Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Berita Pilihan, Pengumuman, Prestasi

Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030

Keluarga besar Jurusan Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas dilantiknya Prof. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., sebagai Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII periode 2026–2030 pada hari Rabu, 1 Juli 2026, menggantikan Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU, ASEAN Eng. Sebagai Guru Besar bidang Sistem Pendukung Keputusan, amanah ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Informatika, mengingat beliau adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang Jurusan Informatika UII, mulai dari Sekretaris Jurusan (1998–2001), Ketua Jurusan (2001–2006), Wakil Dekan FTI (2014–2018), hingga Direktur Direktorat Pendayagunaan Sumber Daya UII dua periode (2018–2026).

Selain matang dalam kepemimpinan, Prof. Sri Kusumadewi dikenal sebagai akademisi yang produktif. Karya risetnya menembus jurnal internasional bereputasi Scopus Q1 seperti Biomedical Signal Processing and Control (2025) dan Expert Systems with Applications (2023) sebagai penulis pertama, serta sejumlah buku bersama UII Press di bidang sistem pendukung keputusan dan sistem cerdas. Dalam mengemban amanah barunya, beliau mengusung sejumlah program unggulan, di antaranya program sinergi rekrutmen mahasiswa baru berbasis ekosistem karier, program akselerasi karakter Islami dan literasi teknologi, serta program sinkronisasi dan penguatan kinerja dosen FTI UII.

Bagi keluarga besar Informatika, capaian ini terasa istimewa karena Prof. Sri Kusumadewi tumbuh dan berkembang bersama Jurusan  Informatika. Segenap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Jurusan Informatika UII mengucapkan selamat mengemban amanah. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam memimpin FTI UII menuju pencapaian yang lebih gemilang. Amiiin.

July 1, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/image_1-2.jpg 720 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-07-01 21:09:192026-07-01 21:09:19Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030
Akademik S1, Berita Pilihan, Kemahasiswaan

AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa Informatika

Program Studi Informatika Program Sarjana Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan seminar bertajuk “Lulusan Informatika: Tetap Berarti di Era AI” pada Selasa, 23 Juni 2026, pukul 13.00–14.30 WIB. Bertempat di Auditorium FTI Lantai 3 sekaligus digelar secara hybrid melalui Zoom, seminar ini menghadirkan Prof. Fathul Wahid, Profesor di Jurusan Informatika sekaligus Rektor UII periode 2018–2022 dan 2022–2026, sebagai pembicara utama. Acara dipandu oleh Ahsani Taufiq Khawarizmi, mahasiswa International Program Informatika angkatan 2023, yang bertindak sebagai moderator.

Dalam paparannya, Prof. Fathul membuka diskusi dengan sejumlah “pertanyaan yang menghantui” mahasiswa Informatika saat ini: kecerdasan buatan (AI) kini sudah mampu membuat program, menjawab pertanyaan, membangun website, hingga membantu proses debugging. Menanggapi keresahan apakah kuliah Informatika masih relevan, ia menegaskan bahwa jawabannya adalah ya—bahkan lebih penting dari sebelumnya. Menurutnya, yang berubah bukanlah kebutuhan terhadap lulusan Informatika, melainkan definisi keahliannya. Ia mengingatkan bahwa sejarah teknologi menunjukkan pola serupa: spreadsheet tidak menghilangkan akuntan, mesin pencari tidak menggantikan peneliti, dan kalkulator tidak meniadakan matematikawan. Teknologi mengubah pekerjaan, bukan sekadar menghapusnya.

Seminar kemudian membahas peta karier komputasi di era AI. Prof. Fathul memaparkan bahwa karier di bidang ini tidak hilang, tetapi bergeser bentuknya. Literasi AI menjadi kompetensi dasar bagi seluruh profesional teknologi informasi, sementara aspek etika, privasi, dan keamanan justru semakin krusial. Ia juga menyoroti kekhawatiran bahwa “programmer pemula akan hilang”, dengan menjelaskan bahwa tugas pemrograman rutin memang semakin terotomasi, namun kemampuan pemecahan masalah, integrasi sistem, dan pengujian menjadi kian bernilai. Dengan kata lain, AI menggantikan sebagian tugas pemrograman, bukan peran programmer itu sendiri.

