Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Informatika

Era Koneksi Supercepat: Mengenal Jaringan 10G dan Dampaknya bagi Dunia Digital

Gambar 4. Rumah Cerdas yang Terintegrasi Dengan Sistem Otomatis Untuk Kesehatan Lansia

Keberhasilan Tiongkok dalam merilis jaringan 10 Gbps pada April 2025 merupakan sejarah baru dalam era digital. Jaringan ini memanfaatkan teknologi 50G Passive Optical Network (PON) generasi terbaru. Teknologi tersebut memungkinkan kecepatan unduh hingga 9.834 Mbps, unggah sekitar 10.008 Mbps, dan latensi rendah 3 milidetik.

Jaringan dengan kecepatan 10 Gbps berarti mampu mentransfer data 10 miliar bit per detik. Dengan kecepatan ini, pengunduhan file besar, streaming video beresolusi tinggi, serta penggunaan aplikasi berat bisa diakses dengan mudah dan cepat. Sementara itu, latensi rendah berhubungan dengan waktu jeda minimal antara pengiriman dan penerimaan data.

Jeda waktu tersebut sangat penting dalam aplikasi real-time, seperti streaming video dan game online. Peningkatan tersebut dapat mendukung berbagai aplikasi canggih seperti streaming video 8K, virtual  augmented reality, cloud computing, serta pengembangan smart cities. Perkembangan jaringan ini merupakan langkah besar dalam mendukung kemajuan teknologi di berbagai sektor (Nainggolan, 2025).

Pemanfaatan Jaringan 10G

Manfaat penggunaan jaringan 10G dalam berbagai sektor:

  1. Smart Cities
    Penerapan jaringan 10G memungkinkan adanya sistem keamanan kota yang beroperasi secara real-time, serta mendukung pengembangan kendaraan otonom yang responsif terhadap kondisi lalu lintas dan lingkungan sekitarnya
  2. Pertanian
    Petani dapat memanfaatkan data real-time untuk memantau kondisi tanaman, mengelola irigasi, serta mendeteksi hama atau penyakit secara lebih cepat dan efisien
  3. Kesehatan
    Memungkinkan dokter bedah melakukan operasi jarak jauh melalui getaran Grey’s Anatomy tanpa adanya hambatan dan penundaan.
  4. Lingkup Rumah Tangga
    Perangkat rumah pintar dapat terhubung dan beroperasi secara real-time tanpa gangguan. Hal ini mampu meningkatkan efisiensi, kenyamanan, serta keamanan dalam kehidupan sehari-hari (Hub, 2025).
  5. Dunia Bisnis
    Perusahaan dapat mentransfer data berukuran besar dengan cepat serta memaksimalkan penggunaan cloud computing tanpa adanya hambatan. Hal ini meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis.

Dampak Negatif Jaringan 10G

Tidak dapat disangkal bahwa kehadiran jaringan 10G membawa banyak manfaat dan kemudahan. Namun, di samping itu, terdapat beberapa dampak negatif yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah potensi terjadinya pelebaran kesenjangan (digital gap) antara wilayah yang telah terjangkau jaringan 10G dan wilayah yang belum. Kesiapan pengguna dan industri juga menjadi hal yang penting. Tanpa edukasi dan pelatihan yang memadai, pemanfaatan jaringan 10G dapat terhambat karena masih banyak pihak yang belum siap mengadopsi teknologi ini secara optimal (titah, 2025).

Selain itu, kecepatan dan kapasitas tinggi dari jaringan 10G dapat meningkatkan ketergantungan pada teknologi digital. Jika tidak diimbangi dengan kesiapan sistem dan regulasi yang memadai, hal ini berpotensi menimbulkan berbagai masalah sosial dan ekonomi. Di sisi lain, aliran data yang sangat besar dan cepat juga meningkatkan kompleksitas risiko keamanan siber (titah, 2025). Oleh karena itu, diperlukan perlindungan yang lebih ketat untuk data dan privasi pengguna.

