Jurusan Informatika - Fakultas Teknologi Industri - Universitas Islam Indonesia
  • PROFIL
    • Visi dan Misi
    • Sambutan Ketua Jurusan
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf
    • Kontak
  • PROGRAM STUDI
    • Program Sarjana
      • Sambutan Kaprodi S1
      • Profil Lulusan
      • Kurikulum 2020
      • Capstone
      • Jalur Tahun Keempat
      • Informatics Expo
      • Informasi & Layanan
      • Prospektus S1
      • Mahasiswa
        • Informasi Akademik
        • Mahasiswa Baru S1 – 2022
        • New IP Students – 2022
        • S1 2021 – Reguler
        • S1 – 2021 – International Program
        • S1 – 2020
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • International Program
    • Informatika PJJ
  • UNIT PENDUKUNG
    • Laboratorium
    • Pusat Studi
      • Pusat Studi Forensika Digital
      • Pusat Studi Informatika Medis
        • Visi-Misi
        • Struktur Organisasi
        • Mitra Kerjasama
        • Kegiatan
      • Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise
      • Pusat Studi Sains Data
    • ITCentrum
    • Student Staff
    • Komunitas Mahasiswa
    • Lembaga Mahasiswa
  • KEMITRAAN
  • ARTIKEL
    • Pojok Dakwah
    • Pojok Informatika
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Berita Pilihan, PJJ

Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AI

Program Studi Informatika Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia (UII) sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Decision Making di Era Artificial Intelligence (AI)” pada Sabtu, 6 Juni 2026, secara daring melalui Zoom. Bertindak sebagai pembicara tunggal, Dr. (Cand.) Kholid Haryono, S.T., M.Kom. mengajak peserta merenungkan satu pertanyaan sederhana namun mendasar: ketika manusia berdampingan dengan kecerdasan mesin di era yang tidak menentu, bagaimana seharusnya kita memutuskan?

Pemaparan diawali dengan menelusuri fondasi cara manusia berpikir. Mengutip konsep Bounded Rationality dari Herbert Simon, narasumber menjelaskan bahwa manusia tidak pernah memutuskan dengan informasi sempurna: pilihan kita selalu dibatasi oleh informasi yang tidak lengkap, waktu yang terbatas, dan kapasitas otak yang terbatas. Akibatnya, kita cenderung memilih yang “cukup baik” (satisficing) alih-alih yang optimal, sekaligus rawan terjebak bias berpikir seperti anchoring dan confirmation bias. Pemahaman atas keterbatasan inilah yang menjadi pijakan untuk memahami pergeseran tantangan di era AI: jika dahulu masalah utama adalah kelangkaan informasi, kini justru sebaliknya — kita kewalahan oleh kelimpahan data, sehingga peran AI bergeser dari sekadar mencari menjadi membantu menyaring, memahami, dan memilih.

Dari fondasi tersebut, narasumber memetakan toolkit pengambilan keputusan bawaan manusia, mulai dari kerangka rasional lima langkah (identifikasi masalah → kumpulkan informasi → susun alternatif → evaluasi & pilih → tinjau hasil). Namun, narasumber mengingatkan bahwa kemampuan AI yang semakin tinggi justru membuat kolaborasi manusia–mesin menjadi semakin penting, bukan sebaliknya. AI memang unggul dalam menemukan pola, memproses volume data masif, dan kecepatan komputasi. Tetapi manusia tetap unggul dalam memahami konteks, menimbang nilai dan etika, serta memikul tanggung jawab atas akibat keputusan — tiga hal yang tidak dapat didelegasikan ke mesin.

Sebagai ilustrasi konkret, narasumber mengangkat studi kasus mahasiswa PJJ yang diterima di PTN lain atau mulai sibuk bekerja. Alih-alih terjebak memilih “salah satu” — mengundurkan diri, double degree, atau kuliah sambil produktif — di era AI kata “ATAU” kini dapat berubah menjadi “DAN”. Fleksibilitas waktu dan lokasi PJJ ditambah AI sebagai asisten yang mempercepat tugas membuat kombinasi kuliah, kerja, dan bisnis menjadi sangat mungkin dijalani bersamaan.

Sebagai bekal praktis, peserta diajak memegang empat prinsip sederhana: perluas pilihan jangan menutupnya, tanyakan asal data, verifikasi sebelum eksekusi, dan putuskan dengan penuh tanggung jawab. Webinar pun ditutup dengan satu kalimat reflektif untuk dibawa pulang oleh seluruh peserta:

“AI mempercepat, memberdayakan, dan memperkaya keputusan kita — tapi tanggung jawab atas keputusan itu tetap milik manusia.”

