Apa itu Kecerdasan Buatan?
Kecerdasan buatan (artificial intelligence — AI) adalah kemampuan komputer atau robot untuk “berpikir” seperti layaknya manusia[1]. Sistem-sistem komputer digital dan aplikasi yang diimplementasikan dengan kecerdasan buatan mampu mengerjakan tugas-tugas kompleks dengan mudah. Tak hanya tugas-tugas yang kompleks, kecerdasan buatan juga mampu menjawab pertanyaan yang diberikan sebagaimana jika manusia sungguhan yang menjawabnya. Kehadiran teknologi kecerdasan buatan tersebut telah banyak membantu manusia dalam memecahkan berbagai masalah di kehidupan sehari-hari mereka.
Tujuan awal dibuatnya kecerdasan buatan adalah supaya mesin atau komputer digital dapat meniru kebiasaan berpikir manusia pada umumnya. Contoh: mampu memahami dengan betul masalah yang diberikan, mampu memiliki pemikiran atau pertimbangan sendiri, mampu belajar dari pengalaman, mampu memprediksi suatu keadaan, dan sebagainya[2]. Saat ini, berbagai kalangan memanfaatkan kecerdasan buatan, terutama penggunaan chatbot bertenaga kecerdasan buatan yang hingga kini kian meningkat. Pemanfaatan AI chatbot seperti ChatGPT dan Bard sangatlah beragam, antara lain, sebagai asisten koding, sebagai pencari resep masakan, sebagai alat bantu pengerjaan tugas sekolah, sebagai alat bantu pengetesan basis data, dan sebagai teman percakapan.



