Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Dakwah

Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah Umrah

menunggu berbuka puasa di masjid

Oleh: Elyza Gustri Wahyuni, S.T., M.Cs.

Di era modern ini, rutinitas duniawi sering kali membuat kita merasa jenuh serta jauh dari Sang Pencipta. Kesibukan mengejar materi dan hiruk-pikuk kehidupan tak jarang menyisakan kekosongan spiritual dalam hati. Dalam kondisi inilah, ibadah umrah hadir sebagai jeda serta istirahat bagi jiwa yang haus akan ketenangan. Umrah bukan sekadar perjalanan wisata religi biasa, melainkan sebuah perjalanan spiritual sakral menuju Baitullah yang menjanjikan transformasi diri dan pembersihan dosa bagi setiap muslim yang melaksanakannya dengan ikhlas.

Umrah secara bahasa berarti ziarah atau berkunjung. Dalam syariat Islam, umrah adalah mengunjungi Ka’bah di Makkah untuk melaksanakan serangkaian ibadah yang meliputi ihram, tawaf, sai, dan diakhiri dengan tahalul. Berbeda dengan haji yang memiliki waktu khusus, umrah dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun. Hal ini memberikan kesempatan luas bagi umat Islam untuk senantiasa memperbarui iman dan bertobat di tempat yang paling mulia di muka bumi.

Keutamaan Umrah dalam Al-Qur’an dan Sunnah

Allah ﷻ memerintahkan hamba-Nya untuk menyempurnakan ibadah ini sebagai bentuk ketaatan. Perintah untuk menyempurnakan umrah berdampingan dengan haji disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 196:

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ

Artinya: “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.” (QS. Al-Baqarah: 196)

Ayat ini menegaskan bahwa orientasi utama dalam menjalankan umrah haruslah semata-mata karena Allah (Lillahi Ta’ala), bukan untuk pamer kesalehan atau sekadar mencari status sosial di mata manusia.

Manfaat Spiritual dan Penghapus Dosa

Islam juga mengajarkan bahwa umrah memiliki keutamaan yang luar biasa, terutama sebagai sarana penggugur dosa-dosa kecil yang kita lakukan di antara dua waktu umrah. Rasulullah ﷺ bersabda:

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ

“Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan baginya melainkan surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut memberikan motivasi bagi setiap muslim bahwa Allah Maha Pengampun. Dengan bersimpuh di depan Ka’bah, melakukan tawaf, dan memanjatkan doa di Multazam, seorang hamba memiliki kesempatan emas untuk memohon ampunan atas segala khilaf yang telah lalu.

Kunci Pembuka Pintu Langit dan Kelapangan Rezeki

Di balik setiap tetes keringat dan lelahnya saat menjalani ibadah umrah, Allah ﷻ menjanjikan keberkahan yang tak terlukiskan bagi kehidupan duniawi seorang hamba. Sering kali kita merasa khawatir akan berkurangnya harta saat melangkah menuju Baitullah. Pada kenyataannya, umrah adalah magnet bagi rezeki yang berkah dan perisai dari kefakiran. Rasulullah ﷺ bersabda dalam sebuah pesan yang menenangkan jiwa:

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِي الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ

Artinya: “Ikutkanlah umrah dengan haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana api menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak.” (HR. Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ahmad)

Hadis ini memberikan jaminan spiritual bahwa Allah ﷻ tidak akan membiarkan hamba-Nya yang datang bertamu dalam keadaan kekurangan. Alih-alih berkurang, rezeki yang kita miliki akan diluaskan dan disucikan dari segala penghalang. Rezeki dalam Islam bukan sekadar angka di rekening, melainkan perasaan cukup, kesehatan yang terjaga, serta ketenangan batin yang membuat hidup terasa begitu lapang.

Manfaat umrah pun melampaui aspek materi. Keberkahan yang turun di Tanah Suci akan ikut terbawa pulang ke dalam rumah tangga, memberikan kedamaian (sakinah) yang sulit ditemukan dalam kemewahan apa pun. Saat kita mengutamakan panggilan Allah, Allah pun akan mengutamakan segala urusan kita. Hidup yang tadinya terasa sempit dan penuh sesak oleh kekhawatiran, perlahan akan berganti menjadi ketenangan yang mendalam karena kita telah meletakkan segala beban di hadapan pemilik semesta.

Transformasi Diri dan Dampak Sosial Pasca Umrah

Manfaat ibadah umrah tidak hanya dirasakan saat berada di Tanah Suci, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku sehari-hari setelah kembali ke tanah air. Ibadah ini melatih kesabaran, kedisiplinan, dan rasa persamaan derajat di hadapan Allah (ukhuwah Islamiyah). Saat mengenakan kain ihram yang serba putih dan tanpa jahitan, semua sekat kekayaan, jabatan, dan suku bangsa runtuh; semua manusia sama-sama kecil di hadapan kebesaran Allah.

