,

Ridho Rahmadi, Doktor Baru Di Teknik Informatika

Di tahun 2019 ini, bertambah satu dosen Jurusan Teknik Informatika UII yang mendapat gelar doktor yaitu Bapak Ridho Rahmadi, S.Kom., M.Sc, Ph.D.  Beliau mendapatkan gelar doktor di Radboud University, salah satu universitas di Nijmegen, Netherlands. Dengan begitu total jumlah dosen Teknik Informatika yang bergelar doktor sudah berjumlah 7 dosen dan akan semakin bertambah di waktu dekat ini

Pak Ridho memulai program doktor pada tahun 2013, tidak lama setelah beliau lulus dari program master di Johannes Kepler University dan Czech Technical University.  Juga disebutkan bahwa sebelum lulus dari program masternya, sudah terjalin komunikasi dengan beberapa profesor mengenai proyek ke depannya. Hingga akhirnya tepat 14 Agustus 2013 beliau berangkat ke Belanda untuk menempuh studi doktornya

Beliau bercerita bahwa waktu efektif dalam menyelesaikan programnya sekitar 4 ½ tahun, namun dengan berbagai kegiatan seperti di tahun 2017 melakukan visiting riset di Amerika selama 5-6 bulan dan juga kembali ke Indonesia, maka total waktu yang ditempuh selama kurang lebih 6 tahun. Pak Ridho mengatakan bahwa di tahun awal-awal memang intense dalam pendidikannya, namun di akhir tahun bisa melakukan kegiatan di luar meskipun masih adanya bimbingan dengan sang pembimbing.

Proyek yang beliau lakukan merupakan proyek Uni-Eropa yang setiap tahunnya melakukan assembly meeting bersama rekan-rekan lainnya dari 4 negara yaitu Belanda, UK, Prancis, dan Jerman. Selain masing-masing perwakilan negara melakukan presentasi, di sini juga menjadi tempat untuk bertemu profesor-profesor lainnya dari medis yang berhubungan dengan riset yang dilakukan Pak Ridho

Pada program doktornya di bidang data science, machine learning  ini, pak Ridho melakukan riset yang berjudul “Finding Stable Causal Structures From Clinical Data” dengan tujuan membangun metode algoritma untuk memodelkan hubungan sebab-akibat / causal model. Penelitian ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan dalam menggunakan model (SEM) Structural Equation Model, yaitu model yang mempresentasikan hubungan sebab-akibat antara variabel. Permasalahannya adalah kemungkinan yang muncul pada SEM akan sangat banyak dan proses untuk estimasi model dikenal sulit dan tidak stabil.

Dengan selesainya masa studi formal yang telah ditempuh oleh Pak Ridho, beliau menyampaikan bahwa saat ini selain mengejar untuk publikasi-publikasi beliau juga akan berfokus menginisiasi Data Science di UII bersama dengan teman-teman yang lain untuk membesarkan atmosphere tersebut. Sebab di dunia Computer Science kali ini, Data Science-lah yang sedang ramai. Ditambah semakin ke sini data digital semakin banyak sehingga kebutuhan Data Scientist di luar sana juga semakin meninggi.

Untuk lebih detail mengenai riset yang dilakukan Pak Ridho dapat dilihat di Press Release dibawah

 
,

Semangat Produktivitas dalam Laboratorium Baru

Jurusan Teknik Informatika (TF) Universitas Islam Indonesia (UII) merenovasi dua buah ruang laboratorium di gedung Wahid Hasyim yang difungsikan sebagai gedung laboratorium Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII. Laboratorium tersebut diresmikan penggunaannya pada Selasa (4/3) lalu usai rapat mingguan dosen Informatika dengan mengundang para asisten dosen serta staff jurusan dari mahasiswa.

“Ruangan ini akan menjadi ruangan multifungsi yang kreatif, sehingga harapannya ruangan ini bisa digunakan untuk aktifitas perkuliahan, pembelajaran, utamanya teman-teman dari UKM, untuk dapat mengembangkan ide-idenya, keilmuannya, serta skillnya,” ujar Hendrik, S.T., M.Eng., selaku Ketua Jurusan TF UII ketika diwawancarai pada acara tumpengan dalam rangka peresmian laboratorium baru tersebut.

Dirinya juga menyampaikan bahwa renovasi tersebut bukanlah yang pertama dan terakhir, sebab akan ada beberapa ruangan lagi di bawah naungan TF UII yang akan direnovasi untuk menciptakan suasana kerja yang baru.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Ridho Rahmadi, S.Kom., M.Sc. selaku kepala laboratorium memaparkan bahwa konsep yang digunakan dalam renovasi dua buah ruangan tersebut adalah konsep flexible sitting, sehingga meja dan kursi dapat diatur untuk berbagai skenario. Telah diuji coba, ruangan tersebut cukup untuk menampung sebanyak 40-an mahasiswa dalam skenario kelas dan 3 grup dalam skenario group meeting. Ruangan tersebut juga bisa difungsikan dengan konsep open space, yaitu dengan mengosongkan ruangan dari kursi serta meja.

