Universitas Islam Indonesia yang diwakili oleh 9 orang mahasiswa dari UKM Unisi Robotic, setelah melalui kerja keras yang panjang, berhasil lolos ke tahap nasional Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda (KRSBI-B). KRSBI-B merupakan sebuah kontes robot sepak bola tingkat perguruan tinggi yang diadakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud. Tidak main-main, kompetisi ini diselenggarakan untuk menjadi wadah dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam dunia nyata, khususnya dalam bidang sepak bola robot. Dalam jangka panjang, kontes ini bertujuan untuk mengembangkan riset sebagai persiapan Indonesia menghadapi liga sepak bola robot dunia pada tahun 2050.

Pada periode yang telah lalu, kontes robot ini biasanya dilakukan dengan mempertandingkan 2 tim yang masing-masing memiliki 3 buah robot sepak bola full autonomous. Namun karena tahun ini kontes dilakukan secara daring, ada penyesuaian peraturan yang dilakukan. Tiap tim bertanding secara time trial di kampus masing-masing dalam waktu 3 menit untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan beberapa peraturan yang sudah ditetapkan.

UKM Unisi Robotic sendiri pada tahun ini hanya mengirimkan 1 tim yang terdiri dari 9 orang. Mereka terbagi menjadi 3 orang elektrik, 3 mekanik, dan 3 programmer. Dalam tim tersebut, Jurusan Informatika diwakili oleh July Arifianto, Andri Ruslam, dan Faiq Dhimas.

Tim KRI sudah melakukan persiapan sejak Agustus tahun lalu, namun sempat vakum saat lockdown covid-19, dan baru melanjutkan latihan pada awal September 2020. Persiapan yang dilakukan oleh tim dimulai dari tahap mekanikal, yaitu tahap manufakturing bentuk robot, kemudian masuk ke tahap elektrik dengan memasang sensor aktuator dan controller, dan terakhir membangun program.

Ada tiga tahapan yang dilakukan dalam pengembangan program untuk ditanam dalam robot-robot pesepak bola itu: low level untuk mengakses sensor dan mengendalikan aktuator, middle level untuk merancang program ROS (Robot Operating System), dan high level yang menentukan strategi permainan menggunakan localization, path planning, dan object detection (image processing).

Dalam kontes tahap nasional tersebut, tim dari informatika belum berhasil menyabet gelar juara. Meski begitu, prestasi yang berhasil dicapai oleh Tim Unisi Robotic tahun ini merupakan yang terbaik dari tahun-tahun sebelumnya. Berkaitan dengan itu, ada kesempatan bagi mahasiswa Informatika yang berminat di bidang robotika untuk bergabung mengembangkan bakatnya. Informasi lebih lanjut bisa didapatkan di akun Instagram @unisi_robotic