Surat Edaran Program Merdeka Belajar NUNI

Program Merdeka Belajar NUNI (PMBN) merupakan inisiasi NUNI melalui anggotanya untuk mengikuti arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Nadiem Makarim mengenai Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Dua belas universitas anggota NUNI dari total 21 anggotanya turut berpartisipasi dalam program ini, di antaranya adalah:

  1. Universitas Islam Indonesia
  2. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  3. Universitas Bina Nusantara
  4. Universitas Islam Sultan Agung
  5. Universitas Katolik Parahyangan
  6. Universitas Katolik Soegijapranata
  7. Universitas Kristen Maranatha
  8. Universitas Kristen Petra
  9. Universitas Muhammadiyah Malang
  10. Universitas Padjajaran
  11. Universitas Surabaya
  12. Universitas Sanata Dharma

Dalam berbagai kesempatan tentunya selain mendapatkan pengalaman akademis yang baru, mahasiswa juga bisa mengalami interaksi dengan mahasiswa lainnya dari universitas-universitas di dalam konsorsium NUNI ini. Melalui PMBN, keunggulan program studi dan semangat kebersamaan menjadi sangat penting untuk dapat menujukkan esensi dari program ini. Terlebih lagi untuk memberikan nilai yang berharga bagi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan wawasan, nasionalisme serta calon – calon pemimpin yang unggul di masa depan. Diharapkan program ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai universitas negeri dan swasta terkemuka di berbagai daerah untuk dapat mengenyam pendidikan di universitas mitra.

Daftar Persyaratan Dokumen Merdeka Belajar NUNI

Catatan: Surat rekomendasi (no 5) tidak diperlukan karena sudah diwakili dengan TTD Kaprodi di formulir pendaftaran. Checklist pada tabel mohon tetap dicentang.

Bagi mahasiswa Informatika UII yang berminat, silakan kunjungi laman berikut untuk registrasi dan informasi lebih lanjut:

nuni.mobi/merdeka-belajar/

Surat Edaran Program Merdeka Belajar Bangkit

Bangkit adalah program pendidikan yang ditujukan untuk mahasiswa yang ingin mempelajari dasar-dasar Machine Learning, Pemrograman Android, atau Cloud Computing, dan akan ditawarkan melalui Kampus Merdeka (kategori Studi Independen). Bangkit telah resmi diumumkan sebagai program Kampus Merdeka oleh Dirjen Pendidikan Tinggi – Kemdikbud RI.

Bangkit terbuka hanya untuk 3000 peserta pilihan dari seluruh Indonesia. Mahasiswa/i terpilih akan mengikuti pengalaman belajar online dengan total 900 jam selama 18 minggu yang dimulai pada Februari 2021. Kurikulum Bangkit dapat diakses di https://bit.ly/bangkit-curriculum. Peserta yang menyelesaikan program ini akan memenuhi syarat hingga 20 kredit studi universitas (SKS) (tergantung persetujuan universitas peserta).  Informasi lebih lanjut dapat dilihat di sini.

Berikut beberapa poin yang harus diperhatikan mahasiswa Informatika UII yang ingin mengikuti program ini:

  • Untuk approval dari pihak kampus, silakan pilih Bapak Dr. Raden Teduh Dirgahayu, S.T., M.Sc.
  • Program akan dikonversi ke MK (mata kuliah) pilihan dengan bobot 16 SKS, sehingga mahasiswa tidak perlu mengambil MK pilihan di prodi lagi.
  • Sebagaimana syarat MK pilihan, mahasiswa harus sudah menempuh 80 sks. Hal ini sesuai dengan syarat program bahwa hanya mahasiswa semester 5 atau lebih yang boleh mengikuti program.
  • Karena setara dengan mengambil MK 16 SKS, mahasiswa hanya boleh mengambil MK di prodi maksimum 8 SKS (tergantung pada jatah SKS). Contoh: jika jatah SKS semester adalah 24 SKS, batas SKS maksimum pengambilan MK di prodi adalah 24 SKS – 16 SKS = 8 SKS.
  • Pada saat keyin RAS, mahasiswa harus memasukkan program yang diikuti dalam RAS sehingga hasil program dapat dikonversi sebagai nilai MK pilihan (akan dikoordinasikan agar program bisa masuk ke sistem).
  • Jika mahasiswa tidak menginginkan konversi nilai, mahasiswa tidak perlu memasukkan MK pada saat keyin RAS. Meski demikian, batas SKS maksimum pengambilan MK di prodi (poin d) tetap diterapkan.

