 

2. Dede Brahma Arianto

Judul Proposal: Named Entity Recognition untuk Obat di Indonesia

Ringkasan: Bidang biomedis memiliki banyak literatur tentang obat, baik obat kimia maupun obat herbal. Peningkatan jumlah informasi digital melalui media website mempengaruhi penambahan artikel website yang memuat informasi tentang obat. Pengawasan keamanan obat dalam mendukung pengambilan keputusan secara individu perlu dilakukan. Hal ini bertujuan untuk mencegah Adverse Drug Event (ADE) yang terjadi karena kesalahan dalam mengkonsumsi obat sehingga menimbulkan efek samping setelah mengkonsumsi obat. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model Named Entity Recognition (NER) nama obat di Indonesia yang dapat digunakan oleh lembaga pengawas dalam mendeteksi dan mengekstrak nama obat secara otomatis dengan pendekatan Bidirectional Long Short-Term Memory (BLSTM).

 

3. Maghfirah Suyuti

Judul Proposal: Detecting Classroom Fatigue Through Deep Image Learning

Ringkasan: Stres atau depresi merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan mental, dimana penderitanya bisa memiliki rasa cemas yang tinggi akan kondisi yang ditakuti. Salah satu gejala seseorang mengalami depresi adalah kelelahan. Di Indonesia, kelelahan berlebihan yang menyebabkan depresi, belum mendapatkan perhatian yang serius dan banyak kasus depresi yang belum tertangani. Terdapat sekitar 5% dari anak-anak dan remaja di Indonesia menderita depresi pada suatu titik waktu tertentu. Anak- anak di bawah tekanan pada saat belajar di sekolah, berada pada risiko yang lebih tinggi terhadap depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan fatigue detector yang mampu menganalisa kelelahan seseorang dari kamera di sebuah ruangan dengan melihat gesture dan posisi duduknya, dengan pendekatan Deep Image Learning. Sistem ini diharapkan akan membantu mendeteksi jumlah siswa yang kelelahan pada ruang belajar, sehingga dapat diprediksi seberapa tinggi tingkat kejenuhan kelas karena kelelahan. 

 

4. Nurdi Afrianto

Judul Proposal: Improved Multi-factor Stock Price Prediction Through Sentiment Analysis

Ringkasan: Pasar efisien menyiratkan bahwa harga semua sekuritas yang diperdagangkan mencerminkan semua informasi yang tersedia, sehingga informasi menjadi parameter utama yang digunakan untuk membuat keputusan investasi yang tepat. Informasi pada pasar modal dapat digunakan untuk membuat strategi investasi, menentukan nilai harga saham pada masa depan dan pembentukan portofolio. Kehadiran Big Data dipercaya dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada dengan cepat, menyelesaikan data rumit dan jumlah data yang banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis dan dinamika hubungan antara isu dengan harga saham. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan Long Short-Term Memory (LSTM) yang merupakan bagian dari Deep Learning untuk analisa sequence

 

5. Putri Mentari Endraswari

Judul Proposal: Identifikasi Hubungan Kausal antara Perasaan Beban Diri, Dukungan Sosial, dan Kebutuhan Spiritual Terhadap Cancer Related Fatigue Pada Pasien Kanker Payudara

Ringkasan: Pada tahun 2018, kematian yang diakibatkan oleh kanker payudara di Indonesia mencapai 17%. Kanker payudara menyebabkan CRF (Cancer Related Fatigue) atau gejala kelelahan dari efek samping pengobatan kanker itu sendiri. CRF dapat memberikan dampak negatif terhadap keadaan psikososial, spiritual, dan perasaan beban diri pada pasien. Untuk memahami lebih mendalam tentang CRF, maka kita perlu menjawab pertanyaan “Bagaimana mekanisme kausal (sebab-akibat) dari faktor-faktor yang berhubungan dengan CRF?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodelkan hubungan kausal antara CRF dengan faktor psikososial, spiritual, dan perasaan beban diri dengan menggunakan metode Stable Specification Search for Cross-Sectional Data with Latent Variable (S3C-Latent). Model akhir yang didapatkan diharapkan dapat menjadi sebuah referensi saintifik dan praktis dalam menangani pasien kanker payudara. 