Lebih jauh, Prof. Fathul membedakan pekerjaan yang mudah diotomasi AI—seperti pemrosesan data repetitif, pengujian kualitas dasar, dan pembuatan kode rutin—dengan pekerjaan yang sulit digantikan, seperti arsitek sistem, spesialis keamanan siber, pakar etika AI, hingga manajer proyek TI. Ia menekankan bahwa pekerjaan yang membutuhkan strategi, kreativitas, etika, dan kepemimpinan manusia akan tetap sangat dibutuhkan. Masa depan profesi komputasi, menurutnya, ditentukan oleh kemampuan memanfaatkan AI, beradaptasi, dan mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan manusia serta organisasi.

Sesi diskusi berlangsung hangat, salah satunya ketika seorang mahasiswa bertanya, “Seandainya Bapak dapat mengulang waktu menjadi mahasiswa, apa yang ingin Bapak lakukan?” Prof. Fathul menutup dengan refleksi yang membekas: “Saya tidak ingin kembali menjadi mahasiswa, karena hidup kita ini adalah hasil dari keputusan-keputusan dan pilihan-pilihan kita di masa lalu.”

July 1, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/image_1-1.jpg 853 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-07-01 12:03:542026-07-01 12:03:54AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa Informatika
Akademik S1, Alumni, Berita Pilihan

Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAP

Informatika FTI UII kembali menyelenggarakan kuliah umum dengan menghadirkan alumni Teknik Informatika UII, Zulhia Septiandini, S.T., yang telah memiliki pengalaman lebih dari delapan belas tahun di bidang Enterprise System dan SAP. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026 ini merupakan bagian dari agenda rutin mata kuliah Sistem Enterprise yang diampu oleh Dr. Nur Wijayaning R. Acara dipandu oleh Muhammad Rakha Savero, mahasiswa Informatika UII angkatan 2022, selaku moderator.

Kuliah umum bertajuk Enterprise Systems in the Real World: From Solution Architecture to Service Delivery ini membahas penerapan sistem enterprise, khususnya SAP, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia bisnis. Pengalaman panjang tersebut ia jalani baik sebagai konsultan maupun pengguna di lingkungan perusahaan, sehingga menghadirkan pemahaman menyeluruh terhadap implementasi ERP, mulai dari sisi kebutuhan bisnis hingga pengelolaan layanan.

Dalam pemaparannya, Ibu Dini menjelaskan SAP sebagai sistem ERP yang mengelola proses bisnis perusahaan secara terintegrasi, mulai dari pembelian, penyimpanan, distribusi, hingga pembayaran pelanggan. Integrasi yang berjalan secara real-time tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung pengambilan keputusan. Beliau turut menyoroti keunggulan SAP pada fitur audit log yang memungkinkan setiap perubahan data ditelusuri, serta pentingnya audit dan backup basis data demi tata kelola data yang baik dan kepatuhan terhadap regulasi. Pemanfaatan kecerdasan buatan juga menjadi sorotan, terutama dalam membersihkan data, memberikan rekomendasi, dan mendukung analisis bisnis, dengan catatan bahwa hasilnya tetap perlu diverifikasi oleh manusia.

Narasumber juga membahas beragam peran dalam ekosistem SAP, seperti Functional Consultant, Basis Consultant, Solution Architect, dan Service Delivery Manager. Menurutnya, mahasiswa Informatika tetap memiliki peluang besar di bidang ERP meskipun pekerjaannya tidak selalu berhubungan langsung dengan pemrograman, karena bidang ini menuntut perpaduan antara kemampuan teknologi dan pemahaman proses bisnis. Bagi pemula, beliau menyarankan untuk mendalami satu modul SAP terlebih dahulu sebelum memperluas kompetensi ke area lain. Dari sisi implementasi, penerapan SAP umumnya dilakukan secara bertahap melalui fase prepare, explore, realize, deploy, dan hypercare, dengan Service Delivery Manager yang bertugas menjaga stabilitas sistem setelah go-live.

