Bagaimana jika sebuah sistem bisa memahami kompetensi seseorang, menilainya secara otomatis, lalu merekomendasikan kursus yang paling tepat dan semuanya dalam hitungan detik? Pertanyaan inilah yang dijawab oleh Pandu Nur Afi Dewanto melalui penelitian skripsinya di Jurusan Informatika UII, yang ia bawa ke 7th International Conference on Information Technology and Education Technology (ITET 2026) di Hiroshima, Jepang, pada 5–7 Juni 2026.

Konferensi yang diselenggarakan bersama Hiroshima City University dan IEEE ini mempertemukan peneliti dari berbagai negara untuk mendiskusikan inovasi terkini di bidang teknologi informasi dan pendidikan. Di hadapan forum internasional tersebut, Pandu memaparkan MicroCred GenAI, sebuah sistem rekomendasi kursus micro-credential berbasis web yang ia kembangkan di bawah bimbingan Dr. Nur Wijayaning R. Makalah yang dipresentasikan berjudul “Generative AI-Based Micro-Credential Course Recommender with Automated Learner Assessment”.

Yang menarik dari sistem ini adalah kemampuannya menggabungkan dua fungsi sekaligus: menilai kompetensi pembelajar dan memberikan rekomendasi kursus yang dipersonalisasi. Sistem melakukan asesmen otomatis melalui soal pilihan ganda dan esai, di mana jawaban esai dinilai menggunakan pendekatan automated essay scoring berbasis AI generatif. Hasil penilaian tersebut kemudian dicocokkan dengan dataset berisi 3.683 kursus micro-credential menggunakan arsitektur Retrieval-Augmented Generation (RAG), lengkap dengan penjelasan mengapa suatu kursus direkomendasikan.

Hasil uji coba produksi menunjukkan angka yang menjanjikan. Dari 147 asesmen yang diproses dalam satu hari, sistem mampu menyelesaikan setiap asesmen hanya dalam 13,21 detik (waktu median). Dari sisi biaya, setiap asesmen hanya memerlukan biaya API sebesar USD 0,00017–0,00020, atau setara Rp3,06–Rp3,60 per asesmen (kurs Rp18.000/USD). Dengan biaya ini, Rp1.000 dapat memproses sekitar 278-327 asesmen. Temuan ini menunjukan bahwa sistem memiliki potensi skalabilitas yang baik untuk lingkungan pendidikan dengan volume asesmen yang tinggi.

Presentasi Pandu di ITET 2026 menandai kontribusi kedua dari mahasiswa Informatika UII di konferensi yang sama, menyusul presentasi Mozanda T. Dewanti dengan topik AI untuk bimbingan akademik. Keikutsertaan keduanya turut didukung oleh Program Studi, Fakultas Teknologi Industri, serta Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan (DPK) UII melalui bantuan dana transportasi dan akomodasi — bagian dari program student mobility yang pada tahun akademik 2025/2026 juga mencakup double degree dengan NXU China, student exchange ke Malaysia, Jerman, dan Türkiye, serta industrial visit ke beberapa negara Asia. Dua kehadiran sekaligus di konferensi bereputasi ini menegaskan bahwa riset mahasiswa Informatika UII tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga layak bersaing di kancah global.

Mozanda T. Dewanti, mahasiswa Jurusan Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2022, berhasil mempresentasikan makalah ilmiahnya dalam ajang 7th International Conference on Information Technology and Education Technology (ITET 2026) yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Hiroshima, Jepang. Konferensi internasional ini diselenggarakan bersama oleh Hiroshima City University dan IEEE. Makalah berjudul “A Generative AI Application for Automated Academic Advising: Transcript Analysis and Course Recommendation” ini disusun bersama dosen pembimbing makalah, Galang P. Mahardhika dan Dr. Nur Wijayaning R., yang juga merupakan dosen pembimbing skripsi Mozanda.

