Program Studi Informatika Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia menggelar Sharing Session bersama mahasiswa lintas angkatan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 19.30–20.00 WIB melalui Zoom. Diikuti 25 peserta, sesi pertama kegiatan ini menghadirkan tiga mahasiswa yang membagikan pengalaman berprestasi dan mendapat rekognisi: Qoriyatul Aliya Fatma (angkatan I), Bekti Kurniadi (angkatan I), dan Farid Hazawi (angkatan II).
Qoriyatul berbagi cerita di balik keberhasilannya meraih Juara Harapan 3 kategori short paper pada PJJ Challenge, yaitu ajang yang dirancang agar mahasiswa PJJ Informatika dapat berkompetisi di tingkat nasional dan diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi. Yang membuat ceritanya berkesan, tahun sebelumnya ia telah mengikuti ajang yang sama dan belum berhasil. Alih-alih berhenti, ia kembali mencoba dengan persiapan yang lebih matang. “Bagi teman-teman yang ingin ikut kegiatan atau lomba, tapi masih merasa ragu atau takut hasilnya kurang bagus, Menurut saya enggak apa-apa kita mencoba dulu. Karena dari mencoba kita bisa tahu kemampuan kita dan bisa belajar dari prosesnya,” pesannya kepada teman-teman dan adik tingkat yang hadir.
Semangat serupa datang dari Bekti dan Fardi yang membagikan pengalaman menjadi fasilitator pelatihan bagi para lulusan SMK di Bogor. Farid membawakan materi Fiber to The Home (FTTH), sedangkan Bekti mengisi sesi Docker dan Uptime Kuma. Mereka menyampaikan bahwa antusiasme para peserta pelatihan menjadi pengalaman yang paling berkesan. Kepercayaan sebagai pemateri tersebut menjadi bentuk rekognisi bahwa kompetensi yang dibangun selama ini dapat diakui dan bermanfaat di ruang profesional yang lebih luas.
Capaian ketiganya bertumpu pada ekosistem dukungan yang disiapkan Prodi PJJ Informatika UII, mencakup pendanaan internal prodi dan forum gathering prodi secara rutin. Melalui forum berbagi seperti ini, mahasiswa berprestasi diposisikan sebagai teladan sekaligus mentor informal bagi juniornya.



