Bakti Sosial merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Jurusan Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat fakir dan miskin yang berada di sekitar Universitas Islam Indonesia. Lokasi bakti sosial pada tahun 2020 ini sama dengan lokasi tahun sebelumnya yaitu Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan kali ini, agenda bakti sosial dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 Juli 2020 di Balai Desa Widodomartani. Kegiatan ini dilakukan dengan membagikan 150 paket sembako kepada warga fakir miskin di 19 dusun, Desa Widodomartani.

Proses pelaksanaan kegiatan bakti sosial pada tahun 2020 ini sedikit berbeda dengan biasanya. Pada tahun-tahun sebelumnya, pembagian sembako dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan buka puasa di Bulan Ramadhan. Namun pada tahun ini, pembagian sembako dilaksanakan di luar program Ramadhan karena masih dalam masa pendemi COVID-19. Pembagian sembako dilaksanakan dengan mematuhi aturan protokol kesehatan. Warga harus mengenakan masker, cuci tangan terlebih dahulu, dan menjaga jarak ketika antre mengambil sembako.

Distribusi sembako secara teknis dikoordinir dan dilaksanakan langsung oleh pihak pengurus Desa Widodomartani yang dalam hal ini diwakili oleh pelaksana tugas kepala desa dan Kasi Pelayanan Desa Widodomartani, yaitu Bapak Adit dan Bapak Susilo. Proses serah terima paket sembako diberikan secara simbolis oleh Ketua Panitia Baksos 1441 H, Bapak Ahmad Fathan Hidayatullah, dan langsung diterima oleh Bapak Adit selaku pelaksana tugas kepala Desa Widodomartani.

Pihak desa Widodomartani sangat berterima kasih dan bersyukur atas pembagian sembako yang dilakukan oleh Jurusan Informatika UII. Diharapkan di waktu yang akan datang, kerja sama antara Jurusan Informatika UII dan Desa Widodomartani dapat terus berlanjut, tidak hanya kegiatan bakti sosial namun juga kegiatan-kegiatan bermanfaat yang lainnya.

Alhamdulillah, selama dua minggu lalu (2-16 November 2019) telah dilaksanakan Pelatihan Computational Thinking & Bebras Challenge bagi siswa SD-SMP-SMA di Provinsi DIY. Pelatihan tidak hanya dilaksanakan di Lab Informatika UII, tapi juga di lab-lab komputer sekolah yang tersebar di area Sleman. Pelatihan ini melibatkan beberapa dosen Informatika UII, beberapa mahasiswa untuk asisten, dan sebanyak 234 siswa dari 20 sekolah se-DIY dan sekitarnya, antara lain dari Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo & Klaten.

Bebras Challenge 2019 di MAN 4 Sleman

Bebras Challenge 2019 di MAN 4 Sleman

Read more

Computational Thinking kini menjadi salah satu materi yang mulai diajarkan di lingkungan sekolah. Nah, inilah salah satu tujuan mengapa Lokakarya Computational Thinking (CT) ini diselenggarakan di antara 30 guru Informatika di jenjang Sekolah Menengah Pertama di Magelang pada Selasa 5 November 2019 lalu. Lokakarya yang diinisiasi oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SMP Kabupaten Magelang ini juga bekerja sama dengan Bebras Indonesia dan mengajak Bapak Hanson Prihantoro Putro dan Bapak Kholid Haryono, dosen Jurusan Informatika UII, sebagai pematerinya. 

Bapak Kholid mendampingi aktivitas kelompok guru TIK

Bapak Kholid mendampingi aktivitas kelompok guru TIK

Materi yang disampaikan berupa presentasi, interaksi, dan aktivitas atau permainan (computer science unplugged). Dengan metode ini, semoga para guru mudah mempelajari CT sebagai materi baru di Informatika. Diharapkan dengan adanya Lokakarya Computational Thinking ini para guru dapat memahami dan menyampaikan ilmunya kepada para muridnya dengan baik.

Bapak Hanson Prihantoro menerima kenang-kenangan dari tim MGMP TIK Magelang

Bapak Hanson menerima kenang-kenangan dari tim MGMP TIK Magelang

Foto bersama dosen Informatika UII dengan MGMP TIK Magelang

Foto bersama dosen Informatika UII dengan MGMP TIK Magelang

Alhamdulillah, pada tanggal 5 Oktober 2019, telah dilaksanakan salah satu seminar tahunan Informatika, yaitu Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) dengan mengangkat tema “Implementasi Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Lansia” bertempat di Auditorium FTI UII.

