Yogyakarta — While many exhibition booths rely on brochures and verbal explanations, the International Program (IP) booth of UII Informatics at FTI Expo 2026 offered something entirely different: the real, tangible work of its own students. Throughout the five days of the expo — April 8–12, 2026 at Pakuwon Mall, Yogyakarta — visitors had the opportunity to interact directly with innovative projects developed by IP Informatics UII students.

This project showcase set the International Program apart from other study programs at the exhibition. Rather than passively listening to curriculum descriptions, visitors were invited into the lived reality of the IP student experience — an internationally standardized academic ecosystem where all courses are delivered in English.

The students manning the booth did more than explain their projects in fluent English — they fielded technical questions from a diverse audience ranging from parents and high school teachers to industry professionals. These interactions served as living proof that the International Program genuinely prepares its students to communicate and collaborate at a global level.

UII’s International Program in Informatics delivers all coursework in English and provides selected students with the opportunity to earn a Double Degree with a scholarship in China. Its curriculum is aligned with international standards, integrating strong technical foundations with the development of global soft skills.

The presence of IP student projects at FTI Expo 2026 was more than a display — it was a statement. UII Informatics International Program is ready to produce world-class innovators who don’t just think globally, but act locally with real and lasting impact.

Complete information about the UII Informatics International Program is available at informatics.uii.ac.id/sarjana or Instagram @ip.informaticsuii.

Register now at pmb.uii.ac.id!!

Yogyakarta — FTI Expo 2026 berlangsung pada 8–12 April 2026 di Pakuwon Mall, YogyakartA. Pada hari keempat Expo, Sabtu 11 April 2026, Dr. (cand.) Kholid Haryono, S.T., M.Kom. hadir bukan sekadar menjelaskan program studi — beliau menghadirkan energi, inspirasi, dan keyakinan yang mengalir langsung kepada para calon mahasiswa yang memadati area pameran.

Dengan gaya penyampaian yang hangat, Pak Kholid begitu membuka sesinya dengan sebuah pernyataan yang langsung menarik perhatian:

“Informatika UII bukan tempat kamu belajar coding. Ini adalah tempat kamu belajar berpikir, berkolaborasi, dan menciptakan sesuatu yang benar-benar bermakna bagi dunia.”

Kutipan itu bukan sekadar retorika. Pak Kholid kemudian menjabarkan bagaimana pendekatan project-based learning yang diterapkan di Program Sarjana Reguler Informatika UII benar-benar mendorong mahasiswa untuk keluar dari zona belajar konvensional. Mahasiswa tidak hanya mengerjakan tugas akademis, tetapi membangun solusi nyata untuk permasalahan yang ada di masyarakat dan industri.

Beliau juga menekankan peran ekosistem pembelajaran yang dibangun UII:

“Kami tidak mencetak programmer semata. Kami membentuk talenta digital yang punya karakter yang tahu mengapa mereka membuat sesuatu, bukan hanya bagaimana caranya.”

Pesan ini beresonansi kuat dengan para pengunjung, khususnya calon mahasiswa yang hadir bersama orang tua mereka. Banyak yang terlihat mencatat, mengangkat tangan untuk bertanya, bahkan mendatangi meja Informatika UII usai sesi berlangsung.

Pak Kholid turut menyoroti rekam jejak alumni Program Sarjana Reguler yang telah berkarier di perusahaan teknologi terkemuka nasional maupun internasional sebagai Software Engineer, Data Scientist, AI Engineer, hingga technopreneur. Namun yang paling memotivasi, menurutnya, bukan sekadar gelar atau posisi, melainkan dampak yang mampu diciptakan.

“Yang membuat kami bangga bukanlah berapa banyak alumni kami yang bekerja di perusahaan besar. Yang membuat kami bangga adalah ketika alumni kami membangun perusahaan itu sendiri, atau menciptakan teknologi yang mengubah cara orang hidup.”

