Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Akademik S1, Berita Pilihan

Open Recruitment Asisten Laboratorium ITSC Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027

Open Recruitment Asisten Laboratorium ITSC Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027

Laboratorium Informatika Teori & Sistem Cerdas (ITSC) kembali membuka pendaftaran Teaching Assistant (TA) untuk Mata Kuliah Logika Pemrograman pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Persyaratan

  • Mahasiswa aktif Jurusan Informatika UII.
  • Sudah pernah mengambil dan lulus Mata Kuliah Logika Pemrograman, dibuktikan dengan transkrip nilai.
  • Memiliki minat untuk mengajar di laboratorium.
  • Memiliki kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris, khusus untuk Kelas IP.
  • Dapat hadir di laboratorium untuk membantu mengajar di kelas setiap pekan pada beberapa jadwal yang tersedia. Peserta boleh memilih lebih dari satu jadwal.

Keuntungan

  • Honor setiap hadir mengajar di kelas dan melakukan penilaian tugas.
  • Sertifikat sebagai Asisten Lab. ITSC.
  • Pengalaman mengajar dan networking.

Timeline Pendaftaran

  • Pembukaan Pendaftaran: Jumat, 11 September 2026
  • Penutupan Pendaftaran: Minggu, 20 September 2026
  • Informasi Hasil Seleksi melalui Email: Senin, 21 September 2026
  • Sosialisasi Asistensi melalui Zoom: Selasa, 22 September 2026

Prosedur Pendaftaran

  1. Mengisi formulir pendaftaran melalui bit.ly/PendaftaranITSC2026.
  2. Memilih jadwal asistensi melalui bit.ly/JadwalAsisten2026.

Kontak

Ir. Chandra Kusuma Dewa, S.Kom., M.Cs., Ph.D.
Email: [email protected]

Catatan: Tautan pendaftaran hanya dapat diakses menggunakan email UII.

September 16, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/Logo-Informatika-Program-Sarjana.png 2160 2160 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-09-16 16:37:232026-09-16 16:37:23Open Recruitment Asisten Laboratorium ITSC Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027
Berita Pilihan, PJJ

PJJ START Sambut Mahasiswa Baru Informatika PJJ UII Semester Ganjil 2026/2027

Sleman — Program Studi Informatika Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan kegiatan PJJ START (Student Ta’aruf and Academic Relation Talk) dalam rangka menyambut mahasiswa pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid pada 09 September 2026 ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik, layanan pendukung, serta berbagai peluang pengembangan diri selama menempuh studi di Program Studi Informatika PJJ UII.

Membangun Relasi Akademik Sejak Awal Perkuliahan

PJJ START menghadirkan beberapa narasumber dari unsur alumni dan unit pendukung di lingkungan Universitas Islam Indonesia. Para narasumber menyampaikan informasi yang relevan untuk membantu mahasiswa mempersiapkan perjalanan akademik dan pengembangan karier.

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini meliputi:

  • Pandu Nur Afi Dewanto, S.Kom. — Alumni
  • Agus Hermanta, S.Kom. — BSI
  • Erika Ramadhani, S.T., M.Eng. — ITC
  • Mujiati Dwi Kartikasari, S.Si., M.Sc. — DPKA

Kehadiran narasumber dari berbagai unsur tersebut memberikan perspektif yang lebih luas kepada mahasiswa mengenai pengalaman setelah lulus, layanan teknologi dan informasi, serta dukungan pengembangan akademik dan karier yang tersedia bagi mahasiswa.

Mengenal Layanan dan Dukungan Kampus

Selain menjadi forum perkenalan, kegiatan PJJ START juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami layanan yang dapat dimanfaatkan selama menjalani perkuliahan. Informasi tersebut diharapkan membantu mahasiswa beradaptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh dan lebih aktif memanfaatkan fasilitas pendukung yang tersedia.

Interaksi antara mahasiswa dan narasumber berlangsung melalui sesi pemaparan dan diskusi. Mahasiswa dapat menyampaikan pertanyaan terkait pengalaman akademik, pengembangan kompetensi, layanan teknologi, serta persiapan menghadapi dunia kerja.

Langkah Awal Menjadi Bagian dari Informatika UII

Melalui kegiatan PJJ START, mahasiswa diharapkan dapat memulai perkuliahan dengan kesiapan yang lebih baik, membangun relasi akademik, serta mengenal berbagai sumber daya yang dapat mendukung keberhasilan studi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk menjadi bagian dari komunitas Informatika UII dan mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang fleksibel, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri.