Selain presentasi atau diseminasi hasil penelitian dari para presentator, seminar ini juga diramaikan dengan Mini Talk, Workshop, serta Keynote dengan topik “Peran Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Lansia” yang diisi oleh Ibu Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., selaku Kepala Pusat Studi Informatika Medis dan dr. Erlina Marfianti, M.Sc., Sp.PD., selaku Praktisi Kesehatan Spesialis Penyakit Dalam.

Ibu Sri Kusumadewi sebagai pembicara SNIMed 2019

Ibu Dr. Sri Kusumadewi sebagai pembicara SNIMed 2019

Kepala Pusat Studi Informatika Medis membawakan materi terkait teknologi yang bisa diimplementasikan untuk penatalaksana Lansia agar bisa menunjang kesejahteraan hidup lansia serta keluarga lansia tersebut. Sementara itu, praktisi dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam membawakan materi terkait penyakit-penyakit yang mungkin diderita oleh Lansia serta bagaimana penanganan dini dari penyakit tersebut agar kualitas hidup lansia bisa lebih baik. Dari sesi tersebut diharapakan peserta memperoleh wawasan baru terkait perkembangan teknologi di bidang kesehataan untuk penatalaksana lansia. Selain itu, sesi tersebut diharapkan dapat menjembatani akademisi dan praktisi di bidang kesehatan, sehingga dapat saling berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan teknologi di bidang kesehatan.

Pusat Studi Informatika Medis dengan Bapak Prof. Mauridhi Heri P (ITS) dan Ibu dr. Erlina Marfianti, M.Sc., Sp.PD.

Pusat Studi Informatika Medis dengan Bapak Prof. Mauridhi Heri P (ITS) dan Ibu dr. Erlina Marfianti, M.Sc., Sp.PD.

Selain dari eksternal, seminar juga dihadiri oleh beberapa mahasiswa S1 dan S2 Informatika UII yang mempresentasikan penelitian Informatika Medis. Tanggapan mereka saat mengikuti seminar ini rupanya dapat melatih diri sendiri untuk percaya diri dan sekaligus belajar public speaking.

Bersamaan dengan presentasi makalah SNIMed 2019, diadakan pula Workshop Microsoft Excel bagi ibu-ibu kader posyandu di sekitar UII.

Bapak Dhomas Hatta Fudholi, Ph.D. membimbing ibu-ibu kader posyandu dalam mengelola data dengan Microsoft Excel

Bapak Dhomas Hatta Fudholi, Ph.D. membimbing ibu-ibu kader posyandu dalam mengelola data dengan Microsoft Excel

Center of Data Science (CDS) / Pusat Studi Sains Data Informatika UII telah melakukan kunjungan ke Mataram, Nusa Tenggara Barat dalam rangka Workshop Fundamental Machine Learning dan Deep Learning. Workshop ini dilaksanakan pada tanggal 14-15 September 2019 lalu khususnya di Pustik Universitas Mataram.

Bapak Dr. Ridho Rahmadi mengisi workshop di Universitas Mataram, Lombok

Bapak Dr. Ridho Rahmadi mengisi workshop di Universitas Mataram, Lombok

Workshop ini dilaksanakan dalam rangka untuk membagikan ilmu mengenai sains data di tiap-tiap universitas. Kegiatan serupa yang pernah terlaksana di Amikom pada akhir Agustus lalu. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah pemerataan sains data di Indonesia. Ini juga sekaligus menjadi ajang promosi Universitas Islam Indonesia secara umum dan program studi, S1 dan S2, Teknik Informatika pada konsentrasi Sains Data pada khususnya.

Pusat Studi Sains Data di Universitas Mataram

Bulan September kali ini diawali dengan kegiatan pengabdian. Tanggal 4-5 September 2019 lalu, ITCentrum UII melaksanakan pelatihan Workshop Penyiapan Naskah Buku dengan Microsoft Word dan Microsoft 365 di Fakultas Kedokteran UII. Kegiatan yang dilaksanakan di Lab Komputer FK UII tersebut dalam rangka menyiapkan untuk hibah naskah buku di FK UII.

Kegiatan ini diisi oleh beberapa dosen Teknik Informatika UII, di antaranya Bapak Zainudin Zukhri, Bapak Ari Sujarwo, Bapak Andhik Budi Cahyono, Bapak Almed Hamzah, dan Ibu Chanifah Indah Ratnasari. Diharapkan setelah adanya workshop ini, bapak ibu dosen di FK UII dapat menulis naskah buku dengan mudah dan benar.