Penelitian ini mengangkat permasalahan yang kerap dialami mahasiswa dalam mengakses layanan bimbingan akademik, seperti keterbatasan waktu dosen pembimbing akademik, keterlambatan penjadwalan konsultasi, serta proses analisis transkrip yang masih dilakukan secara manual dan memakan waktu. Untuk menjawab tantangan tersebut, Mozanda mengembangkan aplikasi bimbingan akademik berbasis AI generatif yang mampu memberikan rekomendasi pengambilan mata kuliah secara otomatis melalui analisis transkrip dan interpretasi buku panduan akademik.

Sistem yang dikembangkan memanfaatkan Large Language Models (LLM) melalui OpenAI API untuk memproses dokumen transkrip akademik dan buku panduan program studi dalam format PDF secara langsung. Dengan teknik structured prompt engineering dan format output JSON, sistem dapat mengekstrak informasi secara akurat dari dokumen semi-terstruktur. Arsitektur sistem mencakup parsing dokumen otomatis, verifikasi data interaktif, serta pembuatan rekomendasi mata kuliah yang dipersonalisasi sesuai regulasi akademik masing-masing program studi.

Berbeda dengan sistem rekomendasi mata kuliah pada umumnya yang memerlukan masukan basis data terstruktur, aplikasi ini memproses dokumen PDF secara langsung melalui LLM sehingga lebih fleksibel untuk diterapkan di berbagai program studi tanpa memerlukan integrasi basis data khusus. Pengujian alpha menggunakan evaluasi berbasis skenario pada tiga kategori tingkat nilai menunjukkan bahwa sistem berhasil menghasilkan rekomendasi mata kuliah yang tepat, termasuk saran adaptif untuk pengambilan ulang mata kuliah berdasarkan ambang batas performa akademik.

Keikutsertaan Mozanda dalam ITET 2026 turut didukung oleh Program Studi, Fakultas Teknologi Industri, serta Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan (DPK) UII melalui bantuan dana transportasi dan akomodasi. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Informatika UII dalam mendorong student mobility berskala internasional, yang pada tahun akademik 2025/2026 mencakup program double degree dengan NXU China (tiga angkatan dengan total 32 mahasiswa), student exchange ke INTI International University Malaysia, Heilbronn University of Applied Sciences Jerman, serta Türkiye-Indonesia Youth Exchange Program, hingga industrial visit ke Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan China. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan akademik Jurusan Informatika UII dapat diakses melalui situs informatics.uii.ac.id.

JADWAL PMB MAGISTER UII

JADWAL PMB MAGISTER UII

Program Studi Informatika Program Magister Universitas Islam Indonesia dengan bangga mengumumkan pembukaan pendaftaran mahasiswa baru untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. 

Pendaftaran dibuka dalam 5 (lima) periode dengan rincian jadwal sebagai berikut:

Periode Tanggal Pembukaan Tanggal Penutupan
Periode 1 1 April 2026 28 April 2026
Periode 2 1 Mei 2026 29 Mei 2026
Periode 3 1 Juni 2026 28 Juni 2026
Periode 4 1 Juli 2026 29 Juli 2026
Periode 5 1 Agustus 2026 20 Agustus 2026

Informasi Penting: Pendaftaran GRATIS KHUSUS PERIODE 1. Calon mahasiswa dapat mendaftar secara online melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru UII di pmb.uii.ac.id.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, kurikulum, dan program studi, silakan kunjungi informatics.uii.ac.id/magister atau hubungi kami melalui media sosial resmi @magistertf.uii

Prosedur Pendaftaran
1) Link Pendaftaran :
Daftar Asisten ITSC Disini

2) Pilih Jadwal Asistensi :

Memilih Jadwal Disini

Berikut ini daftar beberapa kompetisi yang berkaitan dengan informatika/teknologi informasi dan terbuka di bulan Februari 2023:

Read more

Berikut ini daftar beberapa kompetisi yang berkaitan dengan informatika/teknologi informasi dan terbuka di bulan Desember 2022:

Read more

Sabtu, 29 Oktober, Program Studi Informatika Program Sarjana mengadakan agenda Temu Wali untuk Mahasiswa Angkatan 2016 dan 2017 dengan tema “Merajut Impian, Meraih Masa Depan”. Agenda ini terdiri dari tiga sesi, yaitu Temu Wali, Sharing Motivasi, dan Bimbingan DPA.

