Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, banyak alat-alat terbuat, termasuk virtual reality (VR). Virtual Reality adalah simulasi kenyataan dengan bantuan 3D near-eye displays dan pose tracking untuk membuat user mempunyai pengalaman yang immersive. Biasanya, virtual reality digunakan untuk gim, edukasi, keamanan/pelatihan militer, bisnis, dan medis.

Saat ini, virtual reality masih menggunakan headset dan multi-projected environment untuk memberikan sensasi keberadaan fisik di dunia virtual. Seseorang dengan alat virtual reality bisa melihat dunia virtual dan berinteraksi dengan objek virtual. Virtual reality biasanya mempunyai auditory dan video feedback. Namun, terkadang ada tipe sensori yang lain dan feedback melewati haptic teknologi.

Dalam artikel ini, saya akan membahas pengunaan virtual reality di bidang medis bagi penyandang disabilitas. Bagaimana virtual reality dapat membantu para penyandang disabilitas?

Penggunaan virtual reality untuk membantu penyandang disabilitas

Di dunia VR, pengguna diwakili oleh sebuah avatar diri. Avatar ini memiliki satu keunggulan bagi penyandang disabilitas: tubuh virtual yang sepenuhnya fungsional. Dengan avatar ini, penyandang disabilitas dapat merasakan kebebasan bergerak, sekaligus bersosialisasi dengan pengguna lain dari berbagai penjuru dunia.

Selain itu, VR dapat digunakan untuk rehabilitasi. Pakar telah merancang skenario dan lingkungan khusus dalam VR untuk membantu penyandang disabilitas melatih keterampilan mereka dalam bermasyarakat. Fungsi dalam melakukan skenario tersebut adalah untuk melatih mereka sebelum kembali ke masyarakat lagi. Teknologi ini juga membantu mengevaluasi desain bangunan, memastikan aksesibilitasnya bagi penyandang disabilitas. Dengan skenario tersebut, penyandang disabilitas dapat beradaptasi dengan tempat-tempat yang akan mereka kunjungi.

Virtual reality untuk penyandang low vision

Read more

Di era internet ini, teknologi kecerdasan buatan (AI) terus mengalami perkembangan pesat dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam bidang pendidikan. ChatGPT adalah salah satu bentuk aplikasi AI yang sangat populer di kalangan mahasiswa karena mampu memberikan jawaban cepat atas berbagai pertanyaan, termasuk yang berkaitan dengan agama. Mahasiswa dapat memperoleh informasi secara cepat tentang konsep dasar agama Islam, mulai dari penjelasan ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, hingga sejarah Nabi Muhammad dan rukun iman serta rukun Islam. Kecepatan dan kemudahan ini menawarkan solusi praktis bagi mahasiswa yang sibuk, yang seringkali membutuhkan informasi tanpa harus mengalokasikan waktu khusus untuk bertanya langsung kepada guru atau ulama.

Keterbatasan ChatGPT dalam Memahami Agama

Namun, meskipun ChatGPT dapat membantu memahami dasar-dasar agama, kita perlu memahami bahwa teknologi ini hanyalah alat, bukan guru atau ulama yang sesungguhnya. ChatGPT bekerja dengan merespons berdasarkan data yang diprogramkan, tanpa memiliki kemampuan untuk memahami agama secara mendalam atau memberikan interpretasi kontekstual. Dengan kata lain, ChatGPT tidak bisa menggantikan peran guru atau ulama dalam memberikan pemahaman agama yang bersandar pada sanad keilmuan yang terpercaya. Sebagai contoh, saat ditanya tentang tafsir mendalam atau konteks spesifik dalam ayat Al-Qur’an atau hadis, ChatGPT mungkin hanya memberikan jawaban yang terbatas pada informasi dasar atau pengertian umum, tanpa bisa menangkap substansi makna atau hikmah yang seharusnya dipahami dari sumber tersebut.