Informasi selengkapnya mengenai kegiatan Program Studi Informatika PJJ UII dapat diakses melalui laman resmi informatics.uii.ac.id/pjj atau Instagram @pjj.informatics.uii.

June 6, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/image_1-1.jpg 909 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-06-06 20:42:332026-06-06 20:42:33Webinar PJJ Informatika UII: Menavigasi Pengambilan Keputusan di Era AI
Berita Pilihan, PJJ

PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era Digital

Program Studi Informatika Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar pelatihan bertajuk “Network Engineering Skills di Era Digital” pada Selasa, 2 Juni 2026, di Pesantren Hilal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Kegiatan bertema “PJJ Informatika UII Goes to Bogor” ini terbuka untuk siswa, alumni SMK, dan masyarakat umum, serta dapat diikuti secara gratis tanpa perlu membawa laptop.

Pelatihan menghadirkan tiga sesi materi yang dapat dipilih sesuai minat peserta. Sesi pertama membahas n8n untuk Optimasi Jaringan, dibawakan oleh Rizki Septian Dwi P, mahasiswa PJJ Informatika UII sekaligus network engineer Badan Sistem Informasi UII. Materi ini mengajarkan bagaimana platform workflow automation berbasis visual dapat membantu network engineer mengotomatisasi pekerjaan rutin seperti monitoring, pelaporan, backup konfigurasi, hingga notifikasi gangguan jaringan. Dengan alur kerja Trigger, Process, Decision, dan Action, n8n mampu mengintegrasikan berbagai aplikasi dan perangkat jaringan sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan minim human error.

Sesi kedua mengangkat topik Fiber To The Home (FTTH), disampaikan oleh Farid Hawazi, mahasiswa PJJ Informatika UII sekaligus network engineer di PT Tunas Media Data, Wonosobo. Peserta diajak memahami teknologi distribusi internet berbasis serat optik yang saat ini menjadi standar jaringan telekomunikasi di Indonesia. Selain materi teori, sesi ini juga memberikan gambaran praktis tentang topologi jaringan dari provider hingga ke rumah pelanggan, serta pengenalan peralatan utama seperti alat penyambungan (splicing tools), alat pengukuran redaman, dan aksesoris pelindung.

Sesi ketiga membahas Docker dan Uptime Kuma untuk Monitoring Jaringan, dipandu oleh Bekti Kurniadi, mahasiswa PJJ Informatika UII sekaligus network engineer dari Banyumas, Jawa Tengah. Peserta mempraktikkan langsung cara menyiapkan lingkungan kerja menggunakan WSL dan Docker Desktop, kemudian menjalankan Uptime Kuma sebagai dashboard monitoring berbasis web. Melalui dashboard tersebut, peserta dapat memantau status website maupun koneksi internet secara real-time, serta mengintegrasikan notifikasi otomatis via Telegram Bot ketika terjadi gangguan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PJJ Informatika UII untuk menjangkau dan memberi edukasi di berbagai daerah. Untuk informasi mengenai kegiatan serupa berikutnya, silakan pantau akun Instagram @pjj.informatics.uii atau kunjungi situs informatics.uii.ac.id/pjj.

June 6, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/image_1.jpg 1280 960 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-06-06 09:42:542026-06-06 20:44:31PJJ Informatika UII Goes to Bogor: Pelatihan Network Engineering Skills di Era Digital
Akademik S1, Berita Pilihan

Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1

Informasi pada link berikut:

Reguler: SE Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap 1

IP: SE Dospem pembimbing skripsi – IP TA Genap 2025 2026 Tahap 1

 

May 25, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/11/Profil-Jurusan-Informatika.jpg 2434 2434 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-05-25 08:55:462026-08-07 15:59:47Surat Edaran Dosen Pembimbing Skripsi TA Genap 2025-2026 Tahap-1
Berita Pilihan, PJJ

Wakil Dekan FTI UII Kunjungi Taiwan, PJJ Informatika Diperkenalkan kepada Komunitas NU Taiwan

Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII), Dr. Agus Mansyur, melakukan kunjungan ke Taiwan dan menjalin kerja sama dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan untuk menyelenggarakan sebuah acara pada Sabtu, 17 Mei 2026, di kantor PCINU Taiwan. Dalam rangkaian acara tersebut, salah satu agenda yang dihadirkan adalah pengenalan Program S1 Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Informatika UII kepada komunitas pekerja migran Indonesia di Taiwan. Presentasi disampaikan oleh Fietyata Yudha, Ph.D, dosen PJJ Informatika UII, yang memaparkan secara lengkap keunggulan dan mekanisme program ini.

