Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Prestasi

Implemetasi Arsitektur Enterprise Pola Finansial Pada Aplikasi Berbasis Microservices

Hai, IT Solution Enablers!

Kalian sudah kenal teknologi microservices belum? Nah, singkatnya, teknologi microservices membagi aplikasi menjadi layanan yang lebih kecil dan saling terhubung. Setiap microservice merupakan aplikasi kecil yang memiliki arsitektur heksagonal sendiri yang terdiri dari logikanya sendiri.

Teknologi yang sedang tren inilah yang diangkat sebagai permasalahan dalam paper yang berjudul Implemetasi Arsitektur Enterprise Pola Finansial Pada Aplikasi Berbasis Microservices oleh Mas Hanif Faturohman. Paper ini masuk dalam kategori Best Paper pada Kolokium Informatika 2021 kemarin, gengs! Jadi, tentang apa dan gimana proses pembuatan paper yang ditulis Mas Hanif ini? 🤔

Arsitektur enterprise ini merupakan dokumen yang mendeskripsikan model bisnis, infrastruktur IT, dan relasi keduanya. Biasanya, nih, dokumen ini digunakan di perusahaan-perusahaan. Penelitian yang dilakukan ini berisi tentang langkah-langkah implementasi arsitektur enterprise ini ke aplikasi web berbasis Microservices.

Ide penelitian ini muncul dari pengalaman pribadi Hanif, lho. Saat magang sebagai Web Developer di Gidicode, Hanif  banyak menemukan masalah di mana kode yang ditulisnya tidak bisa mengikuti kebutuhan yang memungkinkan modifikasi fitur dengan cepat. Nah, dari sini, Hanif memutuskan untuk belajar soal Microservices. Akhirnya, hasil belajarnya ini juga diangkat ke dalam penelitian.

Nah, untuk mahasiswa yang pengen ngambil jalur penelitian, dapat saran juga nih dari Hanif.

“Yang utama, sih, harus rajin baca”, sarannya.

Kenapa harus rajin baca?  Biar kita bisa familiar sama struktur kalimat yang baik dan benar untuk mulai menulis penelitian. Makin banyak baca, makin gampang!

August 12, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/08/FEED-KOLAKIUM-1.png 1936 1936 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-08-12 16:07:282021-08-12 16:07:28Implemetasi Arsitektur Enterprise Pola Finansial Pada Aplikasi Berbasis Microservices
Kemahasiswaan, Prestasi

Pemenang Informatics Expo 2021 Vol.1

Assalamualaikum, Sobat Informatika!
Alhamdulillah, agenda Informatics Expo Semester Genap 2021 kembali berhasil dilaksanakan. Kegiatan rutin tiap semester bagi setiap mahasiswa Program Studi Informatika Program Sarjana ini dibagi menjadi tiga sesi acara, yakni sesi mata kuliah Grafika dan Multimedia pada 12 Juli, sesi mata kuliah Fundamen Pengembangan Aplikasi dan Rekayasa Perangkat Lunak pada 13 Juli, dan sesi mata kuliah Pengembangan Sistem Informasi pada 14 Juli. Siapa aja nih yang jadi pemenang Informatics Expo 2021 Vol.1 kali ini?

 

Seperti eksposisi pada semester-semester sebelumnya, Informatics Expo edisi kali ini benar-benar dimanfaatkan para mahasiswa untuk berkarya, serta menunjukkan skill mereka, baik hard skill dalam mengembangkan karya, maupun soft skill dalam memasarkan karya yang telah mereka buat. Informatics Expo yang ketiga secara daring ini sangat disambut antusias oleh mahasiswa.

 

Sebanyak 124 karya yang dipamerkan pada expo kali ini. Semuanya dapat dilihat melalui web informatics-expo.id. Tim-tim terpilih diundang untuk mempresentasikan hasil karya mereka pada Siaran Langsung di kanal Youtube Jurusan Informatika FTI UII.

 

Para pengunjung juga dapat memberikan dukungan terhadap karya maupun tim favorit mereka pada website Informatics Expo dan YouTube.

