Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Dakwah

Lisanmu Cerminan Dirimu

Sering kita temui di sekitar kita orang yang masih lalai dalam menjaga lisan. Ada berbagai macam alasan, mulai dari bermain game, bercanda, berantem, berdebat,  dan masih banyak alasan lainnya. Pernahkah terpikirkan? Apa yang kita ucapkan berpotensi menyakiti perasaan dan mengganggu orang lain. Bahkan, orang dapat menilai diri kita maupun sebaliknya dari apa yang kita ucapkan karena apa yang kita ucapkan menggambarkan diri kita. Itulah mengapa kita perlu menjaga lisan.

Rasulullah saw. bersabda:

سلامة الإنسان في حفظ اللسان

“Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan.” (HR. Al-Bukhari)

Rasulullah saw. dalam riwayat lain juga bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah menjelaskan bahwa semua yang kita ucapkan pasti akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah. Ia juga menjelaskan perkataan yang mengandung kebaikan wajiblah disampaikan dan perkataan yang mengandung keburukan hendaklah tidak kita sampaikan (diam). Ketika Rasulullah ditanya mengenai apa sesuatu yang paling banyak memasukkan orang ke dalam api neraka, Rasulullah saw. menjawab, “Dosa lisan dan kemaluan.”(HR. Tirmidzi). Banyak dari kita dapat menahan diri dari berzina dan mencuri, tetapi tidak sadar lisannya sering berkata buruk.

Syarat Perkataan yang Baik

Perkataan kita mencerminkan hati dan akal. Apabila kita mengatakan kebaikan, hati kita bersih. Sebaliknya, jika kita mengatakan keburukan, hati kita kotor. Berlaku juga untuk akal. Apabila kita mengatakan kebaikan, kita memiliki akal yang baik. Sebaliknya, jika kita mengatakan keburukan, itu menggambarkan seberapa buruk akal kita. Itulah alasan kita harus mengerti syarat dan tuntunan berbicara agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Terdapat empat syarat perkataan yang baik, yaitu:

  1. Hendaknya perkataan memiliki tujuan yang melatarbelakanginya.
    Perkataan seseorang yang tidak memiliki tujuan hanya memperlihatkan kebodohan, aib, dan kekurangannya. Oleh karena itu, perkataan hendaknya memiliki tujuan yang pasti agar terhindar dari kesalahan.
  1. Perkataan disampaikan pada waktu dan tempat yang tepat.
    Perkataan yang disampaikan pada waktu dan tempat yang tepat dapat memberikan manfaat yang besar. Sebaliknya, apabila tidak tepat, perkataan dapat menimbulkan fitnah dan bahaya. Oleh karena itu, kita harus mengetahui situasi dan kondisi sebelum berkata.
  1. Perkataan diucapkan sesuai kebutuhan
    Perkataan yang berlebihan dapat mengurangi manfaat yang ada dan juga dapat menimbulkan kejenuhan bagi yang mendengarkan.
  1. Memilih kata yang hendak diucapkan.

Tuntunan Berbicara dalam Islam

Terdapat tuntunan dalam Islam untuk berbicara agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan, yaitu:

  1. Tidak banyak bicara atau diam.
    Rasulullah saw. bersabda,”Barang siapa yang diam pasti selamat.”(HR. Tirmidzi).
  1. Mengendalikan lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat.
    Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang menahan lisannya pasti Allah tutupi auratnya.”(HR. Ibnu Dunya).
  1. Berkata yang baik.
    Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaknya ia berkata yang baik atau diam.”(HR. Bukhari & Muslim).
  1. Takut kepada Allah.
    Ketahuilah, bahwa setiap perkataan akan diminta pertanggungjawabannya.

Sampai sini kita sudah mengetahui syarat-syarat dan tuntunan berkata yang baik menurut islam. Marilah kita tidak berbicara perkataan yang mengandung umpatan, penghinaan, adu domba, ataupun hasutan. Dengan demikian, diharapkan kita terhindar dari keburukan dan salah paham yang ada.

Daftar Pustaka

  • https://hidayatullah.com/artikel/mimbar/read/2019/12/07/174583/lisanmu-cermin-kepribadianmu.html
  • https://mediaindonesia.com/opini/416837/lisan-cermin-kematangan-kepribadian
  • https://jabar.kemenag.go.id/portal/read/mimbar-dakwah-sesi-108-pentingnya-menjaga-lisan-menurut-alquran-dan-hadits

Penulis (Mahasiswa Prodi Informatika – Program Sarjana):

  • Yogiswara (Penulis utama)
  • Muhammad Sayyidin Hawibowo
  • Muhammad Ramadzikri Rafansya
  • Muhammad Devano Zaidan

[/FA]

Related posts:

Nuzululqur’an Sebagai Asas Kecerdasan

Husnuzan Kepada Allah Ta’ala

Amalan Bulan Syawal

Berislam di Negeri Minoritas Muslim

Mental yang Sehat: Membuka Pintu Bahagia

May 6, 2022/by informatika
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/beautiful-women-sexy-lip-great-design-any-purposes-female-lip-red-lipstick-open-mouth-teeth-beautiful-women-sexy-lip-137755709.jpg 800 800 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2022-05-06 15:29:032022-06-23 15:43:19Lisanmu Cerminan Dirimu
  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09
  • menunggu berbuka puasa di masjid
    Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah UmrahJuly 1, 2026 - 16:15
  • AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa InformatikaJuly 1, 2026 - 12:03
  • Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAPJuly 1, 2026 - 10:40
  • Pengumuman Pergantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA)June 26, 2026 - 15:07
  • Dari Yogyakarta ke Hiroshima: Pandu Nur Afi Dewanto Bawa Riset Rekomendasi Micro-Credential Berbasis AIJune 8, 2026 - 10:27
  • Mozanda Presentasikan Penelitian AI untuk Bimbingan Akademik di Seminar Internasional JepangJune 8, 2026 - 10:13
  • Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AIJune 6, 2026 - 20:42
  • PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era DigitalJune 6, 2026 - 09:42
  • Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1May 25, 2026 - 08:55

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Link to: Informatika untuk Dakwah Kreatif Link to: Informatika untuk Dakwah Kreatif Informatika untuk Dakwah Kreatifhttps://www.republika.co.id/berita/qtlcnr335/tiga-hal-penting-soal-dakwah-di-jalan-allah-swt Link to: SURAT EDARAN UJIAN DARING SINKRON Link to: SURAT EDARAN UJIAN DARING SINKRON SURAT EDARAN UJIAN DARING SINKRON
Scroll to top Scroll to top Scroll to top