Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Dakwah

Agar Allah Memperbaiki Urusan Dunia Akhirat Kita

Oleh: Ahmad Fathan Hidayatullah (Dosen Informatika UII)

Manusia tidak pernah lepas dari berbagai kesibukan dan urusan, baik dengan sesama, pekerjaan, keluarga, maupun dengan Allah Subḥānahu wa Ta‘ala melalui ibadah. Banyaknya urusan tersebut sering menimbulkan kekhawatiran tentang rezeki, pekerjaan, keluarga, masa depan, bahkan kualitas ibadah dan keimanan. Ketika kekhawatiran menguasai hati, manusia dapat terjebak dalam kelalaian, kegelisahan, dan kecemasan hingga lupa bahwa seluruh urusan berada dalam pengaturan Allah. Terlebih ketika terlalu memikirkan hal-hal yang belum terjadi atau overthinking, yang muncul bukanlah solusi, melainkan hati yang semakin sempit, pikiran yang terbebani, dan ketenangan yang perlahan menghilang.

Doa yang Menghimpun Seluruh Urusan

Karena hidup ini penuh dengan berbagai macam urusan, persoalan, ujian, dan manusia penuh kelemahan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita sebuah doa yang menghimpun perbaikan agama, dunia, dan akhirat sekaligus.

Doa ini diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dan dicantumkan dalam Sahih Muslim, Kitab Riyadhus Shalihin, di Kitab Ad-Da‘awat, dan juga dalam Kitab Bulughul Maram di bab doa: Read more

August 28, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/4232144885.webp 500 750 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-08-28 15:33:352026-09-11 10:28:23Agar Allah Memperbaiki Urusan Dunia Akhirat Kita
Pojok Dakwah

Sibuk Kuliah Bukan Alasan Jauh dari Agama

Setiap mahasiswa tentu memiliki target akademik yang ingin dicapai. Kita berusaha memperoleh nilai yang baik, mempertahankan IPK, menyelesaikan tugas tepat waktu, hingga lulus sesuai rencana. Namun, sebagai seorang muslim, ada evaluasi yang jauh lebih penting daripada sekadar capaian akademik, yaitu sejauh mana bekal yang telah dipersiapkan untuk kehidupan akhirat. Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (QS. Al-Hasyr: 18)

Allah Ta’ala juga mengingatkan:

يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ
“Mereka hanya mengetahui yang lahir dari kehidupan dunia, sedangkan mereka lalai terhadap akhirat.” (QS. Ar-Rum: 7)

Dua ayat tersebut mengajak kita agar tidak hanya mengejar keberhasilan dunia, tetapi juga mempersiapkan bekal menuju akhirat. Read more

July 27, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/01/DSC08369-scaled.jpg 1440 2560 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-07-27 13:56:212026-07-28 14:03:30Sibuk Kuliah Bukan Alasan Jauh dari Agama
Pojok Dakwah

Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah Umrah

Oleh: Elyza Gustri Wahyuni, S.T., M.Cs.

Di era modern ini, rutinitas duniawi sering kali membuat kita merasa jenuh serta jauh dari Sang Pencipta. Kesibukan mengejar materi dan hiruk-pikuk kehidupan tak jarang menyisakan kekosongan spiritual dalam hati. Dalam kondisi inilah, ibadah umrah hadir sebagai jeda serta istirahat bagi jiwa yang haus akan ketenangan. Umrah bukan sekadar perjalanan wisata religi biasa, melainkan sebuah perjalanan spiritual sakral menuju Baitullah yang menjanjikan transformasi diri dan pembersihan dosa bagi setiap muslim yang melaksanakannya dengan ikhlas.

Umrah secara bahasa berarti ziarah atau berkunjung. Dalam syariat Islam, umrah adalah mengunjungi Ka’bah di Makkah untuk melaksanakan serangkaian ibadah yang meliputi ihram, tawaf, sai, dan diakhiri dengan tahalul. Berbeda dengan haji yang memiliki waktu khusus, umrah dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun. Hal ini memberikan kesempatan luas bagi umat Islam untuk senantiasa memperbarui iman dan bertobat di tempat yang paling mulia di muka bumi.