Tantangan Implementasi Jaringan 10G

Meskipun jaringan 10G menawarkan berbagai keunggulan, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah rendahnya tingkat adopsi broadband gigabit di kalangan konsumen (Saleh, 2025), yang bisa menghambat pemanfaatan penuh dari jaringan kecepatan tinggi ini. Selain itu, infrastruktur  seperti perangkat keras, router dan server perlu ditingkatkan agar mampu menangani kapasitas dan kecepatan yang lebih besar secara optimal

Penutup

Kesimpulannya, jaringan 10G membawa banyak manfaat, seperti kecepatan tinggi, latensi rendah, hingga efisiensi yang mendukung perkembangan smart cities, bisnis, dan kehidupan sehari-hari. Namun, jaringan 10G juga membawa berbagai dampak negatif dan tantangan yang besar, seperti kesenjangan akses, kesiapan teknologi, dan keamanan data. Agar manfaatnya bisa dirasakan maksimal, diperlukan peningkatan infrastruktur, regulasi yang lebih baik, dan edukasi yang merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, kita dapat memastikan bahwa jaringan 10G dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan.

Referensi 

  • Hub, M. (2025, April 22). China’s 10G Network: The Internet Just Got a Jet Engine. Medium. https://medium.com/@mannyshub/chinas-10g-network-the-internet-just-got-a-jet-engine-b67d3b5f3ea4
  • Saleh, R. (2025, April 25). RRI.co.id—China Luncurkan Jaringan 10G Pertama di Dunia. https://www.rri.co.id/iptek/1473985/china-luncurkan-jaringan-10g-pertama-di-dunia
  • titah. (2025, April 25). China Luncurkan Internet 10G Pertama di Dunia dengan Kecepatan 10 Gbps—Wesclic Neo Technology. https://wesclic.com/china-luncurkan-internet-10g-pertama-di-dunia-dengan-kecepatan-10-gbps/
  • Nainggolan, V. P. (2025, April 25). China Leads the Digital Era: Ultra-Fast 10 Gbps Internet Network Launched in Xiong’an. https://noi.pikiran-rakyat.com/tech/pr-4049273625/china-leads-the-digital-era-ultra-fast-10-gbps-internet-network-launched-in-xiongan?

Penulis (Mahasiswa S-1 Informatika UII):

  1. Afif Nur Hidayat
  2. Wilda Maulida
  3. Aulira Rahmi Anum

Related posts:

Di Balik Layar Gamifikasi

Cara Membuat Program Login Sederhana dengan Bahasa Java

Peran ChatGPT dalam Pembelajaran Kuliah

Mengenal Bots di e-Commerce

Chess Bot, Bagaimana Komputer Bermain Catur

June 11, 2025/by informatika
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/rumah-cerdas-utk-lansia-4.png 1268 1306 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2025-06-11 03:29:342026-04-13 03:45:54Era Koneksi Supercepat: Mengenal Jaringan 10G dan Dampaknya bagi Dunia Digital
  • Sibuk Kuliah Bukan Alasan Jauh dari Agama, Mahasiswa Diajak Menjadikan Ilmu sebagai Jalan Mendekat kepada AllahAugust 5, 2026 - 10:00
  • Gathering Mahasiswa PJJ Informatika UII: Perkuat Motivasi Akademik Jelang UASAugust 5, 2026 - 09:50
  • Kuliah Umum Pengembangan Aplikasi Informatika Medis
    Sibuk Kuliah Bukan Alasan Jauh dari AgamaJuly 27, 2026 - 13:56
  • “Hands On Bareng Kating”: Mahasiswa Informatika UII Belajar Odoo ERP Langsung dari Kakak TingkatJuly 27, 2026 - 09:32
  • PJJ Challenge Chapter II 2026 Resmi Umumkan PemenangJuly 27, 2026 - 08:55
  • Mahasiswa Magister Informatika UII Berhasil Kembangkan Metode Forensik Digital pada Smartwatch Berbasis Android Wear OSJuly 19, 2026 - 21:44
  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09
  • menunggu berbuka puasa di masjid
    Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah UmrahJuly 1, 2026 - 16:15
  • AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa InformatikaJuly 1, 2026 - 12:03
  • Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAPJuly 1, 2026 - 10:40

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Link to: IKUTI WEBINAR “NONLINEAR LEARNING” : LEARNING WITHOUT LIMITS” Link to: IKUTI WEBINAR “NONLINEAR LEARNING” : LEARNING WITHOUT LIMITS” IKUTI WEBINAR “NONLINEAR LEARNING” : LEARNING WITHOUT LIMITS... Link to: Teknologi Image Generation dari OpenAI: Era Baru dalam Kreasi Visual Link to: Teknologi Image Generation dari OpenAI: Era Baru dalam Kreasi Visual Ilustrasi di atas di-generate menggunakan teknologi Artificial IntelligenceTeknologi Image Generation dari OpenAI: Era Baru dalam Kreasi Visual
Scroll to top Scroll to top Scroll to top