Peran Guru dalam Pendidikan Agama

Pengalaman saya sebagai musyrif dalam program pesantrenisasi Fakultas Teknologi Industri menguatkan hal ini. Selama mengajar, saya menyadari bahwa banyak mahasiswa lebih memilih bertanya langsung kepada ChatGPT untuk memahami masalah-masalah agama daripada bertanya kepada guru atau mencari referensi dari ulama yang terpercaya. Hal ini jelas bertentangan dengan prinsip dasar dalam Islam, yang mengajarkan bahwa mencari ilmu agama sebaiknya dilakukan melalui perantara guru yang memiliki sanad keilmuan. Belajar agama secara langsung kepada guru merupakan praktik yang telah menjadi tradisi dalam pendidikan Islam dan bertujuan untuk memastikan bahwa ilmu yang diperoleh tidak hanya akurat, tetapi juga memiliki panduan moral yang jelas. Read more

anak bermain cocomelon

Di era digital saat ini, video entertainment telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak balita. Salah satu contoh populer adalah video dari content creator bernama Cocomelon, sebuah seri animasi yang memberikan lagu-lagu sederhana nan menarik, yang mampu memikat perhatian anak-anak. Banyak orang tua yang menggunakan video ini sebagai sarana untuk menenangkan anak mereka, terutama saat anak mulai rewel atau bosan. Namun, di balik manfaatnya yang terlihat, ada sisi yang patut diwaspadai.

Manfaat Video Entertainment untuk Anak Balita

Tidak bisa dipungkiri bahwa video hiburan seperti Cocomelon memiliki sejumlah manfaat bagi balita. Konten edukatif yang menyenangkan membuat anak-anak bisa belajar hal-hal dasar seperti angka, huruf, warna, dan bahkan nilai-nilai moral sederhana. Melalui lagu-lagu ceria dan visual yang berwarna-warni, anak-anak menjadi lebih mudah untuk terlibat dan tertarik. Selain itu, video ini seringkali menjadi penyelamat bagi para orang tua, terutama ketika anak mulai rewel. Anak-anak yang menonton video ini cenderung lebih tenang sehingga orang tua mendapatkan waktu sejenak untuk mengurus hal-hal lain.

Namun, apakah manfaat ini sepadan dengan risiko yang dihadirkan?

Dampak Negatif dari Ketergantungan pada Video Entertainment

Read more

Hidup di era digital yang semakin canggih memang memberi banyak manfaat bagi kita, sepertinya mudahnya mengakses internet. Namun, tidak hanya memberikan manfaat, adanya perkembangan teknologi ini juga membuka pintu ancaman, salah satunya yaitu penipuan online atau scam. Penipuan online ini marak terjadi di lingkungan masyarakat dan kian meresahkan karena para pelaku semakin licik dan memanfaatkan berbagai media digital untuk memangsa korbannya.

Maka, penting bagi kita untuk mengenali dan memahami berbagai macam bentuk scam agar kita dapat menjadi lebih waspada. Berikut merupakan beberapa bentuk scam yang sering terjadi di media digital serta cara menghindarinya menurut perspektif Islam.

Beberapa Scam Populer

1. Phishing

Merupakan salah satu modus penipuan yang sering terjadi di sekitar kita. Biasanya, pelaku akan menyamar sebagai seseorang yang bekerja di lembaga resmi, seperti bank atau institusi pemerintahan. Setelah itu, pelaku akan meminta korban untuk mengisi data atau informasi pribadi mereka di sebuah situs web yang sengaja mereka buat semirip mungkin dengan situs web aslinya untuk meyakinkan korban.

Contoh nyata dari kasus ini adalah ketika seseorang menerima sebuah e-mail dari sebuah bank yang menginformasikan korban bahwa mereka sedang mengalami suatu masalah dan korban diminta untuk melakukan verifikasi data. Dengan cara tersebut, korban akan percaya dan memberikan informasi penting kepada pelaku penipuan tanpa sadar.

2. Investment Scam

Read more

Pendahuluan

Pernahkah Anda mendengar tentang Internet of Things (IoT)? Ini adalah konsep di mana berbagai perangkat sehari-hari terhubung ke internet, memungkinkan mereka untuk berkomunikasi satu sama lain. Dalam konteks rumah pintar, teknologi ini menawarkan banyak manfaat, terutama bagi para lansia. Dengan sistem yang saling terhubung, kita bisa meningkatkan keselamatan, memantau kesehatan, menyediakan kenyamanan, dan memfasilitasi komunikasi. Semua ini membuat lansia bisa hidup lebih mandiri sambil memberikan ketenangan bagi keluarga dan pengasuh mereka. Di sini, kita akan melihat beberapa manfaat utama dan perangkat yang penting untuk menerapkan IoT di rumah pintar bagi lansia.