Keutamaan Umrah dalam Al-Qur’an dan Sunnah

Allah ﷻ memerintahkan hamba-Nya untuk menyempurnakan ibadah ini sebagai bentuk ketaatan. Perintah untuk menyempurnakan umrah berdampingan dengan haji disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 196:

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ

Artinya: “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.” (QS. Al-Baqarah: 196)

Ayat ini menegaskan bahwa orientasi utama dalam menjalankan umrah haruslah semata-mata karena Allah (Lillahi Ta’ala), bukan untuk pamer kesalehan atau sekadar mencari status sosial di mata manusia.

Manfaat Spiritual dan Penghapus Dosa

Read more

July 1, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/04/masjid.png 366 437 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-07-01 16:15:232026-07-01 16:15:23Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah Umrah
Pojok Dakwah

Klik yang Berkah: Menavigasi Iman di Era Algoritma

Dahulu, memelihara keimanan berkaitan erat dengan pengendalian perilaku di ranah publik atau pembatasan lisan saat berinteraksi. Namun, kini medan perjuangan iman telah beralih ke dalam genggaman. Di balik keheningan kamar, ibu jari kita mampu membangun timbunan pahala atau justru menggali jurang dosa hanya melalui satu sentuhan layar.

Fenomena Pergeseran Komunikasi

Transformasi cara manusia berkomunikasi dari lisan (tatap muka) ke digital (tulisan/ketikan) kini menjadi kebutuhan primer, tetapi sering kali mengabaikan adab. Pergeseran cara bertukar kabar dari bersua langsung ke ranah digital, lewat perantara layar, telah memengaruhi struktur sosial masyarakat. Dulu, etiket pergaulan dipandu oleh kaidah interaksi tatap muka yang dilandasi kepedulian. Namun, kini percakapan terbatas pada tulisan dan tampilan layar yang minim rasa keakraban. Ketiadaan pandangan langsung terhadap lawan bicara kerap membuat seseorang abai terhadap kewajiban untuk bersikap santun. Kilatnya pengiriman pesan sering kali mengalahkan pertimbangan akal sehat dan nurani.

Realita Informatika (Algoritma dan Viralitas) 

Read more

May 13, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png 0 0 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-05-13 14:27:162026-09-25 08:32:38Klik yang Berkah: Menavigasi Iman di Era Algoritma
Pojok Dakwah

Menjaga Hati di Era Validasi Digital

Di era sekarang, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Hampir semua hal dapat dibagikan ke internet, mulai dari makanan yang dimakan, tempat yang dikunjungi, hingga pencapaian pribadi. Banyak orang merasa senang ketika unggahannya mendapatkan banyak tanda suka, komentar, atau dibagikan ulang oleh orang lain. Hal itu memang wajar, karena manusia pada dasarnya senang dihargai dan diperhatikan. Namun, tanpa disadari, kebiasaan ini kadang membuat seseorang terlalu bergantung pada penilaian manusia dan lupa bahwa penilaian Allah jauh lebih penting.

Fenomena seperti ini sering terjadi di kalangan anak muda. Saat melihat teman terlihat sukses, sering berlibur, atau memiliki kehidupan yang tampak sempurna di media sosial, sering muncul rasa iri atau keinginan untuk terlihat sama. Akibatnya, tidak sedikit orang yang berusaha tampil bahagia dan sempurna di internet, padahal kenyataannya belum tentu seperti itu. Ada yang memaksakan gaya hidup demi konten; ada juga yang merasa minder karena hidupnya tidak “semenarik” orang lain.

Padahal, Islam mengajarkan bahwa ketenangan hati tidak berasal dari pujian manusia. Allah berfirman:

“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

Ayat tersebut mengingatkan bahwa sumber ketenangan sejati bukanlah jumlah pengikut, tanda suka, atau komentar di media sosial. Semua itu hanya bersifat sementara. Hari ini seseorang bisa dipuji oleh banyak orang, tetapi beberapa hari kemudian mungkin sudah dilupakan. Karena itu, seorang muslim perlu menjaga hati agar tidak terlalu bergantung pada validasi manusia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengingatkan tentang pentingnya niat dalam setiap perbuatan. Beliau bersabda: Read more

May 11, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/susah-lepas-ponsel.jpg 790 1404 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-05-11 10:22:102026-09-24 14:06:04Menjaga Hati di Era Validasi Digital
Pojok Dakwah

Tadabur Surat Al-Ikhlas

Pada kesempatan kali ini, kita akan bersama-sama bertadabur surat favorit kita semua, surat Al-Ikhlas. Surat yang mungkin paling sering kita baca di setiap salat kita. Surat yang paling mudah dihafal dan mungkin pula sulit untuk dilupakan. Surat yang mungkin ketika kita baca, kita tidak perlu banyak berpikir karena sudah sangat kita hafal.