Saksikan rekaman kegiatan PJJ START melalui tautan berikut:
Tonton rekaman kegiatan PJJ START

Kegiatan PJJ START Informatika PJJ UII
Sesi kegiatan PJJ START Informatika PJJ UII
September 16, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/PJJ-START-IMG-8209-scaled.jpg 1920 2560 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-09-16 16:18:132026-09-16 16:18:13PJJ START Sambut Mahasiswa Baru Informatika PJJ UII Semester Ganjil 2026/2027
Akademik S1, Berita Pilihan

Tim Yu Ai Ai dari Informatika UII Raih Best Finalist Idea Track Astranauts 2026

JAKARTA— Prestasi membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Universitas Islam Indonesia (UII) di kancah nasional. Tim Yu Ai Ai, yang terdiri dari lima mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (Program Sarjana), Fakultas Teknologi Industri UII, sukses menyabet predikat Best Finalist Idea Track dalam ajang kompetisi inovasi digital Astranauts 2026 pada Business Challenge PT Federal International Finance (FIFGROUP).

Tim yang dibentuk oleh Muhammad Lutfi Syarif, Afwan Aditya Saputra, Madina Nurbaiti, Rakha Dzikra Guevara, dan Najma Tsakiba ini mengusung inovasi bertajuk "FINATRA NEXUS: Empowering UMKM Growth Through Data and Ecosystem Intelligence".

Gagasan tersebut dirancang untuk menjawab tantangan bisnis nyata dari Astra Financial melalui pemanfaatan teknologi Kecerdasan Buatan (AI). FINATRA NEXUS berwujud sistem perangkat lunak internal berbasis AI yang bertugas menganalisis data integrasi ekosistem Astra serta rekam jejak digital UMKM. Melalui pendekatan ini, tim FINATRA dapat mengidentifikasi dan merangkul para pelaku UMKM potensial secara presisi guna mendorong efisiensi serta penguatan ekonomi digital nasional.

Perjalanan Tim Yu Ai Ai dimulai dari tahap pendaftaran dan seleksi proposal secara daring pada Juni hingga awal Juli 2026. Di tengah persaingan ketat yang melibatkan ribuan pendaftar jenjang S1 dan S2 dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia, karya tim UII berhasil melangkah ke babak final yang diumumkan pada 10 Juli 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian babak final, tim mendapatkan kesempatan mengikuti sesi mentorship intensif pada 13–24 Juli 2026. Pada tahap ini, para pakar dan jajaran pimpinan industri dari Grup Astra memberikan pendampingan langsung untuk menyempurnakan alur kerja, strategi bisnis, serta validasi dampak dari inovasi yang digagas.

Puncak rangkaian acara berlangsung di Menara Astra, Jakarta. Pada gelaran Demo Day tanggal 27 Juli 2026, delegasi UII mempresentasikan solusi digital mereka di hadapan dewan juri profesional. Keesokan harinya, 28 Juli 2026, bertempat di Catur Dharma Hall, tim turut berpartisipasi dalam Astranauts Conference serta Digital & Technology Exhibition untuk memamerkan purwarupa booth FINATRA NEXUS.

Rangkaian kegiatan ditutup secara resmi pada sesi Awarding Day, di mana Tim Yu Ai Ai diumumkan secara resmi sebagai Best Finalist Idea Track untuk tantangan bisnis FIFGROUP. Penyerahan sertifikat penghargaan diberikan langsung oleh perwakilan pimpinan Grup Astra kepada seluruh anggota tim.

Capaian ini menjadi wujud nyata komitmen dan daya saing mahasiswa Informatika UII dalam menghadirkan solusi teknologi yang adaptif, inovatif, serta berdampak langsung bagi akselerasi UMKM di Indonesia.

astranauts2026.jpeg WhatsApp Image 2026-09-08 at 09.36.39.jpeg
September 8, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/astranauts2026.jpeg 1280 959 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-09-08 15:37:412026-09-08 15:37:41Tim Yu Ai Ai dari Informatika UII Raih Best Finalist Idea Track Astranauts 2026
Akademik S1, Berita Pilihan

Sambut Maba 2026, Prodi Informatika Bekali Mahasiswa Baru lewat Penjelasan Akademik

Yogyakarta, 7 September 2026 – Program Studi Informatika UII menyelenggarakan kegiatan Penjelasan Akademik bagi Mahasiswa Baru Angkatan 2026 di GKU Dr. Sardjito UII, Ruang Teaterikal Lantai 2 sisi Timur. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa baru bersama dosen pembimbing akademik masing-masing sebagai bekal awal sebelum memulai perkuliahan.

