Mahasiswa Program Studi S-1 Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menorehkan prestasi di ajang nasional. Dalam Seminar Nasional Technopex 2024 yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Indonesia pada 24 Oktober 2024 secara daring melalui Zoom, salah satu mahasiswa, Raisha Alma Sahara, berhasil meraih predikat sebagai Penyaji Terbaik dalam bidang Teknologi Informasi & Komunikasi.

Raisha Alma Sahara, Penyaji Terbaik Technopex 2024

Sertifikat Penyaji Terbaik Technopex 2024

Raisha bersama rekan satu timnya, Muhammad Ferrel Ganendra Arisaputra dan Arisca Devi Octavia, mempresentasikan makalah berjudul “Kajian Literatur: Penerapan Quantum Natural Language Processing dalam Chatbot” di bawah bimbingan ibu dosen Fayruz Rahma. Penelitian ini merupakan hasil tugas mata kuliah Bahasa Indonesia untuk Komunikasi Ilmiah yang disusun oleh tim sebagai kajian literatur yang mendalam mengenai potensi penggunaan Quantum Natural Language Processing (QNLP) dalam chatbot. Dengan pendekatan Systematic Literature Review, kajian ini membandingkan NLP konvensional dengan QNLP dalam meningkatkan interaksi cerdas chatbot serta mengulas keunggulan dan tantangan dalam penerapan QNLP pada chatbot. Read more

MI UII Goes to Norway - Achmad

Achmad Bauravindah, a graduate student from Pasuruan, Indonesia, recently embarked on an academic adventure in Norway. Currently pursuing a concentration in Data Science at the Master Program in Informatics at Universitas Islam Indonesia (UII), Achmad spent his second semester as an exchange student at the University of South-Eastern Norway (USN). Beyond his studies, he actively collaborates with faculty members on research projects, further enriching his academic experience.

A Partnership Born from Friendship

This exchange program stems from a collaborative agreement initiated by UII Rector and Informatics faculty member, Fathul Wahid, and his colleague, Professor Karen Stendal. Professor Stendal coordinates the Master in Digital Transformation program at USN. Since its inception in 2022, the program has provided opportunities for UII students to study abroad with financial support from the Erasmus+ European Government Scholarships. This generous funding covers tuition, living expenses, accommodation, and transportation.

Students and Faculty Members - after discussion

Students and Faculty Members – after discussion

Experiencing a Unique Learning Environment

Read more

Berdasarkan Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat tentang Penerima Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024, Alhamdulillah sebelas judul proposal penelitian tesis mahasiswa Magister Informatika UII lolos sebagai Penerima Pendanaan Program Penelitian Tahun Anggaran 2024.

Berikut adalah daftar judul riset tesis yang mendapatkan pendanaan: Read more

In its 13th edition, the International Innovation, Invention, and Design Competition (INDES) brought together bright minds to showcase innovative creations and research. Hosted by Universiti Teknologi MARA (UiTM) in Malaysia, INDES 2024 featured participants from various universities and academic programs, both local and international. Among the competitors was a delegation from the Informatics Department of Universitas Islam Indonesia (UII), participating directly on-site in Malaysia.

Magister Informatics UII Secures Bronze Award

A standout achievement came from UII’s Master of Informatics program, as student Fikri Irfan Adristi and his team earned the prestigious Bronze Award for their project, Strategic Digital Forensics Framework for Corruption Prevention in Financial Sectors.

This project proposed a comprehensive anti-corruption framework designed to address challenges in financial sectors through five key stages:

  1. Data Collection and Analysis
  2. Corruption Pattern Identification
  3. Transparency Enhancement
  4. Regulatory Oversight Improvement
  5. Application of Digital Forensics Techniques

The team complemented their submission with an infographic poster that effectively communicated the framework’s purpose and methodology to judges and attendees.

An Eventful Journey to Success

Read more

Fathan Firmansyah, mahasiswa S-1 Informatika UII, meraih Best Presenter Award di the International Conference on Smart Computing, IoT, and Machine Learning (SIML) 2024. Konferensi internasional ini diselenggarakan di UMS pada tanggal 6 Juni 2024. Fathan mempresentasikan makalahnya yang berjudul “Indoor Positioning System: A Brief Review of Its Technologies and Signal-Filtering Techniques“. Makalah ini merupakan bagian dari Hibah Kolaborasi Internal Jurusan Informatika.