Sebuah Arsitektur Sistem IoT bagi Lansia dan Orang Disabilitas

Gambar 1. Sebuah arsitektur sistem IoT bagi lansia dan orang disabilitas

Beberapa Manfaat Rumah Pintar Untuk Lansia

Manfaat 1: Meningkatkan Keselamatan dan Keamanan

Read more

Pada masa digital ini, mobile game telah menjadi salah satu hiburan bagi anak-anak. Perkembangan teknologi yang sangat pesat memungkinkan gim dapat dimainkan dengan menggunakan smartphone ataupun tablet. Berbagai jenis gim juga bisa didapatkan dengan mudah, entah itu gim yang gratis ataupun berbayar. Meskipun mobile game membawakan hiburan yang sangat menarik, perlu dilihat dampak yang diberikan kepada anak-anak zaman sekarang.

Dampak Positif Mobile Game

Di satu sisi, gim dapat memberikan dampak positif yang membantu pertumbuhan anak. Dengan fitur-fitur yang menantang, anak-anak dapat menyelesaikan masalah, menentukan keputusan, memperkuat daya ingat, dan juga meningkatkan kemampuan berpikir ke depan. Selain itu, tidak sedikit gim yang menyediakan pengalaman pembelajaran yang interaktif dengan tema sains, matematika, sejarah, dan bahasa. Tidak sedikit juga orang-orang, yang dulunya ketika kecil bermain gim, sekarang pandai berbahasa Inggris. Hal itu membuktikan bahwa bermain gim meningkatkan kemampuan berbahasa.

Ada juga mode multiplayer yang saat ini sangat populer. Melalui mode ini, anak-anak dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, kekompakan dalam menyelesaikan masalah, dan kerja sama dalam gim. Hal itu dapat digunakan sebagai bekal untuk kehidupan sosial. Selain mendapatkan hiburan, anak-anak secara tidak langsung juga belajar melalui gim.

Dampak Negatif Mobile Game

Read more

Augmented Reality (AR) telah membuka pintu menuju pengalaman bermain yang tak terbatas dan memikat. Dengan menggabungkan elemen virtual dengan realitas fisik, AR memperkaya pengalaman bermain dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam artikel ini, kita akan merambah lebih dalam ke dalam konsep dasar AR dalam permainan, teknologi yang mendukungnya, aplikasi yang menjanjikan, serta tantangan yang perlu diatasi dalam implementasinya.

Konsep Dasar Augmented Reality (AR)

Ketika kita berbicara tentang AR dalam permainan, kita berbicara tentang kemampuan teknologi untuk menyajikan objek-objek virtual secara real-time dalam lingkungan fisik kita. Ini memungkinkan kita untuk melihat karakter, objek, atau elemen permainan lainnya dalam konteks dunia nyata. Misalnya, dalam permainan mobile Pokemon Go, kita dapat melihat karakter Pokemon muncul di sekitar kita melalui layar smartphone kita. Konsep ini membawa pengalaman bermain ke tingkat yang lebih tinggi serta meningkatkan imersi dan keterlibatan pemain.

Teknologi AR dalam Permainan

Teknologi AR menggunakan kamera, sensor, dan algoritma pemrosesan citra untuk mengenali dan menampilkan objek virtual dalam lingkungan nyata. Dengan menggunakan perangkat seperti smartphone atau headset AR, pemain dapat melihat objek digital yang disisipkan ke dalam pemandangan nyata mereka, menciptakan pengalaman bermain yang lebih dinamis dan menarik. Teknologi ini terus berkembang pesat, dengan perangkat AR yang semakin canggih dan dapat diakses oleh lebih banyak orang.

Aplikasi yang Menjanjikan

Read more

Pesatnya perkembangan teknologi membuat handphone, atau yang sering kita sebut gawai, kini selalu hadir dalam kehidupan sehari-hari. Di zaman modern ini, gawai bukan lagi benda asing dan bahkan dimiliki oleh semua orang dari berbagai rentang umur, termasuk anak-anak usia dini.

Ketika diperlukan, orang tua generasi milenial tidak ragu memberikan handphone kepada anak mereka. Terkadang, kesibukan sehari-hari membuat orang tua sulit untuk selalu mengawasi dan bermain dengan si kecil sehingga mereka mempercayakan gawai untuk menghibur anak agar tetap tenang dan tidak menimbulkan keributan. Dengan begitu, orang tua bisa fokus pada urusan mereka, sementara si kecil punya banyak sumber untuk belajar dan bermain.