Pada bagian akhir, narasumber menyampaikan pesan motivasi bagi mahasiswa dan fresh graduate untuk berani keluar dari zona nyaman serta tidak minder terhadap pencapaian orang lain, mengingat setiap orang memiliki proses dan titik awal yang berbeda. Kunci untuk berkembang di dunia ERP maupun bidang teknologi lainnya, menurut beliau, terletak pada pengalaman, kemauan belajar, kemampuan beradaptasi, dan semangat meningkatkan kompetensi. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi diskusi karier bersama mahasiswa angkatan 2022 yang membahas peluang kerja, kebutuhan industri, serta persiapan memasuki dunia kerja.

July 1, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/image_1.jpg 1280 1279 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-07-01 10:40:262026-07-01 10:40:26Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAP
Berita Pilihan, Kemahasiswaan, Penelitian, Prestasi

Dari Yogyakarta ke Hiroshima: Pandu Nur Afi Dewanto Bawa Riset Rekomendasi Micro-Credential Berbasis AI

Bagaimana jika sebuah sistem bisa memahami kompetensi seseorang, menilainya secara otomatis, lalu merekomendasikan kursus yang paling tepat dan semuanya dalam hitungan detik? Pertanyaan inilah yang dijawab oleh Pandu Nur Afi Dewanto melalui penelitian skripsinya di Jurusan Informatika UII, yang ia bawa ke 7th International Conference on Information Technology and Education Technology (ITET 2026) di Hiroshima, Jepang, pada 5–7 Juni 2026.

Konferensi yang diselenggarakan bersama Hiroshima City University dan IEEE ini mempertemukan peneliti dari berbagai negara untuk mendiskusikan inovasi terkini di bidang teknologi informasi dan pendidikan. Di hadapan forum internasional tersebut, Pandu memaparkan MicroCred GenAI, sebuah sistem rekomendasi kursus micro-credential berbasis web yang ia kembangkan di bawah bimbingan Dr. Nur Wijayaning R. Makalah yang dipresentasikan berjudul “Generative AI-Based Micro-Credential Course Recommender with Automated Learner Assessment”.

Yang menarik dari sistem ini adalah kemampuannya menggabungkan dua fungsi sekaligus: menilai kompetensi pembelajar dan memberikan rekomendasi kursus yang dipersonalisasi. Sistem melakukan asesmen otomatis melalui soal pilihan ganda dan esai, di mana jawaban esai dinilai menggunakan pendekatan automated essay scoring berbasis AI generatif. Hasil penilaian tersebut kemudian dicocokkan dengan dataset berisi 3.683 kursus micro-credential menggunakan arsitektur Retrieval-Augmented Generation (RAG), lengkap dengan penjelasan mengapa suatu kursus direkomendasikan.

Hasil uji coba produksi menunjukkan angka yang menjanjikan. Dari 147 asesmen yang diproses dalam satu hari, sistem mampu menyelesaikan setiap asesmen hanya dalam 13,21 detik (waktu median). Dari sisi biaya, setiap asesmen hanya memerlukan biaya API sebesar USD 0,00017–0,00020, atau setara Rp3,06–Rp3,60 per asesmen (kurs Rp18.000/USD). Dengan biaya ini, Rp1.000 dapat memproses sekitar 278-327 asesmen. Temuan ini menunjukan bahwa sistem memiliki potensi skalabilitas yang baik untuk lingkungan pendidikan dengan volume asesmen yang tinggi.

Presentasi Pandu di ITET 2026 menandai kontribusi kedua dari mahasiswa Informatika UII di konferensi yang sama, menyusul presentasi Mozanda T. Dewanti dengan topik AI untuk bimbingan akademik. Keikutsertaan keduanya turut didukung oleh Program Studi, Fakultas Teknologi Industri, serta Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan (DPK) UII melalui bantuan dana transportasi dan akomodasi — bagian dari program student mobility yang pada tahun akademik 2025/2026 juga mencakup double degree dengan NXU China, student exchange ke Malaysia, Jerman, dan Türkiye, serta industrial visit ke beberapa negara Asia. Dua kehadiran sekaligus di konferensi bereputasi ini menegaskan bahwa riset mahasiswa Informatika UII tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga layak bersaing di kancah global.