Acara dibuka dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UII. Sambutan disampaikan oleh Ketua Program Studi Informatika, Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., yang ke mudian juga memaparkan materi inti berupa penjelasan akademik kepada mahasiswa baru.

Melalui sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan kurikulum, alur perkuliahan, serta gambaran umum perjalanan akademik yang akan mereka tempuh selama menjadi mahasiswa Informatika. Sesi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, di mana mahasiswa baru terlihat aktif dan antusias menyampaikan pertanyaan.

Selain aspek akademik, kegiatan juga diisi berbagai rangkaian acara lain: penghargaan bagi mahasiswa dengan pendaftaran ulang tercepat, sesi sharing bersama dua mahasiswa berprestasi angkatan 2025 (Madina Nurbaiti dan Najwa Zahirotus Shofa), goal setting game untuk membantu mahasiswa merumuskan tujuan selama kuliah, pengenalan student staff, serta pengenalan Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) yang disampaikan oleh Ketua HMIF, Kak Abel.

Antusiasme mahasiswa baru terlihat sepanjang acara berlangsung, baik saat menyimak materi maupun saat sesi interaktif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai dunia perkuliahan di Program Studi Informatika, mulai dari kurikulum, dosen pembimbing akademik, kehidupan kemahasiswaan, hingga motivasi dari senior berprestasi, sehingga lebih siap menjalani perjalanan akademik ke depannya.

September 8, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG_7752-scaled.jpg 2560 1920 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-09-08 09:16:512026-09-08 09:30:45Sambut Maba 2026, Prodi Informatika Bekali Mahasiswa Baru lewat Penjelasan Akademik
Akademik S1, Berita Pilihan

Oracle Academy Sambangi Informatika UII, Paparkan Pemutakhiran Program bagi Institusi Anggota

Sleman – Program Studi Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan perwakilan Oracle Academy Indonesia di Laboratorium Riset Informatika UII pada Jumat, 4 September 2026. Sebagai institusi yang telah lama menjadi anggota Oracle Academy, pertemuan ini menjadi ruang bagi kedua pihak untuk membahas pemutakhiran program serta peluang perluasan pemanfaatannya dalam kegiatan belajar-mengajar.

Dua perwakilan Oracle Academy hadir dalam pertemuan tersebut, yaitu Nurul Huda (Manager, Oracle Academy Southeast Asia) dan Sukmana Dasuki Keeng (Program Manager, Oracle Academy Indonesia & Brunei Darussalam). Rombongan diterima oleh tiga dosen Jurusan Informatika UII: Andhik Budi Cahyono, Hari Setiaji, dan Nur Wijayaning Rahayu.

Pembaruan Sumber Daya Pembelajaran

Dalam paparannya, tim Oracle Academy menyampaikan sejumlah pembaruan sumber daya yang kini dapat diakses institusi anggota. Sebagai program kontribusi sosial Oracle di bidang pendidikan, Oracle Academy menyediakan kurikulum, materi ajar, platform praktik, hingga jalur menuju sertifikasi profesional secara gratis bagi kampus dan sekolah mitra.

Teknologi yang tersedia mencakup Oracle Cloud Infrastructure beserta layanan turunannya, serta Oracle APEX sebagai platform pengembangan aplikasi berbasis basis data (low-code). Di sisi kurikulum, Oracle Academy menawarkan beragam course siap pakai yang dapat diintegrasikan ke dalam mata kuliah, di antaranya Database Design, kelas bertema project management, hingga materi NetSuite yang berkaitan dengan sistem informasi bisnis.

Setidaknya ada tiga hal yang menjadi sorotan. Pertama, Oracle Academy Cloud Program, yang memberi institusi anggota akses ke Oracle Cloud Free Tier dan Oracle Autonomous Database sehingga praktik mahasiswa dapat dijalankan langsung di lingkungan cloud. Kedua, tampilan dan alur baru Member Hub sebagai pintu masuk seluruh kurikulum dan materi ajar bagi dosen. Ketiga, masuknya materi Data Center ke dalam kurikulum.

