Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Dakwah

Memperkuat Keimanan Melalui Dzikir di Tengah Kesibukan Mahasiswa

Kehidupan mahasiswa identik dengan aktivitas padat. Mulai dari mengikuti perkuliahan, menyelesaikan tugas-tugas akademik yang menumpuk, hingga terlibat aktif dalam kegiatan organisasi kampus yang menyita waktu. Rutinitas padat ini sering kali mengakibatkan mahasiswa mengalami kelelahan jiwa dan raga. Kondisi ini berpotensi melemahkan keimanan dan menjadikan hati mudah gelisah. Dzikir menjadi solusi sederhana yang memiliki kekuatan besar untuk menjaga keseimbangan spiritual dan memperkuat keimanan seseorang di tengah padatnya aktivitas.

Allah Swt. telah menegaskan tentang kekuatan dzikir melalui firman-Nya yang tertuang dalam Surah Ar-Ra’d : 28

اَلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَتَطۡمَٮِٕنُّ قُلُوۡبُهُمۡ بِذِكۡرِ اللّٰهِ​ ؕ اَلَا بِذِكۡرِ اللّٰهِ تَطۡمَٮِٕنُّ الۡقُلُوۡبُ ؕ‏

“Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.”

Ayat tersebut menegaskan bahwa dzikir tidak hanya sebatas ucapan lisan atau bacaan semata, tetapi juga merupakan terapi spiritual yang ampuh dalam menghadapi berbagai tekanan hidup, termasuk yang dirasakan oleh kalangan mahasiswa. Muhammad Akmal dkk. (2025) menjelaskan bahwa dalam pandangan Al-Qur’an, dzikir diposisikan sebagai suatu bentuk meditasi spiritual, yakni sarana untuk membangun kesadaran penuh (mindfulness) terhadap kehadiran Allah yang menghasilkan ketenangan, kepuasan batin, dan rasa aman yang mendalam.

Secara etimologis, istilah dzikir diturunkan dari kata “dzakara” yang memiliki arti mengingat, mencermati, mengenang, dan mengambil pelajaran. Sementara itu, secara terminologis, dzikir dipahami sebagai usaha untuk menyadari kehadiran Allah serta menyucikan hati dan pikiran. Nabi Muhammad saw. menyampaikan dalam sabdanya,

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dan orang yang tidak berdzikir kepada-Nya adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati” (HR. Bukhari).

Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya dzikir dalam menghidupkan spiritualitas seseorang, terlebih bagi kaum terpelajar seperti mahasiswa yang intensitas aktivitas intelektualnya tinggi. Dzikir adalah sumber kehidupan dan kesadaran ilahiah
bagi hati, sebagaimana air bagi ikan. Ketika dzikir ditinggalkan, hati perlahan melemah dan kehilangan semangat spiritualnya. Oleh karena itu, menjaga hati tetap hidup melalui dzikir bukan sekadar ibadah, melainkan juga cara melindungi jiwa dari
kehampaan spiritual yang berbahaya.

Dzikir memberikan beragam manfaat yang sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan akademik bagi mahasiswa. Dalam karya monumentalnya Ihya’ Ulumuddin, Al-Ghazali, sebagaimana dijelaskan oleh Sari dkk. (2023), disebutkan bahwa dzikir dapat menyeimbangkan spiritual dan mengurangi kecemasan yang sering dialami dalam menghadapi tekanan akademik. Praktik dzikir secara konsisten juga terbukti meningkatkan fokus belajar karena pengucapan dzikir secara berulang mampu menenangkan pikiran yang terpecah-pecah sehingga konsentrasi menjadi lebih terarah. Hal ini selaras dengan yang dijelaskan oleh Saepuddin dkk. (2018) bahwa dzikir memiliki efek menenangkan yang berdampak langsung pada peningkatan daya fokus mahasiswa. Selain itu, dzikir memperkuat ketahanan psikologis mahasiswa melalui peningkatan rasa syukur dan kemampuan pengendalian emosi yang lebih baik sehingga mereka lebih siap menghadapi tekanan akademik.

Dalam rutinitas mahasiswa yang padat, dzikir dapat menjadi strategi pembiasaan yang tepat. Pertama, mahasiswa dapat memulai dengan dzikir pendek seperti tasbih, tahmid, atau istighfar yang dilakukan di sela-sela aktivitas, seperti saat berjalan menuju kelas atau menunggu dosen. Kedua, mahasiswa bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi tasbih digital atau pengingat dzikir di smartphone yang dapat membantu menjaga konsistensi berdzikir di tengah kesibukan. Ketiga, mahasiswa juga dapat membentuk kelompok keagamaan di kampus sebagai strategi efektif untuk membangun kekuatan spiritual secara kolektif. Lingkungan spiritual yang positif terbukti sangat memengaruhi konsistensi ibadah, termasuk dzikir, di kalangan mahasiswa (Ilham Bissalam et al., 2024).

