WaktuKita, salah satu startup bentukan dari mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2014, mengikuti kompetisi Startup Istanbul pada tanggal 18-21 Oktober 2019 lalu di UNIQ Istanbul, Maslak, Turki.

Kompetisi ini terdiri dari tiga tahap, yaitu seleksi executive summary, seleksi proposal, dan seleksi interview. Pada tahun ini, ada sekitar 160,916 dari 166 negara yang mendaftar dan diambil 100 besar startup yang lolos seleksi. WaktuKita merupakan salah satu peserta yang lolos ke 100 besar.

Kegiatan kompetisi dilakukan selama empat hari cukup beragam. Mulai dari pitching dan diambil sepuluh besar startup terbaik yang kemudian akan diambil juara 1, 2, dan 3. Selain itu, ada pula expo dari 100 startup terpilih dan conference dari para pakar startup. 

Sedikit info tentang WaktuKita, WaktuKita merupakan platform yang fokus pada “skill development program” dan “job placement” pada industri teknologi. WaktuKita memiliki misi untuk menutup gap antara pengangguran anak muda dan kebutuhan industri teknologi. Mau tahu lebih lanjut? Bisa kunjungi website waktukita.com atau kunjungi Instagram @waktukitacom.

Selamat sekali lagi untuk WaktuKita!

Kabar menggembirakan dari Tim Perintisan Bisnis, Alhamdulillah, dua tim dari jalur Tim Perintisan Bisnis, yaitu tim Avior dan Gaya Sejahtera Nusantara mengikuti Pitching Nasional yang diadakan oleh Jogja Digital Valley (JDV) pada Kamis (17/10) lalu. Partisipan dalam kegiatan ini tentu saja dalam skala nasional dan dari Provinsi DIY sendiri diambil dua tim yang mengikuti presentasi singkat atau pitching secara online. Kedua tim tersebut berasal dari UII.

Walaupun dilakukan secara online, rupanya tidak cukup mudah. Juri-juri yang dihadirkan juga berasal dari Digital Valley lain se-Indonesia. Seleksinya juga ketat dan tim yang lolos pitching, akan lanjut mengikuti inkubasi di inkubator dari Telkom, yaitu Indigo. Tentu saja, dengan adanya Pitching Nasional ini, kedua tim mendapat pelajaran yang berharga mengenai pitching dan menambah pengalaman.

Selamat sekali lagi untuk Avior dan Gaya Sejahtera Nusantara!

Rangkaian kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019 dan kegiatan puncaknya, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), sudah terlaksana bulan Agustus lalu di Bali.  Salah satu tim delegasi dari UII, yaitu Tim “BuKuy!” meraih juara favorit bidang di PIMNAS kemarin loh! Salah satu anggotanya merupakan mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2016, yaitu Mbak Niky Ayu Lestari. Ia bersama empat temannya yang berasal dari Fakultas Ekonomi menginisiasi sebuah platform jual beli dan sewa buku bekas secara online bernama “BuKuy!”.

Ide bisnis ini muncul dari berbagai pengamatan dan pengalaman dari para founder-nya sendiri yang berawal dari keresahan para founders yang melihat banyaknya buku yang dimiliki oleh teman-teman mereka, tetapi tidak bisa dimanfaatkan dengan tepat. Ditambah dengan fenomena buku-buku bekas yang sebenarnya masih sangat layak baca, tetapi harus berakhir di rongsokan dan memiliki nilai yang rendah. Dengan bimbingan Ibu Istyakara Muslichah, SE., MBA., CMPM, alhamdulillah tim lintas fakultas ini mendapat penghargaan sebagai presentasi favorit kategori presentasi karya ilmiah di bidang Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).

Mengutip dari uii.ac.id dan bukuy.id.

Assalamualaikum wr.wb.

 

Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi mahasiswa dalam kompetisi bidang akademik dan non-akademik, Program Studi Teknik Informatika – Program Sarjana memberikan insentif penghargaan bagi mahasiswa yang dapat menunjukkan bukti prestasinya.