“Tujuannya adalah untuk mengakomodari berbagai kepentingan, jadi bisa untuk kelas ataupun meeting,” ujar Ridho.

Ruangan lab tersebut dilengkapi dengan laptop untuk setiap kursi yang bisa digunakan ketika kegiatan kuliah berlangsung, serta sebuah smartboard yang memudahkan penyampaian materi kepada mahasiswa.

Ridho menambahkan, fasilitas yang tersedia di TF UII saat ini sudah sangat baik sekali, dirinya berharap bahwa dengan perkembangan tersebut, para mahasiswa juga dapat mengimbangi dengan prestasi serta karya-karya yang bermanfaat.

 

,

Pengangkatan Asisten Mata Kuliah Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019

Berikut ini adalah Surat Keputusan mengenai Pengangkatan Asisten Mata Kuliah Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019

Adapun daftar dosen pengampu untuk tiap mata kuliah adalah sebagai berikut:

Selamat berjuang, selamat mengemban amanah! 🙂

,

SK Aturan Peralihan Pelaksanaan Kerja Praktik (S1 Kurikulum 2010)

Surat Keputusan tentang Aturan Peralihan Pelaksanaan Kerja Praktik, unduh di sini:
SK aturan Peralihan pelaksanaan KP jan 2019

Contoh Kasus:

Fulan KP mulai 1 Maret 2018. Maka, maksimal nilai KP Fulan sudah masuk pada tanggal 28 Februari 2019 (maksimal 12 bulan dari tanggal mulai KP, sesuai yang tercantum dalam surat permohonan pembimbing KP)

Fulanah mulai KP 15 Desember 2018. Maka, maksimal nilai KP masuk di UTS Semester Ganjil TA 2019/2020 (sekitar awal November 2019).

,

Informatics Expo 2018

Salah satu kegiatan yang menutup rangkaian aktivitas akademik Jurusan Teknik Informatika (TF) Universitas Islam Indonesia (UII) semester ganjil 2018/2019 adalah penyelenggaraan acara Informatics Expo di Auditorium Kahar Muzakkir, Kampus Terpadu UII, Rabu (19/12).

Expo tersebut merupakan suatu ajang pameran proyek mahasiswa yang dikembangkan selama satu semester dalam lima mata kuliah yang berbeda. Masing-masing mata kuliah mata kuliah tersebut adalah Pemikiran Desain oleh mahasiswa angkatan 2018,  Pengembangan Aplikasi Berbasis Web serta Sistem Jaringan dan Komputer oleh mahasiswa angkatan 2017, dan Pengembangan Aplikasi Informatika Medis serta Pengembangan Aplikasi Bergerak oleh mahasiswa angkatan 2016.

Mahasiswa angkatan 2018 dengan mata kuliah Pemikiran Desain memamerkan purwarupa dari konsep aplikasi yang mereka kembangkan dengan berbagai macam tema yang diambil dari Sustainable Develompent Goals (SDG) rumusan PBB. Meski baru memamerkan konsep dan purwarupa, para mahasiswa yang baru pertama kali mengikuti Informatics Expo itu tampak tidak kalah antusias dari peserta-peserta lain yang sudah mengikuti acara yang sama sebanyak dua hingga tiga kali.

Sementara itu, mahasiswa angkatan 2017 membangun aplikasi berbasis website yang diimplementasikan pada jaringan yang dibuat pada proyek tersebut juga. Dan mahasiswa angkatan 2016, membuat aplikasi medis berbasis android.

 

Pameran ini melibatkan lebih dari 120 proyek, ratusan mahasiswa, serta menghadirkan ratusan pengunjung dari mahasiswa berbagai jurusan, dan para dosen yang tampak hadir di area pameran.

Selain pameran proyek para mahasiswa, Informatics Expo juga diisi dengan penawaran judul Tugas Akhir (TA) dari klaster Informatika Medis, dan Tech Talk dari klaster Jaringan dan Keamanan Komputer.

Pameran yang diselenggarakan sekali dalam satu tahun tersebut, kecuali dapat melatih para mahasiswa untuk dapat mempresentasikan hasil karyanya kepada konsumen, juga membuka ruang diskusi antar mahasiswa. Diharapkan, dengan acara semacam ini, pintu-pintu kreativitas dan semangat kolaborasi antar mahasiswa Informatika dapat tumbuh dan terbuka lebar.

Seluruh proyek yang dipamerkan di Informatics Expo dapat dilihat melalui situs http://informatics-expo.id/

, ,

Data Science Talk and Workshop Series #1

Assalamualaikum Wr. Wb.
Center of Data Science (CDS),
Teknik Informatika UII proudly presents
“Data Science Talk and Workshop Series #1: Toward Academic Challenge & Industrial Demand” yang menghadirkan pembicara dari kalangan industri dan akademisi:

1. Ardya Dipta Nandaviri (Senior Data Scientist Go-Jek)
2. Sigit Prasetyo (Solusi 247, Ketua idBigData)
3. Ridho Rahmadi (CDS, Informatika UII)
4. RB Fajriya Hakim (DSI, Statistika UII)
5. Rahmi Yuan (Prosa.ai)
6. Ahmad Fathan Hidayatullah (CDS, Informatika UII)
7. Dhomas Hatta Fudholi (CDS, Informatika UII)
8. Ayundyah Kesumawati (DSI, Statistika UII)

Insya Allah acara diselenggarakan pada 8-9 Desember 2019, 08.00-15.00, di Auditorium FTI UII, Jl. Kaliurang KM. 14, 55284, Sleman, D.I. Yogyakarta.
Registrasi melalui http://bit.ly/dataScience. Harga untuk mahasiswa (100k) & umum (150k), mencakup acara dua hari, makan siang & coffee break, dan sertifikat. Registrasi early bird 19-23 November discount 25k.
CP: Risman (085712184575).