Bagi mahasiswa yang berminat, silakan melakukan pendaftaran melalui:

g.co/bangkit

 

 

 

bangkit-google-ifuii

Kejahatan siber terus meningkat dari tahun ke tahun. Apapun passion dan cita-cita Anda, setidaknya dasar keamanan siber harus dipahami betul karena pasti Anda akan sangat sering menggunakan internet dalam keseharian Anda.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas cyber security, Cisco Networking Academy sedang mengadakan Learn-A-Thon untuk kursus “Pendahuluan tentang Keamanan Siber” dan “Cybersecurity Essentials”.

Program ini berlangsung 4 minggu, dari 5 Oktober 2020 sampai 30 Oktober 2020.
Kegiatan belajar dilakukan secara self-paced; Anda bisa mengatur sendiri jadwal belajar dan ujian Anda. Keikutsertaan kursus tidak harus mulai dari tanggal 5 Oktober (bisa sewaktu-waktu bergabung).

Lalu, apa keuntungan yang bakal Anda dapatkan kalau ikut dan berhasil menyelesaikan kursus ini?

  1. Ilmu yang pasti bermanfaat. Insya Allah bisa jadi amal jariyah, Aamiin…
  2. Cisco digital badge. Ini bisa dibagikan ke berbagai media, seperti: LinkedIn, Twitter, Facebook, dsb., dan terverifikasi
  3. Sertifikat partisipasi.

Cara bergabung dalam kursus ini: silakan daftar di https://s.id/LearnathonUIIOkt-20

Jika ada pertanyaan tentang materi atau yang berkaitan dengan sistem Netacad, Anda bisa chat ke media sosial Jurusan Informatika UII: Instagram/LINE/FB @informatics.uii

Pendaftaran dibuka untuk umum (tidak harus mahasiswa UII) s/d 25 Oktober 2020. Yuk ajak teman-temanmu untuk lebih mengenal keamanan siber melalui kursus ini.

Tunggu apalagi? Amankan diri Anda dan sekitar Anda dari kejahatan siber, dimulai dari mengikuti kursus ini!


Penanggung jawab kegiatan: Fayruz Rahma

Komunitas DevOps Indonesia kembali mengadakan DevOpsDays Jakarta 2020 untuk yang ketiga kalinya. Acara ini merupakan konferensi teknikal internasional berseri dengan topik pengembangan perangkat lunak, infrastruktur IT dan operasional, budaya organisasi serta hubungan diantaranya.

Sebagai salah satu rangkaian acara, DevOps Indonesia mengadakan Turnamen Secure Code Warrior. Secure Code Warrior merupakan platform yang membantu developer untuk menjadi pertahanan pertama pada organisasi dimana mereka akan dilatih untuk berfikir dan bertindak dengan security mindset setiap hari. Pemain akan dihadapkan dengan serangkaian tantangan code yang akan meminta mereka untuk mengidentifikasi masalah, mencari kesalahan program, dan memperbaiki kerentanan. Acara ini akan dilaksanakan pada :

Hari/tanggal : Kamis, 5 Maret 2020 (Babak Eliminasi)

                      Senin, 10 Maret 2020 (Babak Final)

Waktu          : pukul 08.00 – 17.00 WIB

Tempat        : BRI Corporate University, Jl. Harsono RM No.2, Ragunan, Ps.Minggu, 

                     Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550 

Berikut dilampirkan link sebagai referensi video terkait turnamen, proposal undangan, serta syarat dan ketentuan turnamen.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui email dan kontak personal.