Best Presenter Award - Fathan Firmansyah

Best Presenter Award – Fathan Firmansyah

Dalam kajian literatur yang dilakukannya, Fathan menggali beragam teknologi yang digunakan dalam IPS, mulai dari WiFi, Bluetooth, hingga ultra-wideband (UWB). Dua teknik utama dalam menentukan lokasi di dalam ruangan yang menjadi sorotan adalah trilaterasi dan fingerprinting. Fathan juga menemukan bahwa teknik penyaringan sinyal seperti filter Kalman dan filter partikel banyak digunakan dalam meningkatkan akurasi IPS. Pemahaman mendalam yang diperolehnya dari kajian literatur ini memainkan peran penting dalam pemilihan teknologi yang tepat untuk mengembangkan sistem IPS yang efektif.

IPS memiliki aplikasi yang sangat luas, mulai dari navigasi dalam bangunan seperti museum, bandara, hingga gudang dan rumah sakit. Berdasarkan analisisnya, Fathan menyoroti potensi besar dari IPS dalam berbagai konteks penggunaan, serta tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitasnya.

Fathan Firmansyah di SIML 2024

Fathan Firmansyah di SIML 2024

Selain menjadi langkah awal penelitian, kajian literatur ini juga menandai kolaborasi antara dosen dan mahasiswa serta kolaborasi antarkampus. Fayruz Rahma dan Kurniawan Dwi Irianto (dosen Informatika UII), serta Ary Mazharuddin Shiddiqi (dosen Teknik Informatika ITS) turut berkontribusi dalam penulisan makalah ini. Harapannya, tinjauan literatur yang telah dilakukan oleh Fathan dan tim dapat menjadi sumber pengetahuan berharga bagi para peneliti lain yang tertarik dalam bidang IPS. Selain itu, semoga riset ini dapat membuka jalan untuk kolaborasi yang lebih luas di masa depan.

Pada bulan September dan Oktober ini, beberapa mahasiswa Program Studi Informatika – Program Sarjana FTI UII telah melakukan presentasi di beberapa seminar nasional yang berbeda. Makalah yang dipaparkan ini merupakan hasil karya di mata kuliah Bahasa Indonesia untuk Komunikasi Ilmiah. Seminar nasional diikuti secara daring.

Mahasiswa Informatika UII di Semiotika

Dua tim mahasiswa melakukan presentasi di Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Matematika (Semiotika) yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Kalimantan (ITK) pada tanggal 30 September 2023. Tim pertama beranggotakan Agung Prasetyo Abdjul, Wildan Syaifudin Ahmad, dan Rabby Ahsan Matswaya, yang mempresentasikan kajian literatur berjudul: “Neuralink: Dampak, Tantangan, dan Potensi di Masa Depan“.

Wildan - Semiotika

Wildan, perwakilan tim, memberikan presentasi di Semiotika, 30 September 2023

Tim Kedua yang presentasi di Semiotika beranggotakan Yeni Sri Maharani, Sausan Trisdiatin, dan Muhammad Rafli Ihsanudin. Mereka memaparkan makalah mereka yang berjudul: “Kekuatan Enkripsi End-to-End: Kajian Literatur Mengenai Kerahasiaan Komunikasi Digital dalam Aplikasi Pesan Instan“. Read more

GEMASTIK 2023 GET GOLD!

Kabar gembira bagi kita, Universitas Islam Indonesia berhasil menyabet tiga nominasi dalam GEMASTIK XVI, yang mana dua dari tiga nominasi diraih oleh tim dari Informatika.

Kedua tim tersebut adalah:

Divisi Desain Pengalaman Pengguna
Lembaga Eksekutif Gemastik (meraih Juara Harapan)
– Muhammad Ichlasul Amal Yulianto
– Nabila Putri Octavia
– Zahwa Almira Kayla

Karya: Kolase

Kolase adalah aplikasi pengelola konsumsi gula harian melalui pengendalian emotional eating. Tujuan utama Kolase adalah menjaga konsistensi pengguna untuk mengonsumsi gula harian dalam batas normal agar terhindar dari Penyakit Tidak Menular (PTM).