 

6. Rizki Surtiyan Surya

Judul Proposal: Pemodelan Hubungan Kausal dari Faktor-Faktor Beban Keluarga Dalam Merawat Pasien Kanker Dengan Metode S3C-Latent

Ringkasan: Dalam konteks merawat pasien kanker, keluarga adalah orang-orang yang relatif paling dekat dan intens dalam memberikan perhatian. Kanker adalah penyakit yang membutuhkan proses pengobatan yang berjangka dan bertahap. Dampaknya, keluarga yang merawat pasien kanker pun dapat merasakan beban yang beragam. Beban keluarga dalam merawat pasien kanker meliputi beban fisik, psikologis, sosial, dan keuangan. Untuk memahami lebih jauh ke dalam permasalahan ini, kita perlu mempelajari hubungan antara faktor-faktor tersebut. Sejauh ini, studi-studi yang telah dilakukan masih sebatas memodelkan prediksi dan analisis korelasi, dan belum melihat pada satu pertanyaan fundamental: bagaimana hubungan kausal (sebab-akibat) antara faktor-faktor tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memodelkan hubungan kausal faktor-faktor beban keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita kanker. Melalui penelitian ini, kami berharap dapat merekomendasikan model kausal yang berguna untuk keluarga, dokter, tenaga kesehatan dan semua pihak yang terlibat dalam menangani pasien kanker.

 

7. Miftakhurrohmat Judul Proposal: Rancang Bangun Aplikasi Presensi Kelas Berbasis Pola Wajah Tersenyum dan Informasi Lokasi serta Waktu dari Wifi Terdekat dengan Pendekatan Deep Learning

Ringkasan : Kehadiran siswa dalam suatu pembelajaran di kelas seringkali menjadi syarat wajib dalam dunia pendidikan, dan menjadi tolok ukur penilaian terhadap siswa. Di lingkungan perkuliahan Universitas Islam Indonesia sebagai contoh, aturan minimal 75 % kehadiran adalah syarat untuk dapat mengikuti ujian. Aturan ini belum disikapi positif secara menyeluruh oleh mahasiswa; terkadang masih dijumpai  praktik-praktik curang dalam presensi, seperti yang dikenal dengan istilah titip absen. Dalam konteks administrasi, presensi berbasis tandatangan menggunakan buku berpotensi pemborosan dan juga memperpanjang tahapan administrasi seperti rekapitulasi manual untuk dimasukkan ke dalam sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun aplikasi presensi kelas berbasis pengenalan pola wajah tersenyum, kesesuaian lokasi dan waktu presensi. Data presensi kemudian akan secara otomatis dikirim ke sistem akademik tanpa melalui proses rekapitulasi manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi potensi kecurangan di dalam mekanisme presensi, mengurangi penggunaan kertas, dan memudahkan rekapitulasi presensi. Penggunaan pola wajah yang tersenyum sebagai validasi presensi juga secara tidak langsung akan membawa suasana positif ke dalam kegiatan pembelajaran kelas. 

 

Sleman, 6 Februari 2020 

Program Studi Informatika – Program Magister Universitas Islam Indonesia 

Alhamdulillah, satu prestasi lagi dari mahasiswa Program Studi Informatika Program Sarjana. Ada Fauzan Awanda Alviansyah dari Angkatan 2017 yang pada tanggal 19-21 November lalu bertolak ke Cimahi, Jawa Barat untuk mengikuti Kompetisi Cyber Security yang diadakan oleh TNI Angkatan Darat. Fauzan mengikuti kompetisi Keamanan Jaringan dan Sistem Informasi bersama kedua temannya yang berasal dari kampus yang berbeda.