 

Karya-karya terpilih berhak mendapatkan hadiah dengan total jutaan rupiah, loh. Terdapat 3 kategori, yaitu Karya Terbaik berdasarkan penilaian Dewan Dosen (untuk setiap mata kuliah), Klasemen Website Informatics Expo, dan Top Youtube Likes. Kuy, cek nama tim kamu di daftar pemenang Informatics Expo 2021 di bawah, kali aja menang, hehe.

 

Karya Terbaik berdasarkan penilaian dosen:

 

Grafika & Multimedia

🥇 Bebas – Balasan Bersedekah

🥈Sasageyo – Museum Kita Bersama

🥉EzWay – Abdul & Timin: Menatap Langit

 

FPA & RPL

🥇L’PowerUp Tech – Li-Box

🥈ECHO – Sleepy

🥉Lembuswana – KASKITA

 

Pengembangan Sistem Informasi

🥇Arkana – Produsen Roti

🥈Reconnecting – SIE RS Hewan

🥉Psycho – Nambak Dashboard

 

Karya dengan jumlah like terbanyak di website informatics-expo.id:

🥇(JALAN TERUS – IKHLAS) – (MOUI – Mountain Information)

🥈Mirage – Dosa Jariyah

🥉Team 6 Lynx – Wisata Budaya

 

Karya dengan jumlah like terbanyak di YouTube:

🥇PSI DAPAT A – SIMOCA

🥈COMBATANTS – CTICKET

🥉Ummar Bin Khattab – SIDORA

 

Selesai sudah rangkaian Informatics Expo kali ini. Gimana, puas dengan hasil kerja tim kamu? Komen di bawah, yuk, komentarmu tentang expo kali ini~

Selamat bagi para pemenang Informatics Exop 2021 Vol.1 dan sampai berjumpa di Informatics Expo semester depan, gengs!

 

July 19, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/Pemenang-Expo_1.jpg 1080 1080 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-07-19 09:34:312021-07-26 09:35:36Pemenang Informatics Expo 2021 Vol.1
Berita Pilihan, Pengabdian, Prestasi

Albarra Naufala Erdanto Bantu Teman Tunarungu Lewat Deafcare

Satu lagi prestasi berhasil ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Informatika Program Sarjana, Albarra Naufala Erdanto. Lagi-lagi, Albarra berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kali ini, Albarra dan tim mengusung ide yang berjudul “DEAFCARE: Aplikasi Pendamping Tunarungu dan Pusat Informasi Terintegrasi sebagai Solusi Permasalahan Aksesibilitas Informasi pada Komunitas Deaf Family Solo Raya”.

pkm-deafcare-albarra

Jadi, apa, sih, Deafcare itu? Yuk, langsung aja kita kupas! Check it out!

Deafcare merupakan sebuah solusi untuk pendamping tunarungu yang kesulitan mencari informasi secara terpusat untuk memenuhi kebutuhan anak tunarungu. Sebab orang tua atau pendamping yang memiliki “anak spesial” biasanya harus berusaha lebih untuk mencari informasi terkait pendampingan anak tunarungu. Nah, Deafcare hadir untuk menjadi pegangan yang bisa membantu para pendamping ini.

Awalnya, Deafcare merupakan inisiasi dosen Teknik Industri, yaitu Ibu Amaria Dilla Sari. Sebelumnya, ide ini berhasil lolos ke nyatakan.id, program bantuan pendanaan dari Kemenparekraf bagi para pelaku usaha sektor parekraf untuk mewujudkan ide kreatifnya berbentuk aplikasi dan permainan digital dalam rangka #AdaptasiKebiasaanBaru. Bersama Mas Dimastyo, Albarra mengeksekusi proyek ini hingga berhasil ter-deploy di deafcareindonesia.com.

“Deafcare sangat bermanfaat dan membuka pikiran saya untuk peduli terhadap anak tunarungu atau Teman Tuli,” ujar Albarra ketika ditanya alasan ia bergabung ke Deafcare.

Singkat cerita, setelah proyek di nyatakan.id selesai, Albarra dan timnya berinisiatif untuk memasukkan Deafcare ini ke PKM.  Tim ini terdiri dari Albarra, Alma (Teknik Industri 2018), Aura (Psikologi 2018), Abdul Azis (Teknik Industri 2017), dan Andrian (Teknik Industri 2017). Tim ini juga masih didampingi oleh Bu Dilla, loh. Alhamdulillah, dengan kerja keras Albarra dan tim, Deafcare lolos pendanaan. 