Pada tahun 2019 ini, Program Studi akan memberikan insentif bagi mahasiswa yang memperoleh prestasi bidang kompetisi dalam Tahun Akademik 2018/2019 (dari 1 September 2018 sampai dengan 31 Agustus 2019). Besar insentif penghargaan dapat dilihat pada lampiran ini.

Pengajuan insentif penghargaan dilakukan dengan menyampaikan data dan scan bukti prestasi kepada Program Studi paling lambat tanggal 15 September 2019 melalui form pada https://s.id/insentifKompetisi

Demikian harap diperhatikan semestinya.

 

Wassalamualaikum wr.wb.

Setelah perjalanan panjang, akhirnya final Kompetisi Business Plan yang diselenggarakan oleh Magister Teknik Informatika UII dilaksanakan dan telah ditemukan sang juaranya. Presentasi final yang dilakukan oleh finalis dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2019 di Bookstore UII. Final kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa UII ini diumumkan di acara SNATi di Hotel Harper Yogyakarta pada tanggal 3 Agustus 2019 lalu. 

Juara ketiga diraih oleh Tim Automatika yang terdiri dari Novrizal Fattah Fahmitra, Lailiyatus Sa’adah, Sarah Ayu Safitri Ekamas, Rafi Hidayat Tarmizi, Mochamad Rezky Satyatama dengan judul bisnis “Sibling: Sharing Bareng Informatics Engineering”. “Sibling” adalah sebuah aplikasi yang menjembatani antara mahasiswa bimbingan dengan tentor, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai mahasiswa dan juga kualitas softskill.

Juara kedua diraih oleh Tim AND Team yang terdiri dari Jehan Afwazi Ahmad, Muhammad Muflikh Kholidin, Niky Ayu Lestari, Nadia Latifa, Astri Winati dengan judul bisnis “Kerjain.com”. Bisnis ini bertujuan untuk memberikan lapangan pekerjaan dan tenaga kerja bagi penduduk Indonesia yang membutuhkan, tanpa terikat dalam suatu instansi tertentu, dilakukan dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja.

Juara pertama diraih oleh Tim Usy-BOX yang terdiri dari Khairul Hafidh, Agus Darmawan, Nu’man, Nadya Satya Handayani, July Arifianto dengan judul bisnis yang sama. Usy-BOX ini merupakan alat dipstik reader untuk pemeriksaan urine. Alat ini dapat menerjemahkan hasil pemeriksaan dipstik urine sehingga dapat meminimalisasikan kesalahan pengukuran akibat kesalahan analitik.

Alhamdulillah, prestasi Universitas Islam Indonesia kembali ditorehkan oleh mahasiswi Teknik Informatika yaitu Mike Rustia Putri (TIF ’14). Mike berhasil meraih juara 2 nasional dalam ajang National Essay Competition Historia 2018 di Universitas Negeri Padang. Kompetisi tersebut berlangsung pada tanggal 29 November – 02 Desember 2018 dengan tema yang diangkat yaitu “Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Mengatasi Disintegrasi Nasional”. Adapun seleksi dalam kompetisi tersebut yaitu peserta mengirim berkas dan karyanya, dari ratusan berkas didapatkan 70 semifinal untuk menuju tahap final dan tahap akhir didapatkan 10 finalis untuk memperebutkan 3 besar.

Pada tahap final Mike berkompetisi dengan 9 finalis lainnya dari Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Ganesha, Universitas Padang, Universitas Gadjah Mada, Universitas Yogyakarta dan Universitas Semarang dengan 3 juri profesional yaitu Dr. Aisiah, M.Pd., Dr. Desy Mardiah., M.Si., dan Hera Hastuti, Mpd.