Namun, sudah sejauh mana kita menyelami maknanya, merenungkan isi kandungannya, dan mengaplikasikannya dalam keseharian kita? Jangan sampai surat Al-Ikhlas hanya sekadar kita baca saja tanpa ada sesuatu yang membekas di hati kita.

Nama Surat

Syaikh Adil Muhammad Khalil[1] menyebutkan bahwa ada beberapa nama dari Surat Al-Ikhlas:

1. Al-Ikhlas

Dinamakan Al-Ikhlas karena membahas tentang keikhlasan dalam mentauhidkan Allah serta sifat-sifat-Nya yang sempurna. Syaikh Shalih bin Fauzan menyebutkan tentang surat ini bahwasanya Allah memurnikan dan mengkhususkan surat tersebut hanya untuk-Nya, yaitu Allah tidak menyebutkan sedikit pun di dalamnya hukum-hukum syar’i dan tidak juga kabar-kabar tentang selain-Nya. Yang ada, Allah hanya menyebutkan kabar tentang diri-Nya.[2] Surat ini juga menunjukkan الْبَرَاءَةُ مِنَ الشِّرْكِ  (al-baraa’ah min asy-syirk) yaitu berlepas diri dari segala bentuk kesyirikan.[3]

2. Qul huwa Allahu Ahad

Read more

March 20, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/alquran_43.jpeg 524 700 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-03-20 13:38:552026-04-07 14:09:07Tadabur Surat Al-Ikhlas
Pojok Dakwah

Manfaatkan Waktumu Sebelum Ramadan Berakhir

Hari-hari terus berlalu. Tidak terasa kita telah memasuki penghujung bulan Ramadan. Bulan di mana Allah mewajibkan hamba yang beriman untuk menjalankan ibadah puasa. Bulan yang penuh dengan keberkahan, ampunan, dan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala.

Namun, marilah kita merenung sejenak. Mungkin ada di antara kita yang masih belum dapat memaksimalkan diri dalam mengerjakan amal saleh pada bulan Ramadan kali ini. Oleh karenanya, marilah kita introspeksi diri mengenai apa yang telah kita persiapkan selama bulan Ramadan ini untuk bekal kehidupan akhirat nanti. Allah ta’ala berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Hasyr: 18)

Wahai kaum muslimin, marilah kita bertanya pada diri kita masing-masing. Sampai detik ini, amal apa yang telah kita lakukan selama bulan Ramadan ini sebagai bekal kita di akhirat kelak? Apakah kita sudah benar-benar memanfaatkan Ramadan ini dengan sebaik-baiknya? Apakah kita sudah memperbanyak ibadah, qiyamulail, membaca Al-Qur’an, bersedekah, memperbanyak doa, dan amal kebajikan yang lainnya?

Allah subhanahu wa ta’ala telah mengingatkan dalam Al-Qur’an tentang pentingnya waktu dengan sebaik-baiknya agar kita tidak menjadi hamba yang merugi: Read more

March 17, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/04/ramadan-mubarak-crescent-mosque-half-moon-sticker-badge-by-Vexels.png 1920 1920 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-03-17 13:27:182026-04-07 14:10:01Manfaatkan Waktumu Sebelum Ramadan Berakhir
Pojok Dakwah

Jangan Berpaling dari Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah kitab terakhir sekaligus mukjizat yang Allah turunkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui malaikat Jibril. Kitab ini merupakan pedoman dan petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Allah ﷻ berfirman:

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 2)

Sebagai seorang muslim, sudah seharusnya Al-Qur’an menjadi bagian penting yang senantiasa akrab dalam kehidupan sehari-hari kita. Namun, realita yang terjadi masih jauh dari harapan kita.