Setelah lolos pendanaan, tugas Albarra kini adalah mendesain ulang aplikasi Deafcare. Ia juga berinisiatif untuk mengubah arsitektur di belakangnya serta memanfaatkan progressive web app pada Deafcare ini. Selain itu, Albarra juga membuat website untuk sisi admin untuk memudahkan proses input data. Alhamdulillah, hasil redevelop dari Deafcare ini sudah terdeploy di dev.deafcareindonesia.com dan juga website adminnya. Rencananya, setelah proses input data selesai, Albarra akan melakukan migrasi website yang sudah redesign dan redevelop ke deafcareindonesia.com.

Selain men-develop ulang, Albarra dan tim juga bertugas untuk mensosialisasikan Deafcare ke mitra PKM-nya, yaitu salah satu komunitas pendamping tunarungu di Solo.

Ke depannya, Albarra berharap Deafcare bisa bermanfaat ke komunitas pendamping tunarungu di Solo. “Tidak hanya di Solo, besar harapan kami Deafcare bisa menjadi aplikasi yang sustainable sehingga manfaatnya dirasakan oleh pendamping tunarungu di seluruh Indonesia,” tutup Albarra.

Alhamdulillah, selamat Albarra dan tim! Semoga apa yang dicita-citakan dengan Deafcare bisa segera tercapai!

 

June 24, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/albarra-naufala.jpg 743 739 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-06-24 11:14:382021-08-24 01:40:14Albarra Naufala Erdanto Bantu Teman Tunarungu Lewat Deafcare
Prestasi

Susun Rencana Perjalanan dengan Plesiran Biar Wisata gak Keteteran!

Assalamualaikum Sobat Informatika!
Kamu termasuk orang-orang yang kurang bisa mengatur rencana wisata gak, nih? Biasanya ya, kalau rencana perjalanan gak diatur dengan baik, yang ada malah keteteran, over budget, atau bahkan gagal wisata karena kurang tau tempat-tempat menarik untuk dikunjungi. Kesal ya pasti kalau sampai kejadian. Nah, aplikasi bernama Plesiran dari kelompok Pejuang Lulus dari mata kuliah Pengembangan Aplikasi Bergerak dan Manajemen Pengembangan Teknologi Informasi ini mungkin saja bisa membantu mencegah kejadian apes di atas! Susun rencana perjalanan dengan Plesiran biar wisata gak keteteran!

Aplikasi berbasis mobile ini menargetkan para traveller sebagai target pengguna utama. Dengan Plesiran kamu yang suka jalan-jalan bisa terlebih dahulu mencari tempat wisata dan menyusun rencana perjalanan. Pertama, cari dulu daerah mana yang ingin kamu kunjungi, lalu aplikasi Plesiran akan memunculkan tempat apa saja yang bisa kamu kunjungi, mulai dari situs bersejarah, wisata alam, hingga kuliner lengkap dengan detail tempat tersebut. Lalu, kamu tinggal atur jadwal dan estimasi biaya perjalanan yang diperlukan. Selanjutnya? Tinggal jalan ke tempat wisata dengan jadwal yang sudah tertata! Gak ada cerita salah perencanaan lagi, deh.

Selain untuk traveller, para pemilik tempat wisata juga dapat mendaftar dan memasarkan bisnisnya di aplikasi Plesiran. Jadi, selain jadi solusi masalah para wisatawan, juga bisa meningkatkan jalannya roda perekonomian di sektor pariwisata.

Menggunakan Android SDK dan SQLite sebagai tech stack, Plesiran dikembangkan oleh kelompok Pejuang Lulus yang beranggotakan Faiq, Dila, Rayhan, Mina, Ricky, dan Hendra. Mereka berharap, aplikasi ini bisa memberikan inspirasi bagi pengembang-pengembang lain untuk terus berinovasi dan memajukan sektor pariwisata melalui teknologi.

