Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Informatika

Pemrograman Lebih Mudah: Kenali Dunia No-Code Platform

Teknologi informasi terus mengalami perkembangan yang sangat cepat, membawa dampak besar dalam aspek kehidupan manusia. Dari yang awalnya membutuhkan keahlian teknis tinggi, kini banyak produk digital yang memungkinkan akses lebih sederhana bagi masyarakat umum. Salah satu inovasi paling menarik dan inklusif yang muncul belakangan ini adalah platform no-code. Teknologi ini memungkinkan siapa pun, baik dari latar belakang IT maupun non-IT, untuk menciptakan aplikasi digital tanpa perlu menulis satu baris kode pun. Hal ini membuka jalan baru bagi individu yang ingin berkontribusi dalam dunia digital.

No-code platform bekerja dengan prinsip antarmuka visual yang intuitif, di mana pengguna cukup melakukan drag and drop elemen-elemen yang dibutuhkan dalam aplikasi. Platform seperti Bubble, Glide, dan Adalo telah menjadi pionir dalam pendekatan ini. Glide, misalnya, memungkinkan pengguna membuat aplikasi mobile berbasis spreadsheet hanya dalam hitungan menit. Sementara itu, Bubble menawarkan pengalaman membangun aplikasi web yang lebih kompleks tanpa coding tradisional. Dengan sistem seperti ini, pengguna tidak perlu memahami struktur bahasa pemrograman seperti JavaScript atau Python karena semua proses teknis sudah disederhanakan. Inilah yang menjadikan no-code sebagai solusi ramah pemula dan sangat relevan untuk mendukung kreativitas digital di berbagai kalangan.

Sebagai contoh implementasi nyata, penelitian yang dilakukan oleh Maulana & Fahrezi (2023) menghasilkan sebuah media pembelajaran berbasis mobile learning menggunakan platform Glide Apps. Dalam penelitian yang berjudul “Pembelajaran Bisnis Online: Pengembangan Media Mobile Learning Menggunakan Glide Apps Berbasis No-Code Aplikasi“, Maulana dan Fahrezi menciptakan aplikasi pembelajaran untuk mata pelajaran Bisnis Online kelas XI. Media pembelajaran ini dirancang untuk memudahkan peserta didik mengakses materi pelajaran secara fleksibel melalui ponsel pintar, tanpa harus bergantung pada perangkat komputer atau laptop. Temuan dari studi ini mengindikasikan bahwa aplikasi yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi dan mendapatkan sambutan positif dari peserta didik, yang menilai media tersebut menarik, menyenangkan, serta mudah digunakan. Penelitian ini membuktikan bagaimana platform no-code seperti Glide Apps dapat berperan penting dalam mengembangkan solusi pembelajaran yang efektif dan efisien, khususnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran daring.

Sulit untuk dibantah bahwa platform no-code menawarkan banyak keunggulan. Proses pengembangan aplikasi menjadi jauh lebih cepat, biaya yang dibutuhkan pun lebih murah, dan penggunaannya cukup mudah untuk dipelajari secara otodidak. Hal ini sangat membantu dalam membuat prototipe atau produk minimum viable (Minimum Viable Product) untuk menguji ide di awal. Namun, tentu saja ada batasan. Aplikasi yang dibangun dengan no-code biasanya memiliki keterbatasan dalam fleksibilitas fitur, integrasi lanjutan, atau performa tinggi. Selain itu, ketergantungan terhadap platform pihak ketiga membuat pengguna harus siap jika terjadi perubahan kebijakan atau layanan. Maka, penting untuk memahami bahwa no-code adalah alat bantu, bukan solusi universal untuk semua jenis proyek.

Pada akhirnya, platform no-code memungkinkan siapa pun untuk turut serta dan berkontribusi dalam perkembangan dunia digital. Mahasiswa, pelajar, guru, hingga pelaku UMKM bisa mulai membangun solusi digital yang bermanfaat, tanpa perlu menunggu sampai jadi ahli coding terlebih dahulu. Ini adalah momen emas untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta. Mari kita manfaatkan kemudahan yang ditawarkan teknologi ini untuk menciptakan karya, membantu lingkungan sekitar, dan menyelesaikan masalah-masalah nyata di masyarakat. Jika teknologi adalah jembatan menuju masa depan, no-code adalah jalan cepat yang bisa dilalui siapa pun dengan tekad dan kreativitas.

Referensi

  • Maulana, D. Y., & Fahrezi, A. (2023). Pembelajaran Bisnis Online: Pengembangan Media Mobile Learning Menggunakan Glide Apps Berbasis No-Code Aplikasi. Jurnal Manajemen Dan Penelitian Akuntansi (Jumpa), 16(1), 26-39.

Penulis (Mahasiswa S-1 Informatika UII): Fattan Prabowoningtyas

Related posts:

Bagaimana AI Memengaruhi Performa Pelajar/Mahasiswa dalam Mencapai Tujuan Akademis?

Virtual Reality bagi Penyandang Disabilitas

Membuat Aplikasi Web Sains Data dengan Mudah Menggunakan Streamlit

Pemanfaatan Bahasa R dalam Mata kuliah Matematika Informatika

Seri Gen AI Gratisan - Intro: Imajinasi dan Inovasi

June 15, 2025/by informatika
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/06/DSC05543-scaled.jpg 1440 2560 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2025-06-15 09:37:472026-04-13 10:15:39Pemrograman Lebih Mudah: Kenali Dunia No-Code Platform
  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09
  • menunggu berbuka puasa di masjid
    Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah UmrahJuly 1, 2026 - 16:15
  • AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa InformatikaJuly 1, 2026 - 12:03
  • Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAPJuly 1, 2026 - 10:40
  • Pengumuman Pergantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA)June 26, 2026 - 15:07
  • Dari Yogyakarta ke Hiroshima: Pandu Nur Afi Dewanto Bawa Riset Rekomendasi Micro-Credential Berbasis AIJune 8, 2026 - 10:27
  • Mozanda Presentasikan Penelitian AI untuk Bimbingan Akademik di Seminar Internasional JepangJune 8, 2026 - 10:13
  • Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AIJune 6, 2026 - 20:42
  • PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era DigitalJune 6, 2026 - 09:42
  • Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1May 25, 2026 - 08:55

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Link to: Teknologi Image Generation dari OpenAI: Era Baru dalam Kreasi Visual Link to: Teknologi Image Generation dari OpenAI: Era Baru dalam Kreasi Visual Teknologi Image Generation dari OpenAI: Era Baru dalam Kreasi VisualIlustrasi di atas di-generate menggunakan teknologi Artificial Intelligence Link to: The Power of Gratitude: Melihat Keindahan dalam Segala Hal Link to: The Power of Gratitude: Melihat Keindahan dalam Segala Hal Self love - FreepikThe Power of Gratitude: Melihat Keindahan dalam Segala Hal
Scroll to top Scroll to top Scroll to top