Menjawab Tantangan Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

Banyak pekerja migran Indonesia di Taiwan yang memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan keahlian dan meraih gelar sarjana, namun terkendala oleh jadwal kerja shift yang padat serta lokasi yang jauh dari kampus konvensional. Di sisi lain, peluang di sektor ekonomi digital terus berkembang pesat — kebutuhan talenta IT seperti programmer, data scientist, dan system analyst melonjak tajam, dengan banyak posisi yang menawarkan skema remote working dan gaji kompetitif.

Program S1 PJJ Informatika UII hadir sebagai solusi agar pekerja migran tidak perlu memilih antara bekerja atau kuliah. Seluruh proses belajar mengajar dilaksanakan 100% secara online, sehingga mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dari mana saja tanpa perlu pulang ke Indonesia hingga saat wisuda. Tersedia pula opsi waktu fleksibel, baik penuh waktu (lulus 4 tahun) maupun paruh waktu (lulus 5 tahun), yang dapat disesuaikan dengan beban kerja masing-masing.

Kualitas Terjamin dengan Biaya Terjangkau

UII merupakan universitas Islam tertua di Indonesia yang berdiri sejak 1945, dengan akreditasi institusi “Unggul” dari BAN-PT dan peringkat 501–520 kampus terbaik Asia versi QS Asia University Rankings 2025. Program PJJ Informatika sendiri telah resmi meraih akreditasi “Baik” dari LAM-Infokom. Kurikulum yang diterapkan setara dengan program reguler, mencakup 144 SKS dengan gelar Sarjana Komputer (S.Kom) yang identik. Mahasiswa dibimbing oleh 44 dosen berkualifikasi S2 dan S3 lulusan universitas terkemuka dari berbagai negara, serta didampingi minimal dua tutor di setiap kelas online.

Dari sisi biaya, program ini sangat terjangkau bagi pekerja migran. Uang Kuliah Semester (UKS) hanya Rp 4.000.000 per semester (sekitar 8.000 NTD), dengan opsi cicilan dua kali pembayaran. Uang Kuliah Awal (UKA) sebesar Rp 1.000.000 juga dapat dicicil hingga delapan kali selama dua tahun. Mahasiswa juga mendapat akses penuh ke ekosistem TI premium UII, termasuk Zoom Premium, Google Education Suite, lisensi Microsoft 365, serta perpustakaan digital global berisi ribuan jurnal internasional.

Langkah Pendaftaran dan Informasi Lebih Lanjut

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs admisi.uii.ac.id dengan tiga langkah sederhana: membuat Nomor Induk Utama (NIU), memilih jalur masuk PJJ Informatika, lalu menyelesaikan registrasi. Tersedia jalur pendaftaran khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan persyaratan berupa nilai rapor dua semester terakhir.

Bagi yang ingin berkonsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi tim PJJ UII melalui WhatsApp di 0815 1121 0101 (Admin PJJ) atau 0811 260 8844 (Chat Resmi PMB UII), maupun melalui email di [email protected]. Informasi terkini juga dapat dipantau melalui akun Instagram @pjj.informatics.uii atau situs informatics.uii.ac.id/pjj.

May 18, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/image_1-1.jpg 720 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-05-18 13:59:192026-05-18 13:59:19Wakil Dekan FTI UII Kunjungi Taiwan, PJJ Informatika Diperkenalkan kepada Komunitas NU Taiwan
Berita Pilihan, News

Sambut Mahasiswa Baru Doktoral Informatika, Program S3 Gelar Orientasi Akademik Perdana

Program Doktor Informatika resmi menyambut mahasiswa baru angkatan tahun akademik 2025/2026 semester Genap melalui kegiatan orientasi akademik yang diselenggarakan pada Jumat, 24 April 2026. Acara ini berlangsung di lingkungan kampus dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa doktoral yang baru diterima, jajaran pimpinan jurusan dan studi, serta para dosen pengampu.

Kegiatan penyambutan ini dirancang sebagai jembatan awal antara mahasiswa baru dengan ekosistem akademik Program Doktor Informatika. Tiga agenda utama tersaji secara berurutan: pengenalan dosen, pembekalan akademik, dan kuliah umum, yang keseluruhannya bertujuan mempersiapkan mahasiswa untuk menempuh studi doktoral dengan landasan yang kokoh.

Sesi pembuka diisi dengan sambutan dari Ketua Jurusan, Ir. Raden Teduh Dirgahayu, S.T., M.Sc., Ph.D., lalu dilanjutkan perkenalan resmi seluruh dosen Program Doktor Informatika oleh Kaprodi, Dr. Novi Setiani. Para mahasiswa baru mendapat kesempatan untuk mengenal secara langsung profil akademik, bidang keahlian, serta topik riset yang menjadi fokus masing-masing dosen. Momen ini menjadi sangat strategis, mengingat kesesuaian antara minat riset mahasiswa dengan kompetensi promotor merupakan salah satu kunci keberhasilan studi doktoral.