Telah Diterapkan di Perkuliahan Informatika UII

Di Informatika UII, sumber daya Oracle Academy dimanfaatkan dalam pembelajaran pemrograman Java, khususnya pada mata kuliah Fundamen Pengembangan Aplikasi. Dalam pembelajaran ini, materi dari Oracle Academy membantu mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang selaras dengan praktik industri.

Pertemuan ditutup dengan penjajakan kolaborasi lanjutan, antara lain perluasan pemanfaatan Oracle Cloud dan APEX pada mata kuliah lain, peningkatan kapasitas dosen, serta pembukaan akses sertifikasi bagi mahasiswa. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempersempit jarak antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri teknologi.

(Reporter: nnur)

September 4, 2026/by Nur Wijayaning Rahayu
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/oracle-academy-informatika-uii.jpg 960 1280 Nur Wijayaning Rahayu https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Nur Wijayaning Rahayu2026-09-04 17:55:482026-09-08 11:14:00Oracle Academy Sambangi Informatika UII, Paparkan Pemutakhiran Program bagi Institusi Anggota
Berita Pilihan, Masters Program

From Graph Engineering to Model Routing : Bagaimana Bisnis Menggunakan AI Lebih Cepat, Lebih Hemat, dan Tetap Andal

AI yang paling canggih tidak selalu menjadi AI yang paling tepat untuk setiap pekerjaan. Ketika penggunaan AI di perusahaan masih terbatas, perbedaan ini mungkin belum terasa. Namun saat AI mulai digunakan untuk banyak proses, dampaknya menjadi nyata. Model yang lebih kuat biasanya membutuhkan biaya lebih besar dan waktu pemrosesan yang lebih panjang. Padahal banyak pekerjaan sehari-hari tidak membutuhkan kemampuan sebesar itu. Sebaliknya, memilih model yang lebih ringan untuk semua pekerjaan juga bukan solusi. Biaya memang bisa turun, tetapi risiko kesalahan ikut meningkat. Tantangan bagi perusahaan akhirnya sederhana: bagaimana mendapatkan hasil yang tetap baik tanpa mengeluarkan biaya dan waktu lebih dari yang diperlukan? Dilema antara penggunaan model yang kuat dan model yang lebih ekonomis inilah yang menjadi salah satu persoalan penting dalam pengembangan AI agent.

Persoalan tersebut muncul setelah AI agent berkembang semakin jauh. Sebelumnya, Graph Engineering membantu mengatur bagaimana AI menjalankan sebuah pekerjaan dari satu tahap ke tahap berikutnya. Setelah alur pekerjaannya dapat diatur, muncul kebutuhan baru: AI mana yang sebaiknya mengerjakan setiap bagian pekerjaan tersebut? Cara berpikirnya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mengelola sebuah perusahaan. Tidak semua pekerjaan harus ditangani orang paling senior. Pekerjaan rutin dapat diberikan kepada orang yang sesuai, sedangkan persoalan yang lebih sulit membutuhkan orang dengan kemampuan lebih tinggi. Model Routing membawa prinsip yang sama ke dalam penggunaan AI: menggunakan AI yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, bukan menggunakan satu AI untuk semuanya.

Gagasan Reliability-First Model Routing berangkat dari riset tesis Muhammad Daffa Raihan, mahasiswa Magister Informatika Universitas Islam Indonesia. Penelitian tersebut dikembangkan di bawah supervisi Dr. Syarif Hidayat, yang sekaligus berperan sebagai lead researcher dalam pengembangan pendekatan ini. Gagasan tersebut dipresentasikan pada 1st International Conference on Life Science and Advanced Technology (ICOLISAT) 2026 di Yogyakarta. Idenya sederhana: pastikan terlebih dahulu AI yang digunakan cukup dapat diandalkan, kemudian pilih pilihan yang paling efisien. Reliability first. Cost second. Pekerjaan yang sederhana tidak harus menggunakan model paling kuat. Sebaliknya, pekerjaan yang membutuhkan kemampuan lebih tinggi dapat diberikan kepada model yang lebih mampu. Jika pilihan awal belum memberikan hasil yang memadai, pekerjaan dapat dialihkan ke kemampuan yang lebih tinggi. Dengan cara ini, efisiensi tidak dicapai dengan memilih AI yang paling murah, tetapi dengan tidak menggunakan kemampuan yang lebih besar dari yang sebenarnya dibutuhkan.

