Sabtu (7/3) kemarin, Magister Informatika secara simbolis menyerahkan Beasiswa Kompetitif Magister Informatika tersebut kepada dua orang peraihnya dalam acara kuliah umum magister di Ruang Audiovisual Gedung Rektorat Lantai 4.

Kedua orang peraih beasiswa tersebut adalah Rio Rizky Aryanto yang mengambil konsentrasi Sains Data, dan Virjayanti Lazinu yang mengambil konsentrasi Forensik Digital. Masing-masing mendapatkan beasiswa senilai Rp 6 juta berupa potongan SPP sebesar Rp 1.5 juta per semester.

Rio sendiri yang merupakan seorang alumni Statistika UGM mengaku sangat tertarik untuk meneruskan studinya di Magister Informatika karena di situ terdapat konsentrasi Sains Data. Sebelum mendaftarkan diri, ia sendiri telah berkecimpung di industri data selama lima tahun. Jadi, menurutnya mengambil studi pascasarjana dengan konsentrasi Sains Data adalah suatu investasi yang besar untuk dirinya sendiri. Apalagi, saat ini industri data sedang hangat-hangatnya. Jadi, ia berharap bisa memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi tantangan-tantangan di industri data nantinya.

Nanti setelah menyelesaikan belajarnya di Magister Informatika, Rio masih ingin berkarir di industri data. Harapannya, ia ingin masuk ke bagian penelitian dan pengembangan, jadi tidak melulu mengerjakan hal teknis saja. Meski demikian, sejujurnya ia juga tertarik untuk menjadi dosen, tapi yang ia pertimbangkan adalah, program sarjana dan magister yang ia ambil tidak terlalu linier.

Sedangkan Virja sendiri juga punya alasan yang tidak kalah menarik dalam memilih melanjutkan studi di Magister Informatika UII. Setidaknya, ia memiliki tiga alasan untuk itu. Pertama, menurutnya UII adalah universitas yang mengedepankan aspek-aspek agama dalam studi. Kedua, ia yang merupakan seorang alumni UTY kerap diajar oleh dosen yang merupakan alumni UII. Jadi ia mendapatkan usul untuk melanjutkan program magisternya di UII.

Alasan terakhirnya, sebab UII sendiri merupakan salah satu universitas yang cukup terkemuka di Indonesia. Jadi ia yakin bahwa sistem pembelajaran dan kurikulum yang diajarkan di Magister Informatika tidak kalah prestis dengan universitas ternama lainnya.

Baik Rio atau Virja mengaku, ujian yang dilalui untuk mendapatkan beasiswa kompetitif yang terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara cukup menantang. Alhamdulillah, mereka dapat melalui ujian tersebut dengan baik dan mendapatkan kesempatan untuk meraih beasiswa kompetitif dari Magister Informatika UII.