Sesi kedua difokuskan pada pembekalan komprehensif mengenai sistem dan tata kelola akademik program doktor. Pengelola program studi memaparkan berbagai hal esensial yang wajib dipahami mahasiswa, mulai dari struktur kurikulum dan luaran publikasi yang diharapkan, prosedur pemilihan topik penelitian dan pembimbing, hingga tahapan besar yang harus dilalui: ujian kualifikasi proposal, seminar hasil, dan sidang disertasi. Sesi ini diakhiri dengan tanya jawab yang cukup antusias, mencerminkan tingginya semangat dan rasa ingin tahu para peserta dalam memahami perjalanan studi yang akan mereka tempuh.

Puncak kegiatan hari itu adalah kuliah umum yang menghadirkan narasumber Prof. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T. yang membawakan tajuk  “Bahagia Menjadi Mahasiswa Doktoral”.  Materi ini disampaikan sebagai bekal psikologis dan motivasional bagi para mahasiswa baru, sebuah perspektif yang kerap luput dari pembekalan akademik konvensional namun sangat krusial dalam menentukan keberhasilan studi doktoral. Narasumber mengawali pemaparan dengan mengajak mahasiswa untuk meluruskan persepsi tentang studi doktoral: bahwa perjalanan riset bukan semata-mata tentang mengejar gelar, melainkan tentang menemukan kebermaknaan dalam proses berpikir, bertanya, dan berkontribusi. Beberapa kunci kebahagiaan dalam studi doktoral pun diulas secara gamblang: memilih topik riset yang benar-benar diminati, membangun komunikasi yang sehat dengan promotor, memiliki lingkaran dukungan sosial yang kuat, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan akademik dan personal. Narasumber juga menekankan pentingnya mengelola ekspektasi, merayakan capaian-capaian kecil, dan tidak membandingkan laju kemajuan diri dengan rekan sejawat.

Kuliah umum ini disambut dengan antusias oleh para peserta. Sesi tanya jawab yang menyertainya berlangsung hangat dan reflektif, dengan mahasiswa berbagi kekhawatiran serta harapan mereka. Suasana yang tercipta bukan sekadar ceramah akademik, melainkan sebuah dialog jujur tentang suka duka menjadi peneliti yang menempuh jalur doktoral.

Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan kunjungan langsung ke fasilitas laboratorium yang dimiliki Program Doktor Informatika. Para mahasiswa baru diajak berkeliling untuk mengenal secara dekat ruang riset yang akan menjadi tempat mereka berkarya selama masa studi. Kunjungan ini dipandu oleh dosen dan tenaga laboran yang menjelaskan fungsi serta kapabilitas masing-masing laboratorium.

Kegiatan orientasi akademik ini menjadi penanda dimulainya babak baru dalam perjalanan ilmiah para mahasiswa doktoral. Program Doktor Informatika berkomitmen untuk terus menyediakan lingkungan akademik yang kondusif, suportif, dan berorientasi pada riset berkualitas tinggi, demi melahirkan lulusan doktor yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu berkontribusi secara signifikan bagi perkembangan ilmu dan teknologi, khususnya di bidang informatika.

May 18, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/Picture1.png 266 378 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-05-18 10:06:252026-05-18 10:06:25Sambut Mahasiswa Baru Doktoral Informatika, Program S3 Gelar Orientasi Akademik Perdana
Berita Pilihan, PJJ, Uncategorized

Webinar Gratis: Personal Branding untuk Mahasiswa Digital sebagai Manifestasi Insan Ulil Albab | Informatika PJJ UII

Program Studi Informatika Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menggelar webinar seri ke-7 pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 19.30 WIB melalui Zoom Meeting. Webinar kali ini mengangkat tema “Personal Branding untuk Mahasiswa Digital: Manifestasi Insan Ulil Albab” dengan menghadirkan Dr. Ahmad Lutfi, S.Kom., M.Kom., dosen Jurusan Informatika Fakultas Teknologi Industri UII sekaligus Asesor LAM Infokom, sebagai narasumber. Acara ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis.

Mengapa Personal Branding Penting bagi Mahasiswa di Era Digital?

Webinar ini berangkat dari kenyataan bahwa setiap unggahan, komentar, dan profil di media sosial meninggalkan jejak digital yang membentuk citra diri seseorang. Jejak tersebut tidak hanya terekam saat itu saja, tetapi bisa menjadi artifak di masa depan. Narasumber mengajak mahasiswa dan peserta umum untuk membangun identitas digital yang tidak sekadar pencitraan semu, melainkan berlandaskan nilai, ilmu, dan kebermanfaatan.