Bagi bisnis, perubahan ini dapat mengubah cara AI digunakan dalam skala besar. Pertanyaannya tidak lagi sekadar, “AI apa yang sebaiknya digunakan perusahaan?”, tetapi menjadi, “AI mana yang paling tepat untuk pekerjaan ini?”. Jika keputusan tersebut dapat dilakukan dengan baik, perusahaan berpeluang menjalankan lebih banyak pekerjaan dengan AI tanpa membuat biaya dan waktu meningkat secara berlebihan. Model yang lebih ringan menangani pekerjaan yang memang dapat diselesaikannya, sementara kemampuan yang lebih tinggi tersedia saat benar-benar diperlukan. Masa depan penggunaan AI di perusahaan mungkin bukan tentang mencari satu AI terbaik untuk mengerjakan semuanya. Masa depannya adalah menggunakan AI yang tepat untuk pekerjaan yang tepat—lebih cepat, lebih hemat, dan tetap dapat diandalkan. Inilah inti dari Reliability-First Model Routing: Reliability is the constraint; efficiency is the consequence.

(Reporter: nnur)

September 3, 2026/by Nur Wijayaning Rahayu
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/icolisat-model-routing.jpg 1280 960 Nur Wijayaning Rahayu https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Nur Wijayaning Rahayu2026-09-03 17:06:382026-09-08 11:13:57From Graph Engineering to Model Routing : Bagaimana Bisnis Menggunakan AI Lebih Cepat, Lebih Hemat, dan Tetap Andal
Akademik S1, Berita Pilihan

Satu Pola Perancangan Sistem Informasi untuk para UMKM: Riset Mahasiswa S-1 Informatika UII Dipresentasikan di ICOLISAT 2026

Tiga mahasiswa Program Studi Sarjana Informatika Universitas Islam Indonesia, yaitu Raden Riki Hilviastari Saputra, Bevy Alyzatun Nisa dan Selenia Klarissa, bersama dosen pembimbing Dr. Nur Wijayaning Rahayu tampil dalam sesi presentasi di International Conference on Life Science and Advanced Technology (ICOLISAT) 2026, Kamis (3/9), di Kampus Terpadu UII. Konferensi yang diselenggarakan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII menjadi ajang mereka memaparkan makalah berjudul Design Patterns from Three Goods-Based SME Information Systems: A Design Science Approach.

Penelitian ini berangkat dari persoalan yang lazim ditemui dalam digitalisasi usaha kecil dan menengah (UKM) berbasis barang. Sistem informasi berbasis web memang terbukti mampu menggantikan pencatatan manual yang rawan galat, tetapi sistem semacam itu umumnya dibangun sebagai solusi tunggal untuk satu usaha, sehingga pengetahuan desainnya jarang disarikan menjadi panduan yang dapat dipakai ulang. Dengan pendekatan design science research, tim melakukan analisis lintas kasus terhadap tiga rancangan sistem: UKM-A berupa jaringan usaha fotokopi dengan satu gudang dan memiliki lima cabang, UKM-B berupa peternakan ayam petelur dengan satu pengelola, serta UKM-C berupa layanan jasa titip (jastip) yang juga dikelola satu orang. Kebutuhan digali lewat observasi dan wawancara dengan pemilik dan karyawan, dilengkapi survei terhadap 25 pengguna layanan jastip. Kebutuhan fungsional, model proses, dan rancangan basis data dari ketiga kasus kemudian dibandingkan untuk memisahkan unsur yang berulang dari unsur yang bergantung konteks.

Dari perbandingan itu, tim merumuskan enam pola desain lintas kasus, yakni arsitektur web terpusat dengan basis data tunggal; modul inti yang selalu berulang berupa autentikasi, data induk, transaksi atau pemesanan, riwayat, laporan, dan dasbor; penggunaan snapshot data transaksi agar riwayat tetap akurat; kontrol akses berbasis peran untuk sistem dengan banyak aktor; penggalian kebutuhan partisipatif yang ringan dengan instrumen yang disesuaikan kapasitas responden; serta rencana evaluasi berlapis yang mencakup black-box testing, user acceptance testing, dan System Usability Scale. Sebaliknya, unsur seperti notifikasi, aksesibilitas pengguna, dan pilihan teknologi terbukti bergantung pada konteks masing-masing usaha. Ketiga kasus masih berada pada tahap perancangan, sementara implementasi dan pengujian direncanakan sebagai kelanjutan riset.