Dampak positif yang diharapkan dari seorang “Al-Mutamir” (orang yang berumrah) antara lain yaitu dapat meningkatkan kualitas ibadah salah satunya lebih istiqomah dalam menjalankan shalat fardu serta amalan-amalan sunnah. Selain itu, Al-Mutamir juga dapat menjadi pribadi yang lebih lembut hatinya, lebih peka terhadap penderitaan sesama, lebih menjaga perasaan orang lain, lebih gemar menolong, dan menjauhi prasangka, karena semakin menyadari bahwa menyakiti hati sesama manusia adalah perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah ﷻ.

Di sisi lain, menjaga kemurnian hati pasca umrah di tengah gempuran fitnah digital memerlukan perjuangan yang tiada henti. Kita perlu senantiasa menyiram hati dengan zikir agar kelembutan yang didapat di Makkah tidak memudar atau hilang begitu saja.

Marilah kita merenung, sudahkah kita menyiapkan bekal untuk memenuhi panggilan-Nya? Ibadah umrah bukan hanya tentang kemampuan harta, melainkan tentang kesiapan hati untuk mengetuk pintu Arasy. Semoga Allah ﷻ mengizinkan kita semua untuk bersujud di hadapan-Nya, membasuh wajah dengan air mata syukur, dan pulang sebagai pribadi yang menebar cahaya kebaikan.

Referensi

  • Al-Qurthubi, Imam. Tafsir Al-Qurthubi. Penjelasan mengenai ayat-ayat haji dan umrah dalam Al-Baqarah.
  • An-Nawawi, Imam. Riyadhus Shalihin. Kumpulan hadis tentang keutamaan ibadah-ibadah dalam Islam, termasuk haji dan umrah.
  • Sabiq, Sayyid. (2015). Fikih Sunnah. Jakarta: Pena Pundi Aksara. Membahas tata cara dan hikmah ibadah umrah secara mendalam.
  • Kementerian Agama RI. Buku Manasik Haji dan Umrah. Panduan resmi mengenai pelaksanaan dan makna filosofis ibadah di Tanah Suci.
  • Al-Fauzan, Saleh bin Fauzan. (2021). Ringkasan Fikih Lengkap. Pembahasan mengenai syarat, rukun, dan manfaat spiritual umrah bagi individu muslim.
  • Al-Ghazali, Abu Hamid. Ihya Ulumuddin (Kebangkitan Ilmu-ilmu Agama). Membahas rahasia-rahasia batiniah di balik ibadah haji dan umrah.
  • An-Nawawi, Imam. Al-Adzkar. Kumpulan doa dan adab yang melembutkan hati dalam berinteraksi dengan Sang Pencipta dan sesama.
  • Ar-Rumi, Jalaluddin. Matsnawi. Memberikan perspektif puitis tentang kerinduan jiwa manusia kepada Tuhannya.
  • Hasan, Fuad. (2022). Filosofi Ibadah di Tanah Suci. Jakarta: Cahaya Islam. Buku yang mengulas makna simbolik dari setiap rukun umrah.
  • Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tuntunan Manasik Haji dan Umrah. Panduan resmi yang menggabungkan aspek hukum fikih dan hikmah spiritual.
  • Al-Mubarakfuri, Safiurrahman. Tuhfatul Ahwadzi. Penjelasan (syarah) mendalam mengenai hadis-hadis rezeki dan penghapus kefakiran melalui haji dan umrah.
  • As-Sa’di, Abdurrahman. Taisir Karimir Rahman. Memberikan pemahaman tentang bagaimana amal saleh membukakan pintu-pintu keberkahan hidup.

Related posts:

Kredibilitas Informasi dan Berita Hoaks dalam Islam

Prasangka Baik Terhadap Takdir Allah

Teguh Hati Ala Sahabat Nabi

Istikamah dalam Belajar Informatika

Husnuzan Kepada Allah Ta’ala

July 1, 2026/by informatika
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/04/masjid.png 366 437 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2026-07-01 16:15:232026-07-01 16:15:23Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah Umrah
  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09
  • menunggu berbuka puasa di masjid
    Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah UmrahJuly 1, 2026 - 16:15
  • AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa InformatikaJuly 1, 2026 - 12:03
  • Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAPJuly 1, 2026 - 10:40
  • Pengumuman Pergantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA)June 26, 2026 - 15:07
  • Dari Yogyakarta ke Hiroshima: Pandu Nur Afi Dewanto Bawa Riset Rekomendasi Micro-Credential Berbasis AIJune 8, 2026 - 10:27
  • Mozanda Presentasikan Penelitian AI untuk Bimbingan Akademik di Seminar Internasional JepangJune 8, 2026 - 10:13
  • Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AIJune 6, 2026 - 20:42
  • PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era DigitalJune 6, 2026 - 09:42
  • Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1May 25, 2026 - 08:55

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Link to: AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa Informatika Link to: AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa Informatika AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa... Link to: Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030 Link to: Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030 Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026�...
Scroll to top Scroll to top Scroll to top