Istikamah dalam Belajar Informatika

Dalam perjalanan kehidupan kita, istikamah memegang peranan penting dalam setiap bidang kehidupan. Salah satunya menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi dalam belajar. Hal ini sesuai dalam konteks bidang Informatika yang berubah dan berkembang dengan begitu pesat. Dengan tingginya laju inovasi dan perkembangan teknologi, istikamah menjadi landasan dalam belajar informatika.

Istikamah, berasal dari lafad “istaqoma”, secara harfiah berarti berusaha berdiri secara tegap. Dalam konteks Islam, istikamah mengacu pada sikap teguh pendirian dan konsistensi dalam menjalankan ajaran agama. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istikamah berarti memiliki sikap teguh dalam pendirian dan konsisten. Istikamah berfungsi sebagai pencegah agar kita, sebagai muslim, tidak tergoda oleh perilaku maksiat dan tidak menyalahi Allah Swt. setelah beriman.

Istikamah sangat dicintai oleh Allah Swt., sebagaimana sabda Rasulullah saw.:

“Laksanakan amalan semampu kalian. Sesungguhnya Allah tidak bosan sampai kalian (sendiri) yang bosan. Sesunguhnya amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang kontinu (berkesinambungan) walaupun sedikit”. (HR. Abu Daud)

Belajar merupakan proses yang melibatkan perubahan perilaku individu sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya. Istikamah dalam belajar menuntut kesabaran, konsistensi, dan ketekunan untuk mencapai pengetahuan yang lebih mendalam. Ketika konsisten dalam upaya belajar, kita akan mampu mengatasi rintangan dan tantangan yang muncul di sepanjang jalan pembelajaran. Istikamah memungkinkan kita untuk tetap fokus pada tujuan akademiknya dan tidak mudah terpengaruh oleh godaan untuk menyerah atau mengubah arah. Dengan istikamah, kita dapat membangun fondasi pengetahuan yang kokoh dan mencapai tingkat pemahaman yang lebih tinggi dalam bidang yang diminatinya.

Istikamah dalam belajar informatika menjadi kunci utama dalam mengikuti perkembangan teknologi yang begitu cepat. Dalam mendalami bidang informatika, istikamah melibatkan komitmen untuk terus memperdalam pengetahuan, mengikuti perkembangan teknologi, dan memperbarui keterampilan sesuai kebutuhan. Istikamah dalam belajar informatika memungkinkan kita untuk tetap relevan dan kompetitif di dalam industri yang terus berubah. Dengan memahami dan menguasai teknologi terkini, kita dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam memecahkan masalah dan menciptakan solusi inovatif. Istikamah juga membantu kita untuk mengembangkan diri secara terus-menerus, menjadi ahli yang handal, dan membangun karier yang sukses dalam dunia informatika yang dinamis.

Istikamah dalam belajar informatika membawa berbagai manfaat jangka panjang, seperti kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, kesempatan untuk berkembang dalam karier di bidang teknologi informasi, dan kontribusi yang lebih besar dalam memajukan dunia teknologi. Selain itu, orang yang senantiasa selalu istikamah di jalan Allah Swt., pintu surganya terbuka lebar serta limpahan nikmat maupun rezeki akan menjadi ganjarannya.

اِنَّ الَّذِيۡنَ قَالُوۡا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسۡتَقَامُوۡا فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُوۡنَ​ۚ‏  اُولٰٓٮِٕكَ اَصۡحٰبُ الۡجَنَّةِ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَا​ ۚ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ​ۚ‏ 

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Rabb kami adalah Allah’, lalu mereka istikamah, maka tidak ada rasa takut atas mereka dan tidaklah mereka merasa sedih. Mereka itulah para penghuni surga, mereka kekal di dalamnya, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS Al-Ahqaf: 13-14).

Dalam belajar, istikamah merupakan kunci kesuksesan. Dengan tekad yang kuat, ketekunan, dan komitmen untuk terus belajar, kita dapat menghadapi tantangan dan meraih kesuksesan dalam memahami dan menguasai ilmu, termasuk dalam bidang informatika yang begitu dinamis. Jadilah orang yang istikamah dalam belajar karena hanya dengan demikian kita dapat terus berkembang dan meraih kesuksesan dalam setiap langkah kehidupan.

Penulis (Mahasiswa S-1 Informatika UII):

  • Muhammad Agus Virgianto
  • Bintang Jawara Cakranegara Lausepa
  • Chaldian Benanda Putra

/[FA]