Pernahkah kamu menyaksikan idolamu melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan? Hal tersebut pasti membuatmu terkejut. Namun, apakah kamu tahu bahwa hal tersebut bisa saja merupakan sebuah perbuatan palsu yang sengaja diciptakan oleh seseorang?
Apa itu Manipulasi AI dan Deepfake?
Di era teknologi yang berkembang pesat saat ini, banyak sekali pihak-pihak yang memanfaatkan teknologi terkini, salah satunya adalah teknologi manipulasi kecerdasan buatan (AI). Menurut KBBI, manipulasi merupakan upaya yang dilakukan oleh suatu pihak untuk memengaruhi perilaku, sikap, dan pandangan orang lain tanpa disadari oleh orang tersebut. Sesuai namanya, manipulasi AI berarti suatu hal yang memanfaatkan teknologi AI untuk memanipulasi pihak tertentu.
Salah satu teknologi dari manipulasi AI ini adalah deepfake yang dapat digunakan untuk membuat foto, video, atau bahkan suara palsu yang tampak nyata dengan sumber aslinya (Vida, 2024). Teknologi ini awalnya banyak digunakan untuk hiburan di media sosial, seperti membuat suara nyanyian kita terdengar lebih bagus atau digunakan untuk meme (gambar lucu). Namun, seiring berjalannya waktu, teknologi ini disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka memanfaatkan cepatnya penyebaran informasi di media sosial untuk menjadikan tokoh-tokoh terkenal atau bahkan teman dekatnya menjadi korban dari manipulasi AI.

