FTI UII Perkenalkan Program Studi Informatika PJJ ke Jepang
Tokyo – Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) memperkenalkan Program Studi Informatika Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) kepada Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang, Amzul Rifin, dalam pertemuan yang berlangsung di Sekolah Indonesia Tokyo pada Kamis, 13 November 2025.
Delegasi FTI UII yang hadir terdiri atas Dekan FTI UII Prof. Hari Purnomo, Wakil Dekan Dr. Arif Hidayat, Ketua Jurusan Informatika Dr. Ir. R. Teduh Dirgahayu, serta Ketua Program Studi Informatika Program Sarjana Dhomas Hatta Fudholi, Ph.D.
Jepang sebagai Sumber Mahasiswa Potensial
Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh posisi Jepang sebagai salah satu negara dengan jumlah pekerja migran Indonesia terbanyak. Besarnya populasi warga negara Indonesia di Jepang menjadikan negara tersebut sebagai sumber mahasiswa yang potensial bagi program pendidikan tinggi yang diselenggarakan secara daring.
Skema pendidikan jarak jauh dinilai sesuai dengan kebutuhan pekerja migran yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau kembali ke Indonesia. Melalui Program Studi Informatika PJJ, FTI UII membuka kesempatan bagi pekerja migran Indonesia di Jepang untuk menempuh pendidikan sarjana di bidang informatika secara penuh daring.
Silaturahim dan Penjajakan Kanal Komunikasi
Selain memperkenalkan program studi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahim dengan perwakilan pemerintah Indonesia di Jepang. Delegasi FTI UII menggali informasi mengenai kanal-kanal komunikasi yang dapat digunakan untuk menjangkau komunitas-komunitas Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah Jepang.
Informasi tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi FTI UII dalam menyusun strategi sosialisasi program yang lebih tepat sasaran, sekaligus membangun jejaring dengan organisasi dan komunitas pekerja migran Indonesia di Jepang.
Pertemuan di Sekolah Indonesia Tokyo ini menjadi bagian dari upaya FTI UII memperluas akses pendidikan tinggi bagi warga negara Indonesia di luar negeri. Ke depan, hasil penjajakan tersebut akan ditindaklanjuti dengan kegiatan sosialisasi kepada komunitas Indonesia di Jepang.
(Reporter: nnur)