Namun demikian, personal branding selama ini cenderung dipahami sebagai cara mempercantik citra di ruang publik, di mana jumlah likes, views, dan followers menjadi tolok ukur keberhasilan. Kondisi ini justru memunculkan tiga masalah, yaitu pencitraan tanpa isi, ketergantungan pada validasi angka, serta kesenjangan antara pribadi versi online dan karakter aslinya. Akibatnya, tidak jarang generasi muda termasuk mahasiswa mengalami kelelahan identitas.

Konsep Ulil Albab dan Prinsip Personal Branding Islami

Sebagai penyeimbang, narasumber menawarkan kerangka berpikir berbasis konsep ulil albab sebagaimana tertulis dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 190–191. Mahasiswa diajak menyatukan tiga gerakan dinamis: zikir (mengingat Allah dan menjaga niat), fikir (berpikir kritis dan belajar sepanjang waktu), serta amal (mewujudkan ilmu menjadi karya nyata). Ketiga gerakan ini menjadi pilar utama dalam membangun identitas digital yang autentik dan bermakna.

Selain itu, dikenalkan pula empat prinsip utama dalam membangun personal branding, yakni ikhlas (memurnikan niat), sidiq (kejujuran dan keselarasan ucapan dengan tindakan), amanah (integritas dalam segala situasi), dan tawadhu (rendah hati tanpa merendahkan orang lain). Pesan utama bagi mahasiswa adalah membangun identitas digital yang dapat dipercaya, fokus pada manfaat bagi orang banyak, dan menjadikan platform digital sebagai kendaraan ibadah.

Ikuti Webinar PJJ Informatika UII Berikutnya

Webinar PJJ Informatika UII digelar secara rutin setiap bulan dan telah memasuki seri ke-7. Setiap edisi menghadirkan narasumber kompeten dengan topik yang relevan bagi mahasiswa, khususnya di bidang teknologi informasi dan pengembangan diri.

Untuk informasi mengenai webinar berikutnya, silakan pantau akun Instagram @pjj.informatics.uii atau kunjungi situs informatics.uii.ac.id/pjj.

May 17, 2026/by M Andri Setiawan
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/image_1.jpg 862 1280 M Andri Setiawan https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png M Andri Setiawan2026-05-17 16:28:472026-05-18 09:53:33Webinar Gratis: Personal Branding untuk Mahasiswa Digital sebagai Manifestasi Insan Ulil Albab | Informatika PJJ UII
Berita Pilihan, Masters Program, News

Magister Informatika UII Gelar Press Conference: Rilis Metode Forensik Real-Time untuk Ungkap Serangan DDoS di Era IPv6

Sleman, Yogyakarta – Program Studi Magister Informatika, Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), secara resmi menggelar Konferensi Pers pada Selasa (28/4/2026) untuk memperkenalkan terobosan terbaru di bidang keamanan siber, yaitu metode investigasi forensik real-time untuk menangani serangan Distributed Denial of Service (DDoS) pada jaringan IPv6.

Konferensi pers ini menyoroti urgensi meningkatnya ancaman siber seiring dengan transisi global dari IPv4 ke IPv6. Dalam paparannya, tim akademik menjelaskan bahwa serangan DDoS pada jaringan IPv6 memiliki karakteristik yang lebih kompleks dan sulit dideteksi, bahkan berpotensi menyebabkan gangguan serius hingga melumpuhkan layanan jaringan secara keseluruhan. 

Penelitian yang menjadi sorotan dalam konferensi ini dikembangkan oleh Frendi Yusroni, alumni Magister Informatika UII, di bawah bimbingan Dr. Ahmad Luthfi. Penelitian tersebut menghadirkan pendekatan inovatif melalui integrasi metode Live Forensics dengan framework Digital Forensic Framework for Reviewing and Investigating Cyber Attack (D4I). Menurut Dr. Ahmad Luthfi, pendekatan ini menjadi terobosan penting dalam dunia forensik digital karena mampu melakukan proses investigasi tanpa mengganggu operasional sistem. “Integrasi ini memungkinkan investigasi dilakukan secara real-time tanpa mematikan perangkat, sehingga kontinuitas layanan jaringan tetap terjaga,” jelasnya dalam konferensi tersebut. 

Dalam implementasinya, metode ini mampu mengakuisisi data volatil seperti log memori, CPU, dan trafik jaringan secara langsung saat serangan berlangsung. Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan pendekatan Cyber Kill Chain dan Chain of Artifacts untuk merekonstruksi pola serangan secara sistematis. Frendi Yusroni menjelaskan bahwa penelitian ini telah diuji melalui berbagai skenario serangan DDoS pada lingkungan terkendali. Hasilnya menunjukkan bahwa metode yang dikembangkan tidak hanya mampu mendeteksi serangan secara lebih akurat, tetapi juga membedakan karakteristik serangan yang menargetkan infrastruktur jaringan maupun sumber daya server secara spesifik. 