Kita sadar bahwa masih banyak di antara kita yang enggan membaca atau mempelajari Al-Qur’an karena terlalu sibuk dengan urusan dunia. Masih banyak dari kaum muslimin yang mengabaikan dan tidak peduli dengan Al-Qur’an. Apabila Al-Qur’an diperdengarkan, sebagian dari kaum muslimin mengabaikan atau bahkan tidak mau mendengarkannya. Waktu luang yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membaca dan mentadaburi ayat-ayat Allah, justru habis tersita untuk berselancar di dunia maya, scrolling media sosial, atau sekadar ber-chatting ria.

Keadaan ini hampir serupa dengan apa yang terjadi di masa lampau. Suatu ketika, Rasulullah ﷺ membacakan Al-Qur’an kepada orang-orang musyrikin Quraisy. Akan tetapi, mereka berpaling dan tidak mau mendengarkan Al-Qur’an.

Allah berfirman, Read more

March 13, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/Al-Quran.png 729 1087 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-03-13 13:12:072026-04-07 14:10:41Jangan Berpaling dari Al-Qur’an
Pojok Dakwah

Buah Menghidupkan Sunah Rasulullah

Sebagai umat muslim, tentu kita semua sepakat bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah teladan bagi kita. Beliau adalah orang terbaik pilihan Allah yang diutus kepada manusia dan jin untuk membawa petunjuk, menyampaikan wahyu, dan menunjukkan jalan keselamatan di dunia dan akhirat. Beliau diutus untuk membawa rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya untuk bangsa Arab atau kelompok tertentu saja. Allah ta’ala berfirman,

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ
Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam. (QS. Al-Anbiya’: 107).

Beliau adalah pribadi yang paling mulia dalam akhlak, paling sempurna dalam ibadah, dan paling lurus dalam menjalankan syariat. Segala perkataan, perbuatan, dan ketetapan beliau merupakan bimbingan dari wahyu. Allah ta’ala berfirman,

وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ. إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ
Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut keinginannya. Tidak lain itu adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).(QS. An-Najm: 3–4).

Telah ada dalam sosok Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam suri teladan yang sempurna bagi setiap muslim, sebagaimana Allah ta’ala berfirman, Read more

March 10, 2026/by informatika
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/ChatGPT-Image-Apr-6-2026-03_29_59-PM-1.png 768 512 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-03-10 15:17:342026-04-07 14:11:19Buah Menghidupkan Sunah Rasulullah
Pojok Dakwah

Dunia & Akhirat

Oleh: Sheila Nurul Huda, S.Kom., M.Cs.

Ada terlihat di sudut mataku, pemandangan mahasiswa bergerombol membahas soal dan bertukar pendapat tentang materi kuliah. Apalagi pekan ini memasuki masa ujian tengah semester (UTS). Pemandangan yang selalu membuat hatiku optimis, bahwa generasi masa depan akan diisi engkau yang mengedepankan ilmu. Mungkin, Indonesia emas memang pada saatnya akan mewujud, karena para pemuda itu mencintai ilmu dan bersemangat menggapainya. 

Kalian generasi muda bangsa ini, telah berada pada perjuangan untuk menyongsong masa depan. Pertanyaannya, masa depan seperti apa yang kalian kejar?

Pada tulisan kali ini, mari kita renungi ayat berikut bersama-sama, yaitu penggalan QS. Al-Baqarah ayat 200, dan ayat 201.

 

 فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا وَمَا لَهٗ فِى الْاٰخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۝٢٠٠

وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ ۝٢٠١

 

Di antara manusia ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,” sedangkan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apa pun. Di antara mereka ada juga yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka.” (QS. Al-Baqarah: 200-201)

 

Terkadang kita begitu berambisi untuk meraih kesuksesan dunia. Tidak salah, sebenarnya. Bukankah salah satu poin akreditasi program studi juga terdiri dari prestasi mahasiswa? Namun, bayangkan jika kelak kita sampai di penghujung nafas, saat malaikat maut telah menunggu di sisi kita, dan ajal telah siap menghampiri kita. Dunia yang kita kejar, indeks prestasi kumulatif (IPK) yang sempurna, jabatan di perusahaan yang telah dicapai, dan deretan digit angka di mobile banking, apakah itu semua bisa menunda kematian? Apakah itu semua bisa menyogok malaikat maut untuk menunda nyawa agar tetap di raga? Kullu nafsin dzaiqotul maut (Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian). Dan datangnya maut adalah rahasia Illahi yang kita tidak tahu kapannya.

