Pada awalnya, TikTok merupakan aplikasi lipsync yang dirilis tahun 2016. Seiring berjalannya waktu, TikTok bertransformasi menjadi platform video musik. Namun, pada awal kemunculannya, TikTok masih kurang diminati apabila dibandingkan dengan Instagram ataupun Snapchat. Bahkan di Indonesia, TikTok sempat diblokir karena banyaknya konten negatif pada tahun 2018.
Popularitas TikTok mulai melejit pada tahun 2019. Tren positif ini mampu bertahan hingga kini. Hal tersebut tidak lepas dari algoritma yang ada di dalamnya. TikTok memanfaatkan AI (artificial intelligence) dan produk turunannya seperti ML (machine learning) dan RE (recommendation engine).
Recommendation Engine pada TikTok
RE merupakan bentuk AI yang sederhana tanpa Read more