Lebih lanjut, penelitian ini berhasil menghasilkan rekonstruksi kronologi serangan yang lengkap berbasis pendekatan 5W1H (What, Who, Where, When, Why, How), sehingga dapat memberikan bukti digital yang kuat dan valid untuk kebutuhan investigasi maupun penegakan hukum. Rilis penelitian ini turut mendapat perhatian luas dari berbagai media nasional dan regional, yang menyoroti kontribusinya dalam menjawab tantangan keamanan siber modern, khususnya pada ekosistem jaringan IPv6 yang semakin kompleks.

“Dari Kampus untuk Dunia Nyata”

Keberhasilan penelitian ini menjadi bukti nyata bahwa proses pembelajaran di Magister Informatika UII tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan dunia industri. Melalui riset yang dikembangkan oleh Frendi Yusroni bersama dosen pembimbing Dr. Ahmad Luthfi, Magister Informatika UII menunjukkan komitmennya dalam mencetak talenta digital yang mampu menghadirkan solusi nyata terhadap permasalahan global di bidang teknologi informasi.

Ingin menjadi bagian dari inovasi teknologi yang berdampak nyata?
Magister Informatika UII membuka kesempatan bagi Anda untuk berkembang, meneliti, dan berkontribusi dalam menyelesaikan tantangan dunia digital masa depan.

Bergabung bersama kami sekarang juga! Dapatkan kesempatan bebas biaya pendaftaran (gratis) di periode pertama pendaftaran pmb.uii.ac.id.

Bersama Magister Informatika UII, belajar tidak hanya untuk memahami, tetapi untuk menciptakan perubahan.

May 7, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/2804fti-berdua1-1536x864-1-e1778127154361.jpg 570 1536 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-05-07 11:12:492026-05-08 11:36:44Magister Informatika UII Gelar Press Conference: Rilis Metode Forensik Real-Time untuk Ungkap Serangan DDoS di Era IPv6
Berita Pilihan, News

Program Doktor Informatika UII Baru Resmi Beroperasi dan Langsung Tampil di FTI Expo 2026

Yogyakarta — Ada yang istimewa dari kehadiran Program Doktor Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) di FTI Expo 2026. Berbeda dari program lain yang telah hadir berulang kali dalam pameran tahunan Fakultas Teknologi Industri ini, Program Doktor Informatika UII tampil untuk pertama kalinya — sebuah debut yang sekaligus menandai babak baru dalam ekosistem akademik Informatika UII.

Program Doktor Informatika UII resmi beroperasi pada semester ini, menjadikan FTI Expo 2026 yang berlangsung 8–12 April 2026 di Pakuwon Mall sebagai panggung perdana bagi program jenjang S3 ini untuk memperkenalkan dirinya kepada publik. Dan bersama debut tersebut, hadir kabar yang dinantikan: pendaftaran mahasiswa baru Program Doktor Informatika UII kini resmi dibuka.

Sesi pemaparan berlangsung pada hari pertama Expo, Rabu 8 April 2026, pukul 16.00–17.00 WIB, dipandu langsung oleh Dr. Ir. Raden Teduh Dirgahayu, S.T., M.Sc., Ketua Jurusan Informatika UII. Dengan tenang namun penuh wibawa, beliau membuka pemaparan dengan menegaskan bahwa program ini bukan sekadar perpanjangan dari jenjang magister — melainkan sebuah lompatan menuju frontier ilmu pengetahuan itu sendiri.

Program Doktor Informatika UII dirancang untuk mencetak peneliti dan pemikir yang mampu memberikan kontribusi orisinal bagi perkembangan ilmu teknologi informasi. Fokus riset yang dikembangkan mencakup dua bidang prioritas, yaitu:

  • Sistem Informasi Enterprise Inteligen, yang menitikberatkan pada transformasi data menjadi wawasan strategis dalam organisasi,
  • Informatika Medis, bidang multidisipliner yang menggabungkan teknologi informasi, data science, dan ilmu kesehatan untuk mendukung transformasi layanan kesehatan digital.

Dr. Teduh menegaskan bahwa Program Doktor Informatika UII terbuka bagi kandidat dari latar belakang akademisi maupun profesional industri yang memiliki rekam jejak riset yang kuat. Mahasiswa doktoral akan mendapat bimbingan intensif dari promotor dan ko-promotor yang merupakan akademisi aktif di penelitian dan publikasi internasional.