Kompetisi ini diadakan dalam rangka ulang tahun Pusdiklat Fordiklat TNI AD ke-74. Total peserta terdiri dari berbagai kalangan, seperti: TNI AD, TNI AU, TNI AL, dan umum dengan total peserta sebanyak 20 tim. Sistem kompetisi menggunakan sistem Jeopardy, di mana para peserta diberikan studi kasus untuk dipecahkan.

Tentu saja tidak hanya pengalaman, Fauzan dan teman satu timnya juga mendapatkan banyak relasi dan pengetahuan mengenai ketahanan siber di Indonesia serta mengantongi Juara 3 tingkat Nasional. Selamat untuk Fauzan dan tim!

Kompetisi Keamanan Jaringan dan Sistem Informasi TNI AD

Alhamdulillah, kali ini ada berita menggembirakan dari mahasiswa Program Studi Informatika Program Sarjana. Ada Adivia Gilang Prakarsa, Achmad Khodzim, dan Agus Fikri dari Angkatan 2017 yang tergabung dalam Tim Flobee berhasil menyabet Juara 2 di Kompetisi Web COSMIC yang diselenggarakan HIMA Ilmu Komputer Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 24 November lalu. Dalam kompetisi ini, Tim Flobee mengembangkan sebuah aplikasi web bernama “Vetonesia” di mana aplikasi web tersebut dapat mengedukasi serta menjembatani antara dokter hewan dengan pemilik hewan, mempersingkat serta mempermudah akses pelayanan kesehatan, dan memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi yang berkaitan dengan kesehatan hewan peliharaan maupun ternak. Alhamdulillah, dalam kompetisi ini, Tim Flobee pulang ke UII membawa prestasi.

Flobee Juara 2 Kompetisi Web Apps

“Kompetisi COSMIC ini kompetisi yang sangat baik untuk mahasiswa. Mahasiswa dapat mengasah kemampuan berpikir, manajemen waktu, dan kerja sama tim. Kompetisi ini juga menambah networking yang berguna untuk kita ke depannya,” ujar Adivia saat ditanyai mengenai kompetisi yang diikutinya ini. Semoga mahasiswa Informatika UII lainnya juga menyusul mencetak prestasi, menebarkan manfaat bagi masyarakat. [/UA-FA]

Tahun keempat Kurikulum 2016 Program Studi Informatika Program Sarjana UII mewajibkan para mahasiswanya untuk publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah tersebut bisa dilakukan internal (kolokium yang diadakan oleh Prodi) atau eksternal (seminar di luar kampus). Tanggal 27 November 2019 lalu, beberapa mahasiswa Prodi Informatika Program Sarjana FTI UII Angkatan 2016 melakukan publikasi hasil penelitiannya di Unisbank, Semarang, Jawa Tengah dalam acara Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Aplikasi Komputer (SINTAK) yang diadakan oleh Fakultas Teknologi Informasi dari kampus yang ada di Ibukota Jawa Tengah tersebut. Mereka adalah: Ainayya Ghassani, Vani Nurhafida, Khoirina Afifah, Amalia Citra, dan Gaswara Sani yang juga merupakan mahasiswa bimbingan dari Bapak Hari Setiaji, S.Kom., M.Eng.

Mahasiswa Informatika UII Presentasi di SINTAK 2019

Selain presentasi dari masing-masing penelitiannya, acara tersebut juga mengadakan seminar bertemakan financial technology (fintech) dalam ekonomi digital yang tentu saja menjadi wawasan baru bagi para peserta. Alhamdulillah, presentasi penelitian berjalan dengan lancar dan tidak semenegangkan yang mereka kira. [/UA-FA]

Mengembangkan passion bisa melalui jalan apa saja, salah satunya melalui kompetisi. Inilah yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa angkatan 2018, Anwaruddin Ridho Novianto, setelah pulang dari Universitas Pertamina, Jakarta untuk mengikuti yang diselenggarakan pada tanggal 21-22 November lalu. 