 

Divisi ICT Business
QualT (meraih Juara II)
– Syuhda Fakhrunnisa
– Muhammad Devano Zaidan
– Rizan Qardafil

Karya: Qual

Platform penilaian microteaching yang mengintegrasikan penilaian kualitas berbicara, kontrol raut wajah, dan penggunaan bahasa tubuh untuk menilai kualitas mengajar dari segi penyampaian materi

Teknologi Artificial Intelligence (AI) kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari dan telah memberikan dampak yang besar dalam berbagai bidang, terutama di bidang industri kesehatan dan pendidikan. 

Sebagai salah satu bentuk upaya menumbuhkan partisipasi mahasiswa dalam pengembangan teknologi AI di bidang kesehatan dan pendidikan, ITCentrum menyelenggarakan kompetisi “Health & Edu AI Hackathon” yang diselenggarakan pada Minggu (26/12/2022) di Gedung Simpul Tumbuh Universitas Islam Indonesia.  

Acara yang diikuti 36 mahasiswa informatika ini dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne UII bersama-sama, lalu dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Bapak Dhomas Hatta Fudholi, S.T., M.Eng., Ph.D. (Ketua Program Studi Informatika Program Sarjana) dan Bapak Bagus Panuntun, S.E., MBA. (Kepala Divisi Pengembangan Kewirausahaan IBISMA). 

Untuk mengisi sesi talkshow, acara ini mengundang 2 narasumber yang berasal dari praktisi industri teknologi. Kedua narasumber tersebut adalah Hestyriani Anisa Widyaningsih (CEO Widya Edu) dan Dara Mawar Jelita (Program Manager BLOCK71). Pada sesi ini para narasumber memaparkan pembahasan mengenai gambaran bisnis dalam dunia startup edukasi berbasis teknologi dan bagaimana AI dapat meningkatkan kualitas sistem kesehatan. Antusiasme para peserta pun terlihat dari aktifnya partisipasi selama acara berlangsung. Sesi ini berakhir dengan penyerahan plakat oleh Bapak Dr. Ir. Arif Wismadi, M.Sc. (Direktur Pembinaan & Pengembangan Kewirausahaan/Simpul Tumbuh) kepada kedua narasumber. 

Read more

Community Summit: IT Career Day 2022 sukses digelar pada hari Minggu, 11 Desember 2022 dengan tema “Level Up Your Career In Information Technology”. Acara yang bertempat di Ruangan Audiovisual FTI UII Universitas Islam Indonesia ini merupakan buah dari kolaborasi ITCentrum dengan Google Developer Student Clubs UII dan IBISMA UII.  

Terdiri dari dua mata acara utama, yaitu sesi seminar dan Lean Canvas Building Game. Acara ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif yang berbagi insight mengenai pengalaman berkarir di bidang IT, di antaranya adalah Bapak Aryo Wirawan (Founder dan CEO Jala Tech), Ibu Rininta Hanum (Wakil Ketua IBISMA UII), dan Mas Giga Prakosa Hikmata (Engineering Manager Mamikos).

Rangkaian acara dibuka dengan sesi ice breaking dan pengenalan ITCentrum oleh para MC. Selanjutnya acara memasuki sesi seminar yang dibawakan oleh Bapak Aryo Wirawan dengan tema “Start and Develop Your Startup and the Journey In It”, dilanjutkan dengan penyampaian materi seminar kedua yang bertemakan “Women Can Make It Too In Tech” oleh Ibu Rininta Hanum. Terakhir, Mas Giga Prakosa Hikmata memaparkan materi seminarnya yang berjudul “Find Your Ideal Role In Tech”. Antusiasme para peserta mengenai materi seminar pun terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan pada sesi tanya jawab.