Fasilitas pendukung pun tidak kalah mumpuni. Mahasiswa doktoral mendapatkan akses ke perpustakaan digital, basis data jurnal internasional, serta fasilitas komputasi berperforma tinggi. Lingkungan akademik UII yang kondusif mendorong kolaborasi lintas disiplin yang memperkaya kualitas disertasi.

Kehadiran perdana Program Doktor Informatika di FTI Expo 2026 adalah sinyal yang jelas: UII serius membangun ekosistem riset yang utuh — dari sarjana hingga doktoral — dan berkomitmen menghasilkan kontributor nyata bagi ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa.

Bagi para akademisi, peneliti, dan profesional yang selama ini bermimpi untuk mendorong batas-batas ilmu informatika, Program Doktor Informatika UII kini hadir sebagai jawaban.

Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui informatics.uii.ac.id/doktor-informatika.

Daftar sekarang melalui pmb.uii.ac.id!!

April 27, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/DSC00231_11zon-scaled.jpg 1441 2560 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-04-27 11:11:462026-04-27 11:15:50Program Doktor Informatika UII Baru Resmi Beroperasi dan Langsung Tampil di FTI Expo 2026
Berita Pilihan, Masters Program, News

FTI Expo 2026: Magister Informatika UII Tegaskan Komitmen Riset dan Fleksibilitas Studi untuk Profesional

Yogyakarta — Sesi pemaparan Program Magister Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) pada hari kedua FTI Expo 2026, Kamis 9 April 2026, berlangsung bukan sekadar sebagai sesi informasi — melainkan sebuah percakapan intelektual yang mendalam. Dr. Ahmad Luthfi, S.Kom., M.Kom., dosen Program Magister Informatika UII yang tampil sebagai narasumber utama, berhasil membawa para pengunjung melihat pendidikan S2 dari perspektif yang jauh lebih luas dari sekadar kelanjutan studi.

Dengan latar belakang riset yang kuat dan keberhasilan meraih pendanaan riset nasional dari BIMA untuk tahun 2026, Pak Luthfi, demikian beliau disapa — menyampaikan pesan yang mengena: pendidikan magister bukan sekadar menambah gelar, melainkan tentang membangun kemampuan berpikir sistemik di tengah kompleksitas dunia digital.

“Di era ketika data menjadi bahasa baru dunia, kita tidak bisa hanya menjadi pengguna teknologi. Kita harus menjadi arsitek solusinya. Itulah yang kami latih di Magister Informatika UII.”

Pak Luthfi memaparkan bahwa Program Magister Informatika UII menawarkan empat spesialisasi unggulan — Enterprise Information Systems, Medical Informatics, Digital Forensics, dan Data Science — yang dirancang bukan hanya untuk menjawab kebutuhan industri saat ini, tetapi juga untuk mengantisipasi kebutuhan masa depan.

Salah satu insight terpenting yang beliau bagikan adalah tentang pergeseran paradigma dalam dunia kerja:

“Dulu, perusahaan mencari orang yang bisa mengoperasikan sistem. Sekarang, mereka mencari orang yang bisa merancang, mengevaluasi, dan memperbaiki sistem itu sendiri. Lulusan S2 kami dipersiapkan untuk peran-peran strategis itu.”

Beliau juga berbicara tentang pentingnya riset dalam ekosistem program magister. Para dosen di Magister Informatika UII bukan hanya pengajar — mereka adalah peneliti aktif yang secara konsisten mempublikasikan karya di jurnal dan konferensi internasional bereputasi. Mahasiswa diajak masuk langsung ke dalam proyek riset tersebut, bukan sekadar menjadi pengamat.

“Riset bukan hanya tentang menghasilkan jurnal. Riset adalah tentang mempertajam cara kita memandang masalah dan menemukan solusi yang belum pernah ada sebelumnya. Di sinilah nilai sejati S2 itu berada.”

Pak Luthfi juga menyentuh aspek yang sering menjadi kekhawatiran para profesional yang ingin melanjutkan studi: keseimbangan antara kuliah dan pekerjaan. Program Magister Informatika UII menawarkan fleksibilitas jadwal yang memungkinkan mahasiswa tetap aktif berkarier tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka.

Lebih jauh, beliau menekankan bagaimana nilai-nilai Islam yang tertanam dalam budaya akademik UII turut membentuk pendekatan etis dalam penerapan teknologi — sebuah perspektif yang semakin relevan di era AI dan big data yang penuh tantangan moral.

Sesi yang berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif itu ditutup dengan antusiasme tinggi dari para peserta — mulai dari fresh graduate yang mempertimbangkan studi lanjut, hingga profesional senior yang ingin memperbarui kompetensinya.

Informasi pendaftaran Program Magister Informatika UII dapat diakses melalui informatics.uii.ac.id/magister atau Instagram @magistertf.uii.

