Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Informatika

Sistem Informasi Sedang Sekarat atau Justru Sedang Berevolusi?

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, sistem informasi kini memegang peran besar dalam kehidupan masyarakat. Berbagai aktivitas, mulai dari pengolahan data, komunikasi, hingga pengambilan keputusan, kini sangat bergantung pada sistem informasi. Namun, seiring dengan hadirnya berbagai teknologi baru, muncul pertanyaan yang cukup provokatif: apakah sistem informasi sedang mengalami kemunduran, atau justru berevolusi menuju bentuk yang lebih maju?

Perkembangan AI dan otomasi membuat peran sistem informasi dianggap semakin berkurang. Kehadiran berbagai perangkat berbasis AI, seperti ChatGPT, GitHub Copilot, serta beragam platform otomasi lainnya, telah mengubah cara kerja di bidang teknologi secara nyata. Pekerjaan yang sebelumnya memerlukan keahlian khusus, seperti pembuatan laporan, analisis data transaksi, dan pengujian perangkat lunak, kini dapat diselesaikan oleh mesin dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Kondisi ini berkaitan erat dengan fenomena yang dikenal sebagai automation displacement, yaitu keadaan ketika mesin mengambil alih pekerjaan rutin yang sebelumnya dikerjakan oleh manusia. Nurina dkk. (2024) menjelaskan bahwa penggabungan big data dengan AI membawa potensi besar, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan nyata bagi tenaga kerja di bidang teknologi informasi, khususnya pada pekerjaan yang berulang dan tidak memerlukan analisis yang mendalam. Read more

May 15, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/sistem-informasi-enterprise.png 200 200 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-05-15 22:45:442026-09-29 11:03:32Sistem Informasi Sedang Sekarat atau Justru Sedang Berevolusi?
Pojok Informatika

Kenapa Kita Susah Lepas dari Ponsel? Menilik Sisi Psikologi di Balik Notifikasi

Di era digital saat ini, ponsel bukan lagi sekadar alat komunikasi konvensional, melainkan telah bertransformasi menjadi “perpanjangan tangan” manusia yang hampir sulit dilepaskan. Fenomena penggunaan ponsel yang semakin tinggi ini mengalami perkembangan pesat sejak pandemi Covid-19, ketika semua orang mulai beraktivitas menggunakan ponsel seperti mengikuti perkuliahan, melakukan pekerjaan, dan berkomunikasi.

Ketergantungan ini menciptakan pola hidup di mana ponsel menjadi pusat aktivitas sejak mata terbuka di pagi hari hingga kembali terpejam di malam hari. Layar bercahaya tersebut seolah menjadi pusat gravitasi bagi segala aktivitas kita. Di era digital seperti sekarang, ponsel telah menjadi kebutuhan bagi banyak orang, menciptakan keterikatan yang bahkan melampaui batas fungsionalnya.

Notifikasi dan Algoritma Aplikasi yang Dirancang untuk Menarik Perhatian

Di balik layar yang tampak sederhana, terdapat algoritma kompleks yang dirancang untuk menarik perhatian pengguna. Setiap bunyi “ping” atau getaran notifikasi bukanlah kebetulan; itu adalah hasil rekayasa “ekonomi perhatian” (attention economy), di mana setiap detik perhatian kita dianggap sebagai komoditas yang sangat bernilai bagi perusahaan teknologi.

Aplikasi media sosial menggunakan sistem penghargaan yang memastikan setiap kali kita membuka ponsel, ada hal baru yang memicu rasa penasaran pengguna. Strategi ini merupakan bagian dari model desain yang sengaja diciptakan oleh perusahaan teknologi untuk membentuk kebiasaan secara terus-menerus hingga menjadi adiksi dalam kehidupan sehari-hari.