 

 

PROPOSAL INVITATION SCW TOURNAMENT (1)_compressed

TERM AND CONDITION SCW TOURNAMENT

 

 

 

Pelatihan CEH CHFI di ITCentrum FTI UII

Sejak tanggal 6-18 Januari 2019 lalu, Magister Informatika melaksanakan Pelatihan CEH/CHFI di IT Centrum FTI UII. CEH (Certified Ethical Hacker) dan CHFI (Computer Hacking Forensics Investigator) merupakan sertifikasi internasional dari EC-Council. Universitas Islam Indonesia merupakan salah satu Accredited Training Center dari EC-Council. CEH sendiri merupakan sertifikasi untuk bidang ethical hacking yang membahas etika dalam dunia keamanan sistem dan teknik hacking pada sistem komputer, sedangkan CHFI merupakan sertifikasi yang dikhususkan untuk bidang computer forensic, di mana di dalamnya mempelajari metodologi dan teknik investigasi kasus kejahatan komputer.

Pelatihan CEH dan CHFI merupakan pelatihan fasttrack selama lima hari penuh, mulai dari 09.00 hingga 17.30, selanjutnya diakhiri dengan ujian sertifikasi yang dilakukan secara online. Peserta pada pelatihan ini merupakan mahasiswa, baik S1 maupun S2. Pelatihan dipandu oleh instruktur yang telah memiliki sertifikat instruktur yang diterbitkan oleh pihak EC-Council. Terdapat 20 modul CEH yang harus dibahas sekaligus praktik menggunakan iLabs yang sudah disediakan oleh pihak EC-Council. Sementara itu, CHFI memiliki materi sebanyak 14 modul.

Peserta Pelatihan CEH CHFI di ITCentrum FTI UII

Pelatihan bersifat optional. Pelatihan ini akan memberikan pengetahuan tambahan sekaligus sertifikasi internasional. Sertifikat ini bisa menjadi pendukung mahasiswa untuk mendapatkan pekerjaan nantinya. Mahasiswa juga bisa mendapatkan keuntungan dengan program konversi ke mata kuliah Prodi Magister konsentrasi Forensika Digital yang ada pada kurikulum reguler dari hasil pelatihan tersebut. 

Harapannya, dengan adanya kegiatan seperti ini, mahasiswa semakin sadar bahwa keterampilan di luar kuliah penting untuk mendukung aktivitas setelah lulus.

Pemerintah Brunei Darussalam menyediakan 50 beasiswa per tahun untuk meningkatkan keterampilan komunikasi profesional bagi warga negara dari negara-negara ASEAN.

Universiti Brunei Darussalam (UBD) senang menjadi penyelenggara program di bawah beasiswa ini, yang akan dilakukan di Pusat Global UBD-FPT di Da Nang, Vietnam.

Untuk informasi lebih lanjut, cek PDF di bawah ini. Terima kasih.

Alhamdulillah, selama dua minggu lalu (2-16 November 2019) telah dilaksanakan Pelatihan Computational Thinking & Bebras Challenge bagi siswa SD-SMP-SMA di Provinsi DIY. Pelatihan tidak hanya dilaksanakan di Lab Informatika UII, tapi juga di lab-lab komputer sekolah yang tersebar di area Sleman. Pelatihan ini melibatkan beberapa dosen Informatika UII, beberapa mahasiswa untuk asisten, dan sebanyak 234 siswa dari 20 sekolah se-DIY dan sekitarnya, antara lain dari Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo & Klaten.

Bebras Challenge 2019 di MAN 4 Sleman

Bebras Challenge 2019 di MAN 4 Sleman

Read more

Computational Thinking kini menjadi salah satu materi yang mulai diajarkan di lingkungan sekolah. Nah, inilah salah satu tujuan mengapa Lokakarya Computational Thinking (CT) ini diselenggarakan di antara 30 guru Informatika di jenjang Sekolah Menengah Pertama di Magelang pada Selasa 5 November 2019 lalu. Lokakarya yang diinisiasi oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SMP Kabupaten Magelang ini juga bekerja sama dengan Bebras Indonesia dan mengajak Bapak Hanson Prihantoro Putro dan Bapak Kholid Haryono, dosen Jurusan Informatika UII, sebagai pematerinya. 

Bapak Kholid mendampingi aktivitas kelompok guru TIK

Bapak Kholid mendampingi aktivitas kelompok guru TIK

Materi yang disampaikan berupa presentasi, interaksi, dan aktivitas atau permainan (computer science unplugged). Dengan metode ini, semoga para guru mudah mempelajari CT sebagai materi baru di Informatika. Diharapkan dengan adanya Lokakarya Computational Thinking ini para guru dapat memahami dan menyampaikan ilmunya kepada para muridnya dengan baik.

