Jangan Tidur Setelah Subuh!

Setiap manusia pasti memiliki banyak kegiatan yang membuat mereka pada akhirnya lelah. Setelah melakukan kegiatan yang melelahkan, manusia butuh istirahat di malam hari. Pada dini hari, sebagai manusia yang beragama Islam, ada satu kewajiban yang harus dilaksanakan, yaitu salat Subuh. Setelah salat Subuh, beberapa orang memilih tidur kembali karena masih lelah setelah melakukan banyak kegiatan di hari sebelumnya. Ada beberapa lainnya yang tidak tidur setelah salat Subuh. Tidur memang sangat penting untuk memulihkan energi dan menjaga keseimbangan tubuh. Namun, sebagai seorang muslim, ada beberapa anjuran untuk tidak tidur setelah Subuh. 

Menurut hukum taklifi, tidur setelah salat Subuh adalah makruh dan sangat tidak baik, kecuali ada udzur atau mengalami sakit yang mengharuskan untuk tetap beristirahat. Nabi Muhammad saw. bersabda, “Seusai salat fajar (Subuh), janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki.” (HR. Thabrani). Hadits ini menjelaskan bahwa kita harus menyiapkan diri dengan tidak kembali tidur untuk menyambut pagi hari yang telah Allah janjikan keberkahan di dalamnya. Tentunya, anjuran tidak tidur setelah Subuh memiliki beberapa alasan. 

1. Hilangnya Keberkahan

Dalam bahasa Arab, berkah diambil dari kata barokah yang berarti nikmat. Waktu setelah salat Subuh sampai matahari terbit merupakan waktu di mana keberkahan yang berlimpah diturunkan. Sebagaimana sabda Rasulullah saw., ”Ya Allah, berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi).

2. Terhambatnya Rezeki

Kita, sebagai kaum muslimin, pastinya ingin mendapatkan rezeki yang pantas dari-Nya. Setiap setelah selesai salat, kita menyisipkan doa untuk meminta rezeki kita selalu lancar. Namun, terdapat salah satu penghambat rezeki, yaitu apabila kita tidur kembali setelah Subuh. Dalam kitab Ta’limul Muta’allim bab 13, diterangkan, “Tidur setelah salat Subuh dapat mendatangkan kefakiran bagi seseorang, sebab ia kehilangan kesempatan untuk membuka jalan bagi dirinya menjemput rezeki.”

3. Tidak Mendapat Kebaikan

Pagi hari merupakan waktu terbaik dalam memulai aktivitas. Mengawali pagi dengan kegiatan positif mampu menjadikan sebab kebaikan lain di siang dan malam hari. Ibnu Qayyim rahimahullah berkata bahwa, “Di antara hal yang makruh menurut para ulama adalah tidur setelah salat Subuh hingga matahari terbit karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghanimah (kebaikan yang banyak).”

4. Menyebabkan Timbulnya Rasa Malas

Setelah bangun tidur, tiap muslim akan melaksanakan salat Subuh. Beberapa orang di antaranya berharap, setelah tidur, mereka akan mendapatkan kondisi tubuh mereka bugar dan semangat menjalani kegiatan. Namun, beberapa orang yang memilih tidur kembali setelah Subuh, setelah bangun, badan mereka menjadi terasa lebih lelah. Ini bisa menimbulkan rasa malas untuk melakukan kegiatan yang seharusnya mereka kerjakan. Ibnu Qayyim pernah mengatakan, “Orang yang memilih untuk tidur secara berlebihan dapat mengakibatkan lalai dan malas-malasan”. Dari pernyataan Ibnu Qayyim, apabila keseharian kita ingin semangat dalam melakukan aktivitas, jangan tidur setelah Subuh.

 5. Menimbulkan Banyak Penyakit

Kita sebagai manusia pasti ingin memiliki kondisi tubuh yang sehat dan terhindar dari penyakit. Menjaga kondisi tubuh tetap sehat dapat dilakukan dengan cara memiliki waktu tidur yang cukup. Namun, kebanyakan tidur juga dapat menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya jika kita tidur lagi setelah Subuh. Dalam segi medis, apabila seseorang tidur setelah Subuh, penyakit yang mampu ditimbulkan antara lain, diabetes, obesitas, penyakit jantung dan pembuluh darah kurang lancar, serta gangguan dalam mengingat. Oleh karena itu, kita dapat meminimalisir datangnya penyakit tersebut dengan membiasakan diri untuk tidak banyak tidur, apalagi setelah Subuh. Sebagaimana pernyataan yang disampaikan Ibnu Qayyim rahimahullah bahwa, “Banyak tidur ada yang termasuk dilarang dan ada pula yang dapat menimbulkan bahaya bagi badan. Tidur pagi juga menyebabkan berbagai penyakit badan di antaranya adalah melemahkan syahwat”.

Dari penjelasan di atas, kita tidak dianjurkan tidur setelah Subuh. Kita harus membiasakan diri untuk melawan rasa kantuk. Kita harus melakukan kegiatan kecil yang dapat memicu semangat untuk menjalani aktivitas selama sehari, seperti melakukan olahraga atau kegiatan positif lainnya. Oleh karena itu, meskipun kadang kita merasa lelah, kita harus berupaya untuk tidak tidur setelah Subuh. Dengan menjaga kebiasaan tersebut, kita dapat memperoleh manfaat spiritual dan kesehatan.

Referensi


Penulis (Mahasiswa S-1 Informatika UII):

  • Hitawasana Adhyatma Atmadi
  • Jefrian Arya Hernanda
  • Hafizh Shafar Raharjo