Alasan Psikologis di Balik Ketertarikan pada Notifikasi

Read more

May 9, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/susah-lepas-ponsel.jpg 790 1404 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-05-09 10:09:022026-09-24 10:20:43Kenapa Kita Susah Lepas dari Ponsel? Menilik Sisi Psikologi di Balik Notifikasi
Pojok Informatika

The “Delete” Lie: What Cybercriminals Know About Digital Traces

The Illusion of Deletion in the Digital Environment

In everyday digital life, users routinely delete messages, clear browsing histories, and remove files with a sense of finality. The act of pressing the “delete” button often creates a psychological assurance that the data has been permanently erased. This perception is reinforced by common assumptions: that deletion equates to destruction, that clearing history renders activity untraceable, and that selecting “delete for everyone” guarantees permanent removal. However, these assumptions reflect a misunderstanding of how digital systems function.

Deletion, in most technical contexts, does not immediately eliminate data. Instead, it typically alters the system’s reference to that data. What disappears from the user interface may continue to exist at a structural level within storage systems or network environments. The distinction between removing visibility and removing existence is fundamental to understanding digital persistence.

What Actually Happens When Data is Deleted

From a technical standpoint, many operating systems and applications do not instantly erase the underlying data when a user deletes a file or message. Rather, the system marks the storage space occupied by that data as available for overwriting. Until new data replaces it, the original information may remain recoverable through specialized methods. Read more

February 25, 2026/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot-2026-04-08-150740.png 1192 955 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2026-02-25 09:54:302026-04-08 15:12:19The “Delete” Lie: What Cybercriminals Know About Digital Traces
Pojok Informatika

Your Fence is Broken: Why Network Forensics is Your Real Last Line of Defense

Network Forensics as a Critical Component of Cyber Defense

Network security plays a fundamental role in protecting digital infrastructures. Firewalls, intrusion detection systems, authentication mechanisms, and encryption protocols are designed to prevent unauthorized access and safeguard sensitive information. However, preventive measures alone are insufficient. When a breach occurs and the protective “fence” is compromised, organizations require mechanisms not only to contain the damage but also to determine responsibility, scope, and impact. In this context, network forensics emerges as a critical complement to network security.

Concept and Scope of Network Forensics

Network forensics refers to the application of scientific and systematic techniques to collect, preserve, examine, and analyze digital information derived from network activity. Unlike traditional digital forensics, which often focuses on data stored on physical devices, network forensics emphasizes live network sessions, traffic flows, and communication records.

Its primary objective is to reconstruct events that occurred within a network environment. This includes analyzing packet captures, log files, traffic metadata, and session histories to establish a coherent account of suspicious or malicious activity. The process begins when there is an awareness of a potential incident, commonly referred to in legal terminology as notitia criminis, the recognition that a possible offense has taken place.

Why Accounts Become Compromised Read more

February 25, 2026/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/Screenshot-2026-04-05-155134.png 1190 954 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2026-02-25 09:41:042026-04-08 15:10:38Your Fence is Broken: Why Network Forensics is Your Real Last Line of Defense
Pojok Informatika

Dari print(“Hello World!”) ke Console: Apa yang Terjadi di Balik Layar?

oleh: Hanson Prihantoro Putro
[email protected]

Di balik layar laptop mahasiswa Informatika, baris-baris kode seperti Python: print(“Hello World!”) menjadi pemandangan sehari-hari. Program dijalankan, teks muncul di layar, dan semuanya terasa instan. Namun, tahukah kamu, apa yang sebenarnya terjadi setelah tombol Run ditekan? Bagaimana komputer bisa mengerti perintah sederhana itu dan mengubahnya menjadi aksi nyata di console atau IDE? Apa yang bekerja di balik dunia ghaibnya, dunia di belakang layar yang tidak bisa kita lihat tersebut?

Sebagian besar dari kita mahasiswa belajar bahasa pemrograman seperti Python, C++, Java, PHP, JavaScript atau yang lain. Namun, mungkin kita tidak pernah benar-benar menyentuh bagaimana kode diproses sebelum dijalankan. Kita mungkin tahu bahwa C++ harus dikompilasi, sedangkan Python bisa langsung diinterpretasi dan dijalankan. Tapi apakah Python benar-benar bebas dari proses kompilasi? Apa peran interpreter? Dan ke mana arahnya setelah kita menulis satu baris perintah? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini mungkin luput dalam kelas-kelas perkuliahan, terutama karena mata kuliah spesifik tentang teknik kompilasi seperti ini mulai jarang diberikan.