Ternyata, jika semua kesuksesan itu tidak dilandasi dengan keimanan, maka ibarat manusia yang berdoa untuk kebaikan di dunia, sedangkan di akhirat dia tidak memperoleh bagian apapun. Semua yang dicapai, tidak lantas mengantarkan pada akhirat yang selamat.

Allah mengajarkan pada manusia bahwa memohon kebaikan mesti pada keduanya, dunia dan akhirat. Mengejar dunia saja, tanpa memikirkan akhirat, akan membuat kita lupa bahwa hidup ini hanya sesaat. Mengejar dunia saja, membuat kita memosisikan pencapaian duniawi sebagai tujuan akhir, yang kemudian sering menjerumuskan manusia untuk menghalalkan segala cara demi mewujudkannya. Begitu takutnya IPK jatuh, ada segelintir manusia yang memilih tindakan curang. Begitu khawatirnya akan kekurangan harta, muncul sekelompok manusia yang melegitimasi tindakan haram. Begitu inginnya menduduki jabatan dan kekuasaan, beberapa golongan rela memilih jalan munkar. Mengharapkan kebaikan dunia, namun tanpa kebaikan akhirat.

Allah memberi contoh bagaimana mendudukkan dunia dan akhirat, pada posisi yang seimbang, pada penggalan Surat Al-Baqarah ayat 201, yang sering kali kita baca ketika kita berdoa, Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Kebaikan dunia, dan kebaikan akhirat. Bukan hanya mengejar kebaikan dunia, namun juga bukan hanya memfokuskan diri pada ibadah mahdah dan akhirat semata. Keduanya dimohonkan kebaikan, keduanya berimbang.

Maka, nak, menjadilah mahasiswa yang bersemangat kuliah, menuntut ilmu, dan berprestasi, bukan semata memohonkan kebaikan dunia. Tetapi landasilah perjuangan kalian menuju masa depan ini dengan landasan keimanan. Landasan kebaikan. Yang dengannya, kebaikan dunia ini menjadi keberkahan, membawa kebaikan untuk manusia lainnya, membawa kebaikan untuk lingkungan, membawa kebaikan untuk alam semesta, dan pada akhirnya menjadi kebaikan untuk akhirat kalian kelak. Kita menyebutnya, menjadi rahmatan lil ‘alamin. Bismillah..

December 24, 2025/by Ihsan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png 0 0 Ihsan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Ihsan2025-12-24 10:29:512025-12-24 10:29:51Dunia & Akhirat
Page 1 of 14123›»
  • Magister Informatika UII Buka Beasiswa Kompetitif untuk Mahasiswa Non-Alumni UII Semester Ganjil TA. 2026/2027October 9, 2026 - 21:19
  • Poster Rekrutmen Calon Kader Posbindu Sirih Melingkar
    PENGUMUMAN Rekrutmen Calon Kader Posbindu Sirih MelingkarOctober 2, 2026 - 16:01
  • SEO Tak Lagi Hanya Soal Google, WPYK #24 di Informatika UII Bahas Search Era AI dan Agentic SEOSeptember 30, 2026 - 15:38
  • Informatics Undergraduate Program logo
    Pengumuman Asisten Mandiri Semester Ganjil 2026/2027September 25, 2026 - 12:24
  • Informatics Undergraduate Program logo
    Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi Tugas Akhir Semester Ganjil 2026/2027September 25, 2026 - 12:14
  • Informatics Undergraduate Program logo
    ITSC Laboratory Opens Recruitment for Teaching Assistants in the International ProgramSeptember 23, 2026 - 11:06
  • Open Recruitment Asisten Laboratorium ITSC Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027September 16, 2026 - 16:37
  • PJJ START Sambut Mahasiswa Baru Informatika PJJ UII Semester Ganjil 2026/2027September 16, 2026 - 16:18
  • Tim Yu Ai Ai dari Informatika UII Raih Best Finalist Idea Track Astranauts 2026September 8, 2026 - 15:37
  • Sambut Maba 2026, Prodi Informatika Bekali Mahasiswa Baru lewat Penjelasan AkademikSeptember 8, 2026 - 09:16

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Scroll to top Scroll to top Scroll to top