,

Pelatihan Marketing Digital bagi Muslimah Jogja Entreperneur

Semakin berkembangnya pasar dalam jual beli secara online memberikan peluang bisnis yang luas bagi masyarakat, khususnya bagi para muslimah. Salah satu daya tarik dari strategi bisnis ini adalah kemudahan dalam transaksinya karena dapat dilakukan dari rumah. Di Yogyakarta sendiri, telah tumbuh sebuah komunitas Muslimah Jogja Entreperneur sebagai wadah bagi para muslimah yang memiliki usaha dalam berbagai bidang. Untuk meningkatkan pemasaran produk para anggotanya secara online, maka diinisiasi sebuah kegiatan pelatihan digital marketing sebagai bentuk kerjasama antara Jurusan Informatika UII dan Jogja Muslimah Entreperneur.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 17 Juli 2018, di Auditorium FTI Lantai 3, dengan diikuti oleh sekitar 90 orang peserta. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jurusan Informatika UII Nur Wijayaning Rahayu, S.Kom., M.Cs. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemasaran secara digital di era informasi ini untuk mendukung ekspansi bisnis para anggota JME. Dari JME sendiri, Bu Elvira mewakili komunitas memberikan apresiasi bagi Jurusan Informatika yang bersedia menjadi tuan rumah dalam pelatihan digital marketing ini.

Materi diberikan dalam tiga sesi oleh sejumlah Dosen Jurusan Informatika di bawah koordinasi Ibu Sheila Nurul Huda, M.Sc sebagai ketua acara pelatihan ini. Materi pertama diberikan sebagai pengantar bagi peserta untuk lebih memahami mengenai fenomena dalam pemasaran secara online, peluang yang bisa dimanfaatkan, dan beberapa hal yang harus dihindari oleh pebisnis online. Pada sesi kedua diberikan materi pembuatan photobox berupa sebuah kotak sederhana untuk pengganti studio foto mini. Peserta dibagi menjadi 13 kelompok dan setiap kelompok membuat sebuah photobox dengan menggunakan bahan-bahan yang sudah disediakan oleh panitia. Setiap peserta diberi kesempatan untuk memotret produknya dalam photobox. Di sesi terakhir, peserta diberi materi mengenai penyuntingan foto produk dengan menggunakan Aplikasi Snap Seed. Dengan memanfaatkan fitur-fitur dalam aplikasi ini, foto produk para peserta akan terlihat lebih menarik saat diunggah ke berbagai media sosial atau marketplace. Di akhir acara dipilih lima foto produk terbaik dari peserta dan untuk memeriahkan acara, panitia memberikan souvenir menarik dari Fakultas Teknologi Industri UII bagi seluruh pemenang.

EC-Council Gandeng UII, Cetak Profesional Bersertifikat

“Mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) diwajibkan untuk mengambil sejumlah Sertifikat Internasional, karena dengan hal tersebut akan membuktikan mempunyai kompetensi di bidangnya, termasuk konsentrasi Forensika Digital Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana PPs FTI UII”

Dr. R. Teduh Dirgahayu, Ketua Program Pascasarjana FTI UII, ungkapkan hal tersebut seusai menerima Tim EC-Council di ruang PPs 1 Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII, Yogyakarta (04 Juli 2018)

Demikian pula industri training dan sertifikasi keamanan siber. Sertifikasi merupakan bagian penting bagi pengembangan kompetensi keamanan siber yang beraneka spesialisasinya.

Tim EC-Council pada kunjungan silaturahmi tersebut, selain menawarkan salah satu program terbaru yaitu CEH new to version 10 juga mendiskusikan beberapa rencana kerjasama

EC-Council bermarkas di Albuquerque, New Mexico sebagai salah satu penyedia sertifikasi keamanan siber membagi model sertifikasinya menjadi beberapa tingkatan dan bagian berdasarkan kerangka NICE (National Initiative CyberSecurity Education – US) dari NIST (National Institute of Standards and Technology – US) yang melakukan pemetaan berdasarkan peran kerja: asesmen dan audit melalui pentest, forensik siber, keamanan jaringan dan infrastruktur, keamanan software, dan tata kelola.

Hadir di kegiatan silaturahmi tersebut dari Tim EC-Council, Tintin Hadijanto dan Maria Prihartanti sedangkan dari Pusat Forensika Digital (Pusfid) Yudi Prayudi, S.Kom., M.Kom dan Fietyata Yudha, S.Kom., M.Kom

Jerri Irgo