Kurikulum Program Sarjana Reguler sendiri telah dirancang ulang agar selaras dengan kebutuhan industri 4.0 dan perkembangan kecerdasan buatan. Mahasiswa mendapat akses ke laboratorium modern, program magang terstruktur, serta jaringan alumni dan mitra industri yang terus berkembang. Semua ini berdiri di atas fondasi nilai-nilai Islam yang membentuk karakter Ulil Albab — lulusan yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga berintegritas.

Semangat yang ditularkan Pak Kholid di FTI Expo 2026 menjadi cerminan dari visi besar Program Sarjana Reguler Informatika UII: mencetak generasi inovator yang siap menjawab tantangan global dengan kecakapan, kolaborasi, dan nilai-nilai luhur.

Informasi lengkap mengenai Program Sarjana Reguler Informatika UII dapat diakses melalui laman resmi informatics.uii.ac.id atau Instagram @informatics.uii.

Daftar sekarang melalui pmb.uii.ac.id!!

Suasana menjelang berbuka tak menghalangi semangat para mahasiswa untuk belajar. Jumat, 6 Maret 2026, Program Studi Informatika FTI UII menggelar Ngabuburit Talk bertema Publikasi Skripsi, sebuah sesi santai yang membahas cara mengubah skripsi menjadi artikel ilmiah. Dipandu oleh MC Wilda Maulida, acara yang berlangsung pukul 16.00–17.00 WIB ini menghadirkan tiga pembicara dengan latar belakang dan pengalaman publikasi yang beragam.

Pembicara pertama, Dr. Nur Wijayaning R., penulis produktif sekaligus reviewer jurnal dan seminar ilmiah, membagikan panduan praktis memilih tempat publikasi yang tepat. Ia menekankan pentingnya memilih jurnal atau konferensi yang kredibel (seperti yang terindeks Scopus atau Sinta) dan mengingatkan mahasiswa untuk waspada terhadap jurnal predator maupun konferensi abal-abal yang justru bisa merusak reputasi akademik. “Pilih venue yang benar,” pesannya.

Giliran Dr. Hendrik, peneliti produktif berpengalaman di publikasi jurnal dan seminar internasional, yang meluruskan tiga mitos yang kerap menghantui mahasiswa: proses publikasi yang dianggap rumit dan lama, hambatan kemampuan bahasa asing, serta standar kelayakan karya ilmiah yang terasa terlalu tinggi. Menurutnya, proses publikasi jauh lebih sederhana dari yang dibayangkan, dan reviewer pun lebih menghargai kontribusi riset yang jelas ketimbang kesempurnaan tata bahasa.

Sesi penutup menjadi yang paling menginspirasi, ketika Pandu N. A. Dewanto, seorang mahasiswa S-1 Informatika UII yang hobi ngulik, berbagi perjalanan nyatanya: dari mengerjakan skripsi seperti biasa, hingga akhirnya menerima acceptance letter dari International Conference on Information Technology and Education Technology (ITET 2026), konferensi internasional di Hiroshima, Jepang. Prosesnya dimulai dari konsultasi bersama Bu Nur, lalu bergerak cepat mempersiapkan paper mengikuti format konferensi, hingga kini sedang berlatih presentasi dan menyiapkan dokumen keberangkatan. Kisah Pandu membuktikan bahwa publikasi ilmiah bukan monopoli mahasiswa S-3 karena skripsi yang kamu kerjakan hari ini, bisa jadi paper yang dipresentasikan di luar negeri besok.

Ngabuburit Talk kali ini menutup sore dengan pesan yang sederhana namun kuat: skripsi bukan sekadar syarat kelulusan. Di tangan mahasiswa yang mau berusaha, skripsi bisa menjadi kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan dan tiket pertama menuju panggung riset dan jejaring yang lebih luas.

 

 

 

 

 

 

Laboratorium SIRKEL memanggil talenta terbaik mahasiswa informatika untuk mendukung Perkuliahan Fundamen Pengembangan Aplikasi & Pengembangan Sistem Informasi (Semester Genap). Daftarkan dirimu sebagai asisten laboratorium SIRKEL dengan mengisi form di bawah ini.