Workshop Penyusunan Naskah di Fakultas Kedokteran UII

Workshop Penyusunan Naskah Buku di Fakultas Kedokteran UII

Harianjogja.com, SLEMAN— Pelaksanaan Posyandu masih banyak yang belum menggunakan dukungan teknologi informasi untuk mempercepat dan akurasi informasi kepada masyarakat. Sistem informasi posyandu berbasis android, portal konsultasi keluarga dan berbasis web sedang dikembangkan oleh Tim dari Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII) di Desa, Bimomartani, Ngemplak, Sleman.

Pengabdian kepada Masyarakat di Posyandu Bimomartani

Dosen FTI UII Sri Kusumadewi menjelaskan pihaknya berupaya mengembangkan sistem informasi pada Posyandu di Bimomartani, Ngemplak Sleman agar memberikan kontribusi dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat. Hal itu didasari tingginya semangat kader dalam memberikan pelayanan. Namun, ini belum didukung dengan fasilitas teknologi yang dapat membantu mempercepat dan meningkatkan akurasi informasi.

“Di Bimomartani yang terdiri 12 pedukuhan ini telah melaksanakan kegiatan posyandu, kader juga aktif, baik di posyandu balita maupun lansia. Kadernya ini sangat terbuka terhadap perkembangan teknologi. Ini memungkinkan kami untuk membantu mereka dalam mengembangkan diri  untuk menerapkan teknologi informasi demi kemajuan kualitas pelayanan,” terangnya dalam rilisnya, Rabu (17/7/2019).

Latar Belakang Masalah

Ia menambahkan, semua pendataan Posyandu di Desa Bimomartani masih dilakukan secara manual di atas kertas. Sehingga sangat rentan terhadap kehilangan data, kesalahan pencatatan data, kesulitan menemukan data dan akses data tidak bisa dilakukan secara bersamaan. Oleh karena itu timnya membuat secara khusus aplikasi tersebut agar bisa diterapkan untuk masyarakat.

Pelatihan Aplikasi Posyandu bagi Kader Bimomartani

Pelatihan Aplikasi Posyandu bagi Kader Bimomartani

Pendampingan Penggunaan Sistem

Pihaknya memberikan pendampingan kepada kader, terutama  pelatihan sistem informasi posyandu berbasis web dan Android serta portal layanan konsultasi secara online. Melalui portal konsultasi itu masyarakat bisa langsung berkonsultasi secara online yang bisa terkoneksi langsung dengan psikolog UII. Pendampingan yang merupakan bagian dari pengabdian masyarakat itu di danai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Ditjen Penguatan Riset & Pengembangan Kemenristekdikti. Menurutnya dukungan Kemenristekdikti itu melalui surat perjanjian penugasan pelaksanaan program pengabdian masyarakat nomor 109/SP2H/PPM/DRPM/2019, tanggal 18 Maret 2019.

“Ada serangkaian aktivitas yang dilaksanakan. Salah satunya adalah pelatihan sistem informasi posyandu berbasis web dan android pada Senin 15 Juli 2019 di Laboratorium Teknik Informatika UII. Pelatihan ini diikuti kader posyandu, bidan desa dan seorang poskesdes,” katanya.

Pelatihan Sistem Informasi Posyandu bagi Kader Bimomartani

Pelatihan Sistem Informasi Posyandu bagi Kader Bimomartani

Respons Peserta

Salah satu Bidan Desa Bimomartani, Ngemplak, Sleman Ritri Prihandayani menyambut baik pendampingan tersebut karena lebih memudahkan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Selain itu data di posyandu lebih tertata dan memudahkan pencarian, sehingga aplikasi tersebut sangat dibutuhkan.

“Ke depan tentu portal ini bisa dikembangkan agar masyarakat dapat melaksanakan konseling secara online dengan para psikolog di UII,” katanya.

Sumber: Harian Jogja

Kamis lalu 27 Juni 2019, Jurusan Informatika FTI UII telah mengadakan pengabdian masyarakat pelatihan computational thinking bersama SMP Sekolah Tahfidz Plus di Laboratorium Terpadu Teknik Informatika.

Pelatihan Computational Thinking SMP Tahfidz Plus

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan computational thinking terhadap para siswa SMP agar dapat mengembangkan keterampilan berpikir, menguasai pengetahuan tentang konten dari permasalahan yang dihadapi, dan memiliki kompetensi sosial dan emosional untuk menghadapi kehidupan dan lingkungan kerja yang semakin kompleks.