Temu Wali

temu wali

Sesi pertama adalah Temu Wali yang dihadiri oleh orang tua/wali mahasiswa angkatan 2016 dan 2017. Sesi ini diisi oleh Bapak Dhomas Hatta Fudholi S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Kaprodi Informatika Program Sarjana secara virtual. Pada sesi ini Pak Dhomas menjelaskan mengenai standar kelulusan yang berlaku di Informatika Program Sarjana yang kemudian dilanjutkan diskusi peserta yang dipandu oleh MC.

Sharing Motivation

temu wali

Sesi selanjutnya yaitu sharing motivation. Sesi Sharing Motivation ini diisi oleh Ibu Nanum Sofia, S.Psi., S.Ant., M.A. Pada sesi ini beliau menyampaikan motivasi untuk mahasiswa untuk menggapai impian kelulusan studi. Beliau juga memberikan tips atau solusi untuk mahasiswa yang sedang mengalami masalah dalam perkuliahan. Solusi tersebut berasal dari dari sendiri, Allah Swt, dosen, dan lingkungan lain.

Bimbingan DPA

temu wali

Setelah mendengarkan motivasi dari Ibu Nanum, sesi selanjutnya adalah sesi bimbingan DPA. Orang tua atau wali dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan dosen pembimbing akademik mahasiswa. Mereka dipersilahkan untuk berdiskusi dengan DPA masing-masing dengan harapan dapat menjadi solusi atas permaslahan yang sedang dihadapi atau pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab di sesi diskusi. Sesi Bimbingan DPA menjadi sesi terakhir dari agenda Temu Wali kali ini.

 

Dengan dilaksanakan agenda ini, diharapkan mampu menjaga hubungan yang baik antara Program Studi Informatika Program Sarjana dengan orang tua/wali angakatan 2016 dan 2017 sehingga dapat membantu menyukseskan perkuliahan mahasiswa.

 

Lihat postingan selengkapnya di instagram Informarika uii, Temu wali informatika 2016 dan 2017

Kolokium Prodi Informatika Program Sarjana UII merupakan wadah publikasi ilmiah bagi mahasiswa. Berikut jadwal dan informasi Kolokium Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022:

Batas Submit: 25 November
Masa Review: 20 November s.d. 3 Desember
Masa Revisi: 4-11 Desember
Kolokium: 12-13 Desember
Submit: journal.uii.ac.id/AUTOMATA
Panduan: bit.ly/kolokiumautomata

Pengumpulan makalah untuk diterbitkan ke Jurnal Sains, Nalar, dan Aplikasi Teknologi Informasi Volume 3 No.1 2023 dibuka. Berikut informasi-informasi penting yang perlu diketahui.

Bidang

  • Rekayasa Perangkat Lunak
  • Pemrosesan Sinyal Digital
  • Internet of Things
  • Sistem Informasi
  • Sistem Pendukung Keputusan
  • Komputasi dan Sistem Cerdas
  • Data Mining
  • Big Data
  • Data Science
  • Multimedia
  • Visi Komputer
  • Security

