GORMIN (GO ReMember agaIN) Aplikasi Sensor Berbasis Interkoneksi GPS Untuk Mencegah Barang Tertinggal

Tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII), yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) dibawah bimbingan Yusuf Aziz Amrullah, Ph.D. berhasil menemukan solusi yang tepat untuk mencegah dan mencari barang yang tertinggal. Inovasi baru dari Tim UII ini dinamakan “GORMIN” yang diketuai oleh Yunira Alifah Dzakiyah, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro angkatan 2016.

Melibatkan mahasiswa dari program studi dan angkatan yang sama, yaitu Muhammad Fachrurazi dan mahasiswa Teknik Informatika Mirotus Solekhah angkatan 2016. Yunira mengatakan bahwa penelitian ini berawal dari permasalahan yang terjadi setiap tahun, yaitu tewasnya anak di dalam mobil akibat kelalaian orang tua. Permasalahan kelalaian kini tidak dapat dianggap sebagai hal yang sepele, terlebih ketika berdampak pada kerugian yang tak ternilai. Menurut Muhammad Fachrurazi, salah satu anggota tim ini mengatakan bahwa GORMIN dapat menjadi solusi alternatif untuk masyarakat, terutama orangtua dalam mencegah anak-anaknya luput dari pengawasan.

Mirotus Solekhah menambahkan, alat ini dirancang dengan mengintegrasikan perangkat sensor dengan aplikasi smartphone yang dapat melakukan penelusuran lanjutan dengan menggunakan maps akan menjadi solusi yang lebih berguna, karena aplikasi dapat menunjukkan lokasi objek yang tertinggal pada maps. Penelitian dan pembuatan alat ini telah dilakukan oleh Tim UII selama kurang lebih 3 bulan dan tentu tidak akan berjalan lancar tanpa peran dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia yang telah memberikan bantuan dana melalui program PKM-KC.