Keren parah sih. Kalian ada rencana jalan-jalan gak? Bisa nih coba-coba aplikasi Plesiran untuk bantu rencana perjalanan kamu, pastinya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi, ya!

Nah, Untuk kamu yang sedang membaca ini, tetap semangat belajar dan teruslah berinovasi dengan teknologi!

PAB

Karya ini bisa kamu lihat di website Informatics Expo
(https://informatics-expo.id/karya/466)

March 4, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/PAB-1.png 1080 1080 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-03-04 14:15:332021-04-08 11:28:15Susun Rencana Perjalanan dengan Plesiran Biar Wisata gak Keteteran!
Prestasi

Sulit Cari Jasa Tukang? Tukangku Siap Jadi Solusi!

Assalamualaikum Sobat Informatika!
Seperti sektor-sektor lainnya, sektor pembangunan juga terdampak oleh pandemi terutama bagi para tukang yang kesulitan mencari pekerjaan. Bukan hanya tukang, kita pun sebagai konsumen juga jadi sulit cari jasa tukang yang berkualitas. Dari keresahan ini, kelompok Ryzen dari mata kuliah Pemikiran Desain menawarkan sebuah solusi berupa rancangan aplikasi yang diberi nama Tukangku. Pertukangan Go Digital!

Tukangku ini harapannya menjadi platform layaknya marketplace untuk mencari informasi dan jasa terkait pertukangan. Dengan target pengguna berupa masyarakat yang membutuhkan jasa pekerja bangunan untuk renovasi rumah dan sebagainya, sampai para tukang dan mandor yang ingin memasarkan jasanya.

Sebagai contoh, kalau kamu ingin melakukan renovasi rumah tapi terkendala kurangnya jaringan informasi pekerja tukang, kamu bisa memanfaatkan fitur yang ada di Tukangku untuk mencari pekerja.

Pada rancangan aplikasi ini juga tersedia banyak fitur menarik lainnya, seperti konsultasi dengan mandor, jasa arsitek, hingga fitur inspirasi desain yang bisa digunakan untuk mencari desain-desain bangunan impian kamu. Jangan khawatir, Tukangku juga menerapkan sistem rating sehingga kamu dapat mengetahui jejak pekerjaan dan kualitas dari jasa yang kamu inginkan.

Dengan tampilan antarmuka yang menarik, kelompok Tukangku yang beranggotakan Gilang Aries Prasetyo, Alber Derry Asher, Jhanif Indra Saputra, dan Ramadhan Perwira Jati ini berharap desain aplikasi ini dapat mudah dimengerti dan diimplementasikan menjadi sebuah aplikasi layak pakai.

Wah, asli keren nih! Gak kalah dengan sektor-sektor lainnya, sektor pembangunan juga harus terus maju dengan melakukan upaya digitalisasi. Sulit cari jasa tukang? Tukangku bisa jadi solusinya~

Tukangku

Karya ini bisa dilihat melalui web Informatics Expo.
(https://informatics-expo.id/karya/520)

February 17, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/02/PABW-3-1.png 2160 2160 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-02-17 09:03:312021-04-23 10:41:11Sulit Cari Jasa Tukang? Tukangku Siap Jadi Solusi!
Prestasi

LaundryDong, Aplikasi yang Membantu Para Pemilik Laundry

Assalamualaikum Sobat Informatika!
Anak kos mana sih yang gak butuh laundry? Selain membantu kita para mahasiswa, usaha-usaha laundry juga sangat berpengaruh dalam roda perekonomian masyarakat. Nah, untuk membantu usaha laundry skala kecil hingga besar yang ada, Aulia Maulana Rizqi dan Tezar Irawan yang tergabung dalam kelompok C.5 dari mata kuliah Pengembangan Aplikasi Berbasis Web membuat sebuah aplikasi yang bisa membantu para pemilik laundry untuk menjalankan bisnisnya bernama LaundryDong.