Di tulisan ini, kita akan menyusuri jejak eksekusi dari sebaris kode Python hingga teks muncul di layar. Kita akan bertemu istilah seperti token, bytecode, hingga virtual machine. Memahami proses ini bukan semata untuk menjadi compiler engineer, melainkan bekal penting bagi siapa saja yang ingin menulis kode dengan lebih dalam dan bertanggung jawab. Read more

August 30, 2025/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/thumbnail-artikel-pak-hanson-resized-50.png 512 768 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2025-08-30 14:16:062025-10-01 14:35:42Dari print(“Hello World!”) ke Console: Apa yang Terjadi di Balik Layar?
Pojok Informatika

Seminar How to Become an SAP Consultant: Your Path to a a Rewarding Career in Enterprise Software

Pada hari Selasa, 1 Juli 2025, Jurusan Informatika FTI UII menyelenggarakan seminar bertema “How to Become an SAP Consultant: Your Path to a Rewarding Career in Enterprise Software” di Auditorium FTI UII. Seminar ini menghadirkan Mas Aris Muda, S.Kom., seorang SAP ABAP Consultant yang juga merupakan alumni Informatika UII angkatan 2005.

 

Seminar ini diusung oleh Dr. Nur Wijayaning R., dan dibuka dengan sambutan oleh Bapak Dhomas Hatta Fudholi, Ph.D., selaku Ketua Program Studi Informatika Program Sarjana. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya seminar ini, serta mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan momen ini sebagai ajang belajar dari alumni yang telah terjun langsung ke industri enterprise. Beliau juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap sistem yang terintegrasi dalam sebuah perusahaan.

 

Apa Itu SAP dan Kenapa Penting di Dunia Kerja?

Mas Aris membuka sesi pemaparannya dengan memperkenalkan perjalanan kariernya di dunia SAP sejak tahun 2010, bekerja di berbagai perusahaan seperti ABYOR International, NTT Data Business Solutions Indonesia, dan kini di Accenture.

Beliau kemudian menjelaskan pengertian Enterprise Resource Planning (ERP) sebagai sistem perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan menyatukan berbagai proses penting dalam sebuah perusahaan. Proses tersebut meliputi manajemen keuangan, sumber daya manusia, pengelolaan proyek, serta kegiatan manufaktur. Menurut Mas Aris, ERP berperan penting dalam mengurangi pekerjaan manual, meningkatkan efisiensi kerja, serta memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data yang lebih akurat.

Salah satu sistem ERP paling banyak digunakan di dunia industri saat ini adalah SAP. Sudah ribuan perusahaan skala besar hingga multinasional menggunakan SAP untuk membantu mereka menjalankan operasional harian. Karena itu, kebutuhan akan tenaga ahli SAP, seperti consultant dan developer, terus meningkat, menjadikan bidang ini sebagai salah satu jalur karier yang menjanjikan di dunia kerja modern.

Read more

July 8, 2025/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png 0 0 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2025-07-08 22:49:302025-08-28 20:25:06Seminar How to Become an SAP Consultant: Your Path to a a Rewarding Career in Enterprise Software
Pojok Informatika

E-Sport: Antara Hobi, Prestasi, dan Tantangan bagi Mahasiswa

Assalamualaikum. Nama saya Ghailaan Aufaa. Sebagai mahasiswa aktif di Universitas Islam Indonesia (UII) Fakultas Teknologi Industri (FTI), saya merasakan sendiri pesatnya perkembangan industri ini, khususnya di kalangan anak muda. Jika dulu bermain game hanya dianggap sebagai hobi, kini e-sport telah diakui sebagai cabang olahraga resmi di berbagai ajang bergengsi, baik nasional maupun internasional. Dunia e-sport menawarkan lebih dari sekadar hiburan; ia membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk berprestasi dan membangun karier. Berdasarkan pengalaman saya, e-sport tidak hanya mengasah keterampilan bermain, tetapi juga melatih disiplin, kerja sama tim, dan manajemen waktu, hal-hal yang sangat berguna dalam kehidupan kampus dan dunia profesional.