Bersama rekan satu timnya yang berasal dari Teknik Elektro 2018, Fauzan Adicakti, persiapan yang dilakukan sejak bulan Oktober. Mereka harus berhadapan dengan beberapa pemain yang berasal dari beberapa universitas di Indonesia.  Dengan tema kompetisi “Peran Milenial dalam Keberlanjutan Energi”, mereka berdua mulai mencari ide-ide apa saja yang bagus untuk dipresentasikan dan mendesain poster infografis. Setelah melewati masa-masa cemas, atas izin Allah akhirnya terbayar dengan mendapatkan juara kedua. 

Anwar dan Fauzan

Selanjutnya, bagi Anwar, ia akan terus mengasah kemampuan passion-nya dalam desain grafis agar bisa bersaing dengan graphic designer lainnya. Menurutnya, jika kita tetap gagal, ia yakin masih ada hal baik yang bisa diambil dari kegagalan tersebut dan dapat dijadikan pengalaman berharga kedepannya untuk mencapai kesuksesan yang lain.

WaktuKita, salah satu startup bentukan dari mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2014, mengikuti kompetisi Startup Istanbul pada tanggal 18-21 Oktober 2019 lalu di UNIQ Istanbul, Maslak, Turki.

Kompetisi ini terdiri dari tiga tahap, yaitu seleksi executive summary, seleksi proposal, dan seleksi interview. Pada tahun ini, ada sekitar 160,916 dari 166 negara yang mendaftar dan diambil 100 besar startup yang lolos seleksi. WaktuKita merupakan salah satu peserta yang lolos ke 100 besar.

Kegiatan kompetisi dilakukan selama empat hari cukup beragam. Mulai dari pitching dan diambil sepuluh besar startup terbaik yang kemudian akan diambil juara 1, 2, dan 3. Selain itu, ada pula expo dari 100 startup terpilih dan conference dari para pakar startup. 

Sedikit info tentang WaktuKita, WaktuKita merupakan platform yang fokus pada “skill development program” dan “job placement” pada industri teknologi. WaktuKita memiliki misi untuk menutup gap antara pengangguran anak muda dan kebutuhan industri teknologi. Mau tahu lebih lanjut? Bisa kunjungi website waktukita.com atau kunjungi Instagram @waktukitacom.

Selamat sekali lagi untuk WaktuKita!

Kabar menggembirakan dari Tim Perintisan Bisnis, Alhamdulillah, dua tim dari jalur Tim Perintisan Bisnis, yaitu tim Avior dan Gaya Sejahtera Nusantara mengikuti Pitching Nasional yang diadakan oleh Jogja Digital Valley (JDV) pada Kamis (17/10) lalu. Partisipan dalam kegiatan ini tentu saja dalam skala nasional dan dari Provinsi DIY sendiri diambil dua tim yang mengikuti presentasi singkat atau pitching secara online. Kedua tim tersebut berasal dari UII.

Walaupun dilakukan secara online, rupanya tidak cukup mudah. Juri-juri yang dihadirkan juga berasal dari Digital Valley lain se-Indonesia. Seleksinya juga ketat dan tim yang lolos pitching, akan lanjut mengikuti inkubasi di inkubator dari Telkom, yaitu Indigo. Tentu saja, dengan adanya Pitching Nasional ini, kedua tim mendapat pelajaran yang berharga mengenai pitching dan menambah pengalaman.

Selamat sekali lagi untuk Avior dan Gaya Sejahtera Nusantara!