Daftar sekarang melalui pmb.uii.ac.id!!

April 27, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/DSC02192_11zon-scaled.jpg 1441 2560 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-04-27 11:04:552026-04-27 11:18:51FTI Expo 2026: Magister Informatika UII Tegaskan Komitmen Riset dan Fleksibilitas Studi untuk Profesional
Akademik S1, Berita Pilihan, News

FTI Expo 2026: Real Student Projects from UII Informatics International Program Draw Crowds

Yogyakarta — While many exhibition booths rely on brochures and verbal explanations, the International Program (IP) booth of UII Informatics at FTI Expo 2026 offered something entirely different: the real, tangible work of its own students. Throughout the five days of the expo — April 8–12, 2026 at Pakuwon Mall, Yogyakarta — visitors had the opportunity to interact directly with innovative projects developed by IP Informatics UII students.

This project showcase set the International Program apart from other study programs at the exhibition. Rather than passively listening to curriculum descriptions, visitors were invited into the lived reality of the IP student experience — an internationally standardized academic ecosystem where all courses are delivered in English.

The students manning the booth did more than explain their projects in fluent English — they fielded technical questions from a diverse audience ranging from parents and high school teachers to industry professionals. These interactions served as living proof that the International Program genuinely prepares its students to communicate and collaborate at a global level.

UII’s International Program in Informatics delivers all coursework in English and provides selected students with the opportunity to earn a Double Degree with a scholarship in China. Its curriculum is aligned with international standards, integrating strong technical foundations with the development of global soft skills.

The presence of IP student projects at FTI Expo 2026 was more than a display — it was a statement. UII Informatics International Program is ready to produce world-class innovators who don’t just think globally, but act locally with real and lasting impact.

Complete information about the UII Informatics International Program is available at informatics.uii.ac.id/sarjana or Instagram @ip.informaticsuii.

Register now at pmb.uii.ac.id!!

April 27, 2026/by Zulvina Octyaningsih
https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/DSC09962_optimized_2000-scaled.jpg 1449 2560 Zulvina Octyaningsih https://informatics.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Logo-webTF-UII-1030x420.png Zulvina Octyaningsih2026-04-27 10:57:302026-04-27 11:22:43FTI Expo 2026: Real Student Projects from UII Informatics International Program Draw Crowds
Page 2 of 13‹1234›»
  • PJJ Informatika UII Gandeng DPKA UII Kenalkan Personal Career Planning System kepada MahasiswaAugust 19, 2026 - 20:33
  • Gandeng IT Centrum, Prodi PJJ Informatika UII Fasilitasi Sertifikasi ICDL AI Essentials Gratis bagi MahasiswaAugust 16, 2026 - 17:24
  • Mahasiswa PJJ Informatika UII Berbagi Semangat Berani MencobaAugust 16, 2026 - 16:55
  • Sibuk Kuliah Bukan Alasan Jauh dari Agama, Mahasiswa Diajak Menjadikan Ilmu sebagai Jalan Mendekat kepada AllahAugust 5, 2026 - 10:00
  • Gathering Mahasiswa PJJ Informatika UII: Perkuat Motivasi Akademik Jelang UASAugust 5, 2026 - 09:50
  • Kuliah Umum Pengembangan Aplikasi Informatika Medis
    Sibuk Kuliah Bukan Alasan Jauh dari AgamaJuly 27, 2026 - 13:56
  • “Hands On Bareng Kating”: Mahasiswa Informatika UII Belajar Odoo ERP Langsung dari Kakak TingkatJuly 27, 2026 - 09:32
  • PJJ Challenge Chapter II 2026 Resmi Umumkan PemenangJuly 27, 2026 - 08:55
  • Mahasiswa Magister Informatika UII Berhasil Kembangkan Metode Forensik Digital pada Smartwatch Berbasis Android Wear OSJuly 19, 2026 - 21:44
  • Selamat! Prof. Sri Kusumadewi Dilantik sebagai Dekan FTI UII Periode 2026–2030July 1, 2026 - 21:09

Categories

JURUSAN INFORMATIKA

Gedung KH. Mas Mansyur  Lantai 2
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584

Telepon: +62 274 895287 ext. 122
Faks: +62 274 895007
Email:
Jurusan: [email protected]
Prodi Informatika Program Sarjana: [email protected]
Prodi Informatika Program Magister : [email protected]
Prodi Informatika PJJ : [email protected]
Instagram: @informatics.uii

TAUTAN CEPAT

Universitas

Fakultas

UII Gateway

Admisi

© Hak Cipta 2022 - Jurusan Informatika UII - Yogyakarta
  • Link to Instagram
  • Link to Facebook
  • Link to Youtube
Scroll to top Scroll to top Scroll to top