Pengabdian Masyarakat HIMPAUDI Ngemplak

Inovasi dalam mengembangkan media pembelajaran dan administrasi pendidikan tentu tidak bisa lepas dengan peran perkembangan teknologi informasi saat ini. Seorang pendidik mau tidak mau harus selalu mengikuti perkembangannya untuk bisa mengoptimalkan segala sarana prasarana teknologi yang ada untuk meningkatkan mutu pendidikan terutama untuk pendidikan anak usia dini (PAUD).

Di era globalisasi ini semua sistem pendidikan menuntut pendidik dan pengelola sebuah institusi pendidikan termasuk PAUD untuk bisa menguasai teknologi komputerisasi sebagai media update data dan media pembelajaran serta sebagian besar administrasi pembelajaran dan administrasi kelembagaan. Yang menjadi permasalahan saat ini, tidak semua pendidik PAUD punya kemampuan yang sama dalam hal penguasaan teknologi informasi dan penggunaan media elektronik seperti komputer dan gadget untuk kepentingan pendidikan, sehingga sangat diperlukan beberapa pelatihan dasar untuk mengoptimalkan kemampuan IT terutama untuk operasional yaitu memberikan pelatihan menggunakan Microsoft Office diantaranya ada Word dan Excel agar bisa digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di dunia PAUD. Himpaudi merupakan himpunan lembaga-lembaga Guru PAUD di kecamatan Ngemplak. Dengan inisiatif HIMPAUDI untuk menjalin kerjasama dengan Universitas Islam Indonesia khususnya jurusan Teknik Informatika untuk membantu kesulitan Guru PAUD di Ngemplak, kegiatan ini menjadi salah satu dasar kerjasama dengan HIMPAUDI yang diwakilkan oleh 51 orang guru PAUD dari tiap Kelompok Bermaian (KB), Satuan Pendidikan Sejenis (SPS)dan Tempat Penitipan Anak (TPA) di Kecamatan Ngemplak.

Kegiatan berlangsung pada hari Senin, 30 April 2018 di laboratorium Teknik Informatika dan dilakukan dalam 2 sesi pemaparan yaitu operasional Microsoft Office Word dan sesi berikutnya Excel. Pemateri serta asisten pemateri diampu oleh 5 dosen Teknik Informatika, dan selama kegiatan berlangsung guru PAUD sangat antusias karena materi disesuaikan dengan kebutuhan guru sehari-hari. Kegiatan pelatihan IT ini berlangsung dengan lancar dan telah berhasil mengidentifikasi berbagai permasalahan yang muncul selama pelaksanaan pelatihan beserta alternatif solusi yang dapat diterapkan, hanya saja karena pengetahuan IT yang dimiliki peserta masih cukup minim sehingga masih dirasa kurang jika dilakukan pelatihan hanya 1 kali. Harapan dari peserta pelatihan seperti ini bisa dilakukan lagi secara berkesinambungan. (Elyza)