Tepat pada tanggal 16 April lalu, salah satu UKM Jurusan Teknik Informatika UII yaitu INVOSE (Informatics Development of Website) mengadakan sebuah acara workshop berjudul “How to be a Web Developer in Industries”, yang mana merupakan bentuk kolaborasi bersama salah satu industri terkait yaitu PT. JAVAN CIPTA SOLUSI.

Acara dibuka oleh Hari Setiaji S.Kom., M.Eng. selaku dosen pembimbing INVOSE, dengan bercerita bagaimana perbedaan lulusan-lulusan UII dibanding lulusan-lulusan kampus lain di perusahaan-perusahaan besar sana. Yang sebenarnya bahwa level mahasiswa UII dengan kampus lain tidaklah berbeda jauh atau bisa dibilang sama saja. Namun yang membedakan adalah mahasiswa UII level “ngoprek” / curiosity-­nya sangatlah kurang. Rasa penasaran yang tinggi merupakan salah satu hal terpenting bahkan ketika mahasiswa sudah lulus. Dengan demikian, di dunia yang serba baru ini Anda akan dapat cepat beradaptasi. Maka dari itu beliau berpesan untuk selalu meningkatkan rasa ingin tahunya. Ketika ada hal baru, rasa untuk “ngoprek” hal tersebut ada. Lalu, dapat memukan benang merah antara teknologi tersebut dengan teknologi yang lain.

Javan Cipta Solusi

Sesi pertama diisi oleh Mas Diky dari PT Javan Cipta Solusi yang mana juga alumni Jurusan Teknik Informatika angkatan 2014. Pada sesi ini dijelaskan mengenai apa itu PT. Javan Cipta Solusi, apa saja yang dikerjakan dan juga bagaimana sistem kerja di sana. Sebab beliau mengatakan bahwa rata-rata mahasiswa-mahasiswa yang baru pertama kali bekerja pada software house pasti akan bingung bagaimana seharusnya dia bekerja di sana, tugasnya apa, durasi pengerjaannya, hingga distribusinya ke mana. Hal ini disampaikan agar menjadi gambaran para peserta workshop mengenai bagaimana sistem kerja di PT Javan Cipta Solusi.

Workshop Laravel dan Git

Lalu dilanjut sesi berikutnya yaitu sesi materi dan workshop. Peserta diberi materi tentang pengenalan dan penggunaan GIT, dan juga mengenali framework LARAVEL. Setelah semua materi telah dijelaskan lalu masuk ke sesi workshop di mana para peserta workshop diajari menggunakan Laravel untuk menciptakan website. Selama workshop berlangsung peserta dibimbing oleh orang-orang dari PT. Javan Cipta Solusi dalam penggunaan framework Laravel, sebab belum semua mahasiswa peserta workshop familiar terhadap teknologi tersebut.

Pesan Pembimbing Invose

Hingga akhirnya tepat jam 3 sore menandakan acara sudah selesai. Acara ditutup kembali oleh Pak Hari dengan 1 pesan yang disampaikan, bahwa UKM itu tentang mahasiswanya, idenya mahasiswa, aktifnya dari mahasiswa, dan rohnyapun berasal dari mahasiswa. INVOSE adalah UKM yang dibentuk dari kesadaran mahasiswa-mahasiswanya sendiri ketika mereka memiliki curiosity yang sama sehingga bisa “ngullik” lebih dalam bersama-sama. Maka dari itu butuh peran penting mahasiswa dalam menghidupkan sebuah UKM agar ilmunya lebih berkembang lagi.

Juga disebutkan dalam wawancara bersama Pak Bayu, salah satu founder PT Javan Cipta Solusi yang datang, bahwa gap antara akademisi dengan industri cukuplah besar. Makanya, sering kali para lulusan yang baru pertama kali bekerja akan kaget dengan apa kebutuhan industri yang harus ia punya. Dalam mengantisipasi hal tersebut, beliau menceritakan pengalamannya bahwa sejak tingkat 3 di kuliah sudah mulai melakukan proyek-proyek professional, sebab dari situlah ilmu-ilmu yang tidak bisa didapat dari asal belajar bisa didapatkan dan dapat menjadi dasar ketika masuk dunia industri.