 

, ,

Pendaftaran Program Beasiswa Sakura Science Plan 2019 ke Hokkaido Information University

Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia membuka kesempatan kepada mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika untuk mengikuti Program Beasiswa Sakura Science Plan 2019 ke Hokkaido Information University Jepang.

Informasi umum terkait program ini sebagai berikut:

Theme of the program: Space Utilization and its Communication Technology II

Host / Planner: Hokkaido Information University (HIU)

Support: Japan Science and Technology Agency (JST) (“Sakura Science Plan” project)

Period of the program: February 17(Sun) – 26(Tue), 2019 [10 days]

Language during the program: English

Conditions for invitation: HIU and JST coordinate the plan and cover following costs for invited students ;

  • Airfare
  • Transportation fee in Japan
  • Accommodation fee
  • Food expenses
  • Insurance fee
  • Expenses for company tour/ historical study

 

Ketentuan untuk mendaftar program ini:

  1. Peserta merupakan mahasiswa aktif Program Studi S1 Teknik Informatika UII angkatan 2015, 2016, atau 2017.
  2. Peserta memiliki IPK >= 3.00.
  3. Peserta belum pernah mengunjungi negara Jepang sebelumnya dan berkeinginan untuk melanjutkan studi/bekerja di Jepang setelah lulus kuliah S1.
  4. Peserta bersedia mengurus dan menanggung biaya pembuatan passport dan visa jika terpilih untuk kunjungan ke Jepang.
  5. Peserta menguasai satu atau lebih bahasa pemrograman komputer.
  6. Peserta dapat berbahasa Inggris dengan lancar (dibuktikan dengan skor TOEFL/CEPT minimum 500).
  7. Peserta menyerahkan curriculum vitae dalam Bahasa Inggris (gunakan format Europass).
  8. Peserta menyerahkan motivation letter yang ditulis dalam Bahasa Inggris dan berisi alasan, harapan, dan komitmen mengikuti program ini.
  9. Peserta mengisi form pendaftaran yang dapat diakses di tautan berikut: https://goo.gl/UGbtts

Batas waktu pendaftaran: 30 November 2018.

Bagi yang lolos seleksi dokumen akan diundang untuk mengikuti proses seleksi wawancara di jurusan.

 

Contact person:
Septia Rani (Ms.)
Email: septia.rani(at)uii.ac.id

,

Pengumuman Asisten Matakuliah Jurusan Teknik Informatika, Ganjil 2018-2019

Klik tautan berikut untuk melihat hasil penerimaan asisten matakuliah Jurusan Teknik Informatika UII Semester Ganjil 2018-2019. Klik di sini

, ,

Mahasiswa Informatika UII Ikuti Program Double Degree ke China

Jurusan Informatika UII kembali mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti Program Double Degree bekerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri. Setelah sebelumnya menjalin kerja sama dengan Youngsan University di Korea Selatan, tahun ini mahasiswa Informatika UII berkesempatan untuk mengikuti Program Double Degree bekerja sama dengan Nanjing Xiaozhuang University (NXU) di China. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud upaya internasionalisasi Jurusan Informatika UII.

Read more

Stadium General “Code Makes Stories”

Semakin banyaknya startup teknologi atau perusahaan pengembangan perangkat lunak yang hadir di Indonesia, sudah tentu kebutuhan sumber daya berupa developer berkualitas akan semakin tinggi. Problematika ini dirasakan oleh para aktor-aktor yang berkecimpung dalam dunia industri pengembangan perangkat lunak di Indonesia. Berdasarkan realita tersebut, prodi Informatika UII berinisiatif untuk memberikan insight kepada mahasiswa dan umum dalam sebuah bentuk stadium general.

Stadium general “code makes stories” berlangsung pada Selasa, 13 Maret 2018 di Auditorium FTI UII dengan mendatangkan narasumber yakni aktor-aktor industri pengembangan perangkat lunak yaitu Dian Affandi (CEO PT. Haribi Global Mandiri) dan Arief Widyananda (Direktur Krafthaus_ Indonesia). Dengan hadirnya narasumber dari dunia industri diharapkan dapat menambah khasanah dan pengalaman baru mengenai realita yang terjadi pada dunia industri pengembangan perangkat lunak yang sesungguhnya. Antusiasme peserta stadium general cukup baik dengan ditunjukkan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan selama proses stadium general berlangsung. (HS)