Bapak Hanson Prihantoro menerima kenang-kenangan dari tim MGMP TIK Magelang

Bapak Hanson menerima kenang-kenangan dari tim MGMP TIK Magelang

Foto bersama dosen Informatika UII dengan MGMP TIK Magelang

Foto bersama dosen Informatika UII dengan MGMP TIK Magelang

Alhamdulillah, pada tanggal 5 Oktober 2019, telah dilaksanakan salah satu seminar tahunan Informatika, yaitu Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) dengan mengangkat tema “Implementasi Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Lansia” bertempat di Auditorium FTI UII.

Selain presentasi atau diseminasi hasil penelitian dari para presentator, seminar ini juga diramaikan dengan Mini Talk, Workshop, serta Keynote dengan topik “Peran Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Lansia” yang diisi oleh Ibu Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., selaku Kepala Pusat Studi Informatika Medis dan dr. Erlina Marfianti, M.Sc., Sp.PD., selaku Praktisi Kesehatan Spesialis Penyakit Dalam.

Ibu Sri Kusumadewi sebagai pembicara SNIMed 2019

Ibu Dr. Sri Kusumadewi sebagai pembicara SNIMed 2019

Kepala Pusat Studi Informatika Medis membawakan materi terkait teknologi yang bisa diimplementasikan untuk penatalaksana Lansia agar bisa menunjang kesejahteraan hidup lansia serta keluarga lansia tersebut. Sementara itu, praktisi dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam membawakan materi terkait penyakit-penyakit yang mungkin diderita oleh Lansia serta bagaimana penanganan dini dari penyakit tersebut agar kualitas hidup lansia bisa lebih baik. Dari sesi tersebut diharapakan peserta memperoleh wawasan baru terkait perkembangan teknologi di bidang kesehataan untuk penatalaksana lansia. Selain itu, sesi tersebut diharapkan dapat menjembatani akademisi dan praktisi di bidang kesehatan, sehingga dapat saling berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan teknologi di bidang kesehatan.

Pusat Studi Informatika Medis dengan Bapak Prof. Mauridhi Heri P (ITS) dan Ibu dr. Erlina Marfianti, M.Sc., Sp.PD.

Pusat Studi Informatika Medis dengan Bapak Prof. Mauridhi Heri P (ITS) dan Ibu dr. Erlina Marfianti, M.Sc., Sp.PD.

Selain dari eksternal, seminar juga dihadiri oleh beberapa mahasiswa S1 dan S2 Informatika UII yang mempresentasikan penelitian Informatika Medis. Tanggapan mereka saat mengikuti seminar ini rupanya dapat melatih diri sendiri untuk percaya diri dan sekaligus belajar public speaking.

Bersamaan dengan presentasi makalah SNIMed 2019, diadakan pula Workshop Microsoft Excel bagi ibu-ibu kader posyandu di sekitar UII.

Bapak Dhomas Hatta Fudholi, Ph.D. membimbing ibu-ibu kader posyandu dalam mengelola data dengan Microsoft Excel

Bapak Dhomas Hatta Fudholi, Ph.D. membimbing ibu-ibu kader posyandu dalam mengelola data dengan Microsoft Excel

Center of Data Science (CDS) / Pusat Studi Sains Data Informatika UII telah melakukan kunjungan ke Mataram, Nusa Tenggara Barat dalam rangka Workshop Fundamental Machine Learning dan Deep Learning. Workshop ini dilaksanakan pada tanggal 14-15 September 2019 lalu khususnya di Pustik Universitas Mataram.

Bapak Dr. Ridho Rahmadi mengisi workshop di Universitas Mataram, Lombok

Bapak Dr. Ridho Rahmadi mengisi workshop di Universitas Mataram, Lombok

Workshop ini dilaksanakan dalam rangka untuk membagikan ilmu mengenai sains data di tiap-tiap universitas. Kegiatan serupa yang pernah terlaksana di Amikom pada akhir Agustus lalu. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah pemerataan sains data di Indonesia. Ini juga sekaligus menjadi ajang promosi Universitas Islam Indonesia secara umum dan program studi, S1 dan S2, Teknik Informatika pada konsentrasi Sains Data pada khususnya.

Pusat Studi Sains Data di Universitas Mataram