Dunia e-sport membuka banyak peluang bagi generasi muda yang ingin menjadi pro player. Menjadi pro player adalah salah satu cita-cita yang kini banyak dikejar karena generasi muda sekarang banyak yang bermain game. Namun, peluang di e-sport tidak berhenti di sana. Banyak mahasiswa juga berkarier sebagai streamer, caster (komentator pertandingan), pelatih, hingga manajer tim profesional. Turnamen-turnamen besar, seperti Mobile Legends Professional League (MPL), PUBG Mobile Global Championship, Free Fire World Series, dan juga Indonesia Kings Laga HOK (IKL), membuktikan bahwa e-sport kini menjadi industri yang serius dan bernilai tinggi. Selain itu, beberapa universitas di Indonesia mulai membuka program beasiswa untuk atlet e-sport berprestasi, menandakan bahwa bidang ini telah mendapatkan pengakuan akademis. Read more

June 27, 2025/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/06/DSC05543-scaled.jpg 1440 2560 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2025-06-27 00:53:222026-05-12 01:03:03E-Sport: Antara Hobi, Prestasi, dan Tantangan bagi Mahasiswa
Pojok Informatika

Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

Kemajuan teknologi digital dalam dekade terakhir telah membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam sektor kesehatan. Salah satu inovasi paling mencolok adalah pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang kini semakin luas digunakan untuk mendukung berbagai proses layanan medis. AI memiliki potensi besar untuk mengubah sistem kesehatan secara menyeluruh, mulai dari diagnosis penyakit, pengobatan, hingga pengelolaan operasional rumah sakit.

Dalam sistem kesehatan yang kompleks dan menuntut ketepatan tinggi, AI berperan penting dalam meningkatka efisiensi, akurasi, dan kecepatan pelayanan. Dengan bantuan algoritma cerdas dan analisis data besar, AI mampu membantu para tenaga medis membuat keputusan yang lebih baik, bahkan dalam situasi yang mendesak. Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam dunia kesehatan tidak lagi menjadi pilihan, melainkan suatu kebutuhan yang akan terus berkembang.

Penerapan AI di Dunia Medis

Penerapan AI dalam dunia medis telah terjadi di berbagai lini layanan kesehatan. Salah satu contoh paling nyata adalah penggunaan AI untuk membantu proses diagnosis, seperti analisis citra medis (misalnya hasil rontgen, CT scan, atau MRI). Teknologi ini mampu mengidentifikasi pola yang tidak terlihat oleh mata manusia dan memberikan hasil yang lebih akurat serta lebih cepat. Read more

June 25, 2025/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/informatika-medis.png 200 200 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2025-06-25 03:33:302026-05-04 03:44:13Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Pojok Informatika

Sistem Rekomendasi: Bagaimana Platform Digital Mengenali Preferensi Pengguna?

Saat kita menggunakan aplikasi seperti TikTok, Netflix, dan YouTube, konten di beranda biasanya relevan dengan preferensi kita. Semakin banyak tontonan kita, platform akan menyesuaikan rekomendasinya dengan lebih akurat. Seakan platform tersebut dapat membaca pikiran, fenomena ini sebenarnya merupakan hasil implementasi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence—AI) yang semakin canggih dalam sistem rekomendasi digital.

Kecerdasan buatan adalah kemampuan komputer untuk meniru fungsi kognitif manusia seperti belajar dan memecahkan masalah sehari-hari. Pada intinya, AI adalah sistem yang dibuat untuk berpikir seperti manusia, tetapi dengan kemampuan memproses data dalam jumlah besar dengan cepat. Penerapan kecerdasan buatan dalam sistem rekomendasi digital merupakan salah satu contoh perkembangan teknologi yang mampu memengaruhi aktivitas masyarakat modern.