Namun, apakah membiarkan anak menggunakan internet tanpa pengawasan adalah ide yang tepat?

Akibat Buruk Internet bagi Anak Usia Dini

1. Menemukan Konten yang Tidak Pantas

Internet memungkinkan siapa saja untuk mengunggah berbagai macam konten. Akibatnya, muncul banyak konten yang tidak pantas untuk dilihat anak-anak, seperti adegan kekerasan, pornografi, dan penipuan. Kemudahan akses internet membuat anak-anak sangat rentan menemukan informasi yang tidak sesuai.

2. Gangguan Kesehatan Mental

Read more

Di era teknologi yang semakin maju ini, Internet of Things (IoT) menjadi salah satu inovasi teknologi yang populer di kehidupan sehari-hari, terutama dalam rumah tangga. IoT merupakan sebuah konsep yang memungkinkan objek dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi melalui jaringan internet. Dengan ini, IoT memungkinkan  perangkat elektronik terhubung secara otomatis dan kontrol jarak jauh[1]. Konsep ini mengubah cara manusia hidup, bekerja, dan berinteraksi dengan lingkungan[2].

Tujuan IoT dalam Rumah Tangga

Dalam konteks rumah tangga, IoT dapat menciptakan rumah cerdas atau smart home yang meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari[3]. IoT dalam kehidupan rumah tangga dapat menciptakan kualitas hidup yang lebih baik melalui otomatisasi dan konektivitas perangkat elektronik. Berikut beberapa tujuan IoT dalam kehidupan rumah tangga: Read more

Dalam beberapa tahun belakangan, teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mencuri perhatian berbagai industri di seluruh dunia. AI memungkinkan komputer atau mesin berpikir dan bertindak layaknya manusia dengan mempelajari pola-pola dalam data. Perkembangannya yang semakin pesat membawa banyak perubahan dan manfaat di berbagai sektor. Tak heran jika industri bisnis kini berlomba-lomba dalam mengintegrasikan inovasi ini pada produk yang dimilikinya. Menurut survei yang dilakukan IBM pada tahun 2023, tercatat sebanyak 42% perusahaan berskala enterprise telah menerapkan AI dalam bisnis mereka. Sementara itu, 40% lainnya masih dalam tahap eksplorasi dan pertimbangan untuk menerapkan model ini. Namun, yang menarik dari survei ini yakni sebanyak 59% dari perusahaan yang disurvei dan telah bekerja sama dengan AI mengatakan bahwa mereka bermaksud untuk mempercepat peluncuran teknologi tersebut. Ini menunjukkan betapa pentingnya penerapan AI dalam pengoptimalan kinerja terutama peningkatan efisiensi dan produktivitas industri saat ini.

Mengenal Llama 3

Llama 3

Llama 3

Baru-baru ini, Meta dengan bangga merilis versi terbaru dari Large Language Model (LLM) open source yang dimilikinya. Llama 3, rilisan terbaru model bahasa besar AI yang mengangkat konsep sumber terbuka ini, hadir dengan sejumlah peningkatan kemampuan yang signifikan dibandingkan versi terdahulunya yakni Llama 2. Pada rilisan ini, Meta menghadirkan dua versi terlatih.

Pertama, model 8B yang memiliki 8 miliar parameter. Llama model ini berhasil mengungguli model AI seperti Mistral 7B dan Gemma 7B. Selanjutnya, model kedua yakni model 70B yang memiliki 70 miliar parameter. Model ini juga telah mampu bersaing dengan model AI terbaik saat ini seperti Gemini 1.5 Pro. Kedua model tersebut menawarkan kemampuan baru termasuk peningkatan penalaran yang disempurnakan untuk mengikuti arahan manusia sehingga dapat memberikan respon yang sangat mirip layaknya manusia. Berbeda dengan model AI lainnya yang beredar saat ini, Llama 3 yang hadir sebagai model AI dengan sumber terbuka memberikan kesempatan besar bagi komunitas teknologi secara luas untuk dapat mengakses dan memanfaatkannya. Bahkan, Llama versi terbaru ini juga dapat diakses melalui mesin lokal untuk lebih menjaga privasi penggunanya. Read more