June 8, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/image_1-3.jpg 1280 960 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-06-08 10:27:262026-06-08 10:54:05Dari Yogyakarta ke Hiroshima: Pandu Nur Afi Dewanto Bawa Riset Rekomendasi Micro-Credential Berbasis AI
Berita Pilihan, Kemahasiswaan, Penelitian, Prestasi

Mozanda Presentasikan Penelitian AI untuk Bimbingan Akademik di Seminar Internasional Jepang

Mozanda T. Dewanti, mahasiswa Jurusan Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2022, berhasil mempresentasikan makalah ilmiahnya dalam ajang 7th International Conference on Information Technology and Education Technology (ITET 2026) yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Hiroshima, Jepang. Konferensi internasional ini diselenggarakan bersama oleh Hiroshima City University dan IEEE. Makalah berjudul “A Generative AI Application for Automated Academic Advising: Transcript Analysis and Course Recommendation” ini disusun bersama dosen pembimbing makalah, Galang P. Mahardhika dan Dr. Nur Wijayaning R., yang juga merupakan dosen pembimbing skripsi Mozanda.

Penelitian ini mengangkat permasalahan yang kerap dialami mahasiswa dalam mengakses layanan bimbingan akademik, seperti keterbatasan waktu dosen pembimbing akademik, keterlambatan penjadwalan konsultasi, serta proses analisis transkrip yang masih dilakukan secara manual dan memakan waktu. Untuk menjawab tantangan tersebut, Mozanda mengembangkan aplikasi bimbingan akademik berbasis AI generatif yang mampu memberikan rekomendasi pengambilan mata kuliah secara otomatis melalui analisis transkrip dan interpretasi buku panduan akademik.

Sistem yang dikembangkan memanfaatkan Large Language Models (LLM) melalui OpenAI API untuk memproses dokumen transkrip akademik dan buku panduan program studi dalam format PDF secara langsung. Dengan teknik structured prompt engineering dan format output JSON, sistem dapat mengekstrak informasi secara akurat dari dokumen semi-terstruktur. Arsitektur sistem mencakup parsing dokumen otomatis, verifikasi data interaktif, serta pembuatan rekomendasi mata kuliah yang dipersonalisasi sesuai regulasi akademik masing-masing program studi.

Berbeda dengan sistem rekomendasi mata kuliah pada umumnya yang memerlukan masukan basis data terstruktur, aplikasi ini memproses dokumen PDF secara langsung melalui LLM sehingga lebih fleksibel untuk diterapkan di berbagai program studi tanpa memerlukan integrasi basis data khusus. Pengujian alpha menggunakan evaluasi berbasis skenario pada tiga kategori tingkat nilai menunjukkan bahwa sistem berhasil menghasilkan rekomendasi mata kuliah yang tepat, termasuk saran adaptif untuk pengambilan ulang mata kuliah berdasarkan ambang batas performa akademik.

Keikutsertaan Mozanda dalam ITET 2026 turut didukung oleh Program Studi, Fakultas Teknologi Industri, serta Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan (DPK) UII melalui bantuan dana transportasi dan akomodasi. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Informatika UII dalam mendorong student mobility berskala internasional, yang pada tahun akademik 2025/2026 mencakup program double degree dengan NXU China (tiga angkatan dengan total 32 mahasiswa), student exchange ke INTI International University Malaysia, Heilbronn University of Applied Sciences Jerman, serta Türkiye-Indonesia Youth Exchange Program, hingga industrial visit ke Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan China. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan akademik Jurusan Informatika UII dapat diakses melalui situs informatics.uii.ac.id.

June 8, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/image_1-2.jpg 1195 896 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-06-08 10:13:482026-06-08 10:29:36Mozanda Presentasikan Penelitian AI untuk Bimbingan Akademik di Seminar Internasional Jepang
Berita Pilihan, PJJ

Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AI

Program Studi Informatika Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia (UII) sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Decision Making di Era Artificial Intelligence (AI)” pada Sabtu, 6 Juni 2026, secara daring melalui Zoom. Bertindak sebagai pembicara tunggal, Dr. (Cand.) Kholid Haryono, S.T., M.Kom. mengajak peserta merenungkan satu pertanyaan sederhana namun mendasar: ketika manusia berdampingan dengan kecerdasan mesin di era yang tidak menentu, bagaimana seharusnya kita memutuskan?