Sesuai namanya, aplikasi berbasis web ini menyasar para pemilik laundry yang mengalami kendala dalam menjalankan bisnisnya. Laundry Dong menyediakan fitur-fitur andalan seperti memasarkan produk jasa, mengatur transaksi, manajemen pegawai, hingga visualisasi laporan keuangan. Fitur yang disediakan ini selaras dengan kebutuhan ibu-ibu dan bapak-bapak laundry yang kesulitan melakukan pencatatan bisnis mereka. Yang awalnya harus dilakukan secara manual, sekarang bisa dilakukan dengan beberapa klik sehingga beban kerja mereka pun berkurang.

Aplikasi Laundry Dong ini dibangun dengan menggunakan teknologi seperti XAMPP sebagai penyedia paket PHP, Apache, dan MySQL, Sublime dan Atom sebagai text editor dan GitHub sebagai Version Control System.

Menurut C.5 sendiri, aplikasi ini masih memiliki beberapa kekurangan. Salah satu yang utama adalah hanya bisa digunakan untuk satu laundry saja sehingga setiap pemilik laundry harus menginstal sendiri aplikasi masing-masing. Harapannya, Laundry Dong bisa digunakan oleh banyak orang sekaligus tanpa perlu repot-repot menginstal sendiri.

Kreatif, ya! Karya-karya seperti inilah yang kita butuhkan untuk membantu usaha-usaha masyarakat, terutama bapak dan ibu laundry yang sangat berjasa bagi hidup mahasiswa. Semangat ya untuk C.5 dan ditunggu perilisan aplikasinya.

Karya ini bisa dilihat di website Informatics Expo
(informatics-expo.id/karya/406)

pengembangan aplikasi berbasis web

February 16, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/02/PABW-2-1.png 2160 2160 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-02-16 07:50:192021-04-23 10:40:14LaundryDong, Aplikasi yang Membantu Para Pemilik Laundry
Prestasi

Kecanggihan Komputer Deteksi Penyakit Malaria

Indri Dwi FebrianiSiapa dari kamu yang pernah terjangkit malaria? Buat kamu yang belum tahu, malaria merupakan penyakit yang menular melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini disebabkan oleh parasit bertipe Plasmodium yang terdapat di tubuh si nyamuk yang menjadi inang.

Malaria bisa disembuhkan secara total, kok. Namun, bila tidak ditangani secara tepat, alih-alih sembuh, malaria bisa menyebabkan anemia berat, gagal ginjal, hingga kematian. Karena itulah, deteksi dini penyakit malaria diperlukan untuk menekan angka kematian pasien.

Selama ini, pemeriksaan masih menjadi standar penegakan diagnosis malaria. Tetapi, metode pemeriksaan tersebut memakan waktu, pun hasil akurasi diagnosisnya bergantung pada tingkat keahlian serta pengalaman dokter atau ahli patologi yang menangani.

Nah, hal inilah yang mendasari Indri Dwi Febriani melakukan sejumlah penelitian berbasis pengolahan citra untuk mengidentifikasi parasit malaria secara otomatis yang berjudul Identifikasi Stadium Plasmodium Vivax untuk Penegakan Diagnosis Penyakit Malaria dengan Sistem Berbantuan Komputer. Penelitian yang dilakukan bersama Ibu Izzati Muhimmah dan dr. Novyan Lusiyana dari FK UII ini bertujuan untuk mengusulkan metode pengolahan citra yang dapat digunakan untuk identifikasi stadium parasit malaria Plasmodium vivax.

Metode yang digunakan pada penelitian ini, di antaranya mengubah citra RGB ke kanal S (saturation) pada ruang warna HSV, lalu segmentasi dan operasi morfologi. Selanjutnya, dilakukan ekstraksi fitur tekstur, ukuran, serta bentuk. Fitur-fitur yang didapatkan kemudian diseleksi dengan metode CSF dan untuk proses klasifikasinya digunakan metode Support Vector Machine (SVM).

Penelitian yang menggunakan 30 citra sediaan darah tipis ini menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mendapatkan nilai akurasi sebesar 64%, loh. Wah, nggak heran, kalauu makalah ini menjadi salah satu makalah terbaik di Kolokium Informatika 2020 lalu.

February 9, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/mbak-indri-1.png 1500 1500 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-02-09 18:19:412021-04-08 11:28:56Kecanggihan Komputer Deteksi Penyakit Malaria
Prestasi

Deteksi Cyberbullying di Twitter, Emang Bisa?

