Saat ini, international exposure menjelma kebutuhan khusus yang harus diselami mahasiswa agar semakin mengenal dunia luar. International exposure merupakan salah satu gerbang untuk mengeksplorasi pengalaman hidup yang barupengalaman yang diperoleh dengan berlayar ke wilayah yang belum dipetakan. Banyak cara untuk memperoleh paparan internasional ini, misalnya melalui program pertukaran pelajar, seminar internasional, hingga kuliah ke luar negeri.

Informatika UII bersama Youngsan University South Korea memberikan jalan yang mempermudah mahasiswanya memperoleh pengalaman internasional exposure, yaitu melalui penyelenggaraan program joint-degree. Dengan program joint-degree, mahasiswa hanya berkuliah dua tahun di Informatika UII dan dilanjutkan hingga selesai di YSU. Nantinya, mahasiswa akan mendapat dua gelar ketika lulus, yaitu dari UII dan YSU. 

Ivan Seto Adicahya, salah satu peserta program joint-degree ini mengaku banyak sekali pengalaman yang ia dapat selama mengikuti program ini. Ivan  merupakan mahasiswa Informatika UII angkatan 2015. Ia tiba di Korea Selatan pada September 2017 dan selama dua semester mengikuti kelas Bahasa Korea. Selang satu tahun, tepatnya pada 3 September 2018, Ivan memulai perkuliahan pertamanya di YSU.  Jika tidak ada halangan, program ini selesai di bulan Juli 2020 dan akan diwisuda pada Agustus 2020.

Ivan sendiri berasal dari Yogyakarta. Berkuliah di UII dengan lingkungan pertemanan yang rata-rata merupakan anak rantau membuat Ivan tertantang untuk ikut merantau. Ia ingin tahu rasanya keluar dari zona nyaman sehingga terpilihlah program joint-degree ini sebagai gerbang untuk mencari pengalaman yang baru. 

Meskipun nantinya ia harus lulus satu tahun lebih lambat dibanding teman-teman seangkatannya di UII, Ivan mengaku mendapat banyak hal selama mengikuti program joint-degree ini. Ia bisa mengenal bahasa baru, kurikulum baru, teman baru dari berbagai negara, hingga mendapatkan dua gelar dari UII dan YSU. 

Ada satu pengalaman menarik yang diceritakan Ivan selama berkuliah di YSU. Pemrograman menggunakan bahasa PHP sudah mulai tidak banyak digunakan di Korea Selatan sehingga tidak diajarkan di YSU. Namun, karena bahasa tersebut diajarkan di UII, Ivan mendapat kesempatan untuk menjelaskannya di depan kelas, bahkan sang dosen langsung yang meminta Ivan menjelaskannya.

Nantinya, Ivan berencana kerja di Korea Selatan untuk beberapa waktu sebelum pulang ke tanah air. Ivan juga sudah sempat melakukan wawancara dengan salah satu perusahaan di sana sehingga apabila nantinya diterima ia bisa langsung bekerja di sana ketika sudah lulus kuliah.