Rangkaian kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019 dan kegiatan puncaknya, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), sudah terlaksana bulan Agustus lalu di Bali.  Salah satu tim delegasi dari UII, yaitu Tim “BuKuy!” meraih juara favorit bidang di PIMNAS kemarin loh! Salah satu anggotanya merupakan mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2016, yaitu Mbak Niky Ayu Lestari. Ia bersama empat temannya yang berasal dari Fakultas Ekonomi menginisiasi sebuah platform jual beli dan sewa buku bekas secara online bernama “BuKuy!”.

Ide bisnis ini muncul dari berbagai pengamatan dan pengalaman dari para founder-nya sendiri yang berawal dari keresahan para founders yang melihat banyaknya buku yang dimiliki oleh teman-teman mereka, tetapi tidak bisa dimanfaatkan dengan tepat. Ditambah dengan fenomena buku-buku bekas yang sebenarnya masih sangat layak baca, tetapi harus berakhir di rongsokan dan memiliki nilai yang rendah. Dengan bimbingan Ibu Istyakara Muslichah, SE., MBA., CMPM, alhamdulillah tim lintas fakultas ini mendapat penghargaan sebagai presentasi favorit kategori presentasi karya ilmiah di bidang Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).

Mengutip dari uii.ac.id dan bukuy.id.

Assalamualaikum wr.wb.

 

Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi mahasiswa dalam kompetisi bidang akademik dan non-akademik, Program Studi Teknik Informatika – Program Sarjana memberikan insentif penghargaan bagi mahasiswa yang dapat menunjukkan bukti prestasinya.

Pada tahun 2019 ini, Program Studi akan memberikan insentif bagi mahasiswa yang memperoleh prestasi bidang kompetisi dalam Tahun Akademik 2018/2019 (dari 1 September 2018 sampai dengan 31 Agustus 2019). Besar insentif penghargaan dapat dilihat pada lampiran ini.

Pengajuan insentif penghargaan dilakukan dengan menyampaikan data dan scan bukti prestasi kepada Program Studi paling lambat tanggal 15 September 2019 melalui form pada https://s.id/insentifKompetisi

Demikian harap diperhatikan semestinya.

 

Wassalamualaikum wr.wb.

Setelah perjalanan panjang, akhirnya final Kompetisi Business Plan yang diselenggarakan oleh Magister Teknik Informatika UII dilaksanakan dan telah ditemukan sang juaranya. Presentasi final yang dilakukan oleh finalis dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2019 di Bookstore UII. Final kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa UII ini diumumkan di acara SNATi di Hotel Harper Yogyakarta pada tanggal 3 Agustus 2019 lalu. 

Juara ketiga diraih oleh Tim Automatika yang terdiri dari Novrizal Fattah Fahmitra, Lailiyatus Sa’adah, Sarah Ayu Safitri Ekamas, Rafi Hidayat Tarmizi, Mochamad Rezky Satyatama dengan judul bisnis “Sibling: Sharing Bareng Informatics Engineering”. “Sibling” adalah sebuah aplikasi yang menjembatani antara mahasiswa bimbingan dengan tentor, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai mahasiswa dan juga kualitas softskill.

Juara kedua diraih oleh Tim AND Team yang terdiri dari Jehan Afwazi Ahmad, Muhammad Muflikh Kholidin, Niky Ayu Lestari, Nadia Latifa, Astri Winati dengan judul bisnis “Kerjain.com”. Bisnis ini bertujuan untuk memberikan lapangan pekerjaan dan tenaga kerja bagi penduduk Indonesia yang membutuhkan, tanpa terikat dalam suatu instansi tertentu, dilakukan dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja.

Juara pertama diraih oleh Tim Usy-BOX yang terdiri dari Khairul Hafidh, Agus Darmawan, Nu’man, Nadya Satya Handayani, July Arifianto dengan judul bisnis yang sama. Usy-BOX ini merupakan alat dipstik reader untuk pemeriksaan urine. Alat ini dapat menerjemahkan hasil pemeriksaan dipstik urine sehingga dapat meminimalisasikan kesalahan pengukuran akibat kesalahan analitik.