Syarat:

  • Mempunyai minat membimbing praktikum dituliskan dałam Pernyataan Motivasi
  • Lulus Mata Kuliah FPA dan atau PSI (jika sudah menempuh) untuk semester ganjil dengan nilai minimal A/B, ditunjukkan melalui KHS
  • Berkomitmen dengan jadwal asistensi yang akan disepakati
Benefit menjadi Asisten Lab. SIRKEL :
  • Insentif/Vakasi Asisten Lab. SIRKEL
  • Pelatihan Asisten Lab. SIRKEL
  • Akses dan Fasilitas Khusus Laboratorium bagi Asisten Lab. SIRKEL
Selamat mengikuti proses rekrutmen Asisten Lab. SIRKEL, kami tunggu submission-nya hingga tanggal 10 Maret 2026.
Laboratorium SIRKEL
Kalab:  Dr. Novi Setiani, S.T., M.T.
[email protected]

Yogyakarta, 3 Maret 2026 — Program studi International Program Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) jenjang S-1 menggelar kegiatan Ngabuburit Talk pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 16.00–17.00 WIB. Acara yang dikemas dalam suasana santai menjelang berbuka puasa ini menghadirkan tiga narasumber berlatar belakang beragam: Dr. Nur Wijayaning R. , dosen Informatika UII yang juga dikenal sebagai penulis buku teks dan artikel ilmiah dengan rekam jejak publikasi yang luas; Ahmad Fathan H., Ph.D., dosen Informatika UII sekaligus kolaborator internasional yang aktif bekerja sama dengan peneliti dari berbagai penjuru dunia dan produktif menghasilkan artikel ilmiah; serta Abdullah M.A.A. Alhwyji, S.Kom., lulusan Informatika IP yang semasa masih menjadi mahasiswa S-1 telah berhasil mempresentasikan penelitiannya di seminar internasional.

Sesi diskusi berlangsung hidup dengan paparan pengalaman nyata dari masing-masing narasumber. Dr. Nur Wijayaning menekankan pentingnya motivasi publikasi bagi mahasiswa S-1, sekaligus berbagi strategi manajemen waktu skripsi agar kegiatan riset dan penulisan laporan serta artikel dapat berjalan lancar. Sementara itu, Ahmad Fathan, Ph.D. menguraikan pengalamannya dalam proses publikasi dan memberikan panduan praktis mengenai cara memilih outlet yang tepat, baik jurnal ilmiah maupun seminar, dengan mempertimbangkan reputasi, indeksasi, dan kesesuaian topik penelitian. Selain itu, beliau juga menjelaskan mengenai jurnal predator yang umumnya dicirikan dengan “pay to publish”, yaitu penulis diminta untuk membayar sejumlah tertentu dan artikelnya dijamin diterima dalam hitungan hari. Abdullah, sebagai narasumber muda, berbagi alasannya memilih ICITDA 2025 sebagai ajang presentasi perdananya di level internasional; antara lain karena lokasi penyelenggaraan di Indonesia, seminar diselenggarakan langsung oleh UII, dan prosiding telah terindeks IEEE sehingga memberikan nilai akademik yang signifikan.

Sesi tanya jawab yang dikawal MC Bravestama Isa turut menyumbang warna tersendiri dalam acara ini. Salah satu pertanyaan yang menarik perhatian peserta adalah apakah diperbolehkan mengumpulkan sebuah makalah ke jurnal dan konferensi secara bersamaan. Dr. Nur Wijayaning menjawab bahwa hal tersebut diperbolehkan, dengan catatan penting bahwa isi atau substansi kedua makalah harus berbeda; bukan sekadar mengganti kemasan dari karya yang sama. Pertanyaan lain yang tak kalah relevan datang dari peserta yang menanyakan bagaimana peneliti muda dapat mulai membangun jaringan dengan kolaborator internasional. Ahmad Fathan, Ph.D. menyarankan agar mahasiswa mulai menelusuri profil peneliti melalui Google Scholar atau LinkedIn, atau memanfaatkan relasi dosen pembimbing skripsi masing-masing sebagai pintu masuk ke jejaring internasional.