Karya yang Mike presentasikan dalam ajang tersebut yaitu inovasi teknologi untuk mengatasi permasalahan disintegrasi nasional melalui media pembelajaran untuk anak-anak dalam upaya mengenalkan budaya ekonomi yang mencerminkan karakter bangsa Indonesia sejak dini.
Menurut Mike, manfaat mengikuti lomba essay ini selain mengasah kemampuan menulis ilmiah, juga melatih kepekaan dengan kondisi bangsa serta meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan kemampuan public speaking. Harapannya, semakin banyak teman-teman mahasiswa lainnya untuk peduli dengan permasalahan disekitar dan memberi solusi dengan ilmu yang telah didapatkan pada bangku kuliah secara nyata untuk bangsa.
Semoga Teknik Informatika selalu berkarya demi bangsa. (Mike)

Alhamdulillah, mahasiswa Informatika berhasil meraih prestasi di ajang “Inside Gameloft 2018”. Tim Barrier yang beranggotakan 4 mahasiswa Informatika dari angkatan 2016, yaitu:

  • Bamasatya Hendraprasta (16523177)
  • Gaswara Sani Guspa (16523115)
  • M. Nadhif Fuadi (16523230)
  • Nurdana Ahmad Fadhil (16523172)

berhasil memperoleh penghargaan sebagai Juara 2 dalam kategori Game Development Competition.

Berawal dari tugas kuliah untuk mengembangkan sebuah proyek aplikasi permainan, Tim Barrier membuat game bertajuk “Detektif: Edisi Tikus Berdasi”. Tajuk tersebut dipilih dengan latar belakang masalah maraknya kasus korupsi di Indonesia. Dengan bimbingan dan motivasi dari Bapak Rahadian Kurniawan, S.Kom., M. Kom., Tim Barrier mencoba untuk ikut serta dalam sebuah kompetisi Game Development Competition.

Tim Barrier dalam Expo Kuliah Pengembangan Gim

Game Development Competition ini memiliki 4 tahap rangkaian kegiatan. Tahap pertama adalah pengumpulan video trailer dari game yang diikutsertakan dalam lomba. Selanjutnya, dilanjutkan dengan tahap presentasi di kantor Gameloft Jogja. Untuk tahap ketiga, dari tim-tim yang sudah melakukan presentasi diambil 5 terbaik untuk mengikuti exhibition. Pada exhibition tersebut para pengunjung diminta memberikan vote yang nantinya akan digunakan untuk menentukan game yang paling disukai di kompetisi ini. Terakhir adalah tahap awarding, dimana Tim Barrier memperoleh Juara 2 setelah bersaing dengan tim-tim lain dari seluruh Indonesia.

Tim Barrier berharap dapat mengembangkan game ini dengan lebih baik lagi agar bisa dirilis secara umum. Semoga Tim Barrier dan teman-teman mahasiswa lain dari Informatika UII selalu semangat melahirkan karya yang kreatif dan bermanfaat.
(Nur Jati Lantang M)

Alhamdulillah, Mahasiswa Teknik Informatika kembali meraih penghargaan dalam ajang International Young Inventors Award (IYIA) yang berlangsung pada tanggal 19-22 September 2018 di Inna Grand Bali Beach Sanur, Bali, Indonesia. Tim yang menjadi satu-satunya perwakilan Universitas Islam Indonesia pada ajang International Young Inventors Award ini beranggotakan Mike Rustia Putri (T.IF 2014), Rita Nur’aeni (T.IF 2014), dan Mhd Hamzah Fansuri (TM 2014) berhasil mendapatkan penghargaan Bronze Medal (Special Award).

IYIA diselenggarakan semenjak tahun 2013 oleh Indonesian Invention and Inovation Promotion Association (INNOPA) yang bekerja sama dengan World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA) dan International Federation of Inventors Associations (IFIA). IYIA akan memberikan kesempatan kepada inovator-inovator muda atau ilmuan-ilmuan untuk mempromosikan dan berbagi ide kreatif satu sama lain dari berbagai sektor. Kegiatan IYIA ini diikuti oleh 15 negara yang terdiri dari 300 lebih peserta.