Pemaparan diawali dengan menelusuri fondasi cara manusia berpikir. Mengutip konsep Bounded Rationality dari Herbert Simon, narasumber menjelaskan bahwa manusia tidak pernah memutuskan dengan informasi sempurna: pilihan kita selalu dibatasi oleh informasi yang tidak lengkap, waktu yang terbatas, dan kapasitas otak yang terbatas. Akibatnya, kita cenderung memilih yang “cukup baik” (satisficing) alih-alih yang optimal, sekaligus rawan terjebak bias berpikir seperti anchoring dan confirmation bias. Pemahaman atas keterbatasan inilah yang menjadi pijakan untuk memahami pergeseran tantangan di era AI: jika dahulu masalah utama adalah kelangkaan informasi, kini justru sebaliknya — kita kewalahan oleh kelimpahan data, sehingga peran AI bergeser dari sekadar mencari menjadi membantu menyaring, memahami, dan memilih.

Dari fondasi tersebut, narasumber memetakan toolkit pengambilan keputusan bawaan manusia, mulai dari kerangka rasional lima langkah (identifikasi masalah → kumpulkan informasi → susun alternatif → evaluasi & pilih → tinjau hasil). Namun, narasumber mengingatkan bahwa kemampuan AI yang semakin tinggi justru membuat kolaborasi manusia–mesin menjadi semakin penting, bukan sebaliknya. AI memang unggul dalam menemukan pola, memproses volume data masif, dan kecepatan komputasi. Tetapi manusia tetap unggul dalam memahami konteks, menimbang nilai dan etika, serta memikul tanggung jawab atas akibat keputusan — tiga hal yang tidak dapat didelegasikan ke mesin.

Sebagai ilustrasi konkret, narasumber mengangkat studi kasus mahasiswa PJJ yang diterima di PTN lain atau mulai sibuk bekerja. Alih-alih terjebak memilih “salah satu” — mengundurkan diri, double degree, atau kuliah sambil produktif — di era AI kata “ATAU” kini dapat berubah menjadi “DAN”. Fleksibilitas waktu dan lokasi PJJ ditambah AI sebagai asisten yang mempercepat tugas membuat kombinasi kuliah, kerja, dan bisnis menjadi sangat mungkin dijalani bersamaan.

Sebagai bekal praktis, peserta diajak memegang empat prinsip sederhana: perluas pilihan jangan menutupnya, tanyakan asal data, verifikasi sebelum eksekusi, dan putuskan dengan penuh tanggung jawab. Webinar pun ditutup dengan satu kalimat reflektif untuk dibawa pulang oleh seluruh peserta:

“AI mempercepat, memberdayakan, dan memperkaya keputusan kita — tapi tanggung jawab atas keputusan itu tetap milik manusia.”

Informasi selengkapnya mengenai kegiatan Program Studi Informatika PJJ UII dapat diakses melalui laman resmi informatics.uii.ac.id/pjj atau Instagram @pjj.informatics.uii.

June 6, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/image_1-1.jpg 909 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-06-06 20:42:332026-06-06 20:42:33Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AI
Berita Pilihan, PJJ

PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era Digital

Program Studi Informatika Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar pelatihan bertajuk “Network Engineering Skills di Era Digital” pada Selasa, 2 Juni 2026, di Pesantren Hilal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Kegiatan bertema “PJJ Informatika UII Goes to Bogor” ini terbuka untuk siswa, alumni SMK, dan masyarakat umum, serta dapat diikuti secara gratis tanpa perlu membawa laptop.