Habib Faizal FadliSiapa, sih, yang nggak tahu Twitter? Bahkan mungkin salah satu dari kalian merupakan pengguna aktif Twitter. Berdasarkan data yang dilansir dari kominfo.go.id, jumlah pengguna Twitter di Indonesia mencapai 19,5 juta orang dan menempati peringkat 5 tertinggi di dunia.

Namun, banyaknya pengguna aktif di Twitter tidak jarang menimbulkan tindakan negatif, terutama cyberbullying. As we know, cyberbullying dapat menyebabkan efek yang tidak kalah ekstrim dibanding perundungan secara fisik. Apalagi dengan menggunakan medium secara online, misalnya Twitter, cyberbullying bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Nah, hal inilah yang mendorong Habib Faizal Fadli dalam penelitiannya yang berjudul Identifikasi Cyberbullying pada Media Sosial Twitter Menggunakan LSTM dan BiLSTM. Mas Habib mencoba mengidentifikasi cuitan di Twitter yang mengandung cyberbullying sebagai tindakan pencegahan dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Penelitian yang digarap di bawah bimbingan Bapak Ahmad Fathan Hidayatullah, S.Kom., M.Sc. ini berhasil menjadi salah satu dari tiga penelitian terbaik pada Kolokium 2020 lalu, loh. Penelitian ini menggunakan algoritma pendekatan deep learning, yakni LSTM dan BiLSTM, dengan 6835 data cuitan. Hasilnya, penelitian ini dapat mendeteksi cuitan yang berupa cyberbullying dan non-cyberbullying dengan akurasi mencapai 94% untuk algoritma LSTM dan 95% untuk algoritma BILSTM.

Diharapkan ke depannya penelitian ini dapat terus disempurnakan. Misalnya, dengan menyeimbangkan jumlah baris data untuk tiap-tiap kelas, membuat daftar stopword dan slang word yang lebih kompleks, serta klasifikasi kelas cyberbullying bisa diekstrak menjadi kelas yang lebih spesifik lagi, seperti cyberbullying berupa bully, racism, sexism,  attack.

February 6, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/kak-habib-3.png 1500 1500 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-02-06 18:15:492021-04-08 11:29:05Deteksi Cyberbullying di Twitter, Emang Bisa?
Prestasi

Pentingnya Pembaruan Aplikasi di Kalangan Pengguna Smartphone

Geraldy Yusuf PralampitaGeraldy Yusuf Pralampita menjadi salah satu peraih best paper dalam Kolokium 2020 lalu. Bersama Bapak Ahmad Raf’ie Pratama, S.T., MIT., Ph.D., Mas Geraldy mengangkat sebuah makalah dengan judul Analisis Kesadaran Pembaruan Aplikasi di Smartphone dengan Model KAB.

Seperti yang kita tahu, smartphone telah menjadi alat yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Cepatnya kemajuan teknologi membuat developer secara rutin memperbarui aplikasi mereka agar tidak ketinggalan zaman. Hal ini juga bertujuan untuk menutup celah keamanan yang mungkin bisa berakibat buruk bagi pengguna smartphone. Namun, ternyata tidak semua pengguna smartphone memperbarui aplikasi yang terpasang pada smartphone secara berkala, padahal ini adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan..

Melalui makalah Analisis Kesadaran Pembaruan Aplikasi di Smartphone dengan Model KAB ini, Mas Geraldy mencoba mengukur seberapa tinggi tingkat kesadaran masyarakat Indonesia dalam memperbarui aplikasi smartphone secara berkala. Plus, dengan penelitian ini akan terlihat perbedaan tingkat kesadaran keamanan berdasarkan faktor demografis dari pengguna smartphone.

Penelitian yang menggunakan sumber data primer dari hasil survei 277 orang pengguna smartphone di Indonesia ini menggunakan metode analisis Kruger-Kearney dan multiple regression. Ternyata, dari hasil penelitian, terlihat bahwa kesadaran masyarakat Indonesia ada di tingkat rata-rata dan masih bisa diperbaiki lagi ke depannya. Tingkat kesadaran ini dipengaruhi dua faktor utama, yakni jenis kelamin dan usia pengguna.