Adapun alur untuk mengikuti kegiatan ini yaitu peserta melakukan registrasi pendaftaran terlebih dahulu. Kemudian peserta mengirimkan proposal yang berisi tentang ide yang dimiliki. Setelah itu, bagi peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan invitation, pada tanggal 19 September 2018 akan mengikuti penjurian di Inna Grand Bali Beach Sanur, Bali. Pada tanggal 20 September 2018 seluruh peserta boleh saling mengunjungi booth untuk berbagi atau bertukar ide satu sama lain. Pada tanggal tanggal 22 September 2018 merupakan pemberian penghargaan kepada peserta IYIA.

Pada ajang ini inovasi yang dibawakan oleh tim UII adalah pengembangan dan inovasi dari aplikasi permainan tentang pendidikan karakter yang sebelumnya telah menjuarai beberapa perlombaan lainnya dengan tujuan mengenalkan aplikasi ini tidak hanya dalam skala nasional namun juga internasional sehingga dapat bersaing dengan aplikasi permainan lainnya yang masih kurang mendidik dan dapat merusak karakter anak-anak. Harapannya, permainan ini dapat terus dikembangkan sehingga dapat memberikan manfaat untuk membentuk karakter baik bagi generasi muda. Selain itu, semoga mahasiswa Teknik Informatika semakin termotivasi untuk berkarya dan mau berperan serta dalam memajukan Indonesia dengan mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan.

Alhamdulillah, Mahasiswa Teknik Informatika kembali meraih prestasi yang membanggakan dalam ajang lomba Software Development UNITY Competition #6 di Universitas Negeri Yogyakarta. Tim Ulil Albab Squad yang beranggotakan Mike Rustia Putri (TIF ’14), Sari Kurnia (TIF ’16) dan Muhammad Multazam (TIF ’16) berhasil meraih juara 3 Nasional dengan membawa inovasi aplikasi permainan sebagai media edukasi untuk pendidikan karakter anak-anak sekolah dasar.

Software Development UNITY Competition #6 merupakan salah satu bagian rangka acara UNY Festival untuk menyambut Dies Natalis UNY ke 54 yang diadakan pada tanggal 27-28 April 2018. Selain lomba Software Development, terdapat 2 lomba IT lainnya dalam UNITY Competition yaitu IOT Competition dan Network Computer. Adapun tema yang diangkat dalam lomba ini yaitu “Spark Your Future with Innovation Technology”.

Adapun alur lomba Software Development yaitu pada tahap awal, peserta mengirimkan proposal dan video terkain aplikasi yang dikembangkan. Dari 100 lebih peserta, terpilih 10 Finalis dari berbagai universitas nasional di Indonesia untuk mengikuti final lomba di Universitas Yogyakarta. Penilaian final yaitu presentasi selama 10 menit dan challange dari juri yaitu tantangan berupa perbaikan fitur dan pengembangan aplikasi selama 100 menit. Adapun juri dalam kompetisi ini yaitu Dr. Priyanto, M.kom dosen pendidikan teknik elektronika dan informatika UNY, Catur adi Nugroho S.Pd Android developer Qiscus, Fatima Azzahro S.Pd Former Android Developer di Gojek dan PayPro Indonesia.

Harapan dari Tim Ulil Albab Squad yaitu aplikasi permainan ini dapat terus dikembangkan dan bermanfaat untuk memajukan karakter generasi muda. Semoga mahasiswa Teknik Informatika semakin termotivasi untuk berkarya dan menerapkan ilmu yang telah didapatkan untuk memajukan Indonesia!

Pada tanggal 8-12 Februari 2018 lalu, telah dilaksanakan konferensi tingkat ASEAN yaitu Regional Conference on Student Activism (RECONSA) di Malaysia. Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini, salah satu tim yang terdiri dari 2 mahasiswa Teknik Informatika dan 1 mahasiswa Psikologi berhasil mewakili UII sebagai delegasinya.

Read more