Pelatihan menghadirkan tiga sesi materi yang dapat dipilih sesuai minat peserta. Sesi pertama membahas n8n untuk Optimasi Jaringan, dibawakan oleh Rizki Septian Dwi P, mahasiswa PJJ Informatika UII sekaligus network engineer Badan Sistem Informasi UII. Materi ini mengajarkan bagaimana platform workflow automation berbasis visual dapat membantu network engineer mengotomatisasi pekerjaan rutin seperti monitoring, pelaporan, backup konfigurasi, hingga notifikasi gangguan jaringan. Dengan alur kerja Trigger, Process, Decision, dan Action, n8n mampu mengintegrasikan berbagai aplikasi dan perangkat jaringan sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan minim human error.

Sesi kedua mengangkat topik Fiber To The Home (FTTH), disampaikan oleh Farid Hawazi, mahasiswa PJJ Informatika UII sekaligus network engineer di PT Tunas Media Data, Wonosobo. Peserta diajak memahami teknologi distribusi internet berbasis serat optik yang saat ini menjadi standar jaringan telekomunikasi di Indonesia. Selain materi teori, sesi ini juga memberikan gambaran praktis tentang topologi jaringan dari provider hingga ke rumah pelanggan, serta pengenalan peralatan utama seperti alat penyambungan (splicing tools), alat pengukuran redaman, dan aksesoris pelindung.

Sesi ketiga membahas Docker dan Uptime Kuma untuk Monitoring Jaringan, dipandu oleh Bekti Kurniadi, mahasiswa PJJ Informatika UII sekaligus network engineer dari Banyumas, Jawa Tengah. Peserta mempraktikkan langsung cara menyiapkan lingkungan kerja menggunakan WSL dan Docker Desktop, kemudian menjalankan Uptime Kuma sebagai dashboard monitoring berbasis web. Melalui dashboard tersebut, peserta dapat memantau status website maupun koneksi internet secara real-time, serta mengintegrasikan notifikasi otomatis via Telegram Bot ketika terjadi gangguan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PJJ Informatika UII untuk menjangkau dan memberi edukasi di berbagai daerah. Untuk informasi mengenai kegiatan serupa berikutnya, silakan pantau akun Instagram @pjj.informatics.uii atau kunjungi situs informatics.uii.ac.id/pjj.

June 6, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/image_1.jpg 1280 960 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-06-06 09:42:542026-06-06 20:44:31PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era Digital
Akademik S1, Berita Pilihan

Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1

Informasi pada link berikut:

Reguler: SE Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap 1

IP: SE Dospem pembimbing skripsi – IP TA Genap 2025 2026 Tahap 1

 

May 25, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/11/Profil-Jurusan-Informatika.jpg 2434 2434 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-05-25 08:55:462026-05-26 18:46:10Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1
Berita Pilihan, PJJ

Wakil Dekan FTI UII Kunjungi Taiwan, PJJ Informatika Diperkenalkan kepada Komunitas NU Taiwan

Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII), Dr. Agus Mansyur, melakukan kunjungan ke Taiwan dan menjalin kerja sama dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan untuk menyelenggarakan sebuah acara pada Sabtu, 17 Mei 2026, di kantor PCINU Taiwan. Dalam rangkaian acara tersebut, salah satu agenda yang dihadirkan adalah pengenalan Program S1 Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Informatika UII kepada komunitas pekerja migran Indonesia di Taiwan. Presentasi disampaikan oleh Fietyata Yudha, Ph.D, dosen PJJ Informatika UII, yang memaparkan secara lengkap keunggulan dan mekanisme program ini.

Menjawab Tantangan Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

Banyak pekerja migran Indonesia di Taiwan yang memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan keahlian dan meraih gelar sarjana, namun terkendala oleh jadwal kerja shift yang padat serta lokasi yang jauh dari kampus konvensional. Di sisi lain, peluang di sektor ekonomi digital terus berkembang pesat — kebutuhan talenta IT seperti programmer, data scientist, dan system analyst melonjak tajam, dengan banyak posisi yang menawarkan skema remote working dan gaji kompetitif.

Program S1 PJJ Informatika UII hadir sebagai solusi agar pekerja migran tidak perlu memilih antara bekerja atau kuliah. Seluruh proses belajar mengajar dilaksanakan 100% secara online, sehingga mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dari mana saja tanpa perlu pulang ke Indonesia hingga saat wisuda. Tersedia pula opsi waktu fleksibel, baik penuh waktu (lulus 4 tahun) maupun paruh waktu (lulus 5 tahun), yang dapat disesuaikan dengan beban kerja masing-masing.