Pelatihan Computational Thinking SMP Tahfidz Plus oleh Informatika UII

Pelatihan ini mendapatkan respon positif dari Ibu Lia selalu salah satu guru di SMP Sekolah Tahfidz Plus. Beliau berterima kasih kepada Teknik Informatika UII karena dapat menyelengarakan kerja sama ini dan mengapresiasi penuh terhadap pelatihan ini. Para siswa baru pertama kali mengikuti rangkaian kegiatan seperti ini dan sangat meninggalkan kesan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut di kegiatan selanjutnya dan ilmunya bermanfaat bagi para peserta.

Pemberian Reward pada Pelatihan Computational Thinking SMP Tahfidz Plus

Pemberian Reward pada Pelatihan Computational Thinking SMP Tahfidz Plus

Acara Bakti Sosial yang dilaksanakan oleh Teknik Informatika FTI UII berjalan lancar pada Senin (20/5) lalu. Bakti sosial kali ini diadakan di Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Menurut Bapak Susilo Widodo, selaku Kepala Sie Pelayanan di Desa Widodomartani, terdapat 120 warga kurang mampu yang menjadi sasaran bakti sosial dari total 19 padukuhan di desa tersebut. Pendataan warga kurang mampu tersebut dilakukan oleh pihak desa dibantu oleh kepala dukuh masing-masing. Setelah itu dilaporkan kepada pihak Jurusan Teknik Informatika UII. Setelah disetujui, pihak desa akan menindaklanjuti berupa kupon sembako yang dibagikan ke warga yang kurang mampu. Pendistribusian kupon tersebut juga dibantu oleh pihak masing-masing dusun agar berjalan lancar.

Semakin berkembangnya pasar dalam jual beli secara online memberikan peluang bisnis yang luas bagi masyarakat, khususnya bagi para muslimah. Salah satu daya tarik dari strategi bisnis ini adalah kemudahan dalam transaksinya karena dapat dilakukan dari rumah.

Di Yogyakarta sendiri, telah tumbuh sebuah komunitas Muslimah Jogja Entreperneur sebagai wadah bagi para muslimah yang memiliki usaha dalam berbagai bidang. Untuk meningkatkan pemasaran produk para anggotanya secara online, diinisiasi sebuah kegiatan pelatihan digital marketing sebagai bentuk kerja sama antara Jurusan Informatika UII dan Jogja Muslimah Entreperneur.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 17 Juli 2018, di Auditorium FTI Lantai 3, dengan diikuti oleh sekitar 90 orang peserta. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jurusan Informatika UII Nur Wijayaning Rahayu, S.Kom., M.Cs. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemasaran secara digital di era informasi ini untuk mendukung ekspansi bisnis para anggota JME. Dari JME sendiri, Bu Elvira mewakili komunitas memberikan apresiasi bagi Jurusan Informatika yang bersedia menjadi tuan rumah dalam pelatihan Digital Marketing Muslimah Entreperneur ini.

Ilmu Digital Marketing

Materi diberikan dalam tiga sesi oleh sejumlah Dosen Jurusan Informatika di bawah koordinasi Ibu Sheila Nurul Huda, M.Cs. sebagai ketua acara pelatihan ini. Materi pertama diberikan sebagai pengantar bagi peserta untuk lebih memahami mengenai fenomena dalam pemasaran secara online, peluang yang bisa dimanfaatkan, dan beberapa hal yang harus dihindari oleh pebisnis online.

Do-It-Yourself: Membuat Mini Photobox

Pada sesi kedua diberikan materi pembuatan photobox berupa sebuah kotak sederhana untuk pengganti studio foto mini. Peserta dibagi menjadi 13 kelompok dan setiap kelompok membuat sebuah photobox dengan menggunakan bahan-bahan yang sudah disediakan oleh panitia. Setiap peserta diberi kesempatan untuk memotret produknya dalam photobox.

Editing Foto dengan SnapSeed

Di sesi terakhir, peserta diberi materi mengenai penyuntingan foto produk dengan menggunakan Aplikasi SnapSeed. Dengan memanfaatkan fitur-fitur SnapSeed, foto produk akan terlihat lebih menarik saat diunggah ke berbagai media sosial atau marketplace. Di akhir acara dipilih lima foto produk terbaik dari peserta dan untuk memeriahkan acara. Panitia memberikan souvenir menarik dari Fakultas Teknologi Industri UII bagi seluruh pemenang.