Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Pojok Dakwah

Berislam di Negeri Minoritas Muslim

Sebagai seorang muslim, sudah sepatutnya kita bersyukur bisa tinggal di negeri mayoritas muslim seperti Indonesia. Kita bisa mendengar suara azan berkumandang bersahut-sahutan setiap waktu salat. Makanan halal pun tidak perlu susah-susah dicari. Beda halnya jika kita tinggal di negeri di mana Islam adalah minoritas. Kita tidak akan mendapatkan privileges ibadah seperti di negeri muslim. Namun, tentu kita perlu membiasakan diri dengan kondisi susah seperti itu, terutama jika kita ingin tinggal di negeri non muslim demi menuntut ilmu.

Permasalahan inilah yang diangkat pada Kajian Islam Informatika edisi Januari 2021, yang dibawakan oleh Bapak Ahmad Munasir Rafi’e Pratama, ST., MIT., Ph.D. dengan judul “Bagaimana Mempertahankan Nilai-nilai Islam di Negeri Mayoritas Non Muslim”

 

 

Ibadah di Negeri Minoritas Muslim

Satu hal yang pasti dirasakan saat berada di negeri di mana muslim adalah minoritas, adalah sulitnya menemukan masjid. Berbeda dengan negeri muslim seperti Indonesia, yang kita bisa menemukan masjid di setiap komplek perumahan, di negeri non muslim sangatlah sulit menemukan masjid. Masjid-masjid yang ada pun ukurannya kecil-kecil, sangatlah beruntung jika menemukan masjid yang ukurannya besar. Sama halnya dengan musala yang jarang bisa kita temukan di bangunan perkantoran atau mall.

Tapi yang harus kita ingat adalah, di mana pun kita berada, ibadah tetap harus dijalankan. Yang utama harus dilakukan saat berada di negeri non muslim adalah berusaha mencari tempat yang layak untuk melaksanakan salat.

Makanan

Bukan hanya perihal ibadah, makanan pun adalah hal penting yang harus diperhatikan saat berada di negeri non muslim. Di Indonesia, kita tidak perlu susah-susah untuk hal yang satu ini, karena makanan halal bisa ditemukan di mana saja. Namun di negeri minoritas muslim, kita harus hati-hati dalam memilih makanan, karena susahnya mencari makanan halal. Biasanya pula, makanan lain pun diolah dengan mencampur daging-dagingan yang tidak boleh dimakan oleh seorang muslim. Inilah yang harus dihindari.

Untuk masalah ini, banyak muslim yang memilih untuk hanya memakan buah-buahan atau sayur-sayuran, roti, nasi, dan makanan non-daging lainnya untuk menghindari makanan yang tidak halal.

Hidup Sebagai Minoritas

Memang, dengan segala kesulitan yang pasti dialami di negeri non muslim, kita harus pandai-pandai mengatur strategi untuk tetap dapat beribadah dan hidup sesuai dengan tuntunan Islam.

Di mana pun kita berada, kita harus ingat identitas kita sebagai muslim. Hidup sebagai seorang muslim di negeri non muslim bukan hanya soal mencari tempat salat dan makanan halal, namun juga bagaimana tetap bermuamalah dengan lingkungan sekitar. Identitas kita sebagai seorang muslim sangat penting untuk dipertahankan, juga agar kita menjadi contoh yang baik kepada dunia luar, tentang islam dan bagaimana menjadi seorang muslim.

Seperti kata Syaikh Muhammad Abduh:

“Islam tertutupi oleh kaum muslimin.”

Orang akan menilai islam dari bagaimana kita berperilaku, bukan bagaimana kita beribadah. Saat kita berperilaku buruk, nama Islam juga akan dianggap buruk. Begitulah sebaliknya, jika kita berperilaku baik, orang akan mengenal Islam sebagai sesuatu yang baik. Inilah pentingnya kita menjaga identitas kita sebagai seorang muslim.

Related posts:

Sikap Intelektual Muslim dalam Menghadapi Teknologi AI

Jangan Bersedih

Menghadirkan Pengawasan Allah di Setiap Perbuatan

Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

Bekal Menuju Ramadan

December 20, 2021/by dmc
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/muhsin-ck-8BcNsqDJy2I-unsplash-scaled.jpg 2560 1921 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-12-20 18:19:472022-02-18 07:53:36Berislam di Negeri Minoritas Muslim
2 replies
  1. Kursus Bahasa Jerman di Medan
    Kursus Bahasa Jerman di Medan says:
    July 3, 2023 at 11:08

    Terima kasih,info yng sangat menarik, ditunggu artikel berikutnya

  2. Liana
    Liana says:
    June 2, 2025 at 12:29

    thanks for info.

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09
  • menunggu berbuka puasa di masjid
    Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah UmrahJuly 1, 2026 - 16:15
  • AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa InformatikaJuly 1, 2026 - 12:03
  • Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAPJuly 1, 2026 - 10:40
  • Pengumuman Pergantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA)June 26, 2026 - 15:07
  • Dari Yogyakarta ke Hiroshima: Pandu Nur Afi Dewanto Bawa Riset Rekomendasi Micro-Credential Berbasis AIJune 8, 2026 - 10:27
  • Mozanda Presentasikan Penelitian AI untuk Bimbingan Akademik di Seminar Internasional JepangJune 8, 2026 - 10:13
  • Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AIJune 6, 2026 - 20:42
  • PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era DigitalJune 6, 2026 - 09:42
  • Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1May 25, 2026 - 08:55

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Link to: Islam Melindungi Perempuan dari Kekerasan Seksual Link to: Islam Melindungi Perempuan dari Kekerasan Seksual Islam Melindungi Perempuan dari Kekerasan Seksual Link to: Pelatihan Pemrograman Digital Image Processing dan Soft Computing Menggunakan MATLAB Link to: Pelatihan Pemrograman Digital Image Processing dan Soft Computing Menggunakan MATLAB Pelatihan Pemrograman Digital Image Processing dan Soft Computing Menggunakan...
Scroll to top Scroll to top Scroll to top