Kualitas Terjamin dengan Biaya Terjangkau

UII merupakan universitas Islam tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1945, dengan akreditasi institusi “Unggul” dari BAN-PT dan peringkat 501–520 kampus terbaik Asia versi QS Asia University Rankings 2025. Program PJJ Informatika sendiri telah resmi meraih akreditasi “Baik” dari LAM-Infokom. Kurikulum yang diterapkan setara dengan program reguler, mencakup 144 SKS dengan gelar Sarjana Komputer (S.Kom) yang identik. Mahasiswa dibimbing oleh 44 dosen berkualifikasi S2 dan S3 lulusan universitas terkemuka dari berbagai negara, serta didampingi minimal dua tutor di setiap kelas online.

Dari sisi biaya, program ini sangat terjangkau bagi pekerja migran. Uang Kuliah Semester (UKS) hanya Rp 4.000.000 per semester (sekitar 8.000 NTD), dengan opsi cicilan dua kali pembayaran. Uang Kuliah Awal (UKA) sebesar Rp 1.000.000 juga dapat dicicil hingga delapan kali selama dua tahun. Mahasiswa juga mendapat akses penuh ke ekosistem TI premium UII, termasuk Zoom Premium, Google Education Suite, lisensi Microsoft 365, serta perpustakaan digital global berisi ribuan jurnal internasional.

Langkah Pendaftaran dan Informasi Lebih Lanjut

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs admisi.uii.ac.id dengan tiga langkah sederhana: membuat Nomor Induk Utama (NIU), memilih jalur masuk PJJ Informatika, lalu menyelesaikan registrasi. Tersedia jalur pendaftaran khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan persyaratan berupa nilai rapor dua semester terakhir.

Bagi yang ingin berkonsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi tim PJJ UII melalui WhatsApp di 0815 1121 0101 (Admin PJJ) atau 0811 260 8844 (Chat Resmi PMB UII), maupun melalui email di [email protected]. Informasi terkini juga dapat dipantau melalui akun Instagram @pjj.informatics.uii atau situs informatics.uii.ac.id/pjj.

May 18, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/image_1-1.jpg 720 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-05-18 13:59:192026-05-18 13:59:19Wakil Dekan FTI UII Kunjungi Taiwan, PJJ Informatika Diperkenalkan kepada Komunitas NU Taiwan
Berita Pilihan, News

Sambut Mahasiswa Baru Doktoral Informatika, Program S3 Gelar Orientasi Akademik Perdana

Program Doktor Informatika resmi menyambut mahasiswa baru angkatan tahun akademik 2025/2026 semester Genap melalui kegiatan orientasi akademik yang diselenggarakan pada Jumat, 24 April 2026. Acara ini berlangsung di lingkungan kampus dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa doktoral yang baru diterima, jajaran pimpinan jurusan dan studi, serta para dosen pengampu.

Kegiatan penyambutan ini dirancang sebagai jembatan awal antara mahasiswa baru dengan ekosistem akademik Program Doktor Informatika. Tiga agenda utama tersaji secara berurutan: pengenalan dosen, pembekalan akademik, dan kuliah umum, yang keseluruhannya bertujuan mempersiapkan mahasiswa untuk menempuh studi doktoral dengan landasan yang kokoh.

Sesi pembuka diisi dengan sambutan dari Ketua Jurusan, Ir. Raden Teduh Dirgahayu, S.T., M.Sc., Ph.D., lalu dilanjutkan perkenalan resmi seluruh dosen Program Doktor Informatika oleh Kaprodi, Dr. Novi Setiani. Para mahasiswa baru mendapat kesempatan untuk mengenal secara langsung profil akademik, bidang keahlian, serta topik riset yang menjadi fokus masing-masing dosen. Momen ini menjadi sangat strategis, mengingat kesesuaian antara minat riset mahasiswa dengan kompetensi promotor merupakan salah satu kunci keberhasilan studi doktoral.