Dzikir adalah amalan sederhana yang memberikan dampak besar dalam menjaga kestabilan spiritual mahasiswa di tengah kesibukan akademik yang padat. Dzikir yang dilakukan secara rutin dan pemahaman yang benar dapat menjadi cara efektif untuk menenangkan hati, meningkatkan konsentrasi, dan mempererat hubungan dengan Sang Pencipta. Mahasiswa yang rutin berdzikir cenderung lebih mampu mengelola stres, mengendalikan emosi, dan menghadapi tantangan akademik dengan lebih tenang. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat mempertahankan kekuatan spiritual mereka di tengah padatnya aktivitas sehingga sukses dalam studi dan kehidupan mereka.

Daftar Pustaka

  • Ilham Bissalam, Aisyah Inaya Putri, Syadhita Queena Christya, Tyara Safitri, & Abdul Fadhil. (2024). Tantangan Mahasiswa Muslim dalam Menjaga Konsistensi Ibadah di Lingkungan Kampus. Karakter: Jurnal Riset Ilmu
    Pendidikan Islam, 2(2), 144–152. doi: 10.61132/karakter.v2i2.559. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/559
  • Muhammad Akmal, & Ramadhan. (2025). The Concept of Dhikr in The Qur’an and Its Psychological Relevance for Managing Anxiety Disorders (Thematic Study). Retrieved from https://repo.unida.gontor.ac.id/6999/4/BAB%201%20AKMAL.pdf
  • Saepuddin, A. (2018). KEEFEKTIFAN DZIKIR DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA SMP MUHAMMADIYAH 2 KALASAN KABUPATEN SLEMAN.
  • Sari, M., & Marhaban, M. (2023). The Self Purification Through Dhikr in the Perspective of Imam Al-Ghazali. Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 7(2), 339–359. doi: 10.21111/tasfiyah.v7i2.10581

Penulis (Mahasiswa S-1 Informatika UII):

  1. Genta Gede Saputra
  2. Ardelia Putri Eka Rahmawati
  3. Cahya Lintang Ayu Langitan

Related posts:

Apa Tujuan Kita Belajar Agama?

Menemukan Makna Kesabaran dalam Kehidupan Sehari-hari

Islam dan Disabilitas

Memahami Makna Kalimat Tauhid

Yuk, Semangat Skripsi! Ingat, Skripsi itu Ibadah!

June 8, 2025/by informatika
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/4232144885.webp 500 750 informatika https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png informatika2025-06-08 11:16:352026-04-11 12:16:37Memperkuat Keimanan Melalui Dzikir di Tengah Kesibukan Mahasiswa
  • Poster Rekrutmen Calon Kader Posbindu Sirih Melingkar
    PENGUMUMAN Rekrutmen Calon Kader Posbindu Sirih MelingkarOctober 2, 2026 - 16:01
  • SEO Tak Lagi Hanya Soal Google, WPYK #24 di Informatika UII Bahas Search Era AI dan Agentic SEOSeptember 30, 2026 - 15:38
  • Informatics Undergraduate Program logo
    Pengumuman Asisten Mandiri Semester Ganjil 2026/2027September 25, 2026 - 12:24
  • Informatics Undergraduate Program logo
    Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi Tugas Akhir Semester Ganjil 2026/2027September 25, 2026 - 12:14
  • Informatics Undergraduate Program logo
    ITSC Laboratory Opens Recruitment for Teaching Assistants in the International ProgramSeptember 23, 2026 - 11:06
  • Open Recruitment Asisten Laboratorium ITSC Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027September 16, 2026 - 16:37
  • PJJ START Sambut Mahasiswa Baru Informatika PJJ UII Semester Ganjil 2026/2027September 16, 2026 - 16:18
  • Tim Yu Ai Ai dari Informatika UII Raih Best Finalist Idea Track Astranauts 2026September 8, 2026 - 15:37
  • Sambut Maba 2026, Prodi Informatika Bekali Mahasiswa Baru lewat Penjelasan AkademikSeptember 8, 2026 - 09:16
  • Oracle Academy Sambangi Informatika UII, Paparkan Pemutakhiran Program bagi Institusi AnggotaSeptember 4, 2026 - 17:55

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Link to: Mengapa Kita Tidak Perlu Mengucapkan “Terima Kasih” dan “Tolong” kepada AI? Link to: Mengapa Kita Tidak Perlu Mengucapkan “Terima Kasih” dan “Tolong” kepada AI? Mengapa Kita Tidak Perlu Mengucapkan “Terima Kasih” dan “Tolong” kepada...mahasiswa pakai chatgpt - by DALL-EDALL-E Link to: Brain Rot di Era Digital: Dampak Konsumsi Konten Berkualitas Rendah Link to: Brain Rot di Era Digital: Dampak Konsumsi Konten Berkualitas Rendah Brain Rot di Era Digital: Dampak Konsumsi Konten Berkualitas Rendah
Scroll to top Scroll to top Scroll to top