Dr. Nur Wijayaning Rahayu menyampaikan rasa bahagainya atas keikutsertaan para mahasiswa yang berani membagikan hasil penelitian mereka di forum-forum internasional seperti ICOLISAT. Kesempatan itu tidak hanya datang bagi satu tim. Dalam konferensi yang sama, Program Studi S-1 Informatika UII juga diwakili Dhani Fatih Ilyasa dari International Program serta tim dari Prodi Informatika PJJ yang diwakili oleh Bekti Dwi Kurniadi, sehingga dua prodi ini sekaligus tampil di depan forum yang menghadirkan pembicara kunci dari Jepang, Taiwan, dan Malaysia.

September 3, 2026/by Nur Wijayaning Rahayu
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/icolisat2026.jpg 960 1280 Nur Wijayaning Rahayu https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Nur Wijayaning Rahayu2026-09-03 16:47:342026-09-03 16:58:29Satu Pola Perancangan Sistem Informasi untuk para UMKM: Riset Mahasiswa S-1 Informatika UII Dipresentasikan di ICOLISAT 2026
Berita Pilihan, PJJ

Terlihat Belum Berarti Siap: Studi Ekosistem Wellbeing Tourism Yogyakarta Dipresentasikan di ICOLISAT 2026

Riset yang melibatkan mahasiswa Program Studi Informatika Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia, Bekti Dwi Kurniadi, dipresentasikan dalam sesi oral International Conference on Life Science and Advanced Technology (ICOLISAT) 2026, Kamis (3/9), di Auditorium Lantai 4 Fakultas Hukum UII, Kampus Terpadu UII. Makalah berjudul Digital Readiness and Public Engagement of Traditional and Complementary Health Providers for a Wellbeing Tourism Ecosystem in Yogyakarta itu dibawakan ketua tim riset Jurusan Informatika UII, Irving Vitra Paputungan, Ph.D., bersama anggota tim Erwin. Konferensi bertema Life Sciences and Advanced Technology for Better Life and Green Circular Economy ini diselenggarakan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII.

Riset ini memetakan sisi penyedia dari ekosistem wellbeing tourism Yogyakarta melalui telaah jejak digital publik terhadap 84 penyedia layanan kesehatan tradisional dan komplementer yang tersebar di lima kabupaten/kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 76 penyedia (90,48 persen) berstatus independen dan hanya 8 (9,52 persen) bersifat institusional, dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Sleman (22 penyedia) dan Bantul (21 penyedia). Layanannya pun beragam: terapi manual dan muskuloskeletal menjadi kategori terbesar dengan 34 penyedia (40,5 persen), diikuti perawatan tradisional dan herbal 30 penyedia (35,7 persen) serta perawatan holistik dan integratif 23 penyedia (27,4 persen). Karena satu penyedia dapat masuk lebih dari satu kategori, temuan ini menunjukkan pasar yang tidak tunggal, melainkan ekosistem layanan yang terdistribusi.

Temuan utamanya justru terletak pada kesenjangan antara keterlihatan dan kesiapan. Seluruh 84 penyedia terdaftar di Google Maps dan 75 di antaranya (89,3 persen) mencantumkan nomor telepon, tetapi hanya 14 penyedia (16,7 persen) yang memiliki situs atau halaman resmi dan 8 penyedia (9,5 persen) yang menyediakan alamat surel. Median Digital Readiness Score seluruh penyedia hanya 30 dari 100. Tim menyebut kondisi ini sebagai platform-dependent discoverability paradox: penyedia mudah ditemukan, namun kanal penemuannya dikendalikan pihak ketiga, bukan oleh penyedia itu sendiri. Melalui matriks kesiapan ekosistem digital, penyedia terbagi ke dalam empat kuadran: 44,1 persen sebagai ecosystem frontrunners, 35,7 persen sudah siap secara digital tetapi minim keterlibatan publik, 14,3 persen membutuhkan penguatan kapasitas, dan 6,0 persen tergolong peluang tersembunyi. Uji ketahanan menunjukkan pola ini stabil, dengan korelasi Spearman 0,578 pada seluruh penyedia dan 0,517 saat dibatasi pada penyedia independen, serta 72 dari 76 penyedia independen tetap berada di kuadran yang sama.