Ngabuburit Talk menjadi bukti nyata komitmen International Program Informatika UII dalam membekali mahasiswanya tidak hanya dengan ilmu teknis, tetapi juga dengan literasi publikasi dan semangat kolaborasi global. Antusiasme peserta yang tinggi sepanjang sesi menunjukkan bahwa topik ini sangat relevan dan dinantikan oleh mahasiswa, sekaligus membuka harapan agar kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan di masa mendatang.

Masa depan studi di tahun terakhir ada di tangan mahasiswa. Untuk itu, Program Studi Informatika Program Sarjana menyelenggarakan Sosialisasi Akademik Persiapan Key-in & Penjaluran Tugas Akhir, sebagai bekal penting bagi mahasiswa dalam memilih jalur tugas akhir dengan bijak.

Waktu & Tempat Pelaksanaan

Hari       : Sabtu, 14 Februari 2026
Waktu   : 15.30 WIB – selesai
Tempat : Online via Zoom Meeting

Agenda Utama

  1. Panduan lengkap key-in RAS Genap 2025/2026

  2. Penjelasan 5 jalur tugas akhir, yaitu:

    • Penelitian

    • Pengabdian Masyarakat

    • Perintisan Bisnis (Startup)

    • Magang (Internship)

    • Double Degree

Link Zoom Meeting

Jangan sampai terlewatkan, karena informasi ini akan membantu mahasiswa mempersiapkan key-in serta menentukan arah tugas akhir yang sesuai dengan minat, potensi, dan rencana karier di masa depan.

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,

Kepada mahasiswa baru Program Studi Informatika PJJ UII, berikut kami sampaikan informasi terkait kegiatan mahasiswa baru dan pengiriman jas almamater:

  1. PJJ START – Kegiatan pengenalan prodi dilaksanakan secara hybrid di Kampus FTI UII dan Zoom.

  2. ONDI – Orientasi Nilai Dasar Islam wajib bagi seluruh mahasiswa baru, dijadwalkan ulang pada 20 September 2025 via Zoom.

  3. Pengiriman Jas Almamater – Dilaksanakan serentak setelah 15 September 2025.

Unduh Surat Edaran Lengkap:

Surat Edaran Kegiatan Mahasiswa Baru Informatika PJJ

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,

Kepada seluruh mahasiswa Program Studi Informatika, berikut kami informasikan mengenai dokumen Pergantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA) untuk Program Sarjana Informatika.

Unduh Dokumen Pergantian DPA :
Pergantian DPA

Diharapkan mahasiswa yang termasuk dalam daftar dapat segera menyesuaikan dan menjalin komunikasi dengan DPA masing-masing agar proses akademik berjalan dengan lancar.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Masa depan studi di tahun terakhir ada di tangan mahasiswa. Untuk itu, Program Studi Informatika Program Sarjana menyelenggarakan Sosialisasi Akademik Persiapan Key-in & Penjaluran Tugas Akhir, sebagai bekal penting bagi mahasiswa dalam memilih jalur tugas akhir dengan bijak.

Waktu & Tempat Pelaksanaan

Hari       : Selasa, 2 September 2025
Waktu   : 15.30 WIB – selesai
Tempat : Online via Zoom Meeting

Agenda Utama

  1. Panduan lengkap key-in RAS Ganjil 2025/2026

  2. Penjelasan 5 jalur tugas akhir, yaitu:

    • Penelitian

    • Pengabdian Masyarakat

    • Perintisan Bisnis (Startup)

    • Magang (Internship)

    • Double Degree

Link Zoom Meeting

Jangan sampai terlewatkan, karena informasi ini akan membantu mahasiswa mempersiapkan key-in serta menentukan arah tugas akhir yang sesuai dengan minat, potensi, dan rencana karier di masa depan.