Yuk, mulai sekarang rajin meng-upgrade aplikasi di smartphone untuk meningkatkan keamanan perangkat sekaligus mendapatkan performa yang lebih cepat!

February 3, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/kak-geraldy-2.png 1500 1500 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-02-03 18:06:372021-04-08 11:29:15Pentingnya Pembaruan Aplikasi di Kalangan Pengguna Smartphone
Prestasi

Bingung Membedakan Jahe, Kunyit dan Lengkuas? Ini Solusinya!

membedakan jahe kunyit dan lengkuasAssalamualaikum Sobat Informatika!
Kalian masih ada gak nih yang bingung membedakan jahe kunyit dan lengkuas? Tenang, kalian tidak sendiri. Untungnya pada Informatics Expo 2020 kemarin, tim Mbuh dari mata kuliah Deep Learning membuat sebuah solusi berupa aplikasi yang bisa membedakan ketiga bumbu dapur yang memang mirip-mirip itu!

Idenya sendiri menurut tim yang beranggotakan Cut Husnul Fitri, Auliya Khanza Qorita dan Atika Tsamara ini berasal dari keresahan pribadi mereka yang juga sulit membedakan ketiga jenis rempah-rempah tersebut. Karena itu, mereka mulai mengembangkan sebuah aplikasi yang dinamai Herbs Image Classification sebagai solusinya.

Cara penggunaannya sangatlah sederhana, cukup masukkan foto salah satu dari jahe, kunyit dan lengkuas, kemudian sistem akan memproses citra dari foto tersebut. Setelah diproses, sistem akan langsung menampilkan hasil identifikasi. Dengan menggunakan pemodelan Convolutional Neural Network dan arsitektur Residual Network atau Resnet18, tingkat akurasi model citra multi-kelas yang digunakan bisa mencapai angka 98 persen!

Sayangnya nih, aplikasi karya tim Mbuh ini belum terpublikasi di internet sehingga belum bisa digunakan banyak orang. Tetap dukung ketiga perempuan ini deh agar lebih semangat mengembangkan karyanya biar bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kalau bisa sih, sampai ada tambahan rempah-rempah lainnya.

Keren ya, berawal dari keresahan malah jadi karya yang membawa manfaat bagi kita yang juga masih sulit membedakan jahe kunyit, dan lengkuas. Kalian juga bisa, kok!

herbs image classification

Karya ini bisa dilihat di website Informatics Expo (informatics-expo.id/karya/488)

Tim Mbuh Deep Learning

Tim Mbuh

January 19, 2021/by dmc
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/01/DL-1.png 1080 1080 dmc https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png dmc2021-01-19 23:52:372021-04-08 11:29:26Bingung Membedakan Jahe, Kunyit dan Lengkuas? Ini Solusinya!
Page 4 of 8«‹23456›»
  • Mahasiswa Magister Informatika UII Berhasil Kembangkan Metode Forensik Digital pada Smartwatch Berbasis Android Wear OSJuly 19, 2026 - 21:44
  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09
  • menunggu berbuka puasa di masjid
    Menjemput Keberkahan di Tanah Suci: Hakikat dan Manfaat Ibadah UmrahJuly 1, 2026 - 16:15
  • AI Mengubah Pekerjaan, Bukan Menghapusnya: Pesan Prof. Fathul Wahid bagi Mahasiswa InformatikaJuly 1, 2026 - 12:03
  • Belajar Sistem Enterprise dari Zulhia Septiandini, Alumni Informatika UII yang Berkarier 18 Tahun di Bidang SAPJuly 1, 2026 - 10:40
  • Pengumuman Pergantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA)June 26, 2026 - 15:07
  • Dari Yogyakarta ke Hiroshima: Pandu Nur Afi Dewanto Bawa Riset Rekomendasi Micro-Credential Berbasis AIJune 8, 2026 - 10:27
  • Mozanda Presentasikan Penelitian AI untuk Bimbingan Akademik di Seminar Internasional JepangJune 8, 2026 - 10:13
  • Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AIJune 6, 2026 - 20:42
  • PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era DigitalJune 6, 2026 - 09:42

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Scroll to top Scroll to top Scroll to top