Tak hanya diisi dengan penyampaian materi saja, para peserta juga berkesempatan untuk mengasah ide, inovasi, dan kemampuan bekerja sama tim melalui sesi Lean Canvas Building Game. Sesi ini diawali dengan penjelasan mengenai apa itu Lean Canvas yang disampaikan oleh Bapak Aryo Wirawan, kemudian para peserta yang telah dikelompokkan menjadi beberapa tim diminta untuk mengisi lean canvas kelompok mereka masing-masing. Walau hari sudah siang, namun sesi ini tetap dipenuhi semangat para tim yang aktif berdiskusi mengenai ide-ide yang akan dibuat.

                             

Setelah pengerjaan selama satu setengah jam berlalu, saatnya tiap tim mengirimkan perwakilan untuk mempresentasikan hasil diskusi yang dituangkan dalam bentuk lean canvas kepada tim lain dan juri. Beragam inovasi menarik dicetuskan oleh para representatif tim, para juri dan tim lain pun terlihat dengan se ksama mendengarkan ide-ide tersebut. Serangkaian acara Community Summit ini pun resmi berakhir dengan penyerahan hadiah bagi pemenang Lean Canvas Building Game dan sesi dokumentasi dengan seluruh peserta.

Semoga acara ini dapat membangkitkan semangat teman-teman mahasiswa untuk terus mengeskplor karir di bidang IT, ya!

Mahasiswa Informatika kembali menoreh prestasi melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Berbekal inovasi karya yang diberi nama “DIIBS”, M. Ilham Rizqyakbar (Informatika 19) dan tim berhasil lolos pendanaan ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional (PIMNAS) 35 tahun 2022. DIIBS merupakan suatu inovasi yang dibuat sebagai solusi atas keresahan penyebaran covid-19. Piranti ini mampu memantau penggunaan masker dan pengawasan berjaga jarak di suatu area, khususnya di ruangan tertutup. 

Deskripsi alat DIIBS

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah ajang bergengsi lomba antar perguruan tinggi se-Indonesia yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia sebagai bentuk upaya meningkatkan mutu mahasiswa. Sementara PIMNAS adalah tahapan terakhir dari pelaksanaan kegiatan PKM. 

Sesuai dengan tujuan dari bidang PKM Karya Inovatif, Ilham dan tim berharap karya yang mereka hasilkan dapat selesai tepat waktu dan berfungsi dengan baik. Walau sempat terjadi beberapa kendala seperti desain tidak sesuai dan perangkat lunak yang tidak berjalan sesuai keinginan, tetapi tim Pengembang DIIBS tidak menyerah. Ilham menuturkan saat ini ia dan keempat rekan lainnya tengah melakukan beberapa persiapan untuk menyambut PIMNAS, seperti melakukan perbaikan alat dan latihan untuk presentasi karya yang akan diadakan secara luring pada November ini di Universitas Muhammadiyah Malang. 

Ilham juga berbagi beberapa tips bagi yang tertarik untuk mengikuti PKM atau PIMNAS. Pertama, selektif dalam memilih anggota tim. Menurut Ilham, pengembangan suatu karya membutuhkan orang-orang yang berkomitmen terhadap tugas yang harus dikerjakan. Jangan membuat tim yang seluruhnya hanya anggota “teknikal” saja, aspek-aspek non-teknik seperti pembuatan dan penulisan proposal, laporan keuangan, dokumen teknis, dan artikel ilmiah juga berperan besar dalan menentukan keberhasilan suatu tim.  

Terakhir, lakukan persiapan dari jauh-jauh hari. DIIBS sendiri awalnya dikembangkan pada tahun 2021 sebagai tugas akhir (TA) milik inisiator dari tim pengembang, yaitu Eka Putra Prasetya (Teknik Elektro 18). Karena pengembangan karya yang membutuhkan proses tidak sebentar, Ilham menyarankan bagi teman-teman yang berniat mengikuti PIMNAS untuk segera mengambil langkah awal, setidaknya mencari tim atau ide terlebih dahulu. 

Sebagai penutup, Ilham berharap agar tujuan dari pembuatan alat DIIBS ini dapat tercapai dengan baik dan segenap timnya diberi kelancaran saat presentasi PKP2 (Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM) nanti.  

Selamat berjuang di PIMNAS 35, Ilham dan Tim!