Sebagai jawaban, tim mengusulkan arsitektur informasi berlapis empat untuk platform wellbeing tourism yang tepercaya, mulai dari data induk penyedia terverifikasi, informasi layanan dan praktisi, tata kelola mutu dan keselamatan, hingga integrasi ekosistem pariwisata. Pesan yang ditekankan di penghujung sesi: yang perlu dibangun lebih dahulu bukan aplikasi wisata baru, melainkan tulang punggung informasi yang dapat dipercaya, karena kesiapanlah yang memungkinkan integrasi terjadi.

September 3, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/image_1.jpg 717 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-09-03 15:33:192026-09-03 15:33:19Terlihat Belum Berarti Siap: Studi Ekosistem Wellbeing Tourism Yogyakarta Dipresentasikan di ICOLISAT 2026
Berita Pilihan, PJJ

Fakultas Ilmu Komputer UPI “YPTK” Padang Studi Banding ke PJJ Informatika UII

Yogyakarta – Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Putra Indonesia (UPI) “YPTK” Padang melakukan
studi banding ke Program Studi Informatika Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia (UII) pada Senin, 31 Agustus 2026. Rombongan diterima langsung oleh Kaprodi PJJ Informatika UII, Dr. Nur Wijayaning Rahayu, beserta jajaran di Laboratorium Kolaborasi Informatika, Fakultas Teknologi Industri (FTI), UII.

Delegasi Filkom UPI YPTK dipimpin oleh Dekan Filkom, Dr. Rini Sovia, S.Kom., M.Kom., dan beranggotakan Dr. Hari Marfalino, S.Kom., M.Kom. (Kepala LPMI), Dr. Irzal Arief Wisky, S.Kom., M.Kom. (Wakil Dekan 2), Dr. Randy Permana, S.Kom., M.Kom. (Sekretaris Jurusan Teknik Informatika), serta Dr. Mutiana Pratiwi, S.Kom., M.Kom. Turut hadir menyambut dari UII, Kaprodi Magister Informatika, Irving V., Ph.D., Teduh Dirgahayu, dan Fietyata Yudha, Ph.D.

Kunjungan ini dilatarbelakangi rencana Filkom UPI YPTK untuk mendirikan program studi Informatika pendidikan jarak jauh (PJJ). Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, kedua pihak membahas aspek-aspek kunci penyelenggaraan PJJ, mulai dari prosedur perizinan pendirian program studi kepada Dikti, pengelolaan pembelajaran berbasis LMS, hingga perancangan kurikulum yang diselaraskan dengan kurikulum Program Studi Informatika program reguler.

Sesi diskusi dimanfaatkan rombongan untuk mendalami pengalaman UII dalam mengelola program PJJ, khususnya pada tahap persiapan pendirian. UII berbagi praktik baik dalam penyusunan dokumen perizinan, pemilihan dan pemanfaatan LMS untuk perkuliahan jarak jauh, serta strategi menjaga kesetaraan capaian pembelajaran antara mahasiswa PJJ dan mahasiswa program reguler.

Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat menjajaki kerja sama pengembangan sumber daya manusia (SDM). Melalui studi banding ini diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antarkedua institusi dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis jarak jauh. Kunjungan ditutup dengan pertukaran cendera mata dan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan.

August 31, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/image_1-5.jpg 1280 960 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-08-31 12:22:572026-08-31 12:22:57Fakultas Ilmu Komputer UPI “YPTK” Padang Studi Banding ke PJJ Informatika UII
Berita Pilihan, PJJ

Kuliah Informatika Itu Belajar Apa Sih? Webinar PJJ Informatika UII Jawab Kebingungan Calon Mahasiswa

Program Studi Informatika Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia menggelar webinar bertajuk “Kuliah Informatika Itu Belajar Apa Sih?” pada Sabtu, 29 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB secara daring. Webinar seri kesepuluh ini menghadirkan Rian Adam Rajagede, S.Kom., M.Cs., dosen Informatika UII yang kini menempuh studi doktoral di University of Central Florida, Amerika Serikat. Kegiatan terbuka gratis untuk umum dan peserta yang mengikuti hingga akhir memperoleh e-sertifikat.

