jualan-sapi-online

Pandemi Covid-19, selain menyebabkan timbulnya banyak sekali hambatan bagi kita untuk melakukan aktivitas normal seperti biasanya, ternyata juga menawarkan kesempatan besar untuk berkembang pesat bagi yang cepat beradaptasi dan mampu memanfaatkan momentum. Teguh Topo (29), alumni Informatika UII angkatan 2012 tahu betul soal itu.

Selama pandemi, bukannya kehilangan mata pencaharian, bisnis penjualan sapi yang dijalankan oleh dirinya beserta keluarga mengalami peningkatan omzet secara pesat. Dalam satu bulan selama pandemi, Teguh mampu mendapatkan omzet antara Rp 40 juta hingga Rp 60 juta.

Ekspansi Teguh untuk melakukan pemasaran dan penjualan sapi di internet merupakan sebuah inisiatif yang dilakukan setelah membaca peluang bahwa sejak pandemi, semua orang makin akrab dengan internet. Teguh mengaku bahwa pemanfaatan internet dalam bisnisnya sangatlah membantu. Sebab, dirinya mampu menjangkau pasar lebih luas daripada saat berjualan secara konvensional saja.

Ia mengaku bahwa sebenarnya sudah mencoba menggunakan internet untuk berjualan sapi sejak sebelum pandemi. Namun, barulah setelah pandemi, grafik penjualan meningkat secara pesat karena banyak orang takut pergi ke pasar untuk mencari ternak. Sehingga, pelanggan lebih memilih untuk melakukan aktivitas jual-beli melalui media sosial.

Teguh bercerita bahwa pelanggan yang berminat untuk membeli sapi saat ini bukan hanya petani dan peternak. Ada kalangan lain dari pehobi, ASN, pejabat, TKI, dan perantau yang mulai minat membeli sapi. Mereka yang tidak mungkin membeli sapi ke pasar atau turun langsung ke petani itulah yang menjadi sasaran utama penjualan melalui media sosial.

Media yang Teguh manfaatkan untuk berjualan adalah forum jual-beli di Facebook, sebab di sana banyak forum jual-beli sapi online dari seluruh kota. Kecuali itu, dirinya juga melakukan pemasaran di akun YouTube dan Instagram @sapi_pedia. Di Channel YouTube-nya, Teguh memasarkan sapi dagangannya dengan mengunggah video masing-masing sapi beserta spesifikasi, kualitas, postur, jenis sapi, umur, jenis kelamin, dan harga. Dengan menjual 20 ekor per hari, teguh mampu menjual total 200 ekor sapi dalam satu bulan.