Tanggal Penting

Batas pengumpulan makalah: 30 April 2023
Pengumuman penerimaan: Mulai 1 Mei 2023

Prize
Hadiah Rp300.000 untuk paper yang berhasil diterbitkan

Submission
journal.uii.ac.id/jurnalsnati

Kriteria Screening

  1. Sesuai template
  2. Minimal halaman: 8 (di luar daftar pustaka)
  3. Hasil pengeceka plagiarisme maksimal 20%

Biaya Pendaftaran: Gratis

Kontak: (0274) 895287

Program Joint Degree ke Nanjing Xiaozhuang University kembali dibuka! Ini kesempatan besar, nih, buat kamu yang pengen punya pengalaman belajar di kampus luar negeri. Nah, biar kenal sama program ini, dua mahasiswa Informatika UII yang jadi peserta program ini, Sayyid dan Khairunnisa, mau membagikan ceritanya!

 

Apa, sih, alasan utama memilih Cina dan NXU sebagai tujuan belajar?

 

Sayyid

Sejak awal masuk kuliah, memang sudah meniatkan diri untuk ikut program Joint Degree. Melihat perkembangan teknologi di Cina, saya pun memilih NXU sebagai tujuan belajar. Faktor budaya dan tradisi Cina yang menarik untuk dipelajari juga berpengaruh.

 

Khairunnisa

Dulu waktu kecil sempat terpikir, bisa gak ya kalau kita bikin kamera yang dipasangkan ke mata, dan tingal mengedipkan mata untuk mengambil foto? Nah, karena perkembangan AI dan IOT di Cina sangat pesat, aku pikir ini peluang yang bagus untuk belajar ke sana. Lalu akhirnya ketemu program NXU ini yang mendukung pembelajaran dengan bahasa Inggris.

 

 

Menurut kamu, keuntungan apa sih yang didapat jika ikut program ini?

Sayyid

Keuntungan yang bisa didapat tentunya pengalaman yang eksklusif, di mana hanya sedikit orang yang bisa merasakan pengalaman di program ini. Lalu setelah lulus kita akan mendapat dua gelar sarjana yang akan menambah value kita ketika ingin mendaftar pekerjaan. Terakhir, bertambahnya network, sehingga memperluas peluang kita untuk mendaftar di pascasarjana kelak.

 

Khairunnisa

Teman-teman, belajar bahasa dan wawasan baru pastinya. Contohnya, dari program ini, di sisi pendidikan kita dapat melihat etos kerja orang China yang bagus sekali mulai dari selalu on-time bahkan 15 menit sebelum sudah siap, dan jika ada tanggal merah di hari perkuliahan mereka bakal nyari hari pengganti untuk mencapai target perkuliahan.

 

Ada rencana khusus yang ingin dilakukan selama program ini?

Sayyid

Tentunya ada, ingin organisasi PPIT Nanjing, dan juga kalau sudah berangkat ke Cina, ingin mencoba berbagai hal, seperti mengunjungi situs budaya dan sejarah, juga mengamati kebiasaan Muslim di Cina.

 

Khairunnisa

Bergabung dengan organisasi eksternal kampus yaitu PPIT Tiongkok dan PPIT Nanjing untuk menambah teman baru dan mengikuti kegiatan volunteer disana. Kalau sudah offline, mungkin mencoba untuk bergabung dengan klub/ukm disana. 

Apa pesan yang ingin disampaikan untuk teman-teman yang ingin daftar Joint Degree?

Sayyid

Pesan untuk yang mau mengikuti program ini yang pertama, kalian harus siapkan dokumen dengan baik terutama untuk tes bahasa. Kedua kalian harus mulai menabung. Karena itu bisa menjadi uang saku kalian ketika kalian nanti berangkat ke Cina. See you on board!

 

Khairunnisa

Kenali diri, temukan core values sama alasan kalian sebenarnya biar tahu apakah kita benar-benar butuh program ini atau tidak. Sering-sering ingat alasan itu biar nggak bisa selalu refleksi diri.

Agak klasik tapi jangan menyerah, terus aja mencoba. 

Terakhir jangan lupa doa dan sering-sering cek website dan IG Informatika biar gak ketinggalan info.