Materi dibuka dengan gagasan bahwa Informatika itu luas. Melalui peta bidang kajian dari situs pemeringkatan csrankings.org, pembicara menunjukkan empat rumpun besar ilmu komputer: Artificial Intelligence (computer vision, machine learning, pemrosesan bahasa alami, web dan information retrieval), Systems (arsitektur komputer, jaringan, keamanan, basis data, embedded dan real-time systems, high-performance computing, sistem operasi, rekayasa perangkat lunak), Theory (algoritma dan kompleksitas, kriptografi, logika dan verifikasi), serta Interdisciplinary Areas (bioinformatika, grafika komputer, pendidikan ilmu komputer, interaksi manusia-komputer, robotika, visualisasi). Lebih dari dua puluh bidang tersebut menegaskan bahwa Informatika jauh lebih dari sekadar menulis kode, dan tidak ada satu mahasiswa pun yang menguasai semuanya.

Gagasan berikutnya, Informatika ada di mana-mana dan bergerak cepat. Lewat peta dunia yang ditaburi contoh nyata (produsen chip, teknologi canggih di ByteDance, model bahasa yang sadar budaya dan nilai keislaman, hingga layanan ojek daring di Indonesia) pembicara menunjukkan bahwa lulusan Informatika dibutuhkan lintas sektor, bukan hanya di perusahaan teknologi. Sementara perkembangan teknologi mulai dari single processor era 1990-an, multi processor sekitar 2005, deep learning lewat AlexNet pada 2012, hingga revolusi chatbot dan LLM sejak 2022 mengantar pada satu pesan kunci: “Apa yang tren hari ini belum tentu besok juga masih tren.”

Antusiasme peserta terlihat dari kolom chat yang ramai menjawab kuis dan bertanya di sesi tanya jawab. Pembicara menutup sesi dengan tiga rangkuman: tentukan niat yang benar dalam belajar; sadari bahwa bidang Informatika sangat luas sehingga tidak perlu FOMO, tetapi tetaplah open-minded; dan mindful dalam belajar: nikmati prosesnya, ingat-ingat niatnya, dan fokus pada tujuan akhirnya. Informasi lebih lanjut mengenai Program Studi Informatika PJJ UII dan jadwal webinar berikutnya dapat diakses melalui informatics.uii.ac.id/pjj dan Instagram @pjj.informatics.uii.

August 29, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/image_1-4.jpg 705 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-08-29 17:30:182026-08-29 17:30:18Kuliah Informatika Itu Belajar Apa Sih? Webinar PJJ Informatika UII Jawab Kebingungan Calon Mahasiswa
Page 1 of 14123›»
  • Open Recruitment Asisten Laboratorium ITSC Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027September 16, 2026 - 16:37
  • PJJ START Sambut Mahasiswa Baru Informatika PJJ UII Semester Ganjil 2026/2027September 16, 2026 - 16:18
  • Tim Yu Ai Ai dari Informatika UII Raih Best Finalist Idea Track Astranauts 2026September 8, 2026 - 15:37
  • Sambut Maba 2026, Prodi Informatika Bekali Mahasiswa Baru lewat Penjelasan AkademikSeptember 8, 2026 - 09:16
  • Oracle Academy Sambangi Informatika UII, Paparkan Pemutakhiran Program bagi Institusi AnggotaSeptember 4, 2026 - 17:55
  • From Graph Engineering to Model Routing : Bagaimana Bisnis Menggunakan AI Lebih Cepat, Lebih Hemat, dan Tetap AndalSeptember 3, 2026 - 17:06
  • Satu Pola Perancangan Sistem Informasi untuk para UMKM: Riset Mahasiswa S-1 Informatika UII Dipresentasikan di ICOLISAT 2026September 3, 2026 - 16:47
  • Terlihat Belum Berarti Siap: Studi Ekosistem Wellbeing Tourism Yogyakarta Dipresentasikan di ICOLISAT 2026September 3, 2026 - 15:33
  • Fakultas Ilmu Komputer UPI “YPTK” Padang Studi Banding ke PJJ Informatika UIIAugust 31, 2026 - 12:22
  • PANDUAN KEY IN PSI-PS-PROGRAM PENDIDIKAN JARAK JAUH GANJIL 2026/2027August 31, 2026 - 10:16

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Scroll to top Scroll to top Scroll to top