Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Dakwah

Tawakal dan Usaha: Menyeimbangkan Iman dan Ikhtiar

Al-Quran

Dalam kehidupan sehari-hari, semua Muslim dihadapkan pada dua prinsip penting dalam kehidupannya, yaitu: tawakal (berserah diri kepada Allah Swt.) dan ikhtiar (berusaha dengan maksimal). Kedua prinsip ini saling melengkapi dan juga harus seimbang agar kehidupan sehari-hari dapat dijalani dengan penuh keyakinan dan juga kedamaian.

Pentingnya Tawakal

Tawakal bisa juga diartikan sebagai sikap pasrah dan menyerahkan segala urusan kepada Allah Swt. setelah melakukan segala usaha. Namun, tawakal tidak berarti juga berdiam diri tanpa berbuat apa-apa. Seorang Muslim tetap diwajibkan untuk berusaha karena ikhtiar adalah bentuk dari tanggung jawab kita sebagai hamba Allah Swt. yang diberikan akal dan juga kemampuan untuk bertindak.

Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an:

فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ

“Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah Swt. Sesungguhnya Allah Swt. menyukai orang-orang yang bertawakal.” (QS. Ali ‘Imran: 159)

Dalam ayat ini, ditegaskan bahwa sebelum bertawakal, seorang Muslim harus terlebih dahulu mengambil keputusan dan berusaha. Setelah berusaha, barulah kita serahkan hasilnya kepada Allah Swt. karena hanya Allah Swt. lah yang memiliki kuasa atas segala sesuatu.

Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Al-Mubarak, Ibnu Hibban, Al-Hakim, Al-Qudha’i dan Al-Baghawi meriwayatkan dari Umar bin Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَ كَّلُوْنَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ، لَرُزِقْتُم كَمَا تُرْزَقُ الطَّيْرُ، تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوْحُ بِطَانًا

“Sungguh, seandainya kalian bertawakal kepada Allah sebenar-benar tawakal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang”

Hadis ini menunjukkan bahwa burung tidak hanya duduk menunggu makanan datang kepada mereka, tetapi juga pergi untuk mencari makan. Inilah makna dari tawakal yang benar usaha disertai keyakinan bahwa Allah Swt. akan memberi hasil terbaik.

Pentingnya Ikhtiar

Ikhtiar dalam Islam adalah bentuk nyata dari usaha dan kerja keras yang dilakukan seorang Muslim. Tanpa ikhtiar, tawakal menjadi tidak bermakna. Seperti yang disabdakan Rasulullah saw. dalam sebuah hadis riwayat Muslim:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah kepada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.” (HR. Muslim) [Muslim: 47-Kitab Al Qodar, An Nawawi –rahimahullah- membawakan hadits ini dalam Bab “Iman dan Tunduk pada Takdir”]

Hadis ini menunjukkan pentingnya berusaha dengan rasa semangat dalam hal-hal yang bermanfaat dan juga selalu meminta pertolongan kepada Allah Swt. Ditekankan bahwa seorang mukmin tidak hanya menunggu bantuan dari Allah Swt. tanpa berusaha, tetapi juga aktif mengambil langkah-langkah untuk mencapai kebaikan. Ketika menghadapi musibah, seorang mukmin diajarkan untuk tidak mengucapkan “seandainya” karena hal itu dapat membuka pintu kebimbangan dan keputusasaan.

Kesimpulan

Tawakal dan ikhtiar adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam keseharian seorang Muslim. Dalam Islam, diwajibkan berusaha dalam apapun itu dengan maksimal, tetapi kita juga harus menyadari bahwa semua hasil akhir dari setiap usaha berada di tangan Allah Swt. Seperti yang disampaikan dalam QS. Al-Mulk:

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ
“Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.”
(QS. Al-Mulk: 2)

Dengan menjaga keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal, kita semua dapat menjalani hidup dengan penuh keyakinan, ketekunan, dan ketenangan. Kita percaya bahwa setelah berusaha, segala sesuatu akan kembali kepada kehendak Allah Swt.

Referensi

  • https://rumaysho.com/691-tetap-semangat-dalam-hal-yang-bermanfaat197.html
  • https://almanhaj.or.id/965-bertawakal-kepada-allah.html
  • https://hadits.id
  • https://muslim.or.id/47968-menikmati-lelahnya-ibadah.html

Penulis (Mahasiswa S-1 Informatika UII): Muhammad Dafa Syauqi Ramadhan

Related posts:

Muhasabah di Bulan Ramadan: Jika Deep Learning Bisa, Mengapa Kita Tidak?

Ilmu Fondasi Sukses Dunia Akhirat

Puasa Kok Sia-Sia?

Jadilah Seperti Lebah

Etika Bersosial Media dalam Islam: Menjauhi Bullying dan Menebar Kebaikan

November 1, 2024/by informatika
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/Al-Quran.png 729 1087 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2024-11-01 05:40:582024-12-16 08:24:29Tawakal dan Usaha: Menyeimbangkan Iman dan Ikhtiar
  • Kuliah Umum Pengembangan Aplikasi Informatika Medis
    Sibuk Kuliah Bukan Alasan Jauh dari AgamaJuly 27, 2026 - 13:56
  • Gathering Mahasiswa PJJ Informatika UII: Perkuat Motivasi Akademik Jelang UASJuly 27, 2026 - 11:50
  • “Hands On Bareng Kating”: Mahasiswa Informatika UII Belajar Odoo ERP Langsung dari Kakak TingkatJuly 27, 2026 - 09:32
  • PJJ Challenge Chapter II 2026 Resmi Umumkan PemenangJuly 27, 2026 - 08:55
  • Mahasiswa Magister Informatika UII Berhasil Kembangkan Metode Forensik Digital pada Smartwatch Berbasis Android Wear OSJuly 19, 2026 - 21:44
  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09
  • menunggu berbuka puasa di masjid
    Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah UmrahJuly 1, 2026 - 16:15
  • AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa InformatikaJuly 1, 2026 - 12:03
  • Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAPJuly 1, 2026 - 10:40
  • Pengumuman Pergantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA)June 26, 2026 - 15:07

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Link to: Master’s Student Wins Gold and Bronze at RICE 2024 Link to: Master’s Student Wins Gold and Bronze at RICE 2024 Master’s Student Wins Gold and Bronze at RICE 2024 Link to: Bahaya Scam di Era Digital: Waspadai Penipuan Online yang Merugikan Link to: Bahaya Scam di Era Digital: Waspadai Penipuan Online yang Merugikan Kecanduan Gacha - generated by DALL-EDALL-EBahaya Scam di Era Digital: Waspadai Penipuan Online yang Merugikan
Scroll to top Scroll to top Scroll to top