Sesi kedua difokuskan pada pembekalan komprehensif mengenai sistem dan tata kelola akademik program doktor. Pengelola program studi memaparkan berbagai hal esensial yang wajib dipahami mahasiswa, mulai dari struktur kurikulum dan luaran publikasi yang diharapkan, prosedur pemilihan topik penelitian dan pembimbing, hingga tahapan besar yang harus dilalui: ujian kualifikasi proposal, seminar hasil, dan sidang disertasi. Sesi ini diakhiri dengan tanya jawab yang cukup antusias, mencerminkan tingginya semangat dan rasa ingin tahu para peserta dalam memahami perjalanan studi yang akan mereka tempuh.

Puncak kegiatan hari itu adalah kuliah umum yang menghadirkan narasumber Prof. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T. yang membawakan tajuk  “Bahagia Menjadi Mahasiswa Doktoral”.  Materi ini disampaikan sebagai bekal psikologis dan motivasional bagi para mahasiswa baru, sebuah perspektif yang kerap luput dari pembekalan akademik konvensional namun sangat krusial dalam menentukan keberhasilan studi doktoral. Narasumber mengawali pemaparan dengan mengajak mahasiswa untuk meluruskan persepsi tentang studi doktoral: bahwa perjalanan riset bukan semata-mata tentang mengejar gelar, melainkan tentang menemukan kebermaknaan dalam proses berpikir, bertanya, dan berkontribusi. Beberapa kunci kebahagiaan dalam studi doktoral pun diulas secara gamblang: memilih topik riset yang benar-benar diminati, membangun komunikasi yang sehat dengan promotor, memiliki lingkaran dukungan sosial yang kuat, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan akademik dan personal. Narasumber juga menekankan pentingnya mengelola ekspektasi, merayakan capaian-capaian kecil, dan tidak membandingkan laju kemajuan diri dengan rekan sejawat.

Kuliah umum ini disambut dengan antusias oleh para peserta. Sesi tanya jawab yang menyertainya berlangsung hangat dan reflektif, dengan mahasiswa berbagi kekhawatiran serta harapan mereka. Suasana yang tercipta bukan sekadar ceramah akademik, melainkan sebuah dialog jujur tentang suka duka menjadi peneliti yang menempuh jalur doktoral.

Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan kunjungan langsung ke fasilitas laboratorium yang dimiliki Program Doktor Informatika. Para mahasiswa baru diajak berkeliling untuk mengenal secara dekat ruang riset yang akan menjadi tempat mereka berkarya selama masa studi. Kunjungan ini dipandu oleh dosen dan tenaga laboran yang menjelaskan fungsi serta kapabilitas masing-masing laboratorium.

Kegiatan orientasi akademik ini menjadi penanda dimulainya babak baru dalam perjalanan ilmiah para mahasiswa doktoral. Program Doktor Informatika berkomitmen untuk terus menyediakan lingkungan akademik yang kondusif, suportif, dan berorientasi pada riset berkualitas tinggi, demi melahirkan lulusan doktor yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu berkontribusi secara signifikan bagi perkembangan ilmu dan teknologi, khususnya di bidang informatika.

May 18, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/Picture1.png 266 378 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-05-18 10:06:252026-05-18 10:06:25Sambut Mahasiswa Baru Doktoral Informatika, Program S3 Gelar Orientasi Akademik Perdana
Page 1 of 13123›»
  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09
  • menunggu berbuka puasa di masjid
    Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah UmrahJuly 1, 2026 - 16:15
  • AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa InformatikaJuly 1, 2026 - 12:03
  • Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAPJuly 1, 2026 - 10:40
  • Pengumuman Pergantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA)June 26, 2026 - 15:07
  • Dari Yogyakarta ke Hiroshima: Pandu Nur Afi Dewanto Bawa Riset Rekomendasi Micro-Credential Berbasis AIJune 8, 2026 - 10:27
  • Mozanda Presentasikan Penelitian AI untuk Bimbingan Akademik di Seminar Internasional JepangJune 8, 2026 - 10:13
  • Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AIJune 6, 2026 - 20:42
  • PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era DigitalJune 6, 2026 - 09:42
  • Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1May 25, 2026 - 08:55

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Scroll to top Scroll to top Scroll to top