Teknologi ini telah mengubah cara media dan platform hiburan berinteraksi dengan penggunanya untuk menciptakan pengalaman yang lebih personal dan menarik. Perkembangan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna platform, tetapi juga membentuk pola konsumsi konten digital di seluruh dunia. Sistem rekomendasi berbasis AI kini menjadi penghubung penting antara pengguna dan jutaan konten yang tersedia di internet. Lalu, bagaimana sistem rekomendasi bekerja? Read more

June 23, 2025/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/01/Screenshot-2024-01-12-155126.png 597 1108 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2025-06-23 14:59:142026-04-13 15:17:33Sistem Rekomendasi: Bagaimana Platform Digital Mengenali Preferensi Pengguna?
Pojok Informatika

Ketika AI Merampas Kuas: Apa Kabar Seniman?

Akhir-akhir ini, perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia seni visual. Berbagai filter berbasis AI seperti Filter Ghibli dan AI Portrait sempat viral di platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Hanya dengan satu klik, sebuah foto biasa dapat diubah menjadi ilustrasi bergaya Studio Ghibli atau lukisan klasik yang menawan. Fenomena ini menarik perhatian banyak orang dan mendorong munculnya semakin banyak aplikasi berbasis AI yang mengubah cara kita berinteraksi dengan seni visual. Di balik kecanggihan tersebut, timbul pertanyaan besar: bagaimana nasib seniman di tengah tren ini?

Proses AI dalam Menciptakan Karya Seni

Secara teknis, AI menciptakan karya seni melalui proses pembelajaran menggunakan machine learning dan deep learning. Sistem ini dilatih menggunakan jutaan gambar buatan manusia sehingga mampu mengenali pola, gaya, dan komposisi tertentu. Menurut Antonia Cacic dalam artikelnya The Role of Artificial Intelligence in Art (2025), ketergantungan AI pada data tanpa izin bisa merusak konsep orisinalitas dan keaslian dalam seni. Karya yang dihasilkan AI sering kali meniru gaya atau unsur tertentu tanpa sepengetahuan penciptanya. Ia juga menjelaskan bahwa hasil buatan AI tidak memiliki “aura” atau kehadiran unik seperti karya seni manusia karena tidak ada sentuhan pribadi di balik proses kreatifnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan etis: apakah pantas karya manusia digunakan untuk melatih mesin tanpa persetujuan pemiliknya?

Dampak AI terhadap Seniman di Dunia Maya

Read more

June 21, 2025/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/03/robot-running-AI-2.png 716 1157 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2025-06-21 14:41:362026-04-13 14:48:37Ketika AI Merampas Kuas: Apa Kabar Seniman?
Page 1 of 12123›»
  • Poster Rekrutmen Calon Kader Posbindu Sirih Melingkar
    PENGUMUMAN Rekrutmen Calon Kader Posbindu Sirih MelingkarOctober 2, 2026 - 16:01
  • SEO Tak Lagi Hanya Soal Google, WPYK #24 di Informatika UII Bahas Search Era AI dan Agentic SEOSeptember 30, 2026 - 15:38
  • Informatics Undergraduate Program logo
    Pengumuman Asisten Mandiri Semester Ganjil 2026/2027September 25, 2026 - 12:24
  • Informatics Undergraduate Program logo
    Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi Tugas Akhir Semester Ganjil 2026/2027September 25, 2026 - 12:14
  • Informatics Undergraduate Program logo
    ITSC Laboratory Opens Recruitment for Teaching Assistants in the International ProgramSeptember 23, 2026 - 11:06
  • Open Recruitment Asisten Laboratorium ITSC Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027September 16, 2026 - 16:37
  • PJJ START Sambut Mahasiswa Baru Informatika PJJ UII Semester Ganjil 2026/2027September 16, 2026 - 16:18
  • Tim Yu Ai Ai dari Informatika UII Raih Best Finalist Idea Track Astranauts 2026September 8, 2026 - 15:37
  • Sambut Maba 2026, Prodi Informatika Bekali Mahasiswa Baru lewat Penjelasan AkademikSeptember 8, 2026 - 09:16
  • Oracle Academy Sambangi Informatika UII, Paparkan Pemutakhiran Program bagi Institusi AnggotaSeptember 4, 2026 - 17:55

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Scroll to top Scroll to top Scroll to top